Peristiwa Nasional

Munas dan Konbes NU 2021, Said Agil: Faktor Kesehatan Jadi Prioritas Tertinggi Organisasi

Sabtu, 25 September 2021 - 20:38 | 42.08k
Munas dan Konbes NU 2021, Said Agil: Faktor Kesehatan Jadi Prioritas Tertinggi Organisasi
Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj dalam sambutannya di acara pembukaan resmi Munas dan Konbes NU 2021 di Jakarta, Sabtu (25/9/2021).
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Munas dan Konbes NU) 2021 kali ini dihelat secara luring namun terbatas.  Ini menyesuaikan dengan keadaan pandemi. Pertimbangan itu diambil semata-mata demi  keselamatan dan kesehatan jamaah yang menjadi prioritas tertinggi jamiyah dalam menjalankan roda organisasi di tengah situasi pandemi.   

Pernyataan itu ditegaskan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj dalam sambutannya di acara pembukaan resmi Munas dan Konbes NU 2021 di Jakarta, Sabtu (25/9/2021). 

"Tidak ada maksud lain terkait desain konsep dan waktu penyelenggaraan permusyawaratan organisasi selain komitmen mengawal salah satu pilar maqâshid al-syarîah, yaitu hifz al-nafs," ujar Kiai Said.

Kiai Said menyebutkan, NU telah kehilangan ratusan kiai dan pengasuh pesantren selama pandemi. "Ini musibah besar bagi NU dan kerugian bagi umat Islam," ujar Kiai Said pelan. 

Karena itu, ia berpesan NU harus menjadi teladan dalam semua ikhtiar untuk memutus rantai penularan. Meski diyakini sepenuhnya ajal di tangan Allah, akan tetapi kewajiban berikhtiar masih terus digalakkan lantaran hingga kini pandemi belum sebetulnya usai.   

"Menjaga dan melindungi para masyayikh, kiai, pengurus, dan warga Nahdliyin dengan disiplin menjalankan prokes, baik dalam kegiatan pribadi maupun organisasi. Karena, pandemi ini nyata dan belum usai," pesan kiai yang biasa disapa Kang Said itu.   

Kiai Said mengatakan, PBNU mendukung dan membersamai langkah-langkah Pemerintah dalam menangani pandemi, dari hulu hingga hilir.

"Dari sisi hulu, penerapan prokes tidak boleh kendor,” tegas alumni Umm Al-Quro, Makkah, Arab Saudi itu.   

Menurutnya, meski sudah melandai, namun ada kemungkinan terjadi lonjakan gelombang ketiga. Berdasarkan pola kurva tiga-lima bulanan, lonjakan diperkirakan terjadi di akhir 2021, menurut keterangan epidomolog.   

Kiai Said menambahan, dari sisi tengah, NU mendukung percepatan vaksinasi agar segera terbentuk Indonesia herd immunity atau kekebalan komunitas. Dari sisi hilir, NU merekomendasikan agar  Pemerintah memperbaiki sistem kesehatan nasional dengan meningkatkan rasio dan keandalan fasilitas kesehatan (RS dan Puskesmas).   

"Mengurangi kesenjangan distribusi fasilitas dan tenaga kesehatan (dokter/dokter spesialis, perawat, dan bidan), serta memperkuat ekosistem kesehatan, mulai kemandirian farmasi, penambahan dokter dan nakes, kapasitas RS dan Puskesmas, dan produksi alkes," jelas kiai kelahiran 3 Juli 1953 ini.   

Pengasuh Pondok Pesantren Luhur Al Tsaqafah Ciganjur, Jakarta Selatan ini juga mengingatkan kembali bahwa pandemi hanya bisa diatasi dengan sinergi dan kerja sama pemerintah dan masyarakat. Masyarakat disiplin prokes, sementara pemerintah menggalakkan vaksinasi dan memperbaiki ekosistem kesehatan.Karenanya, ia menyarankan, pemerintah perlu membatasi akses masuk bagi tenaga kerja asing, sampai situasi pandemi terkendali.  

 "Di sisi lain, masyarakat tidak boleh euforia dengan berbagai pelonggaran kegiatan masyarakat. Kita semua harus waspada terkait potensi datangnya gelombang ketiga," imbuh Kiai Said saat pembukaan Munas dan Konbes NU 2021. (*)



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Culinary Sensation Above the Sea in Karangsong Indramayu
    Culinary Sensation Above the Sea in Karangsong Indramayu
    19/10/2021 - 05:20
  • Alasang Café Malang: Where Coffee Meets the Nature
    Alasang Café Malang: Where Coffee Meets the Nature
    19/10/2021 - 03:12
  • Novotel Samator Surabaya Presents The Local Culinary Weeks
    Novotel Samator Surabaya Presents The Local Culinary Weeks
    19/10/2021 - 02:29
  • Kookon Hotel Surabaya, Hotel Hidden Gem di Surabaya yang Bernuansa Kolonial
    Kookon Hotel Surabaya, Hotel Hidden Gem di Surabaya yang Bernuansa Kolonial
    19/10/2021 - 01:30
  • Petani di Pangandaran Dapat Bantuan Pupuk Hayati Cair Organik
    Petani di Pangandaran Dapat Bantuan Pupuk Hayati Cair Organik
    19/10/2021 - 00:21

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Kecerdasan Emosional dalam Perspektif Pendidikan Islam
    Kecerdasan Emosional dalam Perspektif Pendidikan Islam
    18/10/2021 - 14:51
  • Jangan Takut Lagi Pada AS
    Jangan Takut Lagi Pada AS
    18/10/2021 - 13:03
  • Adaptasi dari Pembelajaran Daring ke Sekolah Tatap Muka Terbatas
    Adaptasi dari Pembelajaran Daring ke Sekolah Tatap Muka Terbatas
    18/10/2021 - 12:11
  • Hari Santri: Merayakan Cinta (Negeri) Karena Allah
    Hari Santri: Merayakan Cinta (Negeri) Karena Allah
    18/10/2021 - 11:34
  • Bojonegoro, Bumi Manusia bagi Anak Bangsa
    Bojonegoro, Bumi Manusia bagi Anak Bangsa
    17/10/2021 - 21:37
  • Menggugat Eksistensi BPIP
    Menggugat Eksistensi BPIP
    17/10/2021 - 10:39
  • Sisi Gelap Inovasi Pelayanan Publik Indonesia, Memilih Branding atau Kebermanfaatan Replikasi
    Sisi Gelap Inovasi Pelayanan Publik Indonesia, Memilih Branding atau Kebermanfaatan Replikasi
    17/10/2021 - 09:09
  • Politik Kebijakan Pemerintah Sering Tidak Dipatuhi
    Politik Kebijakan Pemerintah Sering Tidak Dipatuhi
    17/10/2021 - 06:56

KULINER

  • Makan Malam Bak Artis Drakor di JW Marriott Surabaya
    Makan Malam Bak Artis Drakor di JW Marriott Surabaya
    18/10/2021 - 10:09
  • Indomie Penyet Dinoyo Surabaya, Satu Hari Habiskan 5 Dus Indomie
    Indomie Penyet Dinoyo Surabaya, Satu Hari Habiskan 5 Dus Indomie
    18/10/2021 - 05:28
  • Cerita Nasgor Robot di Malang: Berawal Karena Lengan Penjual Patah Muncul Inovasi
    Cerita Nasgor Robot di Malang: Berawal Karena Lengan Penjual Patah Muncul Inovasi
    17/10/2021 - 11:53
  • De Bamboo, Café dengan Pemandangan Eksotik Kota Batu
    De Bamboo, Café dengan Pemandangan Eksotik Kota Batu
    17/10/2021 - 04:20
  • Kreatif dan Edukatif, Among Tani Foundation Dirikan Angkringan Asli Jogja di Kota Batu
    Kreatif dan Edukatif, Among Tani Foundation Dirikan Angkringan Asli Jogja di Kota Batu
    16/10/2021 - 14:31