Kopi TIMES Universitas Islam Malang

Upaya Sederhana Basmi Dosa Besar Dalam Dunia Pendidikan

Jumat, 24 September 2021 - 11:01 | 55.69k
Upaya Sederhana Basmi Dosa Besar Dalam Dunia Pendidikan
Robi Ariyanto, Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Islam Malang (UNISMA), Kader Himpunan Mahasiswa Islam Koms Mulla Shadra.
FOKUS

Universitas Islam Malang

Editor: Dhina Chahyanti

TIMESINDONESIA, MALANG – Semejak Mendikbudristek dinahkodai Nadiem Makarim dunia pendidikan di Indonesia seakan mengalami trasnformasi. Dari upaya transformasi tersebut tentunya tak semuanya menyetujuinya. Misalnya saja ketika menghapuskan Ujian Nasional (UN) yang mana sebelumnya sudah menjadi suatu kewajiban setiap siswa ketika hendak mengakhiri masa sudinya baik ditingkat Sekolah Dasar sampai ketingkat menengah atas (SMA sederjat) ujian nasional seakan menjadi suatu syarat wajib yang menjadi keputusan final terkait lulus tidaknya siswa tersebut.

Sehingga kadang kala ujian nasional ini menjadi suatu hal yang menakutkan bagi siswa. Dan ditangan mas Nadiem sapaan Nadiem Makarim Ujian Nasional dihapuskan dengan menggantinya dengan Asesmen Nasional (AN), yang dimana segala bentuk kelulusan menjadi wewenang sekolah yang akan memegang kekuasaan sepenuhnya perihal kenaikan ataupun kelulusan dari siswa tersebut.

Dan baru-baru ini Nadiem mencoba membuat sebuah pembaharuan kembali, jika membaca tagline beberapa Media Mainstream dengan tajuk Nadiem Hapus Tiga Dosa Besar Di Dunia Pendidikan. Terlintas di benak penulis membaca tajuk tersebut tentunya apakah sebelum munculnya sistem pendidikan yang digaungkan nadim baru-baru ini, dunia pendidikan dulu seakan berdosa kira-kira kurang lebih demikian,hehe (intermezzo).

Terlepas dari itu menarik sepertinya jika telisik sederhana ihwal transformasi pendidikan ala Nadiem. Dari beberapa kebijakan itu yang dihimpun penulis dari sumber Liputan6.com tertanggal 23 September 2021, dimana subtansi dari kebijakan tersebut memuat tiga poin pokok antara lain.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

1). Intoleransi

Berangkat dari data kasus intoleransi di dunia pendidikan menurut Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) sudah terjadi di beberapa wilayah Indonesia sejak 2014 silam. Misalnya saja masih ada beberapa sekolah negeri yang melarang penggunaan jilbab. Ada pula yang mewajibkan seluruh siswi memakai jilbab. Hal ini tentunya tidak semestinya terjadi, pun jika merujuk pada UUD 1945 Pasal 28E, ayat (1) Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, ayat (2) Setiap orang berhak atas kebebasan meyakini kepercayaan, menyatakan pikiran dan sikap sesuai dengan hati nuraninya. 2. UUD pasal 29 ayat (2) Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu. Dari ketiga ayat sudah sangat jelas artinya persoalan inteloransi ini tak sepatutnya terjadi di lingkungan sosial masyarakat dan terlebih khususnya lembaga pendidikan.

2). Perundungan atau bullying

Menurut Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat, sepanjang 2011 hingga 2019, kasus bullying baik di pendidikan maupun sosial media, angkanya mencapai 2.473 laporan dan trennya terus meningkat. Sedangkan untuk pengaduan kekerasan terhadap anak mencapai 37.381 kasus. Artinya dunia pendidikan hari ini sangat rentan diselimuti aksi bullying, baik guru kepada siswa maupun siswa sesama teman sebayanya. Sehingga memang harus kemudian menjadi perhatian serius semua pihak.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

3). Kekerasan seksual

Menurut Komisioner Komnas Perempuan Siti Aminah Tardi mengatakan lingkungan pendidikan belum bebas dari kekerasan. Itu terlihat dari kenaikan jumlah pengaduan ke Komnas Perempuan yang meningkat dari 2015 sebanyak tiga kasus menjadi 15 kasus pada 2019. Total ada 51 kasus yang diadukan sepanjang 2015-2020.  Artinya eksploitasi anak khususnya yang terjadi didunia pendidikan masih marak terjadi.

Dan memang sering kali lebih dominan pelaku tindak kejahatan sesksual kepada anak dilakukan oknum tenaga pendidik itu sendiri, padahal semestinya tenaga pendidik ini menjadi contoh dan tauladan yang baik bagi siswa-siswanya.

Dari sekelumit persoalan dimuka, penulis mencoba memberikan subjetifitasnya, pertama perlunya mengubah tatanan pendidikan ini berbasis karakter. Pendidikan berbasis karakter tentunya sangat mungkin sedikit banyak dapat dijadikan sedia payung sebelum hujan dan dijadikan suatu hal pondasi yang mendasar. Kedua perlunya memasifkan kompetensi tenaga pendidik serta lebih proaktif dalam menyeleksi tenaga pendidik yang tentunya berintegritas.

Ketiga memberikan sanksi yang berat terhadap pelaku tindakan kekerasan dilingkungan pendidikan, entah itu guru pun ntah itu siswa. Hal ini tentunya jika sedikit sudah pasti banyak, akan memberikan efek jera kepada pelaku tindakan. Terakhir mari menunggu terobososan sang menteri dalam mengimplementasikan tag Line Penghapusan Tiga Dosa Besar Di Dunia Pendidikan. 

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

*)Penulis: Robi Ariyanto, Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Islam Malang (UNISMA), Kader Himpunan Mahasiswa Islam Koms Mulla Shadra.



Publisher : Rochmat Shobirin

EKORAN

TERBARU

  • Presiden RI Jokowi: Pandemi Ibarat Api, Harus Bisa Dihindari
    Presiden RI Jokowi: Pandemi Ibarat Api, Harus Bisa Dihindari
    20/10/2021 - 12:49
  • Kisah Wasno, Sukses Budidaya Burung Perkutut di Kota Madiun
    Kisah Wasno, Sukses Budidaya Burung Perkutut di Kota Madiun
    20/10/2021 - 12:42
  • Wisata Sekaligus Belajar di Hutan Mangrove Guraping
    Wisata Sekaligus Belajar di Hutan Mangrove Guraping
    20/10/2021 - 12:35
  • Sejumlah Perguruan Tinggi Ajukan PTM ke Wali Kota Malang
    Sejumlah Perguruan Tinggi Ajukan PTM ke Wali Kota Malang
    20/10/2021 - 12:21
  • SEA Games Hanoi akan Digelar Pada Bulan Mei 2022 
    SEA Games Hanoi akan Digelar Pada Bulan Mei 2022 
    20/10/2021 - 11:58

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Pentingkah Menumbuhkan Budaya Literasi di Negeri Ini?
    Pentingkah Menumbuhkan Budaya Literasi di Negeri Ini?
    20/10/2021 - 11:40
  • Urgensi PPHN versus Hoax Amandemen
    Urgensi PPHN versus Hoax Amandemen
    20/10/2021 - 10:10
  • Mom's World, Perempuan Digital Masa Kini
    Mom's World, Perempuan Digital Masa Kini
    19/10/2021 - 15:48
  • Musda KAHMI Banyuwangi Mau Dibawa Kemana?
    Musda KAHMI Banyuwangi Mau Dibawa Kemana?
    19/10/2021 - 13:30
  • Memutar Radio Kehidupan, Menjaring Frekwensi Rasulullah
    Memutar Radio Kehidupan, Menjaring Frekwensi Rasulullah
    19/10/2021 - 12:03
  • Resesi Paradigma Pendidikan Islam
    Resesi Paradigma Pendidikan Islam
    19/10/2021 - 10:00
  • Kecerdasan Emosional dalam Perspektif Pendidikan Islam
    Kecerdasan Emosional dalam Perspektif Pendidikan Islam
    18/10/2021 - 14:51
  • Jangan Takut Lagi Pada AS
    Jangan Takut Lagi Pada AS
    18/10/2021 - 13:03

KULINER

  • Pertama di Gresik, Bakso Lava di Atas Hot Plate
    Pertama di Gresik, Bakso Lava di Atas Hot Plate
    19/10/2021 - 14:01
  • Makan Malam Bak Artis Drakor di JW Marriott Surabaya
    Makan Malam Bak Artis Drakor di JW Marriott Surabaya
    18/10/2021 - 10:09
  • Indomie Penyet Dinoyo Surabaya, Satu Hari Habiskan 5 Dus Indomie
    Indomie Penyet Dinoyo Surabaya, Satu Hari Habiskan 5 Dus Indomie
    18/10/2021 - 05:28
  • Cerita Nasgor Robot di Malang: Berawal Karena Lengan Penjual Patah Muncul Inovasi
    Cerita Nasgor Robot di Malang: Berawal Karena Lengan Penjual Patah Muncul Inovasi
    17/10/2021 - 11:53
  • De Bamboo, Café dengan Pemandangan Eksotik Kota Batu
    De Bamboo, Café dengan Pemandangan Eksotik Kota Batu
    17/10/2021 - 04:20