Peristiwa Daerah

Menengok Bekas Rijstpellerij di Jatibarang Indramayu yang Masih Tersisa

Senin, 20 September 2021 - 02:22 | 30.62k
Menengok Bekas Rijstpellerij di Jatibarang Indramayu yang Masih Tersisa
Bekas rumah dinas pabrik penggilingan padi atau Rijstpellerij. (Foto: Muhamad Jupri/TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Deasy Mayasari

TIMESINDONESIA, INDRAMAYU – Sebuah rumah tua bergaya Indische, masih berdiri tegak di dekat jalan yang menghubungkan Jatibarang - Indramayu. Rumah tersebut dikelilingi oleh area sawah dan halaman yang luas. Rumah itu merupakan bekas rumah dinas pabrik penggilingan padi atau Rijstpellerij dalam bahasa Belanda.

Sayangnya, kondisi rumah tersebut terbengkalai. Coretan aksi vandalisme menghiasi tiap sudut ruangan rumah ini. Bahkan, daun dan kusen-kusen kayu pintunya sudah hilang.

Di dekat rumah, terparkir beberapa mobil yang entah milik siapa. Di dekat mobil-mobil tersebut, terdapat sebuah tanah terbuka yang bagian bawahnya terdapat lantai segi empat yang posisinya lebih tinggi. Di atas tempat tersebut, terjemur beberapa padi kering.

Bagi masyarakat di Desa Kebulen Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu, rumah tersebut sudah tidak asing, dan merupakan salah satu saksi sejarah perjalanan tanaman padi. Sebab, rumah tersebut adalah bekas rumah dinas pabrik penggilingan padi atau Rijstpellerij dalam bahasa Belanda.

Tidak diketahui secara pasti kapan berdirinya bangunan tersebut. Namun dari beberapa potongan surat kabar Hindia Belanda di tahun 1930an, sudah menyebut adanya Rijstpellerij di wilayah Jatibarang Indramayu. Bangunan tersebut juga terpampang di sebuah peta lama Hindia Belanda wilayah Jatibarang, Indramayu, dengan ditulis Rp atau Rijstpellerij.

Rijstpellerij-2.jpg

Salah seorang warga setempat, Mujanidin (60), oleh masyarakat, pabrik penggilingan padi tersebut dinamakan Pabrik Siong Lim. Sayangnya, tidak diketahui apakah Siong Lim adalah nama tokoh pemilik pabrik ini, atau bukan.

"Orang-orang sini nyebutnya Pabrik Siong Lim," jelasnya, Minggu (19/9/2021).

Mujanidin menceritakan, dulunya di dekat rumah dinas tersebut, berdiri bangunan pabrik penggilingan padi dan gudangnya. Dia mengetahuinya karena sejak kecil, keberadaan pabrik sudah ada. Namun, saat itu sudah tidak beroperasi.

Saat pabrik tersebut masih beroperasi, padi-padi hasil penggilingan tersebut dikirim ke berbagai daerah dengan menggunakan kereta. Apalagi, lokasinya berdekatan dengan Stasiun Jatibarang. Bahkan di jalan depan bangunan ini, jalan raya dan jalur rel kereta api Jatibarang - Indramayu beriringan.

Sayangnya, bangunan pabrik sekarang sudah diratakan dengan tanah tanpa diketahui penyebabnya. Dan kini, di area yang dikelola oleh PT. Pertani ini, yang masih bertahan hanyalah bekas rumah dinas tersebut. Jalur rel Jatibarang - Indramayu pun ikut ditutup sekitar tahun 1973, lantaran kalah saing dengan angkutan transportasi lain, dan banyaknya penumpang gelap.

Bekas area pabrik yang sampai sekarang masih dimanfaatkan adalah tempat untuk menjemur padi tersebut. Biasanya, para petani memanfaatkan lahan terbuka dengan petak-petak segi empat tersebut, untuk menjemur padi. Selain itu, bekas rumah dinas tersebut akan direnovasi.

"Iya mau direnovasi (bangunan Rijstpellerij) biar gak terbengkalai, makanya banyak material bangunan di sini," ujarnya. (*) 



Publisher : Rizal Dani

EKORAN

TERBARU

  • Makan Sehat Saja Tak Cukup, Madame Chang Ajak Warga Olahraga
    Makan Sehat Saja Tak Cukup, Madame Chang Ajak Warga Olahraga
    26/10/2021 - 06:16
  • Angkringan Among Tani Gives You a Taste of Yogyakarta in Batu
    Angkringan Among Tani Gives You a Taste of Yogyakarta in Batu
    26/10/2021 - 05:32
  • Bakso Lava of Omah Bakso Sully, the Spiciness will Make You Cry in Tears
    Bakso Lava of Omah Bakso Sully, the Spiciness will Make You Cry in Tears
    26/10/2021 - 03:29
  • Amily Hijab, Melenggang Penuh Pesona dari Indonesia Fashion Week
    Amily Hijab, Melenggang Penuh Pesona dari Indonesia Fashion Week
    26/10/2021 - 01:22
  • Membangun Kesadaran Atas Kekerasan Berbasis Gender Terhadap Perempuan
    Membangun Kesadaran Atas Kekerasan Berbasis Gender Terhadap Perempuan
    26/10/2021 - 00:27

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Membangun Kesadaran Atas Kekerasan Berbasis Gender Terhadap Perempuan
    Membangun Kesadaran Atas Kekerasan Berbasis Gender Terhadap Perempuan
    26/10/2021 - 00:27
  • Teladan Nabi, Moderasi Beragama dan Islam Kita
    Teladan Nabi, Moderasi Beragama dan Islam Kita
    25/10/2021 - 16:00
  • Memuliakan Guru Honorer
    Memuliakan Guru Honorer
    25/10/2021 - 15:00
  • Kapan Pandemi Berakhir
    Kapan Pandemi Berakhir
    23/10/2021 - 17:33
  • Santri di Era Revolusi Masyarakat 5.0
    Santri di Era Revolusi Masyarakat 5.0
    23/10/2021 - 13:13
  • Menjaga Identitas Kesantrian untuk Indonesia yang Lebih Hebat
    Menjaga Identitas Kesantrian untuk Indonesia yang Lebih Hebat
    23/10/2021 - 09:32
  • Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin
    Dua Tahun Pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin
    23/10/2021 - 02:01
  • Refleksi Singkat Tentang Maulid
    Refleksi Singkat Tentang Maulid
    23/10/2021 - 00:29

KULINER

  • Ini Alasan Pepaya Dijuluki Malaikatnya Buah
    Ini Alasan Pepaya Dijuluki Malaikatnya Buah
    25/10/2021 - 13:09
  • Tak Sampai Rp20 Ribu, Lezatnya Domba Bakar Madu di Malang
    Tak Sampai Rp20 Ribu, Lezatnya Domba Bakar Madu di Malang
    25/10/2021 - 04:08
  • 135 Orang Ikuti Pelantikan PCNU Ciamis Masa Khidmat 2021-2026
    135 Orang Ikuti Pelantikan PCNU Ciamis Masa Khidmat 2021-2026
    24/10/2021 - 22:02
  • 5 Kuliner Korea yang Hits di Indonesia
    5 Kuliner Korea yang Hits di Indonesia
    23/10/2021 - 12:00
  • Sate Layah, Sate Ayam Hidden Gem dengan Saus Kacang Melelehkan Hati
    Sate Layah, Sate Ayam Hidden Gem dengan Saus Kacang Melelehkan Hati
    23/10/2021 - 06:51