Wisata

Aturan Ganjil-Genap Diterapkan, Pengelola Wisata Paralayang Majalengka Menjerit

Jumat, 17 September 2021 - 14:05 | 27.35k
Aturan Ganjil-Genap Diterapkan, Pengelola Wisata Paralayang Majalengka Menjerit
Objek Wisata Paralayang, Kabupaten Majalengka. (Foto: dok TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, MAJALENGKA – Pengelola Objek Wisata Paralayang, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, menjerit. Hal itu, menyusul diterapkannya ganjil-genap menuju obyek wisata yang ada di Kecamatan Majalengka tersebut.

Pengelola Paralayang Kabupaten Majalengka, Dede Sofyan memprotes rencana polisi yang akan memberlakukan sistem ganjil-genap di lokasi wisata yang dikelolanya. Karena sistem ganjil-genap di Paralayang dinilai akan mengakibatkan turunnya kunjungan wisata.

"Kami memprotes rencana polisi yang akan memberlakukan sistem ganjil-genap di lokasi wisata Paralayang. Karena ini akan membuat kunjungan wisatawan semakin sepi di tempat tersebut," ungkap Dede Sofyan, Jumat (17/9/2021).

Dede memastikan, bahwa dengan ganjil-genap tersebut, akan menurunkan tingkat kunjungan. Karena pelat nomor yang tidak sesuai akan diputar balik. Padahal tingkat kunjungan saat ini tidak mencapai 25 persen sesuai batas maksimal PPKM Level 2.

"Jika ganjil-genap benar benar diterapkan. Tentu imbasnya kami disini semakin sulit menutupi biaya operasional dan lainnya," jelasnya.

Dede mengaku, bahwa rencana diberlakukannya sistem ganjil-genap tersebut, sama sekali tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Ia sebagai pengelola justru baru mengetahui adanya rencana tersebut dari media sosial.

"Gak ada diajak ngebahas itu, malah ini tahunya dari medsos, terus dari teman-teman media yang tanya ini. Saya baru tahu ini," keluhnya.

Sementara itu, sebelumnya Polres Majalengka telah resmi menerapkan sistem ganjil-genap. Namun sistem ganjil-genap tersebut hanya diberlakukan khusus di jalan menuju lokasi obyek wisata Paralayang, Kabupaten Majalengka.

"Pemberlakuan sistem ganjil-genap tersebut akan dilakukan setiap akhir pekan atau dimulai pada hari ini, Jumat sampai Minggu," ungkap Luky Martono.

Menurut Luky, pemberlakuan sistem ganjil-genap juga telah disosialisasikan di akun Instagram @polres_majalengka. Ganjil Genap Wisata Paralayang. Jumat pukul 14.00-17.00 WIB dan Sabtu pukul 08.00-17.00 WIB serta Minggu 08.00-17.00 WIB.

"Kendaraan pribadi yang berpelat nomor tidak sesuai tanggal (ganjil-genap) setiap pada hari tersebut akan kita putar balikkan," ujarnya.

Luky menjelaskan, bahwa diberlakukannya sistem ganjil-genap tersebut, untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan pengunjung ke tempat wisata pasca status PPKM Majalengka yang turun ke Level 2.

Majalengka kan sudah di Level 2 otomatis ada kelonggaran aktivitas dan masyarakat tahu itu. Nah kita antisipasi ke tempat wisata jangan sampai ada lonjakan siginifikan biarpun sudah dibatasi hanya 25 persen dari kapasitas," jelasnya.

"Jadi, tidak ada salahnya kita antisipasi dengan sistem ganjil-genap ini, apalagi juga sekarang kan anak sekolah sudah masuk," tambah Luky.

Kendati demikian, menurut dia, bahwa saat ini diberlakukannya sistem ganjil-genap sifatnya masih tahap ujicoba. "Kenapa di Wisata Paralayang, ini baru ujicoba sambil menunggu data lokasi wisata mana saja yang memang ramai," jelasnya. (*)



Publisher : Rizal Dani

EKORAN

TERBARU

  • Kutuk Penyerangan Bus, Arema FC Serahkan pada Proses Hukum
    Kutuk Penyerangan Bus, Arema FC Serahkan pada Proses Hukum
    21/10/2021 - 09:00
  • Bersama Peduli Sesama, untuk Kota Batu Berjaya
    Bersama Peduli Sesama, untuk Kota Batu Berjaya
    21/10/2021 - 08:32
  • Bupati Kepulauan Sula Menerima Penghargaan Award Dari DPP KNPI
    Bupati Kepulauan Sula Menerima Penghargaan Award Dari DPP KNPI
    21/10/2021 - 07:54
  • Apple Rilis MacBook Pro 2021, Varian Harga Tertinggi Capai Rp45 Juta
    Apple Rilis MacBook Pro 2021, Varian Harga Tertinggi Capai Rp45 Juta
    21/10/2021 - 07:37
  • Jadi Tuan Rumah Liga 3, Persewangi Banyuwangi Lebih Diunggulkan
    Jadi Tuan Rumah Liga 3, Persewangi Banyuwangi Lebih Diunggulkan
    21/10/2021 - 07:25

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Bersama Peduli Sesama, untuk Kota Batu Berjaya
    Bersama Peduli Sesama, untuk Kota Batu Berjaya
    21/10/2021 - 08:32
  • Kemal Attaturk Tidak Sebanding Soekarno
    Kemal Attaturk Tidak Sebanding Soekarno
    21/10/2021 - 06:21
  • LEMI Hadir untuk Pulihkan Ekonomi Indonesia dI Tengah Pandemi
    LEMI Hadir untuk Pulihkan Ekonomi Indonesia dI Tengah Pandemi
    21/10/2021 - 04:14
  • Muktamar NU yang Diharapkan
    Muktamar NU yang Diharapkan
    20/10/2021 - 12:56
  • Pentingkah Menumbuhkan Budaya Literasi di Negeri Ini?
    Pentingkah Menumbuhkan Budaya Literasi di Negeri Ini?
    20/10/2021 - 11:40
  • Urgensi PPHN versus Hoax Amandemen
    Urgensi PPHN versus Hoax Amandemen
    20/10/2021 - 10:10
  • Mom's World, Perempuan Digital Masa Kini
    Mom's World, Perempuan Digital Masa Kini
    19/10/2021 - 15:48
  • Musda KAHMI Banyuwangi Mau Dibawa Kemana?
    Musda KAHMI Banyuwangi Mau Dibawa Kemana?
    19/10/2021 - 13:30

KULINER

  • Pertama di Gresik, Bakso Lava di Atas Hot Plate
    Pertama di Gresik, Bakso Lava di Atas Hot Plate
    19/10/2021 - 14:01
  • Makan Malam Bak Artis Drakor di JW Marriott Surabaya
    Makan Malam Bak Artis Drakor di JW Marriott Surabaya
    18/10/2021 - 10:09
  • Indomie Penyet Dinoyo Surabaya, Satu Hari Habiskan 5 Dus Indomie
    Indomie Penyet Dinoyo Surabaya, Satu Hari Habiskan 5 Dus Indomie
    18/10/2021 - 05:28
  • Cerita Nasgor Robot di Malang: Berawal Karena Lengan Penjual Patah Muncul Inovasi
    Cerita Nasgor Robot di Malang: Berawal Karena Lengan Penjual Patah Muncul Inovasi
    17/10/2021 - 11:53
  • De Bamboo, Café dengan Pemandangan Eksotik Kota Batu
    De Bamboo, Café dengan Pemandangan Eksotik Kota Batu
    17/10/2021 - 04:20