Kesehatan

Urgensi Pelabelan Kemasan Bebas BPA untuk Bayi, Balita dan Janin

Kamis, 07 Oktober 2021 - 12:53 | 30.02k
Urgensi Pelabelan Kemasan Bebas BPA untuk Bayi, Balita dan Janin
Galon guna isi ulang. (Dok.TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan plastik yang lebih aman bagi kesehatan semakin tinggi. Hal itu tercermin dari seminar yang diprakarsai oleh Chanel9.id berjudul "Urgensi Label Bebas BPA Bagi Kesehatan" dengan menampilkan nara sumber dari berbagai praktisi di bidang yang kompeten.

Sebagai penggagas acara, pihak Chanel9.id mengundang Arist Merdeka Sirait (Ketua Komnas Perlindungan Anak), Iwan Nefawan (Ahli Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan), Prof. Ahmad Sulaeman (Guru Besar IPB Bidang Keamanan Pangan dan Gizi Masyarakat) dan Wawan Some (Koordinator Sampah Nol Indonesia).

Menurut Wawan Some, Koordinator Sampah Nol Indonesia, bahwa di Indonesia belum ada aturan yang tegas tentang plastik.

Ada yang mengatakan plastik bisa didaur ulang, tapi faktanya plastik di Indonesia ini yang bisa didaur ulang kurang dari 11 persen. Pemakaian plastik sudah mencapai 6 juta ton/tahun. Secara keseluruhan plastik mengandung BPA, kemudian ada pewarnanya. Ada bahan baku plastik itu kan minyak bumi.

"Saat rantai karbonnya pecah, akan memberikan dampak yang luar biasa. Dia secara tunggal tidak berbahaya tapi ketika dia bertemu zat - zat tercemar lainnya , dampaknya menjadi luar biasa. Salah satu struktur kimianya yang membentuk estrogen," ungkap Wawan Some, Rabu (6/10/2021).

Hal senada diungkapkan Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait, menurut Arist, Komnas PA akan lebih fokus bagaimana anak-anak bebas dari BPA khususnya bagi bayi, balita dan janin pada ibu hamil. BPA dalam tubuh juga bisa mengganggu keseimbangan.

"Ini menjadi urgensi untuk kita bagaimana membebaskan anak -anak dari bahaya BPA," tegas Arist.

Hasil penelitian oleh para pakar tentang BPA pada tahun 2015, lanjutnya, sudah mengaitkan bahaya BPA terhadap kesehatan bayi, balita dan janin.

Penelitian tersebut juga diperkuat badan pengawas obat dan makanan Amerika Serikat. Atas dasar itulah Komnas Perlindungan Anak bergerak untuk melindungi anak-anak dari bahaya BPA.

"Keadaan dan situasi anak-anak menjadi tidak tumbuh dan berkembang dengan baik, kami tidak melarang galon guna ulang yang mengandung zat BPA, kami hanya ingin BPOM melabeli galon guna ulang tersebut, supaya masyarakat bisa memilih dan tahu mana yang sehat. Contohnya seperti susu kental manis yang berlabel tidak untuk dikonsumsi bayi," papar Arist Merdeka Sirait.

Pada kesempatan itu Arist menyampaikan sangat mendukung BPOM agar segera memberi label pada galon guna ulang karena mengandung zat BPA,  sehingga tidak dikonsumsi oleh bayi, balita dan janin.

Sebab, dampak dari migrasi zat BPA sudah beberapa kali disampaikan dapat menimbulkan kelahiran prematur, kanker, syaraf dan lain sebagainya.

"Itu sebabnya, BPOM sebagai pemegang regulator harus segera memberi label pada galon guna ulang agar tidak dikonsumsi oleh bayi, balita dan janin. Sehingga masyarakat bisa memilih mana produk yang aman mana yang kurang aman," ungkap Arist merdeka Sirait.

Atas kebijakan kementerian Kesehatan, untuk segala peralatan bayi harus free BPA. Dan hal tersebut sudah dilakukan oleh industri peralatan bayi.

Menurut Arist, migrasi zat BPA dari galon guna ulang ke air kemudian diteruskan ke peralatan bayi. Akan sangat mubazir jika peralatan bayi sudah Free BPA, tapi galon guna ulang belum free BPA maka tetap terjadi migrasi BPA. Apalagi galon guna ulang ini akan cepat terjadi peluruhan BPA jika mengalami goresan dan pemanasan.

Senada, Wawan Some juga menegaskan bahwa kemasan plastik galon guna ulang ini yang banyak mengandung BPA.

"Galon guna ulang ini banyak mengandung BPA dan boleh dipakai berulang kali. Tapi tidak boleh terkena panas. Tapi faktanya, galon guna ulang kerap terpapar matahari saat proses distribusi, saat dipajang di depan tokonya ataupun saat proses pencucian dengan menggunakan air dengan suhu 70 derajat. Ini yang mempercepat proses  peluruhan BPA," tandas Wawan Some.

Seminar yang dipandu oleh Hardy Hermawan ini bertujuan untuk memberi penyadaran kepada masyarakat akan bahaya BPA. Untuk itu, pelabelan pada kemasan plastik atau salah satunya galon guna ulang sangat mendesak. Bisa dibilang urgensinya tinggi untuk segera diterapkan, agar bayi dan anak-anak Indonesia sebagai generasi penerus bangsa terlindungi kesehatannya.(*)



Publisher : Rizal Dani

EKORAN

TERBARU

  • Mensos RI Tri Risma Akan Bantu Pemkot Blitar Tata Makam Bung Karno
    Mensos RI Tri Risma Akan Bantu Pemkot Blitar Tata Makam Bung Karno
    23/10/2021 - 21:33
  • Santri Ponpes se-Banyuwangi Adu Kepiawaian di MTQ IKMASS, Ini Dia Pemenangnya
    Santri Ponpes se-Banyuwangi Adu Kepiawaian di MTQ IKMASS, Ini Dia Pemenangnya
    23/10/2021 - 21:28
  • Golkar Kota Ambon Mantapkan Konsolidasi, Siap Kawal APBD
    Golkar Kota Ambon Mantapkan Konsolidasi, Siap Kawal APBD
    23/10/2021 - 21:23
  • Juara Umum Tiga Kali Berturut-turut, Gubernur Anies Apresiasi Kafilah DKI Jakarta
    Juara Umum Tiga Kali Berturut-turut, Gubernur Anies Apresiasi Kafilah DKI Jakarta
    23/10/2021 - 21:19
  • Anggota DPR RI Bambang Kristiono Bantu Biaya Operasi Balita Tanpa Anus Asal Lombok Barat
    Anggota DPR RI Bambang Kristiono Bantu Biaya Operasi Balita Tanpa Anus Asal Lombok Barat
    23/10/2021 - 21:16

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Kapan Pandemi Berakhir
    Kapan Pandemi Berakhir
    23/10/2021 - 17:33
  • Santri di Era Revolusi Masyarakat 5.0
    Santri di Era Revolusi Masyarakat 5.0
    23/10/2021 - 13:13
  • Menjaga Identitas Kesantrian untuk Indonesia yang Lebih Hebat
    Menjaga Identitas Kesantrian untuk Indonesia yang Lebih Hebat
    23/10/2021 - 09:32
  • Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin
    Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin
    23/10/2021 - 02:01
  • Refleksi Singkat Tentang Maulid
    Refleksi Singkat Tentang Maulid
    23/10/2021 - 00:29
  • Menyuarakan Wakaf Sebagai Lifestyle
    Menyuarakan Wakaf Sebagai Lifestyle
    22/10/2021 - 18:39
  • Santri Agen Demokrasi
    Santri Agen Demokrasi
    22/10/2021 - 17:15
  • Jangan Sibuk Menilai Orang Lain Terus, Sibuklah dengan Dirimu Sendiri
    Jangan Sibuk Menilai Orang Lain Terus, Sibuklah dengan Dirimu Sendiri
    22/10/2021 - 10:20

KULINER

  • 5 Kuliner Korea yang Hits di Indonesia
    5 Kuliner Korea yang Hits di Indonesia
    23/10/2021 - 12:00
  • Sate Layah, Sate Ayam Hidden Gem dengan Saus Kacang Melelehkan Hati
    Sate Layah, Sate Ayam Hidden Gem dengan Saus Kacang Melelehkan Hati
    23/10/2021 - 06:51
  • Ragam Kuliner Seafood Tersedia di Kampung Mandar Banyuwangi, Begini Keseruannya
    Ragam Kuliner Seafood Tersedia di Kampung Mandar Banyuwangi, Begini Keseruannya
    23/10/2021 - 06:25
  • Pertama di Gresik, Bakso Lava di Atas Hot Plate
    Pertama di Gresik, Bakso Lava di Atas Hot Plate
    19/10/2021 - 14:01
  • Makan Malam Bak Artis Drakor di JW Marriott Surabaya
    Makan Malam Bak Artis Drakor di JW Marriott Surabaya
    18/10/2021 - 10:09