Hukum dan Kriminal

Viral Gelar 'Dugem Halal', Pemilik Kafe di Malang Penuhi Panggilan dan Beri Penjelasan

Kamis, 30 September 2021 - 17:28 | 61.34k
Viral Gelar 'Dugem Halal', Pemilik Kafe di Malang Penuhi Panggilan dan Beri Penjelasan
Tangkapan layar dari video yang sempat viral di media sosial, salah satunya yakni aplikasi TikTok. (Foto: Tangkapan Layar)

TIMESINDONESIA, MALANG – Belakangan ini tersebar berbagai video viral media sosial dengan menunjukan banyaknya kerumunan orang sedang bernyanyi dan berjoget di sebuah kafe di Kota Malang.

Video yang tersebar melalui instagram hingga tiktok tersebut, ternyata adalah Prestone Coffee Co yang berada di Jl Terusan Soekarno-Hatta (Suhat) atau biasa dikenal dengan kawasan Sudimoro, Kota Malang.

Adapun berbagai komentar dari postingan video yang tersebar di media sosial tersebut menyebutkan bahwa kegiatan tersebut diberi nama 'Dugem Halal' yang dimana memang tak ada alkohol sama sekali. Hanya minuman yang ada di kafe seperti pada umumnya, hanya saja Live Musik yang ditawarkan mirip dengan kegiatan dugem.

Saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu, Kasat Samapta Polresta Malang Kota, Kompol Syabain Rahmad Kusriyanto menjelaskan bahwa pihak kepolisian sudah sempat mendatangi kafe tersebut.

Terlebih, pemilik kafe sendiri sebenarnya telah diberi peringatan agar tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes). Sebab, kegiatan tersebut pun terselenggara saat masa pelaksanaan PPKM di Kota Malang.

"Jadwal mereka itu Selasa, Jumat dan Sabtu. Ya ada kegiatan seperti itu. Sudah kami sampaikan kepafa owner, setidaknya mereka patuh prokes," ujar Syabain belum lama ini.

Dugem Halal c

Syabain mengungkapkan, pada saat pihak kepolisian berpatroli, nampaknya kegiatan musik tersebut telah selesai dan tersisa beberapa orang saja. Akan tetapi, Syabain menegaskan bahwa jika kafe tersebut masih saja terus melanggar prokes seperti halnya di video yang saat ini viral, pihaknya bersama Satpol PP akan bertindak tegas untuk membubarkan kegiatan tersebut.

"Kami hentikan dan bubarkan. Itu pasti dan tegas," tegasnya.

Terpisah, Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Malang, Rahmat Hidayat, ternyata telah melakukan panggilan kepada pemilik kafe pada Kamis (30/9/2021) pagi tadi.

Dalam pemanggilan tersebut, pemilik kafe pun memenuhi panggilan tersebut di Kantor Satpol PP Kota Malang.

Dalam pemanggilan, lanjut Rahmat, ada tiga jenis pelanggaran yang terjadi, yakni kerumunan, pengunjung yang abai penggunaan masker dan juga menggelar live musik di tengah kebijakan PPKM tanpa memberikan surat permintaan izin ke Pemkot Malang.

"Tiga hal pelanggaran itu diakui sendiri oleh pengelola kafe. Jadi kami sanksi tindak pidana ringan atau tipiring," ujar Rahmat.

Pengelola yang memenuhi panggilan dan mengakui perbuatannya dengan melanggar prokes, Rahmat pun langsung menaikkan kasus dari penyidikan ke sidang tindak pidana ringan yang rencananya digelar pada 27 Oktober 2021 mendatang.

"Kami panggil, ambil keterangan dan ia mengakui. Kami naikkan dari penyidikan ke sidang tipiring. Buktinya sudah cukup dari keterangan pengelola dan video di medsos. Sanksinya sesuai Perda 2 Tahun 2020 bahwasannya siapa yang melanggar prokes dan pembatasan yang telah diatur pemerintah pusat maka akan dikenakan sanksi," bebernya.

Diakui Rahmat, karena kafe tersebut telah melanggar tiga hal, pengelola kafe akan dikenai hukuman maksimal tiga bulan atau denda maksimal Rp 50 juta.

"Satpol di sini hanya selaku penyidik dan jaksa penuntut berdasarkan Perda," imbuhnya.

Diakui Rahmat, meski beberapa kali kafe ini terkena teguran, akan tetapi baru pertama ini kafe tersebut terkena sanksi hingga sidang tipiring.

Alasannya, karena memang banyak sekali aduan dan sudah viral di media sosial dan akhirnya pun dilakukan pemanggilan.

Selama menunggu sidang tipiring, lanjut Rahmat, pihak pengelola kafe juga telah berjanji tidak akan menggelar kegiatan serupa lagi.

"Sudah minta maaf. Kalau membuat kesalahan yang sama lagi, maka bukan sanksi pidana yang kami berikan, tapi sanksi administratif langsung kami tutup sementara selama 14 hari," tuturnya.

Terpisah, pengelola kafe, Aldino usai memenuhi panggilan Satpol PP menjelaskan bahwa kegiatan live musik tersebut dilakukan hanya untuk menghibur para pengunjung saja.

"Gak ada tujuan apa-apa, cuma itu saja (menghibur pengunjung). Dan banyak juga kok kafe lain yang menggelar live musik, bukan kami saja," katanya.

Aldino menambahkan, sebenarnya kegiatan tersebut telah menerapkan prokes dan sudah memberi imbauan kepada para pengunjung.

"Band yang mengisi acar juga kami imbau untuk mengingatkan pengunjung agar jaga jarak dan pakai masker," lanjutnya.

Namun, diakui Aldino memang tidak bisa dipungkiri bahwa tetap saja terkadang para pengunjung pun abai terhadap imbauan tersebut.

"Tapi ya sudah begitu sebenarnya. Kami juga sudah berinisiatif," ucapnya.

Saat ditanya soal video yang sudah viral di media sosial tersebut, kata Aldino, para pengunjung yang ada di lokasi hanya 50 persen saja dari kapasitas penuh.

"Disana muat 1500 orang, kalau yang di video kemarin itu sekitar 500an orang. Itu 50 persennya," katanya.

Atas kasus pelanggaran prokes tersebut, Aldino berjanji tidak akan menggelar acara live musik serupa di kafe miliknya hingga putusan hakim keluar.

"Kalau kafenya tetap beroperasi. Cuma untuk event kami berhenti sampai putusan hakim keluar dan update peraturan terkait PPKM ini," tutupnya.(*)



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • AICIS Ke-20 Bakal Dibuka Wakil Presiden RI di UIN Surakarta, Ini Tiga Agenda Pentingnya
    AICIS Ke-20 Bakal Dibuka Wakil Presiden RI di UIN Surakarta, Ini Tiga Agenda Pentingnya
    24/10/2021 - 22:00
  • Foto Ayah dan Anak Ini Menangkan Photo of The Year Siena International Awards 2021
    Foto Ayah dan Anak Ini Menangkan Photo of The Year Siena International Awards 2021
    24/10/2021 - 21:58
  • Hari Santri Nasional, Muslimat dan Fatayat NU Kraksaan Gandeng Legislator Sosialisasikan UU dan Perpres Pesantren
    Hari Santri Nasional, Muslimat dan Fatayat NU Kraksaan Gandeng Legislator Sosialisasikan UU dan Perpres Pesantren
    24/10/2021 - 21:44
  • Pembukaan Ibudaya Festival 2021, Tampilkan Ketangguhan Perempuan Bali
    Pembukaan Ibudaya Festival 2021, Tampilkan Ketangguhan Perempuan Bali
    24/10/2021 - 21:28
  • Terkena Razia Vaksin di Tempat Wisata Indramayu, Ini yang Dilakukan Pedagang dan Wisatawan
    Terkena Razia Vaksin di Tempat Wisata Indramayu, Ini yang Dilakukan Pedagang dan Wisatawan
    24/10/2021 - 21:00

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Kapan Pandemi Berakhir
    Kapan Pandemi Berakhir
    23/10/2021 - 17:33
  • Santri di Era Revolusi Masyarakat 5.0
    Santri di Era Revolusi Masyarakat 5.0
    23/10/2021 - 13:13
  • Menjaga Identitas Kesantrian untuk Indonesia yang Lebih Hebat
    Menjaga Identitas Kesantrian untuk Indonesia yang Lebih Hebat
    23/10/2021 - 09:32
  • Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin
    Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin
    23/10/2021 - 02:01
  • Refleksi Singkat Tentang Maulid
    Refleksi Singkat Tentang Maulid
    23/10/2021 - 00:29
  • Menyuarakan Wakaf Sebagai Lifestyle
    Menyuarakan Wakaf Sebagai Lifestyle
    22/10/2021 - 18:39
  • Santri Agen Demokrasi
    Santri Agen Demokrasi
    22/10/2021 - 17:15
  • Jangan Sibuk Menilai Orang Lain Terus, Sibuklah dengan Dirimu Sendiri
    Jangan Sibuk Menilai Orang Lain Terus, Sibuklah dengan Dirimu Sendiri
    22/10/2021 - 10:20

KULINER

  • 5 Kuliner Korea yang Hits di Indonesia
    5 Kuliner Korea yang Hits di Indonesia
    23/10/2021 - 12:00
  • Sate Layah, Sate Ayam Hidden Gem dengan Saus Kacang Melelehkan Hati
    Sate Layah, Sate Ayam Hidden Gem dengan Saus Kacang Melelehkan Hati
    23/10/2021 - 06:51
  • Ragam Kuliner Seafood Tersedia di Kampung Mandar Banyuwangi, Begini Keseruannya
    Ragam Kuliner Seafood Tersedia di Kampung Mandar Banyuwangi, Begini Keseruannya
    23/10/2021 - 06:25
  • Pertama di Gresik, Bakso Lava di Atas Hot Plate
    Pertama di Gresik, Bakso Lava di Atas Hot Plate
    19/10/2021 - 14:01
  • Makan Malam Bak Artis Drakor di JW Marriott Surabaya
    Makan Malam Bak Artis Drakor di JW Marriott Surabaya
    18/10/2021 - 10:09