Ekonomi

Sanggar Kinanti Sukses Bangkitkan Pamor Payung Geulis sebagai Ikon Kota Tasikmalaya

Sabtu, 09 Oktober 2021 - 12:40 | 21.55k
Sanggar Kinanti Sukses Bangkitkan Pamor Payung Geulis sebagai Ikon Kota Tasikmalaya
Salah seorang perajin Payung Geulis Kota Tasikmalaya Eri Aksa berfoto di salah satu event di Tasikmalaya (FOTO: Eri Aksa/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, TASIKMALAYAPayung geulis merupakan salah satu ikon Kota Tasikmalaya. Akan tetapi eksistensinya mulai terkikis, seiring perkembangan zaman. Masa keemasan payung geulis terjadi di tahun 1955-1968 di mana pada masa itu payung merupakan salah satu kelengkapan mode mojang priangan pada khususnya atau mojang sunda pada umumnya. 

Pemilik Sanggar Kinanti, Eri Aksa mengungkapkan, dulu dirinya  berkecimpung dalam bidang seni rupa lukisan kanvas, kerudung, gamis dan lainnya. Pada tahun 2016 mencoba membuat gebrakan karena keinginannya mempopulerkan kembali payung geulis dengan berbagai inovasi. Yakni dengan menggeser fungsi payung yang tadinya untuk menahan hujan dan teriknya matahari, menjadikan payung sebagai aksesoris atau aksen dekor baik indoor maupun outdoor. 

Sanggar Kinanti bEri Aksa berbincang dengan salah satu pengunjung  Sanggar Kinanti di workshopnya Jalan Cisumur, Kelurahan Karsamenak Kecamatan Kawalu,  Kota Tasikmalaya. (FOTO: Eri Aksa/TIMES Indonesia) 

"Selain itu inovasi yang kami lakukan yaitu dengan mengkolaborasikan beberapa produk khas Kota Tasikmalaya sehingga melahirkan produk baru seperti payung geulis bordir, mendong, brukat, batik dan lainnya," paparnya. 

Payung geulis harga dibanderol mulai Rp35 ribu hingga jutaan, menyesuaikan ukuran dan bahan. "Alhamdulillah dengan mengikuti berbagai pameran baik di Kota Tasikmalaya hingga luar kota dan provinsi, lambat laun produk kami dikenal luas hampir ke seluruh nusantara," katanya. 

Eri menambahkan, dalam memasarkan produknya  dirinya dibantu dengan menggunakan pemasaran online dan pemberitaan dari media baik cetak maupun elektronik yang cakupannya nasional. 

Menurutnya, dalam menjalankan usahanya itu harus memiliki prinsip  dengan tidak melupakan nilai-nilai tradisi dari pembuatan payung tersebut yang memang dibuat sepenuh hati oleh tangan tangan terampil perajin. Ditambah modifikasi dengan lukisan yang beragam dan model kekinian yang disukai pasar.  "Kami juga mencari terobosan dengan membuka pasar baru menggandeng mitra yang bisa diajak kerjasama untuk melestarikan payung geulis," tambahnya. 

Sanggar Kinanti cEri Aksa melukis pada sebuah payung geulis  ukuran raksasa di workshopnya Jalan Cisumur, Kelurahan Karsamenak Kecamatan Kawalu,  Kota Tasikmalaya. (FOTO: Eri Aksa/TIMES Indonesia)

Berbagai event pernah dibuatnya salah satunya  mengadakan tutorial melukis payung kepada anak-anak sekolah, guru-guru atau siapapun yang ingin belajar sehingga secara tidak langsung eksistensi payung geulis tetap terjaga. 

Dari sekian usaha mengenalkan payung geulis kepada masyarakat awam, karyanya tetap bertahan di bisnis payung ini walaupun di masa krisis. Salah satu apresiasi datang dari anggota DPR RI Dedi Mulyadi yang setiap tahun memesan ribuan payung geulis untuk menghias berbagai tempat  dan event. 

Eri mengajak bagi yang tertarik dengan bisnis manis payung geulis ini atau sekadar melihat langsung pembuatan payung geulis dapat mengunjungi Sanggar Seni Kinanti di Cisumur Kelurahan Karsamenak Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya. Atau dijumpai di facebook Eri Aksa Heryadi, instragram @eriaksaaa, dan chanel youtube Eri Aksa. (*)



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • Luxurious Coastal Seafood at The Alana Hotel
    Luxurious Coastal Seafood at The Alana Hotel
    20/10/2021 - 01:27
  • Kunjungi Wisata Petik Mangga IMF, Bupati Indramayu: Semoga Jadi Destinasi Wisata Unggulan
    Kunjungi Wisata Petik Mangga IMF, Bupati Indramayu: Semoga Jadi Destinasi Wisata Unggulan
    19/10/2021 - 23:58
  • Lomba HUT ke-57 Partai Golkar, Sahat Tua Simanjuntak Ingatkan Juri Harus Obyektif
    Lomba HUT ke-57 Partai Golkar, Sahat Tua Simanjuntak Ingatkan Juri Harus Obyektif
    19/10/2021 - 23:41
  • Lihat Kondisi Anak Prajurit, Jenderal Andika Tanggung Biaya Pengobatan hingga Sembuh
    Lihat Kondisi Anak Prajurit, Jenderal Andika Tanggung Biaya Pengobatan hingga Sembuh
    19/10/2021 - 23:33
  • Matchday 3 Liga Champions, Bigmatch Atletico vs Liverpool dan Link Live Streaming
    Matchday 3 Liga Champions, Bigmatch Atletico vs Liverpool dan Link Live Streaming
    19/10/2021 - 23:00

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Mom's World, Perempuan Digital Masa Kini
    Mom's World, Perempuan Digital Masa Kini
    19/10/2021 - 15:48
  • Musda KAHMI Banyuwangi Mau Dibawa Kemana?
    Musda KAHMI Banyuwangi Mau Dibawa Kemana?
    19/10/2021 - 13:30
  • Memutar Radio Kehidupan, Menjaring Frekwensi Rasulullah
    Memutar Radio Kehidupan, Menjaring Frekwensi Rasulullah
    19/10/2021 - 12:03
  • Resesi Paradigma Pendidikan Islam
    Resesi Paradigma Pendidikan Islam
    19/10/2021 - 10:00
  • Kecerdasan Emosional dalam Perspektif Pendidikan Islam
    Kecerdasan Emosional dalam Perspektif Pendidikan Islam
    18/10/2021 - 14:51
  • Jangan Takut Lagi Pada AS
    Jangan Takut Lagi Pada AS
    18/10/2021 - 13:03
  • Adaptasi dari Pembelajaran Daring ke Sekolah Tatap Muka Terbatas
    Adaptasi dari Pembelajaran Daring ke Sekolah Tatap Muka Terbatas
    18/10/2021 - 12:11
  • Hari Santri: Merayakan Cinta (Negeri) Karena Allah
    Hari Santri: Merayakan Cinta (Negeri) Karena Allah
    18/10/2021 - 11:34

KULINER

  • Pertama di Gresik, Bakso Lava di Atas Hot Plate
    Pertama di Gresik, Bakso Lava di Atas Hot Plate
    19/10/2021 - 14:01
  • Makan Malam Bak Artis Drakor di JW Marriott Surabaya
    Makan Malam Bak Artis Drakor di JW Marriott Surabaya
    18/10/2021 - 10:09
  • Indomie Penyet Dinoyo Surabaya, Satu Hari Habiskan 5 Dus Indomie
    Indomie Penyet Dinoyo Surabaya, Satu Hari Habiskan 5 Dus Indomie
    18/10/2021 - 05:28
  • Cerita Nasgor Robot di Malang: Berawal Karena Lengan Penjual Patah Muncul Inovasi
    Cerita Nasgor Robot di Malang: Berawal Karena Lengan Penjual Patah Muncul Inovasi
    17/10/2021 - 11:53
  • De Bamboo, Café dengan Pemandangan Eksotik Kota Batu
    De Bamboo, Café dengan Pemandangan Eksotik Kota Batu
    17/10/2021 - 04:20