Hukum dan Kriminal

Irjen Napoleon Bonaparte Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka

Rabu, 29 September 2021 - 09:27 | 20.81k
Irjen Napoleon Bonaparte Resmi Ditetapkan Sebagai Tersangka
Irjen Napoleon Bonaparte Resmi Ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri. (Foto: Detik)
Pewarta: | Editor: Imadudin Muhammad

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Irjen Napoleon Bonaparte telah resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus penganiyaan terhadap Muhammad Kece.

Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Andi Rian Djajadi mengatakan selain Napoleon empat tersangka lainnya masing-masing berinisial DH, DW, H alias C dan HP.

"Dalam kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan dengan korban M. Kosman alias Kace penyidik telah menetapkan lima tersangka," kata Andi saat dikonfirmasi Suara.com, Rabu (29/9/2021).

Napoleon dan empat tersangka lainnya itu dipersangkakan dengan Pasal 170 Juncto Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dan Pengeroyokan. Mereka terancam hukuman maksimal lima tahun enam bulan penjara.

Sebelumnya, Penyidik Dittipidum Bareskrim Polri telah melaksanakan gelar perkara kasus penganiyaan Muhammad Kece pada Selasa (28/9/2021) kemarin. Gelar perkara dilakukan untuk menetapkan tersangka.

Dalam perkara ini sendiri, penyidik juga telah lebih dulu melaksanakan prarekonstruksi pada Jumat (24/9) malam. Pelaksanaannya dihadiri langsung oleh saksi dan calon tersangka yang salah satunya ialah Irjen Napoleon.

"Dihadiri saksi kejadian dan calon tersangka," ujar Andi.

Total ada 18 saksi yang telah diperiksa oleh penyidik dalam kasus ini. Mereka meliputi penghuni tahanan, penjaga tahanan, hingga dokter.

Andi sempat menyebut satu dari tiga tahanan yang membantu Napoleon menyelinap masuk ke kamar Muhammad Kece ialah eks anggota organisasi terlarang Front Pembela Islam alias FPI. Dia adalah eks Panglima Laskar FPI, Maman Suryadi. 

Sebelumnya, Irjen Napoleon diketahui bisa menyelinap hingga melakukan penganiayaan terhadap Muhammad Kece bersama tiga tahanan lain selama hampir satu jam. Salah satunya, yakni eks Panglima FPI, Maman Suryadi.

Andi menuturkan bahwa Napoleon terlebih dahulu memerintahkan 'Ketua RT' alias ketua kamar tahanan berinisial H alias C untuk menukar gembok sel tahanan. Dari situlah akhirnya Napoleon bersama tiga tahanan lain berhasil masuk ke kamar Muhammad Kece.

"Gembok standar untuk kamar sel korban diganti dengan 'gembok milik Ketua RT' atas permintaan NB, makanya mereka bisa mengakses," kata Andi kepada wartawan, Senin (20/9/2021) malam.

Seusai berhasil masuk kamar tahanan Muhammad Kece, Napoleon selanjutnya meminta satu tahanan yang ikut bersamanya untuk mengambil plastik putih di kamarnya. Plastik putih itu berisi kotoran manusia alias tinja yang telah disiapkan oleh Napoleon.

"Oleh NB kemudian korban dilumuri dengan tinja pada wajah dan bagian badannya. Setelah itu berlanjut pemukulan atau penganiayaan terhadap korban MK oleh NB," jelas Andi.

Berdasar hasil pemeriksaan kamera pengawas atau CCTV, terungkap penyelinapan hingga penganiayaan itu berlangsung selama satu jam. Awalnya, Irjen Napoleon Bonaparte bersama tiga tahanan lainnya masuk ke kamar sel tahanan Muhammad Kece pada pukul 00.30 dan keluar pukul 01.30 WIB.

"Dari bukti CCTV tercatat pukul 01.30 WIB, NB dan tiga napi lainnya meninggalkan kamar sel korban," ungkap Dittipidum Bareskrim Polri.(*)



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • Tips Membuat Anak Betah di Rumah
    Tips Membuat Anak Betah di Rumah
    28/10/2021 - 06:19
  • MR.DIY Indonesia Buka Toko ke-300 di Medan 
    MR.DIY Indonesia Buka Toko ke-300 di Medan 
    28/10/2021 - 05:36
  • Ingin Anak Tidur Nyenyak? Ajak Anak Berkegiatan di Alam Terbuka
    Ingin Anak Tidur Nyenyak? Ajak Anak Berkegiatan di Alam Terbuka
    28/10/2021 - 04:31
  • Sering Bad Mood? Ini Enam Alasannya
    Sering Bad Mood? Ini Enam Alasannya
    28/10/2021 - 03:22
  • Mengenal Lebih Dekat Miss Teenager Jatim, Hellua Mukty Marisa Gaspersz
    Mengenal Lebih Dekat Miss Teenager Jatim, Hellua Mukty Marisa Gaspersz
    28/10/2021 - 02:28

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Kebebasan Bukan untuk Penghinaan
    Kebebasan Bukan untuk Penghinaan
    27/10/2021 - 14:32
  • Model Pendidikan Dakwah di Kalangan Jamaah Tablig Pondok Pesantren
    Model Pendidikan Dakwah di Kalangan Jamaah Tablig Pondok Pesantren
    27/10/2021 - 11:18
  • BEM UI, Isu Lingkungan, dan Media
    BEM UI, Isu Lingkungan, dan Media
    26/10/2021 - 18:46
  • Membangun Kesadaran Atas Kekerasan Berbasis Gender Terhadap Perempuan
    Membangun Kesadaran Atas Kekerasan Berbasis Gender Terhadap Perempuan
    26/10/2021 - 00:27
  • Teladan Nabi, Moderasi Beragama dan Islam Kita
    Teladan Nabi, Moderasi Beragama dan Islam Kita
    25/10/2021 - 16:00
  • Memuliakan Guru Honorer
    Memuliakan Guru Honorer
    25/10/2021 - 15:00
  • Kapan Pandemi Berakhir
    Kapan Pandemi Berakhir
    23/10/2021 - 17:33
  • Santri di Era Revolusi Masyarakat 5.0
    Santri di Era Revolusi Masyarakat 5.0
    23/10/2021 - 13:13

KULINER

  • Ini Alasan Pepaya Dijuluki Malaikatnya Buah
    Ini Alasan Pepaya Dijuluki Malaikatnya Buah
    25/10/2021 - 13:09
  • Tak Sampai Rp20 Ribu, Lezatnya Domba Bakar Madu di Malang
    Tak Sampai Rp20 Ribu, Lezatnya Domba Bakar Madu di Malang
    25/10/2021 - 04:08
  • 135 Orang Ikuti Pelantikan PCNU Ciamis Masa Khidmat 2021-2026
    135 Orang Ikuti Pelantikan PCNU Ciamis Masa Khidmat 2021-2026
    24/10/2021 - 22:02
  • 5 Kuliner Korea yang Hits di Indonesia
    5 Kuliner Korea yang Hits di Indonesia
    23/10/2021 - 12:00
  • Sate Layah, Sate Ayam Hidden Gem dengan Saus Kacang Melelehkan Hati
    Sate Layah, Sate Ayam Hidden Gem dengan Saus Kacang Melelehkan Hati
    23/10/2021 - 06:51