Tim Qaryah Thayyibah UIN Maliki Malang Kembangkan Pertanian Organik di DAS Kalimetro
Tim Qaryah Thayyibah UIN Maliki Malang (UIN Maulana Malik Ibrahim Malang) mengembangkan pertanian organik di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kalimetro, Merjosari, Kota Malang.

Sebarkan Narasi Positif untuk Indonesia
Aplikasi Jurnalisme Positif (AJP) hadir sebagai ruang kolaboratif untuk menebarkan berita baik, inspiratif, dan membangun. Kami mengajak jurnalis, pembuat konten, dan masyarakat luas untuk bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat, optimis, dan bermanfaat bagi kemajuan bangsa.
MALANG – Tim Qaryah Thayyibah UIN Maliki Malang (UIN Maulana Malik Ibrahim Malang) mengembangkan pertanian organik di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kalimetro, Merjosari, Kota Malang.
Ketua Tim Qoryah Thayyibah Dr. Sri Harini mengatakan sejak mewabahnya pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Malang terus melakukan upaya-upaya meminimalisir kasus penyebaran Covid-19 di setiap RW dengan cara memberikan informasi kepada publik terkait penyebaran dan pencegahannya.
Salah satu program yang digulirkan sejak tahun 2020 adalah membentuk Kampung Tangguh, Kampung Mandiri dan jenis pemberdayaan masyarakat lainnya dengan tujuan untuk menghindari dampak perekonomian masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok bagi keluarganya.

Salah satu wilayah yang terdampak Covid-19 adalah RW 12 Kelurahan Merjosari Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Berangkat dari kondisi tersebut dan melihat potensi alam yang luar biasa, terutama di sekitar Daerah Aliran Kali Metro dengan pemandangan alam yang indah, alami dan kondisi tanah yang subur sehingga dapat dimanfaatkan sebagai sumber perekonomian warga melalui program urban farming.
"Ini juga sarana edukasi bagi masyarakat setempat terkait pentingnya menjaga dan melestarikan alam," ujarnya.
Berangkat dari potensi tersebut, lanjutnya, maka tim pengabdian masyarakat UIN Maulana Malik Ibrahim Malang bekerjasama dengan tokoh masyarakat mengembangkan Pertanian Organik di sepanjang DAS Kali Metro.

Kegiatan ini sebagai salah satu program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan dengan konsep pengembangan pertanian organik (urban farming) dan konservasi sumber air di sekitar DAS Kali Metro.
Kegiatan ini merupakan kelanjutan tim Qaryah Thayyibah UIN Maliki Malang tahun 2020. Berbeda dengan program Kampung Tangguh dan Kampung Mandiri di beberapa wilayah yang sifatnya top down, program Qaryah Thayyibah ini lebih mengedepankan peran masyarakat secara langsung mulai dari penyusunan, pelaksanaan dan evaluasi program. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

