Peristiwa Daerah

Overload, Rupbasan Surabaya Serahkan Barang Bukti Sitaan ke Kejari Surabaya

Selasa, 14 September 2021 - 17:39 | 10.39k
Overload, Rupbasan Surabaya Serahkan Barang Bukti Sitaan ke Kejari Surabaya
Barang Bukti sitaan yang ada di Rubasan Surabaya. (Foto: dok. Humas Kanwil Kemenkumham Jatim)

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Bukan hanya Rutan dan Lapas di Kanwil Kemenkumham Jatim yang overload, Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara atau Rupbasan Surabaya juga mengalami hal serupa. Karena terlalu banyaknya barang bukti yang berada di Rubasan, akhirnya barang tersebut pun diserahkan ke Kejakasaan Negeri atau Kejari Surabaya.

Di awal tahun 2021, tercatat ada 605 register BB yang masuk ke Rupbasan Surabaya. Dari jumlah itu, mayoritas adalah kendaraan bermotor seperti sepeda motor dan mobil. Saking banyaknya BB yang dititipkan, sampai tempat penyimpanan yang disediakan pun tidak muat.

Rupbasan Surabaya menerima titipan dari APH di Korwil Surabaya dan sebagian Madura. Bahkan KPK banyak menitipkan BB-nya di sana. "Kami sampai harus memarkir kendaraan di tempat parkir pengunjung, kondisi ini tentu tidak ideal," ujar Karupbasan Surabaya Endang Purwati menggambarkan kondisi kantornya.

Barang Bukti b

Kondisi ini yang membuat Rupbasan Surabaya berinisiatif untuk segera memberikan kepastian hukum terhadap BB yang ada. Salah satunya adalah Rupbasan bekerja sama dengan Kejaksaan Kejari Surabaya melakukan terobosan kebijakan, yaitu dengan mempercepat proses eksekusi BB yang sudah lama tidak diambil oleh pemiliknya.

Pihak Rubasan Surabaya dan Kejari Surabaya pun melakukan perjanjian kerjasama, Selasa (14/9/2021) hari ini. Kerjasama ini akan berlangsung setidaknya untuk lima tahun ke depan. "Dalam kerjasama itu kami menegaskan kembali bahwa BB yang sudah inkracht akan kami kembalikan kepada Kejaksaan Negeri Surabaya," lanjut Endang.

Nah, dengan inovasi tersebut, total ada 295 kendaraan bermotor yang dikembalikan kepada instansi penitip. Perinciannya, 22 unit mobil dan 273 sepeda motor.

Barang yang dikembalikan minimal berusia 2,5 tahun setelah tanggal penitipan. Statusnya menjadi barang rampasan negara. Proses eksekusi selanjutnya pun diserahkan kepada kejari. "Pilihannya bisa dikembalikan kepada pemilik, dimusnahkan, dilelang atau diserahkan kepada instansi lain sebagai hibah," ujar Endang.

Saat ini, kondisi Rupbasan Surabaya sudah sedikit legah. Apalagi, Rupbasan Surabaya juga meluncurkan inovasi Si RUSIYA (Sistem Rupbasan Siji Surabaya) untuk memudahkan proses layanan barang bukti seperti penitipan, peninjauan dan pengeluaran barang bukti.

Aplikasi ini memberikan informasi barang bukti dan percepatan penitipan dan pengeluaran barang bukti pada APH tanpa perlu ke kantor rupbasan. "APH memiliki akun dan user sendiri untuk proses penitipan dan pengeluaran BB," ungkap Endang.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Krismono menegaskan bahwa overcrowded di Rupbasan ini juga sangat membebani negara. Pasalnya, negara harus mengeluarkan biaya lebih untuk perawatan. Terutama untuk mobil-mobil mewah yang memerlukan alat dan teknisi khusus.

Untuk itu, terobosan ini diperlukan agar masalah bisa diselesaikan. "Kami berharap adanya kerjasama yang baik dengan APH agar Rupbasan Surabaya tidak sampai overcrowded," harapnya. (*)



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • Rusia Memperkenalkan Robot Tempur Dua Sekaligus, Uran-9 dan Nerekhta
    Rusia Memperkenalkan Robot Tempur Dua Sekaligus, Uran-9 dan Nerekhta
    18/09/2021 - 00:25
  • Target Vaksinasi Rendah, Dua Pantai Wisata di Pangandaran Ditutup
    Target Vaksinasi Rendah, Dua Pantai Wisata di Pangandaran Ditutup
    17/09/2021 - 23:56
  • Kunker ke Tebuireng, Moeldoko Tegaskan Komitmen Jokowi Perhatikan Pesantren
    Kunker ke Tebuireng, Moeldoko Tegaskan Komitmen Jokowi Perhatikan Pesantren
    17/09/2021 - 23:41
  • Venue Pindah ke Bandung, Persebaya Berasa Main di Kandang Sendiri
    Venue Pindah ke Bandung, Persebaya Berasa Main di Kandang Sendiri
    17/09/2021 - 23:33
  • Ke Bondowoso, Menparekraf RI Sandiaga Uno Sawer Singo Ulung
    Ke Bondowoso, Menparekraf RI Sandiaga Uno Sawer Singo Ulung
    17/09/2021 - 23:25

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Nasib Ilmu Pengetahuan: Dijual Penerbit Komersial, Diselamatkan Sci-Hub
    Nasib Ilmu Pengetahuan: Dijual Penerbit Komersial, Diselamatkan Sci-Hub
    17/09/2021 - 17:28
  • Membangun Sepakbola dan Ekonomi ala Gubernur Anies Baswedan
    Membangun Sepakbola dan Ekonomi ala Gubernur Anies Baswedan
    17/09/2021 - 16:25
  • Penguatan Karakter Siswa dalam PTMT
    Penguatan Karakter Siswa dalam PTMT
    17/09/2021 - 16:04
  • Wujudkan Generasi Emas Indonesia, Pendidikan Karakter Solusinya?
    Wujudkan Generasi Emas Indonesia, Pendidikan Karakter Solusinya?
    17/09/2021 - 15:00
  • Pro Kontra Santri Tutup Telinga dan Fenomena Matinya Kepakaran
    Pro Kontra Santri Tutup Telinga dan Fenomena Matinya Kepakaran
    17/09/2021 - 12:06
  • Virus Anakronik di Pendidikan Tinggi
    Virus Anakronik di Pendidikan Tinggi
    16/09/2021 - 19:51
  • Vonis dan ”Vonis”
    Vonis dan ”Vonis”
    16/09/2021 - 13:15
  • Bang Zul dan Facebook
    Bang Zul dan Facebook
    16/09/2021 - 11:41

KULINER

  • Lezatnya Laksa Khas Cibinong ala Rumah Makan Omah Oong Ciriung
    Lezatnya Laksa Khas Cibinong ala Rumah Makan Omah Oong Ciriung
    15/09/2021 - 15:16
  • Ikan Nilem Telor Sultan, Curi Perhatian Pecinta Pepes Ikan di Tasikmalaya
    Ikan Nilem Telor Sultan, Curi Perhatian Pecinta Pepes Ikan di Tasikmalaya
    15/09/2021 - 00:14
  • Mexchicken Hadirkan Ayam Bercita Rasa Khas Bali
    Mexchicken Hadirkan Ayam Bercita Rasa Khas Bali
    14/09/2021 - 21:16
  • Roti Ganjel Rel, Riwayatmu Dulu dan Kini
    Roti Ganjel Rel, Riwayatmu Dulu dan Kini
    14/09/2021 - 08:10
  • Seru! Ngopi di Manis Ae Coffee and Space Bisa Buat Kopi Sendiri
    Seru! Ngopi di Manis Ae Coffee and Space Bisa Buat Kopi Sendiri
    13/09/2021 - 01:12