Kopi TIMES

Sinergi Pelaku Pengadaan Publik Berkelanjutan Pasca Covid-19

Minggu, 19 September 2021 - 16:30 | 310.75k
Sinergi Pelaku Pengadaan Publik Berkelanjutan Pasca Covid-19
Penulis: Leny Marita, Staf Bagian Layanan Pengadaan Barang/Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Bangkalan; sedang menempuh studi di Progam Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trunojoyo Madura.
Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, BANGKALANPADA tahun 2015, 195 negara sepakat dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Bersama PBB mereka dapat mengubah dunia menjadi lebih baik, bertindak untuk mengakhiri kemiskinan, melindungi bumi ini, dan menjamin semua orang menikmati perdamaian dan kemakmuran pada tahun 2030. Pemerintah Indonesia berkomitmen melaksanakan SDGs secara partisipatif dengan keterlibatkan seluruh pihak dan menyelaraskan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional. Komitmen ini ditandai dengan terbitnya Peraturan Presiden nomer 59 tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).

Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dalam Perpres 59/2017 ini menjadi pedoman bagi Kementrian dan Lembaga dalam menyususn, melaksanakan, memantau dan evaluasi Rencana Aksi Nasional TPB di bidang tugasnya. Termasuk Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) juga mendorong pengadaan berkelanjutan melalui Peraturan Presiden Nomer 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. 

Pengadaan Berkelanjutan dalam Perpres 16/2018 dimaksudkan sebagai Pengadaan Barang/Jasa yang bertujuan untuk mencapai nilai manfaat yang menguntungkan secara ekonomis bukan hanya untuk Kementerian/Lembaga/Perangkat Daerah sebagai penggunanya tetapi juga untuk masyarakat, serta secara berarti mengurangi dampak buruk terhadap lingkungan dan sosial dalam keseluruhan siklus penggunaannya. 

Di sini kita melihat semangat yang sama dalam pengadaan berkelanjutan, pembangunan berkelanjutan, dan Tanggung jawab Sosial Perusahaan. Tujuan bersama untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi, sekaligus menjaga kualitas lingkungan hidup dan kesinambungan kehidupan sosial masyarakat dalam siklus jangka panjang. Barang/jasa yang dibeli oleh pemerintah harus memberikan nilai manfaat sebesar-besarnya termasuk manfaat sosial dan manfaat bagi lingkungan. Pada saat yang sama, barang/jasa yang dibeli oleh pemerintah harus mencapai nilai ekonominya. Perlu pertimbangan ekonomi manajerial untuk menyeimbangkan tujuan-tujuan ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Sementara itu, hampir dua tahun terakhir Indonesia berjuang melawan pandemi Covid-19. Pandemi ini tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, namun juga berdampak pada kondisi ekonomi-sosial masyarakat. Survey sosial demografi dampak COVID-19 yang dilakukan Badan Pusat Statistik menunjukan bahwa hampir 21% responden mengalami PHK atau sementara dirumahkan, dan 7 dari 10 responden di sektor perdagangan mengaku mengalami penurunan pendapatan.

Dalam hal pemulihan dampak pandemi, belanja negara dan pengadaan barang/jasa pemerintah dapat mengambil peran strategis. Dana publik harus digunakan secara bertanggung jawab untuk meningkatkan kesehatan, lingkungan, dan kehidupan sosial. Kita dapat mengambil pelajaran dari best practice pengadaan publik berkelanjutan di Denmark. Denmark dikenal sebagai pelopor dalam pembangunan berkelanjutan, termasuk penerapannya dalam pengadaan pemerintah. Sertifikasi ecolabel selalu disertakan dalam spesifikasi teknis pengadaan. Termasuk juga klausul kontrak yang menyangkut kesejahteraan tenaga kerja, perlindungan HAM dan tanggung jawab sosial juga disertakan dalam dokumen pengadaan pemerintah.

Pengguna Anggaran, Kuasa Pengguna Anggaran, Pejabat Pembuat Komitmen, Pejabat Pengadaan, Pokja Pemilihan, mereka sebagai pelaku pengadaan barang/jasa pemerintah dapat memasukan kriteria Tanggung-jawab Sosial Perusahaan dalam Kerangka Acuan Kerja, spesifikasi teknis, kriteria pemilihan pemenang, dan klausul kinerja kontrak. Tanggung-jawab Sosial dapat berupa pengupahan pekerja sesuai UMP/UMK, perlindungan kesehatan dan asuransi tenaga kerja, melibatkan UMKM atau Koperasi lokal.

Pelaku pengadaan tidak hanya dari pihak pemerintah, penyedia adalah pelaku pengadaan dari pihak swasta. Kriteria Tanggung-jawab Sosial yang dibangun tadi, menjadi dasar bagi penyedia untuk mengevaluasi dan mengajukan penawaran kontrak. 

Penawar kontrak harus mampu memberikan nilai penawaran terbaik, tidak hanya secara ekonomi, namun juga secara sosial dan lingkungan. Mereka harus secara efektif menggunakan metode-metode perhitungan ekonomi manajerial agar dapat menawarkan manfaat sosial lingkungan tanpa kehilangan margin ekonomi. Dari sisi Pokja Pemilihan, mereka harus melakukan pemilihan berdasarkan multi-kriteria dan keputusan manajerial yang tepat untuk menilai penawaran terbaik dari penyedia.

Diperlukan kesamaan visi dari para pelaku pengadaan publik agar pemulihan ekonomi sosial pasca pandemi Covid-19 dapat dipercepat melalui sinergi pengadaan berkelanjutan dengan tanggung jawab sosial perusahaan.


*) Oleh: Leny Marita, Staf Bagian Layanan Pengadaan Barang/Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten Bangkalan, sedang menempuh studi di Progam Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trunojoyo Madura.

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

 

____________
**) Kopi TIMES atau rubik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menanyangkan opini yang dikirim.



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Awan Mirip Gelombang Tsunami Muncul di Langit Indramayu
    Awan Mirip Gelombang Tsunami Muncul di Langit Indramayu
    18/10/2021 - 21:21
  • Bangkitkan Ekonomi, Bupati Cirebon Minta Masyarakat Jangan Lelah Berdoa
    Bangkitkan Ekonomi, Bupati Cirebon Minta Masyarakat Jangan Lelah Berdoa
    18/10/2021 - 21:18
  • Hujan Deras di Kebumen, Pohon Mahoni Tumbang Timpa Rumah Warga
    Hujan Deras di Kebumen, Pohon Mahoni Tumbang Timpa Rumah Warga
    18/10/2021 - 21:12
  • Gotong Royong Muslimat NU Sedunia, Dirikan Masjid Indonesia di London
    Gotong Royong Muslimat NU Sedunia, Dirikan Masjid Indonesia di London
    18/10/2021 - 21:06
  • Gelar Dialog Mitra Ketenagakerjaan, BPJamsostek Cabang Tegal Siap Lindungi Pekerja
    Gelar Dialog Mitra Ketenagakerjaan, BPJamsostek Cabang Tegal Siap Lindungi Pekerja
    18/10/2021 - 21:00

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Kecerdasan Emosional dalam Perspektif Pendidikan Islam
    Kecerdasan Emosional dalam Perspektif Pendidikan Islam
    18/10/2021 - 14:51
  • Jangan Takut Lagi Pada AS
    Jangan Takut Lagi Pada AS
    18/10/2021 - 13:03
  • Adaptasi dari Pembelajaran Daring ke Sekolah Tatap Muka Terbatas
    Adaptasi dari Pembelajaran Daring ke Sekolah Tatap Muka Terbatas
    18/10/2021 - 12:11
  • Hari Santri: Merayakan Cinta (Negeri) Karena Allah
    Hari Santri: Merayakan Cinta (Negeri) Karena Allah
    18/10/2021 - 11:34
  • Bojonegoro, Bumi Manusia bagi Anak Bangsa
    Bojonegoro, Bumi Manusia bagi Anak Bangsa
    17/10/2021 - 21:37
  • Menggugat Eksistensi BPIP
    Menggugat Eksistensi BPIP
    17/10/2021 - 10:39
  • Sisi Gelap Inovasi Pelayanan Publik Indonesia, Memilih Branding atau Kebermanfaatan Replikasi
    Sisi Gelap Inovasi Pelayanan Publik Indonesia, Memilih Branding atau Kebermanfaatan Replikasi
    17/10/2021 - 09:09
  • Politik Kebijakan Pemerintah Sering Tidak Dipatuhi
    Politik Kebijakan Pemerintah Sering Tidak Dipatuhi
    17/10/2021 - 06:56

KULINER

  • Makan Malam Bak Artis Drakor di JW Marriott Surabaya
    Makan Malam Bak Artis Drakor di JW Marriott Surabaya
    18/10/2021 - 10:09
  • Indomie Penyet Dinoyo Surabaya, Satu Hari Habiskan 5 Dus Indomie
    Indomie Penyet Dinoyo Surabaya, Satu Hari Habiskan 5 Dus Indomie
    18/10/2021 - 05:28
  • Cerita Nasgor Robot di Malang: Berawal Karena Lengan Penjual Patah Muncul Inovasi
    Cerita Nasgor Robot di Malang: Berawal Karena Lengan Penjual Patah Muncul Inovasi
    17/10/2021 - 11:53
  • De Bamboo, Café dengan Pemandangan Eksotik Kota Batu
    De Bamboo, Café dengan Pemandangan Eksotik Kota Batu
    17/10/2021 - 04:20
  • Kreatif dan Edukatif, Among Tani Foundation Dirikan Angkringan Asli Jogja di Kota Batu
    Kreatif dan Edukatif, Among Tani Foundation Dirikan Angkringan Asli Jogja di Kota Batu
    16/10/2021 - 14:31