Kopi TIMES

Perpres Pendanaan Pesantren dan Alat Intelijen

Sabtu, 18 September 2021 - 14:05 | 68.11k
Perpres Pendanaan Pesantren dan Alat Intelijen
Iqbal Suliansyah, (Bidang Pertahanan dan Keamanan Dewan Pimpinan Pusat Rumah Produktif Indonesia, Wakil Ketua PPI Prov Aceh, Alumni SKK Maarif).
Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, ACEH – Presiden Jokowi menandatangan Peraturan Presiden No. 82 Tahun 2021. Perpres tersebut berkaitan dengan Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren. Peraturan presiden diteken tepat tanggal 2 September 2021.Lembaran Perpres ini bisa diakses bebas di laman resmi Sekretariat Negara.

Hadirnya Perpres ini menimbulkan beragam reaksi, termasuk dugaan sebagai alat untuk menata-matai pesantren agar terhindar dari kaderisasi terorisme, serta sebagai bagian dari operasi intelijen. Mengingat sebelumnya tidak ada kewajiban pesantren melaporkan dana donatur maupun mewakil kepada pemerintah, namun jika tujuannya untuk transparansi tentunya tidak menjadi masalah.

Namun, tidak sedikit yang mengapresiasi keberadaan Perpres ini dengan prasangka positif sebagai partisipasi pemerintah mendorong konsep modernisasi pesantren. pemerintah sepertinya ingin meningkatkan kepedulian atau ikut serta  ambil bagian  kepada pesantren dengan bantuan serta menguatkan sistem keuangan lembaga tersebut.

Sebelum berprasangka, tidak ada salahnya untuk menulusuri pasal-pasal yang ada dalam Perpres No. 82 tahun 2021 ini.Pasal 2 dalam Perpres disebutkan, pendanaan penyelenggaraan pesantren dikelola berdasarkan asas dan tujuan penyelenggaraan pesantren sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pasal selanjutnya, yaitu pasal 3 menyebutkan pendanaan penyelenggaraan pesantren dikelola untuk pengembangan fungsi Pesantren yang meliputi fungsi pendidikan, fungsi dakwah dan fungsi pemberdayaan masyarakat.

Terkait sumber -sumber pendanaan penyelenggaraan pesantren tertuang di pasal 4. Ada berbagai sumber pendanaan yaitu dari masyarakat, pemerintah pusat, pemerintah daerah, sumber lain yang sah dan tidak mengikat dan dana abadi pesantren. Pasal 5 menyebutkan pendanaan Penyelengaraan pesantren berupa ang, barang dan / atau jasa.

Sumber pendanaan yang berasal dari Corporate Social Responsibility (CSR) atau dana tanggung  jawab sosial perusahaan juga diatur oleh Perpres ini. Pesantren diharuskan untuk melaporkan sumber pendanaan dari CSR kepada Menteri Agama. Pasal 10 menjelaskan sumber pendanaan penyelenggaraan Pesantren yang berasal dari sumber lain yang sah dan tidak mengikat dapat berupa hibah dalam negeri, hibah luar negeri, badan usaha, pembiayaan internal, dana tanggung jawab sosial perusahaan dan dana perwalian.

Masih dalam pasal 10 menyebutkan, sumber pendanaan penyelenggaraan pesantren diterima dan dicatat ole pengelola pesantren. Pencatatan minimal memuat identitas pemberi, jumlah dan peruntukannya. Pesantren memiliki kewajiban melaporkan sumber pendanaan tersebut kepada Menteri Agama. Pasal 21 menegaskan pengelola pesantren wajib menyampaikan laporan sumber pendanaan penyelenggaraan Pesantren yang berasal dari dana tanggung jawab sosial perusahaan kepada Menteri.

Pemerintah meyakini Perpres ini menjadi alasan kuat untuk pemerintah daerah mengalokasikan anggaran secara khusus untuk menunjang perkembangan pesantren. Kehadiran Perpres menjadi dasar hukum Pemda memberikan bantuan untuk pesantren yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Membahas terkait pesantren,tahun lalu  telah dilakukan penyelidikan oleh Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri tentang penyusupan kelompok teroris Jemaah Islamiyah. Beberapa pesantren terafiliasi dengan jaringan teroris tersebut.Menariknya lagi, pihak Kepolisian meyakini keterlibatan pendiri hingga tokoh pesantren berkaitan dengan jaringan  Jemaah Islamiyah.

Densus 88 Antiteror Polri pada bulan April lalu menggeledah pesantren di Sleman, Yogyakarta, dan menangkap terduga teroris di sejumlah wilayah di Bantul dan Sleman.Peristiwa yang terjadi tersebut tentu tidak menjadi alasan lembaga pendidikan berbasis Islam sebagai embrio radikalisme, sehingga berbagai pencegahan tetap harus menjadi perhatian khususnya oleh pemerintah. 

Mengutip Al-quran Surat Al-Anbiya ayat 107 jelas Islam  sebagai agama Rahmatan lil alamin  tentunya agama yang damai, toleran dan menjunjung tinggi hak-hak kemanusiaan. Melalui media, Islam terkadang dianggap sebagai agama yang ekstrimis, radikali dan fundamentalis. Sering dikaitkan dengan gerakan terorisme, intoleran dan berbagai hal negatif yang tidak masuk akal dikaitkan dengan Islam.

***

*) Oleh: Iqbal Suliansyah, (Bidang Pertahanan dan Keamanan Dewan Pimpinan Pusat Rumah Produktif Indonesia, Wakil Ketua PPI Prov Aceh, Alumni SKK Maarif).

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

***

**) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • Sering Bad Mood? Ini Enam Alasannya
    Sering Bad Mood? Ini Enam Alasannya
    28/10/2021 - 03:22
  • Mengenal Lebih Dekat Miss Teenager Jatim, Hellua Mukty Marisa Gaspersz
    Mengenal Lebih Dekat Miss Teenager Jatim, Hellua Mukty Marisa Gaspersz
    28/10/2021 - 02:28
  • Pensiun Nge-game Sementara, Rainaldy Lagha Pilih Fokus Usaha
    Pensiun Nge-game Sementara, Rainaldy Lagha Pilih Fokus Usaha
    28/10/2021 - 01:33
  • Luncurkan AGROS Wallet, AGROS Siap Mudahkan Kerja Kerabat di Industri Logistik
    Luncurkan AGROS Wallet, AGROS Siap Mudahkan Kerja Kerabat di Industri Logistik
    28/10/2021 - 00:32
  • Mendes PDTT:¬†Sembilan Desa Wisata Dukung Destinasi Super Prioritas Mandalika
    Mendes PDTT: Sembilan Desa Wisata Dukung Destinasi Super Prioritas Mandalika
    27/10/2021 - 23:39

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Kebebasan Bukan untuk Penghinaan
    Kebebasan Bukan untuk Penghinaan
    27/10/2021 - 14:32
  • Model Pendidikan Dakwah di Kalangan Jamaah Tablig Pondok Pesantren
    Model Pendidikan Dakwah di Kalangan Jamaah Tablig Pondok Pesantren
    27/10/2021 - 11:18
  • BEM UI, Isu Lingkungan, dan Media
    BEM UI, Isu Lingkungan, dan Media
    26/10/2021 - 18:46
  • Membangun Kesadaran Atas Kekerasan Berbasis Gender Terhadap Perempuan
    Membangun Kesadaran Atas Kekerasan Berbasis Gender Terhadap Perempuan
    26/10/2021 - 00:27
  • Teladan Nabi, Moderasi Beragama dan Islam Kita
    Teladan Nabi, Moderasi Beragama dan Islam Kita
    25/10/2021 - 16:00
  • Memuliakan Guru Honorer
    Memuliakan Guru Honorer
    25/10/2021 - 15:00
  • Kapan Pandemi Berakhir
    Kapan Pandemi Berakhir
    23/10/2021 - 17:33
  • Santri di Era Revolusi Masyarakat 5.0
    Santri di Era Revolusi Masyarakat 5.0
    23/10/2021 - 13:13

KULINER

  • Ini Alasan Pepaya Dijuluki Malaikatnya Buah
    Ini Alasan Pepaya Dijuluki Malaikatnya Buah
    25/10/2021 - 13:09
  • Tak Sampai Rp20 Ribu, Lezatnya Domba Bakar Madu di Malang
    Tak Sampai Rp20 Ribu, Lezatnya Domba Bakar Madu di Malang
    25/10/2021 - 04:08
  • 135 Orang Ikuti Pelantikan PCNU Ciamis Masa Khidmat 2021-2026
    135 Orang Ikuti Pelantikan PCNU Ciamis Masa Khidmat 2021-2026
    24/10/2021 - 22:02
  • 5 Kuliner Korea yang Hits di Indonesia
    5 Kuliner Korea yang Hits di Indonesia
    23/10/2021 - 12:00
  • Sate Layah, Sate Ayam Hidden Gem dengan Saus Kacang Melelehkan Hati
    Sate Layah, Sate Ayam Hidden Gem dengan Saus Kacang Melelehkan Hati
    23/10/2021 - 06:51