Peristiwa Internasional

Jet Komersil Pakistan Menjadi yang Pertama Mendarat di Kabul Afganistan

Senin, 13 September 2021 - 20:08 | 11.31k
Jet Komersil Pakistan Menjadi yang Pertama Mendarat di Kabul Afganistan
Anggota kru turun dari penerbangan Pakistan International Airways, di bandara Kabul. (FOTO: Al Jazeera/AFP)
Pewarta: | Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Pesawat Pakistan International Airlines (PIA) menjadi jet komersial pertama yang mendarat di Kabul pada Senin (13/9/2021) sejak Taliban menjadi penguasa baru Afganistan.

Jet itu mendarat kemudian menurunkan penumpang hanya sekitar 10 orang, sebagian besar kru pesawat, tetapi tak lama setelah mendarat di Kabul pesawat terbang itu kembali menuju Islamabad dengan membawa sekitar 70 penumpang.

Dilansir Al Jazeera, menurut staf bandara, dari 70 orang yang diangkut dari bandara Kabul itu sebagian besar adalah warga Afganistan yang merupakan kerabat staf organisasi internasional seperti Bank Dunia.

Anggota-Taliban-berpatroli-di-dekat-pesawat-Pakistan-International-Airways-2.jpgAnggota Taliban berpatroli di dekat pesawat Pakistan International Airways (PIA).(FOTO: Al Jazeera/AFP)

"Saya sedang dievakuasi. Tujuan akhir saya adalah Tajikistan,” kata seorang pengungsi Bank Dunia berusia 35 tahun, yang tidak mau menyebutkan namanya. “Saya akan kembali ke sini hanya jika situasinya memungkinkan perempuan untuk bekerja dan bergerak dengan bebas.”

Seorang mahasiswa berusia 22 tahun mengatakan bahwa dia sedang melakukan perjalanan satu bulan ke Pakistan. "Ini seperti liburan. Saya sedih dan senang. Sedih tentang negara, tetapi senang untuk pergi untuk beberapa waktu,"katanya.

Saat penumpang bersiap untuk naik, staf bandara melakukan tugas mereka, meskipun bekerja di bawah rezim baru dirusak oleh ketakutan dan kebingungan bagi perempuan.

"Saya tidak tahu apakah kami akan dibunuh atau tidak karena bekerja di sini," salah satu dari dua wanita yang menangani mesin pemindai keamanan mengatakan kepada AFP.

Tidak jelas apakah penerbangan PIA diklasifikasikan sebagai penerbangan komersial reguler atau charter komersial khusus. Juru bicara PIA mengatakan pada akhir pekan, bahwa maskapai itu ingin melanjutkan layanan komersial reguler, tetapi terlalu dini untuk mengatakan seberapa sering penerbangan antara kedua ibu kota akan beroperasi.

"Ini adalah momen yang luar biasa bagi saya setelah sekian lama sejak perubahan pendirian di Kabul," kata Kepala Operasi di PIA, Jawad Zafar kepada AFP, Senin.

Penumpang-berdiri-dalam-antrian-untuk-naik-pesawat-PIA.jpgPenumpang berdiri dalam antrian untuk naik pesawat PIA, di bandara Kabul, Senin siang tadi.(FOTO: Al Jazeera/AFP)

Bandara Kabul mengalami rusak parah selama evakuasi kacau ketika terjadi evakuasi lebih dari 120.000 orang dan berakhir dengan penarikan pasukan AS pada 30 Agustus lalu.

Aula penumpang, jembatan udara dan infrastruktur teknis rusak parah pada hari-hari setelah Taliban masuk ke Kabul pada 15 Agustus. Satat itu ribuan orang menyerbu bandara dengan harapan bisa melarikan diri.

Taliban telah berjuang untuk membuat bandara beroperasi kembali dengan bantuan teknis dari Qatar dan negara-negara lain.

Dimulainya kembali penerbangan komersial akan menjadi ujian utama bagi kelompok tersebut, yang telah berulang kali berjanji untuk mengizinkan warga Afganistan dengan dokumen yang tepat untuk meninggalkan negara itu dengan bebas.

Qatar Airways mengoperasikan beberapa penerbangan charter dari Kabul pekan lalu, membawa sebagian besar orang asing dan warga Afganistan yang ketinggalan evakuasi.

Selain Pakistan International Airlines (PIA) menjalani penerbangan ke Kabul, sebuah maskapai penerbangan Afganistan sendiri juga melanjutkan layanan domestiknya pada 3 September sejak Taliban berkuasa. (*)



Publisher : Sofyan Saqi Futaki

EKORAN

TERBARU

  • Merangkai Cerita Melalui
    Merangkai Cerita Melalui "Photo Story"
    19/09/2021 - 00:01
  • Kejutan Unisma di Harlah ke-92 LP Ma'arif NU Jatim, Beri Beasiswa S2 untuk Guru Berprestasi
    Kejutan Unisma di Harlah ke-92 LP Ma'arif NU Jatim, Beri Beasiswa S2 untuk Guru Berprestasi
    18/09/2021 - 23:23
  • Jazilul Fawaid: Santri Punya Trah Menjadi Pemimpin
    Jazilul Fawaid: Santri Punya Trah Menjadi Pemimpin
    18/09/2021 - 23:08
  • DKC Garda Bangsa Bondowoso Gelar Vaksinasi Covid-19, Peserta Dapat Voucher Umroh 
    DKC Garda Bangsa Bondowoso Gelar Vaksinasi Covid-19, Peserta Dapat Voucher Umroh 
    18/09/2021 - 23:02
  • Uji Coba Pramusim Kontra APM Ponorogo, Persemag Magetan Raih Hasil Imbang
    Uji Coba Pramusim Kontra APM Ponorogo, Persemag Magetan Raih Hasil Imbang
    18/09/2021 - 22:59

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Mengenal Gagal Jantung, Sebuah Kondisi Akhir dari Penyakit Jantung
    Mengenal Gagal Jantung, Sebuah Kondisi Akhir dari Penyakit Jantung
    18/09/2021 - 15:35
  • Perpres Pendanaan Pesantren dan Alat Intelijen
    Perpres Pendanaan Pesantren dan Alat Intelijen
    18/09/2021 - 14:05
  • Iklan Ketua Partai Politik Di Tengah Pandemi
    Iklan Ketua Partai Politik Di Tengah Pandemi
    18/09/2021 - 12:22
  • Nasib Ilmu Pengetahuan: Dijual Penerbit Komersial, Diselamatkan Sci-Hub
    Nasib Ilmu Pengetahuan: Dijual Penerbit Komersial, Diselamatkan Sci-Hub
    17/09/2021 - 17:28
  • Membangun Sepakbola dan Ekonomi ala Gubernur Anies Baswedan
    Membangun Sepakbola dan Ekonomi ala Gubernur Anies Baswedan
    17/09/2021 - 16:25
  • Penguatan Karakter Siswa dalam PTMT
    Penguatan Karakter Siswa dalam PTMT
    17/09/2021 - 16:04
  • Wujudkan Generasi Emas Indonesia, Pendidikan Karakter Solusinya?
    Wujudkan Generasi Emas Indonesia, Pendidikan Karakter Solusinya?
    17/09/2021 - 15:00
  • Pro Kontra Santri Tutup Telinga dan Fenomena Matinya Kepakaran
    Pro Kontra Santri Tutup Telinga dan Fenomena Matinya Kepakaran
    17/09/2021 - 12:06

KULINER

  • Kopi Degan, Sensasi Dua Rasa
    Kopi Degan, Sensasi Dua Rasa
    18/09/2021 - 15:11
  • Lezatnya Laksa Khas Cibinong ala Rumah Makan Omah Oong Ciriung
    Lezatnya Laksa Khas Cibinong ala Rumah Makan Omah Oong Ciriung
    15/09/2021 - 15:16
  • Ikan Nilem Telor Sultan, Curi Perhatian Pecinta Pepes Ikan di Tasikmalaya
    Ikan Nilem Telor Sultan, Curi Perhatian Pecinta Pepes Ikan di Tasikmalaya
    15/09/2021 - 00:14
  • Mexchicken Hadirkan Ayam Bercita Rasa Khas Bali
    Mexchicken Hadirkan Ayam Bercita Rasa Khas Bali
    14/09/2021 - 21:16
  • Roti Ganjel Rel, Riwayatmu Dulu dan Kini
    Roti Ganjel Rel, Riwayatmu Dulu dan Kini
    14/09/2021 - 08:10