Peristiwa Nasional MPR Rumah Kebangsaan

Bamsoet: Amandemen UUD 1945 Tidak Bahas Perpanjangan Jabatan Presiden

Senin, 13 September 2021 - 18:21 | 11.12k
Bamsoet: Amandemen UUD 1945 Tidak Bahas Perpanjangan Jabatan Presiden
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. (FOTO: Dok. MPR RI).
FOKUS

MPR Rumah Kebangsaan

Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) kembali menegaskan amandemen terbatas UUD 1945 tidak membahas tambahan periodisasi jabatan kepresidenan menjadi 3 periode.

Hal ini ditegaskan saat dalam Webinar yang diselenggarakan Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PP Muhammadiyah, secara virtual dari Bali, Senin (13/9/2021). 

Dalam webinar ini, Bamsoet bersama Ketua Bidang Hukum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Busyro Muqoddas dan Ketua Fraksi Partai Demokrat Benny Harman sepakat tentang pentingnya Indonesia memiliki Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) sebagai bintang penunjuk arah pembangunan.

Bamsoet mengatakan, MPR RI melalui Badan Pengkajian bekerjasama dengan Komisi Kajian Ketatanegaraan MPR RI serta melibatkan pakar/akademisi dari berbagai disiplin ilmu, termasuk Lembaga Negara dan Kementerian Negara, sedang menyelesaikan Rancangan PPHN berikut naskah akademiknya. Ditargetkan pada awal tahun 2022 sudah selesai. 

Badan Pengkajian MPR RI juga telah melakukan kajian tentang pilihan bentuk hukum PPHN, yakni bisa dimasukan dalam konstitusi, Ketetapan MPR, ataupun undang-undang. Paling ideal menurut laporan Badan Kajian MPR yang disampaikan pada pimpinan MPR pada Januari 2021 lalu dilakukan dalam bentuk Ketetapan MPR. Bukan melalui undang-undang yang masih dapat diajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi. 

"Juga bukan diatur langsung dalam konstitusi, karena PPHN adalah produk kebijakan yang berlaku periodik, dan disusun berdasarkan dinamika kehidupan masyarakat, serta bersifat direktif, tidak normatif seperti halnya konstitusi. Maka materi PPHN tidak mungkin dirumuskan dalam satu pasal atau satu ayat saja dalam konstitusi," ujar Bamsoet dalam Webinar yang diselenggarakan Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PP Muhammadiyah, secara virtual dari Bali.

Turut hadir antara lain Ketua LHKP PP Muhammadiyah Yono Reksoprodjo, Wakil Sekretaris LHKP PP Muhammadiyah Titi Anggraini, Peneliti Senior LIPI Siti Zuhro, dan Peneliti Senior Pusat Kajian Konstitusi dan Pemerintahan Universitas Muhammadiyah Jakarta Iwan Satriawan. 

Ketua DPR RI ke-20 ini menjelaskan, pemilihan Ketetapan MPR sebagai bentuk hukum yang ideal bagi PPHN, mempunyai konsekuensi adanya amandemen terbatas, sekurang-kurangnya berkaitan dengan dua pasal dalam konstitusi. Antara lain penambahan ayat pada pasal 3 yang memberi kewenangan kepada MPR untuk mengubah dan menetapkan PPHN, serta penambahan ayat pada pasal 23 yang mengatur kewenangan DPR untuk menolak RUU APBN yang diajukan oleh Presiden apabila tidak sesuai PPHN. 

"Kekhawatiran amandemen terbatas akan membuka kotak pandora dan membuka peluang dilakukannya amandemen pada substansi lain di luar PPHN, juga tidak beralasan dan terlalu premature . Proses panjang amandemen sudah diatur dalam ketentuan pasal 37 ayat 1-3 UUD NRI 1945. Ayat 1 menjelaskan, usul perubahan pasal-pasal konstitusi dapat diagendakan dalam sidang MPR apabila diajukan oleh sekurang-kurangnya 1/3 dari jumlah anggota MPR, sekitar 237 dari 711 jumlah anggota MPR dan pengambilan keputuasannya harus memenuhi quorum 2/3 anggota MPR yang terdiri dari 9 Fraksi di DPR dan 136 anggota DPD," jelas Bamsoet. 

Kepala Badan Bela Negara FKPPI dan Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini menambahkan, di ayat 2 dijelaskan bahwa setiap usul perubahan pasal-pasal konstitusi harus diajukan secara tertulis dan ditujukan dengan jelas bagian yang diusulkan untuk diubah beserta alasannya. Sedangkan di ayat 3, dijelaskan untuk mengubah pasal-pasal konstitusi, sidang MPR harus dihadiri sekurang-kurangnya 2/3 dari jumlah anggota MPR, sekitar 474 dari 711 anggota MPR. 

Sementara di ayat 4 dijelaskan, putusan mengubah pasal-pasal UUD dilakukan dengan persetujuan sekurang-kurangnya lima puluh persen ditambah satu anggota dari seluruh anggota MPR, sekitar 357 dari 711 anggota MPR. 

"Sehingga tidak mungkin ada penumpang gelap di luar PPHN. Seperti untuk merubah  periodisasi jabatan kepresidenan menjadi 3 periode," pungkas Bamsoet terkait amandemen UUD 1945. (*)



Publisher : Sofyan Saqi Futaki

EKORAN

TERBARU

  • Pantai Nanggelan, Surga Tersembunyi di Selatan Jember
    Pantai Nanggelan, Surga Tersembunyi di Selatan Jember
    23/09/2021 - 03:12
  • Kementerian PUPR RI: Lebih dari 300 Ribu Orang Peroleh Kerja lewat Program PKT Permukiman
    Kementerian PUPR RI: Lebih dari 300 Ribu Orang Peroleh Kerja lewat Program PKT Permukiman
    23/09/2021 - 02:31
  • Asyiknya Nikmati Senja di ASTON Sidoarjo City Hotel & Conference Center
    Asyiknya Nikmati Senja di ASTON Sidoarjo City Hotel & Conference Center
    23/09/2021 - 01:33
  • Masuki Musim Penghujan, Wisata Rafting di Banyuwangi Tambah Fasilitas Keamanan
    Masuki Musim Penghujan, Wisata Rafting di Banyuwangi Tambah Fasilitas Keamanan
    23/09/2021 - 00:31
  • Bank Jatim Sukseskan Program Vaksinasi hingga Pulau Bawean
    Bank Jatim Sukseskan Program Vaksinasi hingga Pulau Bawean
    22/09/2021 - 23:54

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • ”Bahasa” Orang Miskin
    ”Bahasa” Orang Miskin
    21/09/2021 - 15:55
  • Vaksin Dipacu, Wsbk Melaju
    Vaksin Dipacu, Wsbk Melaju
    21/09/2021 - 13:14
  • Menuju Pendidikan yang Berkualitas
    Menuju Pendidikan yang Berkualitas
    21/09/2021 - 12:55
  • Agama Cinta Gus Dudung Abdurrachman, Sang Jenderal Bernasab Sunan Gunung Jati
    Agama Cinta Gus Dudung Abdurrachman, Sang Jenderal Bernasab Sunan Gunung Jati
    21/09/2021 - 09:58
  • Mengenang Isa Hasanda Pendiri SBT, 12 Tahun Dari Bui ke Bui
    Mengenang Isa Hasanda Pendiri SBT, 12 Tahun Dari Bui ke Bui
    20/09/2021 - 17:51
  • Pengakaran Kembali Pancasila di Masyarakat
    Pengakaran Kembali Pancasila di Masyarakat
    20/09/2021 - 13:25
  • Sinergi Pelaku Pengadaan Publik Berkelanjutan Pasca Covid-19
    Sinergi Pelaku Pengadaan Publik Berkelanjutan Pasca Covid-19
    19/09/2021 - 16:30
  • Mengenal Gagal Jantung, Sebuah Kondisi Akhir dari Penyakit Jantung
    Mengenal Gagal Jantung, Sebuah Kondisi Akhir dari Penyakit Jantung
    18/09/2021 - 15:35

KULINER

  • Asyiknya Nikmati Senja di ASTON Sidoarjo City Hotel & Conference Center
    Asyiknya Nikmati Senja di ASTON Sidoarjo City Hotel & Conference Center
    23/09/2021 - 01:33
  • Berburu Lezat Gurih Es Kopi Susu Tetangga di Toko Kopi Tuku Surabaya
    Berburu Lezat Gurih Es Kopi Susu Tetangga di Toko Kopi Tuku Surabaya
    20/09/2021 - 05:30
  • Unik, Ada Bakso Berbentuk Rantai di Sidoarjo
    Unik, Ada Bakso Berbentuk Rantai di Sidoarjo
    20/09/2021 - 01:25
  • 154 Tempat Wisata di Jatim Sudah Buka, Perhatikan Hal Ini
    154 Tempat Wisata di Jatim Sudah Buka, Perhatikan Hal Ini
    19/09/2021 - 14:50
  • Kopi Degan, Sensasi Dua Rasa
    Kopi Degan, Sensasi Dua Rasa
    18/09/2021 - 15:11