Hukum dan Kriminal

Jadi Korban TPPPU, Istri Bos Kapal Api Desak Aparat Segera Proses Tersangka

Rabu, 29 September 2021 - 13:46 | 15.45k
Jadi Korban TPPPU, Istri Bos Kapal Api Desak Aparat Segera Proses Tersangka
Kantor PT Kahayan Karyacon (Foto: Dok Nico)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Penyidik Bareskrim Mabes Polri telah menetapkan empat direksi PT Kahayan Karyacon sebagai tersangka atas dugaan Tindak Pidana Penggelapan dan Pencucian Uang (TPPU) setelah istri bos Kopi Kapal Api, Mimihetty membuat laporan.

Penyidik sudah mengagendakan pemeriksaan tersangka pada Kamis 23 September 2021. Namun para tersangka meminta penundaan hingga 30 September 2021. Kuasa hukum pelapor, Nico SH MH, membenarkan informasi tersebut.

"Nanti kita lihat apakah mereka bersedia mematuhi dan menghormati hukum. Kita juga berharap penyidik tegas, jangan ikutin kemauan mereka untuk menunda-nunda," ujar Nico saat dikonfirmasi, Rabu (29/9/2021).

Menurut Nico, jika yang bersangkutan (tersangka) tidak hadir lagi maka harus segera diberikan panggilan kedua. Apabila tetap tidak hadir, Nico meminta agar tersangka harus dijemput paksa

"Kalau memang mereka merasa benar, hadir saja tidak perlu ketakutan, sampaikan dan berikan buktinya dalam pemeriksaan digunakan untuk apa uang puluhan milyar yang diberikan Mimihetty," tegasnya.

Nico

Nico adalah kuasa hukum Mimihetty Layani dan Christeven Mergonoto. Mimihetty tak lain adalah istri bos Kopi Kapal Api, Soedomo Mergonoto. Sedangkan Steven adalah putranya. Mimihetty dan Steven adalah pemodal sekaligus pemilik 97 persen saham PT Kahayan Karyacon.

Mimihetty bercerita ihwal ia melaporkan direksi perusahaan yang disinyalir tidak sah ini karena dugaan penggelapan uang perusahaan karena dinilai tidak pernah memberikan laporan keuangan yang telah diaudit oleh auditor independen.

Mereka yang saat ini sudah ditetapkan sebagai Tersangka adalah Leo Handoko, Ery Biyaya, Feliks, dan Chang Sie Fam.

"Mereka tidak pernah memberikan laporan keuangan yang telah diaudit oleh auditor indpenden, saya tidak menyangka kepercayaan dan niat baik saya untuk memberikan mereka pekerjaan telah dikhianatin begitu saja, padahal mereka dahulu tidak punya apa-apa," kata Mimihetty.

Nico menjelaskan bahwa kliennya, Mimihetty, sampai mengirim auditor independen untuk memeriksa keuangan perusahaan.

Sebab, kata Nico, mereka tidak dapat mengakses data yang valid.  Selain itu, terungkap pula telah diterbitkan akte palsu untuk memperpanjang masa jabatan para direksi yang semestinya berakhir di 2017 setelah lima tahun berjalan sejak 2012.

"Akte tersebut terbit tanpa sepengetahuan dan tanpa persetujuan pemilik modal,” kata Nico.

Berdasarkan persoalan-persoalan tersebut, Mimihetty melaporkannya ke polisi. Pertama ia melaporkan kasus pemalsuan akte. Kasus ini sekarang sudah diputuskan oleh Pengadilan Negeri Serang.

Leo Handoko telah dinyatakan bersalah dan di vonis 2 tahun penjara serta telah dikuatkan oleh putusan Pengadilan Tinggi Banten.

Laporan berikutnya adalah mengenai dugaan tindak pidana penggelapan dalam jabatan yang saat ini sedang diproses oleh Bareskrim Mabes Polri.

"Penyidik telah menetapkan Leo Handoko, Ery Biyaya, Feliks, dan Chang Sie Fam, sebagai tersangka, dengan ditetapkannya tersangka berarti sudah ada 2 alat bukti yang membuktikan bahwa perbuatan yang disangkakan tersebut," kata Mimihetty menambahkan.

Bukan perkara mudah bagi Mimihetty dan Steven dalam mencari keadilan melalui jalur hukum. Setelah melaporkan ke polisi, Mimihetty mengaku mendapat intimidasi secara tidak langsung. Di antaranya, kata Mimihetty, dia difitnah melalui media siber. Selain itu, ia juga dituduh memodali perusahaan tersebut tanpa persetujuan suaminya.

Seluruh tuduhan itu dipublikasikan melalui media siber tanpa pernah konfirmasi, saat ini media siber tersebut sudah meminta maaf kepada Mimihetty secara terbuka atas kekeliruan pemberitaan terhadap Mimihetty

"Klien saya seperti orang jatuh ketimpa tangga. Sudahlah uangnya digelapkan, kemudian difitnah pula, saat ini selain perkara penggelapan, klien kami juga sudah melaporkan sumber media-media siber tersebut, saat ini laporan klien kami terhadap fitnah-fitnah tersebut sedang berproses di direktorat siber Bareskrim, kita tunggu saja," kata Nico lagi terkait kasus TPPU oleh direksi PT Kahayan Karyacon yang dinilai merugikan istri bos Kopi Kapal Api tersebut.(*)



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Wisata Sekaligus Belajar di Hutan Mangrove Guraping
    Wisata Sekaligus Belajar di Hutan Mangrove Guraping
    20/10/2021 - 12:35
  • Sejumlah Perguruan Tinggi Ajukan PTM ke Wali Kota Malang
    Sejumlah Perguruan Tinggi Ajukan PTM ke Wali Kota Malang
    20/10/2021 - 12:21
  • SEA Games Hanoi akan Digelar Pada Bulan Mei 2022 
    SEA Games Hanoi akan Digelar Pada Bulan Mei 2022 
    20/10/2021 - 11:58
  • Tak Ingin Kena Diabetes? Coba Konsumsi Rutin Probiotik PRO EM-1
    Tak Ingin Kena Diabetes? Coba Konsumsi Rutin Probiotik PRO EM-1
    20/10/2021 - 11:44
  • Pentingkah Menumbuhkan Budaya Literasi di Negeri Ini?
    Pentingkah Menumbuhkan Budaya Literasi di Negeri Ini?
    20/10/2021 - 11:40

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Pentingkah Menumbuhkan Budaya Literasi di Negeri Ini?
    Pentingkah Menumbuhkan Budaya Literasi di Negeri Ini?
    20/10/2021 - 11:40
  • Urgensi PPHN versus Hoax Amandemen
    Urgensi PPHN versus Hoax Amandemen
    20/10/2021 - 10:10
  • Mom's World, Perempuan Digital Masa Kini
    Mom's World, Perempuan Digital Masa Kini
    19/10/2021 - 15:48
  • Musda KAHMI Banyuwangi Mau Dibawa Kemana?
    Musda KAHMI Banyuwangi Mau Dibawa Kemana?
    19/10/2021 - 13:30
  • Memutar Radio Kehidupan, Menjaring Frekwensi Rasulullah
    Memutar Radio Kehidupan, Menjaring Frekwensi Rasulullah
    19/10/2021 - 12:03
  • Resesi Paradigma Pendidikan Islam
    Resesi Paradigma Pendidikan Islam
    19/10/2021 - 10:00
  • Kecerdasan Emosional dalam Perspektif Pendidikan Islam
    Kecerdasan Emosional dalam Perspektif Pendidikan Islam
    18/10/2021 - 14:51
  • Jangan Takut Lagi Pada AS
    Jangan Takut Lagi Pada AS
    18/10/2021 - 13:03

KULINER

  • Pertama di Gresik, Bakso Lava di Atas Hot Plate
    Pertama di Gresik, Bakso Lava di Atas Hot Plate
    19/10/2021 - 14:01
  • Makan Malam Bak Artis Drakor di JW Marriott Surabaya
    Makan Malam Bak Artis Drakor di JW Marriott Surabaya
    18/10/2021 - 10:09
  • Indomie Penyet Dinoyo Surabaya, Satu Hari Habiskan 5 Dus Indomie
    Indomie Penyet Dinoyo Surabaya, Satu Hari Habiskan 5 Dus Indomie
    18/10/2021 - 05:28
  • Cerita Nasgor Robot di Malang: Berawal Karena Lengan Penjual Patah Muncul Inovasi
    Cerita Nasgor Robot di Malang: Berawal Karena Lengan Penjual Patah Muncul Inovasi
    17/10/2021 - 11:53
  • De Bamboo, Café dengan Pemandangan Eksotik Kota Batu
    De Bamboo, Café dengan Pemandangan Eksotik Kota Batu
    17/10/2021 - 04:20