Hukum dan Kriminal

Polda Jatim Ungkap Peredaran Uang Palsu, Ini Penjelasan Deputi BI Jatim

Kamis, 07 Oktober 2021 - 16:36 | 36.93k
Polda Jatim Ungkap Peredaran Uang Palsu, Ini Penjelasan Deputi BI Jatim
Polda Jatim saat ungkap kasus uang palsu, Kamis (7/10/2021). (Foto: Khusnul Hasana/TIMES Indonesia).

TIMESINDONESIA, SURABAYAPolda Jatim bersama Polres Banyuwangi mengungkap kasus uang palsu pecahan Rp 100 ribu senilai Rp 3,7 Miliar. Dan Bank Indonesia Cabang Jawa Timur (BI Jatim) pun memberikan penjelasan soal uang palsu tersebut.

Deputi Kepala Perwakilan BI Jatim, Imam Subarkah menjelaskan bahwa uang yang telah diedarkan oleh 5 orang tersangka tersebut bukan merupakan uang, namun itu merupakan kertas biasa yang tidak memiliki nominal.

"Uang atau yang mirip uang ini, memang banyak sekali perbedaan antara uang asli dengan uang palsu yang ditemukan oleh Polresta Banyuwangi," ujar Imam, Kamis (7/10/2021).

Perbedaan pertama adalah soal bahan. Uang asli terbuat dari serat kapas khusus untuk bahan pembuatan uang, sementara uang palsu tersebut hanya terbuat dari kertas biasa.

"Kalau ini (uang palsu) menggunakan bahan kertas biasa yang bisa ditemukan di masyarakat, kayak kertas-kertas yang memang biasa kita pakai juga untuk kegiatan perkantoran biasa, jadi tidak termasuk kertas khusus yang memang digunakan untuk uang," jelas Imam.

Kedua dari warna, karena dibuat dengan tinta dan teknik cetak yang bukan khusus untuk pembuatan uang warnanya pun cenderung lebih gelap dan gambar lebih kabur. "Kalau memang uang asli itu lebih terang (warnanya), sementara ini (uang palsu) lebih ke gelap dan ada beberapa gambar yang kabur," terang Imam.

Ketiga dari teknik pencetakan. Uang palsu tersebut cenderung lebih halus sementara untuk uang asli cenderung memiliki tekstur kasar.  "Kalau uang asli itu ada teknik cetak yang memang kasar kalau diraba," jelasnya.

Keempat adalah watermark. Watermark pada uang bisa dilihat dengan cara ditrawang. Pada uang palsu hasil ungkap kasus tersebut, watermark tidak terlihat seperti watermark yang ketika diterawang akan muncul gambar, namun terlihat seperti gambar tipis biasa.

"Beberapa hal teknis kalau uang Rp 100.000 yang asli itu ketika kita gerakkan, dia akan berubah warna," jelasnya.

Imam mengatakan bahwa BI melihat kualitas dari uang ini tidak baik dan masih bisa diindentifikasi dengan mudah oleh masyarakat melalui pengenalan uang yang selalui disosialisasikan kepada masyarakat. Mulai dari dilihat warnanya, diraba, dan diterawang.

"Jadi kami dari Bank Indonesia melihat bahwa uang palsu ini dari sisi teknologi cetak memang masih kualitas yang tidak baik sehingga masih bisa diidentifikasi," tutup Deputi Kepala Perwakilan BI Jatim dalam ungkap kasus uang palsu yang digelar Polda Jatim. (*)



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Mahasiswa UGM Kembangkan Kit Deteksi Kebuntingan Dini Sapi Berbasis IoT
    Mahasiswa UGM Kembangkan Kit Deteksi Kebuntingan Dini Sapi Berbasis IoT
    21/10/2021 - 09:29
  • Gara-Gara Skandal Aborsi, Kim Seon ho Dicoret dari Dua Film
    Gara-Gara Skandal Aborsi, Kim Seon ho Dicoret dari Dua Film
    21/10/2021 - 09:21
  • Persiapan Porprov Jatim 2021, Tim Beladiri Kabupaten Blitar Gandeng UNESA
    Persiapan Porprov Jatim 2021, Tim Beladiri Kabupaten Blitar Gandeng UNESA
    21/10/2021 - 09:11
  • Kutuk Penyerangan Bus, Arema FC Serahkan pada Proses Hukum
    Kutuk Penyerangan Bus, Arema FC Serahkan pada Proses Hukum
    21/10/2021 - 09:00
  • Bersama Peduli Sesama, untuk Kota Batu Berjaya
    Bersama Peduli Sesama, untuk Kota Batu Berjaya
    21/10/2021 - 08:32

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Bersama Peduli Sesama, untuk Kota Batu Berjaya
    Bersama Peduli Sesama, untuk Kota Batu Berjaya
    21/10/2021 - 08:32
  • Kemal Attaturk Tidak Sebanding Soekarno
    Kemal Attaturk Tidak Sebanding Soekarno
    21/10/2021 - 06:21
  • LEMI Hadir untuk Pulihkan Ekonomi Indonesia dI Tengah Pandemi
    LEMI Hadir untuk Pulihkan Ekonomi Indonesia dI Tengah Pandemi
    21/10/2021 - 04:14
  • Muktamar NU yang Diharapkan
    Muktamar NU yang Diharapkan
    20/10/2021 - 12:56
  • Pentingkah Menumbuhkan Budaya Literasi di Negeri Ini?
    Pentingkah Menumbuhkan Budaya Literasi di Negeri Ini?
    20/10/2021 - 11:40
  • Urgensi PPHN versus Hoax Amandemen
    Urgensi PPHN versus Hoax Amandemen
    20/10/2021 - 10:10
  • Mom's World, Perempuan Digital Masa Kini
    Mom's World, Perempuan Digital Masa Kini
    19/10/2021 - 15:48
  • Musda KAHMI Banyuwangi Mau Dibawa Kemana?
    Musda KAHMI Banyuwangi Mau Dibawa Kemana?
    19/10/2021 - 13:30

KULINER

  • Pertama di Gresik, Bakso Lava di Atas Hot Plate
    Pertama di Gresik, Bakso Lava di Atas Hot Plate
    19/10/2021 - 14:01
  • Makan Malam Bak Artis Drakor di JW Marriott Surabaya
    Makan Malam Bak Artis Drakor di JW Marriott Surabaya
    18/10/2021 - 10:09
  • Indomie Penyet Dinoyo Surabaya, Satu Hari Habiskan 5 Dus Indomie
    Indomie Penyet Dinoyo Surabaya, Satu Hari Habiskan 5 Dus Indomie
    18/10/2021 - 05:28
  • Cerita Nasgor Robot di Malang: Berawal Karena Lengan Penjual Patah Muncul Inovasi
    Cerita Nasgor Robot di Malang: Berawal Karena Lengan Penjual Patah Muncul Inovasi
    17/10/2021 - 11:53
  • De Bamboo, Café dengan Pemandangan Eksotik Kota Batu
    De Bamboo, Café dengan Pemandangan Eksotik Kota Batu
    17/10/2021 - 04:20