Kopi TIMES

Integrasi Data Pertanian Indonesia

Senin, 04 Oktober 2021 - 16:31 | 25.59k
Integrasi Data Pertanian Indonesia
Lydia Putri, S.Tr.Stat; Statistisi Badan Pusat Statistik.

TIMESINDONESIA, JAKARTAHARI Statistik Nasional yang jatuh pada 26 September, kembali mengingatkan masyarakat akan pentingnya data berkualitas untuk Indonesia yang tangguh dan tumbuh. Pemerintah pun semakin memahami pentinganya data dalam menentukan pengambilan kebijakan yang tepat. Tak heran, bila Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa data adalah jenis kekayaan baru yang bahkan lebih mahal dari harga minyak. 

Seiring dengan meningkatnya pemahaman masyarakat tentang pentingnya data, pemenuhan data yang berkualitas menjadi sebuah tuntutan yang harus dipenuhi. Sering kali masyarakat menemukan tumpang tindah data yang dihasilkan oleh berbagai kementerian atau lembaga pemerintah. Tumpang tindih data dengan hasil yang berbeda bukan hanya membingungkan masyarakat, namun juga menimbulkan keraguan terhadap keakuratan data yang dihasilkan.

Pemerintah perlu mengambil langkah nyata guna memastikan data yang dikumpulkan memiliki kualitas yang baik.  Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mengeluarkan Pepres 39 Tahun 2019 Tentang Satu Data Indonesia dan menunjuk Badan Pusat Statistik (BPS) sebagai Pembina Data dalam berbagai kegiatan pengumpulan data statistik. Penunjukkan BPS sebagai Pembina Data terjadi karena BPS merupakan lembaga pemerintah non kementrian yang tidak memiliki kepentingan apapun dalam mengumpulkan data dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden. Melalui langkah ini pemerintah berharap tidak terjadi lagi tumpang tindih data yang dihasilkan antar kementerian/lembaga. 

Salah satu data populer yang sering kali menjadi perdebatan dalam masyarakat adalah kualitas data pertanian. Sebagai negara agraris, data pertanian yang kurang lengkap, tidak terintegrasi antara satu lembaga pemerintah dengan lembaga pemerintah lain dan menghasilkan angka yang berbeda-beda, memicu lahirnya perdebatan. Pemenuhan data pertanian yang terintegrasi menjadi sangat penting untuk segera dilakukan.

Dalam menjawab tantangan tersebut, pada tahun 2021 ini BPS melahirkan sebuah Survei Pertanian Terintegrasi yang dikenal dengan nama SiTasi. SiTasi merupakan upaya inovatif dalam melakukan survei terintegrasi di sektor pertanian. Nantinya survei ini juga akan dijadikan sebagai masukkan bagi perencanaan Sensus Pertanian yang akan diselenggarakan tahun 2023. Lahirnya SiTasi merujuk pada Agricultural Integrated Survey (AGRIS) yang direkomendasikan oleh Food and Agriculture Organization (FAO).

SiTasi tidak hanya menjadi sistem yang mengintegrasikan data pertanian, namun juga membantu dalam memenuhi kebutuhan data Sustainable Development Goals (SDG’s). Berbagai keunggulan ini dapat terjadi karena SiTasi dirancang untuk memperbaiki kualitas data pertanian pada dimensi teknis, ekonomi, lingkungan dan juga sosial. 

Kegiatan yang berlangsung pada 22 September hingga 5 November 2021 ini sangat penting untuk terus dikawal. Sebab, sebagai negara agraris yang mayoritas penduduknya bekerja di sektor pertanian, data pertanian yang berkualitas menjadi sangat penting. Indonesia dengan luas wilayah daratan sebesar 1,9 juta kilometer persegi, kondisi iklim tropis dan sumber daya manusia yang melimpah seharusnya sudah mampu menjadikan sektor pertanian sebagai sektor potensial yang memberikan banyak keuntungan. 

Nyatanya, meskipun sektor pertanian menyerap 29,59 % dari total tenaga kerja yang ada, Indonesia belum mampu memaksimalkan potensi sektor pertanian untuk dapat mendongkrak pendapatan masyarakat. Tak heran, hingga saat ini Indonesia belum mampu untuk mengalami swasembada pangan. Sebuah kondisi yang menunjukkaan bawah Indonesia mampu untuk menyediakan sendiri kebutuhan pangan seluruh masyarakatanya. Kondisi ini penting sekali untuk tercapai guna mencegah terjadinya krisis pangan terutama dimasa-masa sulit seperti pandemi. 

Sebagai upaya untuk membawa Indonesia mencapai swasembada pangan, Pemerintah melalui Kementerian Pertanian sedang fokus membangun food estate di dua provinsi yang ada di Indonesia. Fokus pertama pembangunan food estate dilakukan di Provinsi Kalimantan Tengah dengan membangun 168 ribu hektar lahan food estate di wilayah Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Kapuas. 

Wujud keberhasilan pembangunan food estate ini, diharapkan mampu menjadikan Provinsi Kalimantan Tengah sebagai lahan produksi pangan yang dapat memenuhi kebutuhan pangan nasional. Hal yang juga menarik untuk diperhatikan, pembangunan food estate seharusnya akan mendongkrak potensi pertanian di Provinsi Kalimantan Tengah itu sendiri.  Sebab data BPS menunjukkan, sektor pertanian merupakan salah satu sektor utama yang menjadi penggerak ekonomi di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah. Pada tahun 2020, sektor ini mampu menyerap  502 ribu tenaga kerja yang merupakan 38,15% dari total tenaga kerja yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah. Sepanjang tahun 2020 pun, sektor ini mampu memberikan sumbangsih sebesar 21,80% bagi pendapatan daerah (tergambar melalui PDRB/Produk Domestik Regional Bruto) di Provinsi Kalimantan Tengah yang nilainya mencapai Rp. 33.179 milyar. 

Sayangnya, sektor pertanian belum memberikan kesejahteraan bagi para pekerjanya. Data BPS menunjukkan rata-rata gaji bersih per bulan bagi pekerja pertanian di Provinsi Kalimantan Tengah hanya mencapai Rp. 2,56 juta bagi pekerja formal dan Rp. 1,44 juta bagi pekerja informal. Rata-rata gaji bersih ini cukup jauh di bawah upah minimum regional (UMR) Provinsi Kalimantan Tengah yang berada di level Rp. 2,90 juta. 

Potret minimnya kesejahteraan bagi para pekerja pertanian juga harus menjadi perhatian pemerintah. Upaya membangun lahan produksi pangan nasional di Provinsi Kalimantan Tengah seharusnya mampu meningkatkan kesejahteraan para pekerja pertanian di wilayah Kalimantan Tengah. Hal ini menjadi salah satu tolak ukur yang nantinya akan menunjukkan peningkatan potensi pertanian di Indonesia. 

Agar mampu mengkawal peningkatan potensi pertanian di Indonesia, pemerintah melalui BPS harus menyediakan berbagai data pertanian yang berkualitas. SiTasi menjadi langkah awal dalam menyediakan data pertanian terintegrasi yang mampu memotret peningkatan potensi pertanian di Indonesia. Mari kita kawal bersama setiap proses pengumpulan data yang ada. Sebab data berkualitas membawa Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh. 

Selamat Hari Statistik Nasional untuk seluruh masyarakat Indonesia.  

***

*)Oleh: Lydia Putri, S.Tr.Stat; Statistisi Badan Pusat Statistik.

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

***

**) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin
    Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin
    23/10/2021 - 02:01
  • Ninaya Resmi Launching Single Debutnya
    Ninaya Resmi Launching Single Debutnya "Aku Ratumu" Bersama Le Moesiek Revole
    23/10/2021 - 01:34
  • STQH Nasional XXVI Malut Resmi Ditutup, DKI Jakarta Raih Juara Umum
    STQH Nasional XXVI Malut Resmi Ditutup, DKI Jakarta Raih Juara Umum
    23/10/2021 - 00:42
  • Refleksi Singkat Tentang Maulid
    Refleksi Singkat Tentang Maulid
    23/10/2021 - 00:29
  • Keren, Ponpes Kanzun Najjah Kota Batu Cetak Santri Pebisnis Anggrek Mandiri
    Keren, Ponpes Kanzun Najjah Kota Batu Cetak Santri Pebisnis Anggrek Mandiri
    23/10/2021 - 00:06

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin
    Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin
    23/10/2021 - 02:01
  • Refleksi Singkat Tentang Maulid
    Refleksi Singkat Tentang Maulid
    23/10/2021 - 00:29
  • Menyuarakan Wakaf Sebagai Lifestyle
    Menyuarakan Wakaf Sebagai Lifestyle
    22/10/2021 - 18:39
  • Santri Agen Demokrasi
    Santri Agen Demokrasi
    22/10/2021 - 17:15
  • Jangan Sibuk Menilai Orang Lain Terus, Sibuklah dengan Dirimu Sendiri
    Jangan Sibuk Menilai Orang Lain Terus, Sibuklah dengan Dirimu Sendiri
    22/10/2021 - 10:20
  • Pernah Lokcdown, Umrah Kini
    Pernah Lokcdown, Umrah Kini "Los Dol"
    22/10/2021 - 09:40
  • Happy Milad HSN
    Happy Milad HSN
    21/10/2021 - 13:30
  • Bersama Peduli Sesama, untuk Kota Batu Berjaya
    Bersama Peduli Sesama, untuk Kota Batu Berjaya
    21/10/2021 - 08:32

KULINER

  • Pertama di Gresik, Bakso Lava di Atas Hot Plate
    Pertama di Gresik, Bakso Lava di Atas Hot Plate
    19/10/2021 - 14:01
  • Makan Malam Bak Artis Drakor di JW Marriott Surabaya
    Makan Malam Bak Artis Drakor di JW Marriott Surabaya
    18/10/2021 - 10:09
  • Indomie Penyet Dinoyo Surabaya, Satu Hari Habiskan 5 Dus Indomie
    Indomie Penyet Dinoyo Surabaya, Satu Hari Habiskan 5 Dus Indomie
    18/10/2021 - 05:28
  • Cerita Nasgor Robot di Malang: Berawal Karena Lengan Penjual Patah Muncul Inovasi
    Cerita Nasgor Robot di Malang: Berawal Karena Lengan Penjual Patah Muncul Inovasi
    17/10/2021 - 11:53
  • De Bamboo, Café dengan Pemandangan Eksotik Kota Batu
    De Bamboo, Café dengan Pemandangan Eksotik Kota Batu
    17/10/2021 - 04:20