Kopi TIMES Universitas Islam Malang

Menuju Pendidikan yang Berkualitas

Selasa, 21 September 2021 - 12:55 | 48.33k
Menuju Pendidikan yang Berkualitas
Ganjar Setyo Widodo, Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Malang (UNISMA).
FOKUS

Universitas Islam Malang

Editor: Dhina Chahyanti

TIMESINDONESIA, MALANG – Delapan tahun menuju Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals /SDGs), dunia masih belum bisa memastikan pendidikan yang berkualitas untuk semua pada tahun 2030. Peningkatan yang mengesankan dalam pendaftaran dan kehadiran selama beberapa dekade terakhir belum diterjemahkan ke dalam peningkatan yang sesuai dalam pembelajaran.

Metrik Bank Dunia tentang “kemiskinan belajar”, ​​yang mengacu pada anak-anak yang tidak dapat membaca dan memahami teks sederhana pada usia 10 tahun, adalah 80 persen yang mengejutkan di negara-negara berpenghasilan rendah.

Pandemi COVID-19 memperburuk krisis pembelajaran. Sebanyak 94 persen anak - anak di seluruh dunia telah putus sekolah karena penutupan. Kehilangan pembelajaran dari penutupan sekolah semakin diperparah oleh ketidakadilan , terutama bagi siswa yang sudah tertinggal oleh sistem pendidikan. Banyak negara dan sekolah telah beralih ke pembelajaran online selama penutupan sekolah sebagai tindakan sementara. Namun, ini tidak mungkin di banyak tempat, karena di negara berpenghasilan rendah dan menengah tidak memiliki akses internet. 

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

Banyak sistem pendidikan di seluruh dunia sekarang dibuka kembali sepenuhnya, sebagian, atau dalam format hybrid meninggalkan jutaan anak untuk menghadapi pengalaman pendidikan yang berubah secara radikal. Ketika kasus COVID-19 naik dan turun selama beberapa bulan ke depan, kekacauan kemungkinan akan berlanjut, dengan sekolah ditutup dan dibuka kembali sesuai kebutuhan untuk menyeimbangkan kebutuhan pendidikan dengan melindungi kesehatan siswa, guru, dan keluarga.

Orang tua, sekolah, dan seluruh sistem pendidikaan perlu memainkan peran baru untuk mendukung pembelajaran siswa karena situasinya terus berubah. Penelitian yang dilakukan oleh lebih dari 220 profesor yang berafiliasi dengan Abdul Latif Jameel Poverty Action Lab (J-PAL) dan inovasi dari mitra J-PAL memberikan tiga wawasan untuk mendukung tujuan langsung dan jangka panjang dalam mendidik anak, yaitu:

1.    Dukung orang tua/pengasuh di rumah untuk membantu anak belajar saat sekolah tutup . Dengan hampir 1,6 miliar anak putus sekolah pada puncak pandemi, banyak orang tua atau pengasuh, terutama dengan anak kecil, telah mengambil peran baru untuk membantu pembelajaran di rumah.

Untuk mendukung mereka dan upaya pendidikan jarak jauh, banyak orang tua/pengasuh telah menggunakan SMS, panggilan telepon, dan metode penyampaian informasi lainnya yang dapat diakses secara luas, terjangkau, dan berteknologi rendah.

Meskipun metode tersebut merupakan pengganti yang tidak sempurna untuk sekolah, penelitian menunjukkan bahwa metode tersebut dapat membantu melibatkan orang tua dalam pendidikan anak mereka dan berkontribusi pada pembelajaran , bahkan mungkin setelah sekolah dibuka kembali.

2.    Saat sekolah dibuka kembali, pendidik harus menggunakan penilaian berisiko rendah untuk mengidentifikasi kesenjangan pembelajaran. Mulai 1 September, sekolah di lebih dari 75 negara dibuka sampai taraf tertentu.

Banyak pemerintah perlu bersiap untuk sebagian besar anak-anak yang secara signifikan tertinggal dalam pendidikan mereka ketika mereka kembali. Daripada langsung masuk ke kurikulum tingkat kelas, sekolah harus dengan cepat menilai tingkat pembelajaran untuk memahami apa yang diketahui (atau tidak) anak-anak dan menyusun tanggapan strategis.

Mereka dapat melakukannya dengan menggunakan alat sederhana untuk menilai siswa secara berkala, daripada hanya berfokus pada ujian berisiko tinggi, yang dapat secara signifikan memengaruhi masa depan anak dengan, misalnya, menentukan kenaikan kelas. Penilaian yang diberikan harus secara sederhana, cepat, murah, dan efektif.

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

3.    Sesuaikan instruksi anak-anak untuk membantu mereka menguasai keterampilan dasar setelah kesenjangan belajar diidentifikasi. Mengingat tingkat pembelajaran yang rendah sebelum pandemi dan kehilangan pembelajaran baru-baru ini karena gangguan sekolah, penting untuk fokus pada keterampilan dasar saat sekolah dibuka kembali untuk memastikan anak-anak mempertahankan dan membangun fondasi untuk pembelajaran seumur hidup.

Ketika negara-negara membangun kembali dan menemukan kembali diri mereka sendiri dalam menanggapi COVID-19, ada peluang untuk mempercepat pemikiran tentang cara terbaik mendukung pendidikan berkualitas untuk semua.

Dalam jangka panjang, keputusan dan program berdasarkan bukti yang memperhitungkan kondisi spesifik negara memiliki potensi untuk meningkatkan pedagogi, mendukung guru, memotivasi siswa, meningkatkan tata kelola sekolah, dan menangani banyak aspek lain dari pengalaman belajar. Mungkin salah satu hasil positif dari pandemi adalah bahwa hal itu akan mendorong kita untuk mengatasi banyak tantangan pendidikan global yang tersisa lebih cepat dari yang kita harapkan. ***

INFORMASI SEPUTAR UNISMA DAPAT MENGUNJUNGI www.unisma.ac.id

*)Penulis: Ganjar Setyo Widodo, Dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Islam Malang (UNISMA).



Publisher : Rochmat Shobirin

EKORAN

TERBARU

  • Makan Sehat Saja Tak Cukup, Madame Chang Ajak Warga Olahraga
    Makan Sehat Saja Tak Cukup, Madame Chang Ajak Warga Olahraga
    26/10/2021 - 06:16
  • Angkringan Among Tani Gives You a Taste of Yogyakarta in Batu
    Angkringan Among Tani Gives You a Taste of Yogyakarta in Batu
    26/10/2021 - 05:32
  • Bakso Lava of Omah Bakso Sully, the Spiciness will Make You Cry in Tears
    Bakso Lava of Omah Bakso Sully, the Spiciness will Make You Cry in Tears
    26/10/2021 - 03:29
  • Amily Hijab, Melenggang Penuh Pesona dari Indonesia Fashion Week
    Amily Hijab, Melenggang Penuh Pesona dari Indonesia Fashion Week
    26/10/2021 - 01:22
  • Membangun Kesadaran Atas Kekerasan Berbasis Gender Terhadap Perempuan
    Membangun Kesadaran Atas Kekerasan Berbasis Gender Terhadap Perempuan
    26/10/2021 - 00:27

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Membangun Kesadaran Atas Kekerasan Berbasis Gender Terhadap Perempuan
    Membangun Kesadaran Atas Kekerasan Berbasis Gender Terhadap Perempuan
    26/10/2021 - 00:27
  • Teladan Nabi, Moderasi Beragama dan Islam Kita
    Teladan Nabi, Moderasi Beragama dan Islam Kita
    25/10/2021 - 16:00
  • Memuliakan Guru Honorer
    Memuliakan Guru Honorer
    25/10/2021 - 15:00
  • Kapan Pandemi Berakhir
    Kapan Pandemi Berakhir
    23/10/2021 - 17:33
  • Santri di Era Revolusi Masyarakat 5.0
    Santri di Era Revolusi Masyarakat 5.0
    23/10/2021 - 13:13
  • Menjaga Identitas Kesantrian untuk Indonesia yang Lebih Hebat
    Menjaga Identitas Kesantrian untuk Indonesia yang Lebih Hebat
    23/10/2021 - 09:32
  • Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin
    Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin
    23/10/2021 - 02:01
  • Refleksi Singkat Tentang Maulid
    Refleksi Singkat Tentang Maulid
    23/10/2021 - 00:29

KULINER

  • Ini Alasan Pepaya Dijuluki Malaikatnya Buah
    Ini Alasan Pepaya Dijuluki Malaikatnya Buah
    25/10/2021 - 13:09
  • Tak Sampai Rp20 Ribu, Lezatnya Domba Bakar Madu di Malang
    Tak Sampai Rp20 Ribu, Lezatnya Domba Bakar Madu di Malang
    25/10/2021 - 04:08
  • 135 Orang Ikuti Pelantikan PCNU Ciamis Masa Khidmat 2021-2026
    135 Orang Ikuti Pelantikan PCNU Ciamis Masa Khidmat 2021-2026
    24/10/2021 - 22:02
  • 5 Kuliner Korea yang Hits di Indonesia
    5 Kuliner Korea yang Hits di Indonesia
    23/10/2021 - 12:00
  • Sate Layah, Sate Ayam Hidden Gem dengan Saus Kacang Melelehkan Hati
    Sate Layah, Sate Ayam Hidden Gem dengan Saus Kacang Melelehkan Hati
    23/10/2021 - 06:51