Pemerintahan

Platform Dialog Multi Pemangku Kepentingan untuk Soroti Keterlibatan Diaspora Resmi Diluncurkan CLSI

Minggu, 10 Oktober 2021 - 22:57 | 29.40k
Platform Dialog Multi Pemangku Kepentingan untuk Soroti Keterlibatan Diaspora Resmi Diluncurkan CLSI
Persemian Platform Dialog Multi Pemangku Kepentingan. (Foto-foto: Dokumentasi CLSI for TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Hendarmono Al Sidarto

TIMESINDONESIA, BANDUNG – Platform Dialog Multi Pemangku Kepentingan untuk Keterlibatan Diaspora bagi visi Pembangunan Indonesia 2030 resmi diluncurkan oleh the Collective Leadership Specialists Indonesia (CLSI) pada Kamis (7/10/2021).

Platform tersebut diharapkan dapat memfasilitasi dialog dan kolaborasi berkelanjutan serta membuat rekomendasi kebijakan dengan pendekatan dari ‘bawah ke atas’ atau bottom-up approach. CLSI sendiri merupakan sekelompok komunitas ‘akar rumput’ atau grassroots.

“Platform ini merupakan hasil dari pelatihan kepemimpinan selama 6 bulan oleh tim dari Collective Leadership Institute (CLI) berbasis di Jerman yang didukung oleh Program Migrasi & Diaspora (PMD) GIZ Indonesia.  Topik pelatihan yang dibahas di antaranya seputar kepemimpinan kolektif, tata kelola migrasi, serta isu-isu diaspora,” demikian tertulis dalam siaran resmi CLSI yang diterima pada Minggu  (10/10/2021).

Pelatihan tersebut diikuti oleh berbagai kalangan di antaranya Kantor Staf Presiden Republik Indonesia (KSP), Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Dewan Jaminan Sosial Nasional Indonesia (DJSN), Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR), Indonesian Diaspora Network United (IDN-U), Indonesian Diaspora Network Global (IDN-G), Diaspora Connect, Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), Prakarsa, dan GIZ Indonesia.

Hari pertama dialog yang diselenggarakan pada hari Kamis lalu bertajuk ‘Pertemuan Tingkat Tinggi tentang Peningkatan Kartu Diaspora dan Keterlibatan Diaspora untuk Visi Pembangunan Indonesia 2030’.

Sejumlah perwakilan dipertemukan dari kalangan pemerintahan, seperti Kementerian Luar Negeri; KSP; Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS); Kementerian Keuangan; Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan; Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia; serta Kementerian Dalam Negeri.

Para perwakilan dari institusi pemerintahan tersebut diundang untuk membahas isu terkait dengan visi untuk mengoptimalkan kontribusi diaspora terhadap visi pembangunan Indonesia 2030.

Kontribusi dari para diaspora ini dianggap dapat menjadi proyek percontohan yang dapat mendukung pelindungan, pembinaan dan pemberdayaan para diaspora. Untuk memastikan diskusi yang terbuka, hari pertama forum ini dilakukan secara closed-door nature.

Para perwakilan pemerintah terkait juga turut memberikan penjabaran mengenai kebijakan serta tata kelola pelaksanaan program Kartu Masyarakat Indonesia Luar Negeri (KMILN/Diaspora Card).

CLSI b

Tidak hanya mengenai strategi dan tujuan bersama yang tepat, diskusi ini juga menjadi wadah bagi pemangku kepentingan untuk mengemukakan tantangan-tantangan yang berpotensi akan dihadapi dalam kelanjutan program.

Selain itu, diskusi juga telah menyentuh pengupayaan integrasi data diaspora melalui program yang sudah berjalan serta target yang ingin dicapai. Diskusi ini diharapkan akan menjadi tahapan awal yang dapat menjadi peta jalan nasional agar terdapat keselarasan dan kesinambungan dalam kolaborasi antar sektor dan kementerian terkait.

Pada hari kedua di hari Jumat, 8 Oktober 2021, Dialog Multipihak menjadi menjadi forum intelektual publik yang mengundang beberapa tokoh dari kalangan pejabat pemerintah maupun non-pemerintah untuk menyuarakan aspirasi diaspora Indonesia, memaparkan potensi keterlibatan diaspora untuk turut serta memajukan pembangunan negara, serta sebagai upaya untuk membuka jalan bagi kolaborasi yang konstruktif dan berwawasan ke depan.

Di sesi kedua, beberapa aktor kunci yang diundang di antaranya adalah: Siti N. Mauludiah, Penasihat Khusus Menteri Luar Negeri Bidang Sosial, Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat di Luar Negeri; Ketua Dewan Pembina IDN-G Dr Dino Patti Djalal; Laksdya TNI Dr  Ir Harjo Susmoro SSos SH MH MTr selaku Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas); Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Padjajaran Prof Susi Dwi Hariyanti; serta Ketua Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional (I-4) Dr Muhammad Aziz.

Sesi dialog ini juga digunakan sebagai sarana untuk menyatukan pemahaman akan definisi dan fungsi serta operasional diaspora sebagai garda terdepan bagi Indonesia di mata internasional.

Dalam rangka mendapatkan pemahaman lebih lanjut mengenai hambatan yang dihadapi diaspora, sesi ini juga mencakup evaluasi program yang sudah ada. Selain mendalami strategi yang sudah ada untuk memfasilitasi para diaspora di akar rumput, diskusi juga menyentuh beberapa komunitas diaspora yang dianggap telah dan akan berkontribusi terhadap visi Indonesia Emas 2045.

Rangkaian sesi forum dialog yang dilaksanakan selama dua hari ini diakhiri dengan kesimpulan bahwa agenda yang akan diprioritaskan dalam strategi untuk melibatkan diaspora untuk pembangunan Indonesia 2030 adalah pengumpulan dan penguatan data diaspora agar dapat menstimulasi kebijakan yang tepat sasaran dan bukan berasal dari asumsi semata. Sementara strategi pelibatan diaspora akan terus dirancang, program-program yang ada diharapkan dapat terus dijalankan secara ideal dan realistis.

Tayangan ulang dari forum dialog dapat disaksikan melalui kanal Youtube Diaspora Indonesia dengan tautan https://youtu.be/0qnSa6RcKyA.

Sementara itu, inisiasi dan platform hub yang bernama Collective Leadership Specialists Indonesia (CLSI) akan resmi diluncurkan pada bulan November 2021 mendatang.(*)



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • Bupati Kepulauan Sula Menerima Penghargaan Award Dari DPP KNPI
    Bupati Kepulauan Sula Menerima Penghargaan Award Dari DPP KNPI
    21/10/2021 - 07:54
  • Apple Rilis MacBook Pro 2021, Varian Harga Tertinggi Capai Rp45 Juta
    Apple Rilis MacBook Pro 2021, Varian Harga Tertinggi Capai Rp45 Juta
    21/10/2021 - 07:27
  • Jadi Tuan Rumah Liga 3, Persewangi Banyuwangi Lebih Diunggulkan
    Jadi Tuan Rumah Liga 3, Persewangi Banyuwangi Lebih Diunggulkan
    21/10/2021 - 07:25
  • HUT Ke-57 Golkar dan Capaian Kepemimpinan Airlangga Hartarto
    HUT Ke-57 Golkar dan Capaian Kepemimpinan Airlangga Hartarto
    21/10/2021 - 07:00
  • Juventus Susah Payah Jaga Tren Kemenangan
    Juventus Susah Payah Jaga Tren Kemenangan
    21/10/2021 - 06:51

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Kemal Attaturk Tidak Sebanding Seokarno
    Kemal Attaturk Tidak Sebanding Seokarno
    21/10/2021 - 06:21
  • LEMI Hadir untuk Pulihkan Ekonomi Indonesia dI Tengah Pandemi
    LEMI Hadir untuk Pulihkan Ekonomi Indonesia dI Tengah Pandemi
    21/10/2021 - 04:14
  • Muktamar NU yang Diharapkan
    Muktamar NU yang Diharapkan
    20/10/2021 - 12:56
  • Pentingkah Menumbuhkan Budaya Literasi di Negeri Ini?
    Pentingkah Menumbuhkan Budaya Literasi di Negeri Ini?
    20/10/2021 - 11:40
  • Urgensi PPHN versus Hoax Amandemen
    Urgensi PPHN versus Hoax Amandemen
    20/10/2021 - 10:10
  • Mom's World, Perempuan Digital Masa Kini
    Mom's World, Perempuan Digital Masa Kini
    19/10/2021 - 15:48
  • Musda KAHMI Banyuwangi Mau Dibawa Kemana?
    Musda KAHMI Banyuwangi Mau Dibawa Kemana?
    19/10/2021 - 13:30
  • Memutar Radio Kehidupan, Menjaring Frekwensi Rasulullah
    Memutar Radio Kehidupan, Menjaring Frekwensi Rasulullah
    19/10/2021 - 12:03

KULINER

  • Pertama di Gresik, Bakso Lava di Atas Hot Plate
    Pertama di Gresik, Bakso Lava di Atas Hot Plate
    19/10/2021 - 14:01
  • Makan Malam Bak Artis Drakor di JW Marriott Surabaya
    Makan Malam Bak Artis Drakor di JW Marriott Surabaya
    18/10/2021 - 10:09
  • Indomie Penyet Dinoyo Surabaya, Satu Hari Habiskan 5 Dus Indomie
    Indomie Penyet Dinoyo Surabaya, Satu Hari Habiskan 5 Dus Indomie
    18/10/2021 - 05:28
  • Cerita Nasgor Robot di Malang: Berawal Karena Lengan Penjual Patah Muncul Inovasi
    Cerita Nasgor Robot di Malang: Berawal Karena Lengan Penjual Patah Muncul Inovasi
    17/10/2021 - 11:53
  • De Bamboo, Café dengan Pemandangan Eksotik Kota Batu
    De Bamboo, Café dengan Pemandangan Eksotik Kota Batu
    17/10/2021 - 04:20