Ekonomi

Pekerja Pasar Malam di Ngawi Curhat, Dua Tahun Tanpa Pentas

Senin, 13 September 2021 - 15:35 | 10.90k
Pekerja Pasar Malam di Ngawi Curhat, Dua Tahun Tanpa Pentas
Perlengkapan pasar malam menumpuk di halaman rumah Utomo. (Foto: M.Miftakul/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, NGAWI – Pandemi Covid-19 tidak hanya mengganggu kesehatan masyarakat. Aktivitas perekonomian pun turut terseok-seok, dampak berbagai pembatasan kegiatan masyarakat. Tidak terkecuali bagi pelaku dan pekerja pasar malam yang ada di Kabupaten Ngawi.

Utomo, warga Dusun Titang, Jogorogo, Ngawi, salah satu pekerja di bidang hiburan rakyat itu. Dia mengatakan, sudah dua tahun ini vakum dari hingar bingar pasar malam.

"Sudah dua tahun, mulai Maret 2019, pasar malam macet total. Baik crew atau pemilik yang menggantungkan pendapatan dari sektor ini tidak bisa bekerja," katanya kepada TIMES Indonesia, Senin (13/9/21).

Dia mengaku sudah belasan tahun menjadi bagian dari kelompok penyelenggara pasar malam. Dia bertugas sebagai sopir pengantar perlengkapan pasar malam. Juragannya warga Klaten, Jawa Tengah.

Sebelum pageblug corona merajalela, dalam setahun penuh Utomo rutin mengikuti kelompok pasar malam pentas antardaerah. Jika saat ada di Ngawi, tiga pekan sekali kelompoknya menggelar pentas antar kecamatan.

"Proses bongkar dan pasang itu hampir satu minggu, saat menggelar pasar malam di kecamatan, palingan efektif hanya 2 minggu saja. Buka jam 5 sore, sampai 10 malam," ujarnya.

Awal-awal pemberlakukan PPKM dulu, kata Utomo, kelompoknya sempat menggelar pentas. Namun, saat itu cuan belum didapatkan, perlengkapan terpaksa harus kembali dirumahkan, akibat terbentur aturan pembatasan.

Pasar MalamIlustrasi - pasar malam. (Foto: Fajar.co.id/rasid alfarizi)

"Cuma seminggu dipasang, suruh bongkar lagi. Sampai sekarang belum ada perkembangan lagi. Perlengkapan di rumah saya masih tiga rit, lainya dibawa pulang juragan ke Klaten," ungkapnya.

Ditanya soal pasar malam yang hingga sekarang belum boleh digelar saat pasar lain sudah berangsur kembali normal, Utomo menjawab pasrah. Menurutnya, pasar malam tidak mungkin bisa digelar tanpa izin pemangku kebijakan di wilayah penyelenggaraan.

"Yang bisa menilai petugas, pasar malam itu kalau kecamatan, Polsek, atau kepala desa tidak mengizinkan ya tidak bisa berbuat apa-apa. Pemiliknya juga orang bisa, kalau disebut pasar malam menyebabkan kerumunan, ya nggak bisa ngomong apa-apa," ungkapnya.

Sementara itu, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, saat ini Utomo menggantungkan hidupnya sebagai sopir pengangkut tebu. Pekerjaannya itu hanya saat musim giling tebu saja.

Utomo berharap, pandemi ini akan segera selesai. Seiring dengan turunnya kasus Covid-19 akhir-akhir ini. "Semoga Covid-19 segera berakhir, dan masyarakat kembali bisa beraktifitas normal," pungkas salah satu pekerja pasar malam di Kabupaten Ngawi ini. (*)



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Cegah Covid-19, FORTASI Ingatkan Kembali Prokes Melalui Program Sargab
    Cegah Covid-19, FORTASI Ingatkan Kembali Prokes Melalui Program Sargab
    19/09/2021 - 15:14
  • Wisata Luar Angkasa Terwujud, SpaceX Inspiration4 Membuktikannya
    Wisata Luar Angkasa Terwujud, SpaceX Inspiration4 Membuktikannya
    19/09/2021 - 15:08
  • Hima Edsa Unusa Lakukan Pendampingan Pembelajaran Langsung Bahasa Inggris di Madura
    Hima Edsa Unusa Lakukan Pendampingan Pembelajaran Langsung Bahasa Inggris di Madura
    19/09/2021 - 15:02
  • Hasil Perikanan Pulau Bawean Gresik Berpeluang Ekspor
    Hasil Perikanan Pulau Bawean Gresik Berpeluang Ekspor
    19/09/2021 - 14:58
  • 154 Tempat Wisata di Jatim Sudah Buka, Perhatikan Hal Ini
    154 Tempat Wisata di Jatim Sudah Buka, Perhatikan Hal Ini
    19/09/2021 - 14:50

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Mengenal Gagal Jantung, Sebuah Kondisi Akhir dari Penyakit Jantung
    Mengenal Gagal Jantung, Sebuah Kondisi Akhir dari Penyakit Jantung
    18/09/2021 - 15:35
  • Perpres Pendanaan Pesantren dan Alat Intelijen
    Perpres Pendanaan Pesantren dan Alat Intelijen
    18/09/2021 - 14:05
  • Iklan Ketua Partai Politik Di Tengah Pandemi
    Iklan Ketua Partai Politik Di Tengah Pandemi
    18/09/2021 - 12:22
  • Nasib Ilmu Pengetahuan: Dijual Penerbit Komersial, Diselamatkan Sci-Hub
    Nasib Ilmu Pengetahuan: Dijual Penerbit Komersial, Diselamatkan Sci-Hub
    17/09/2021 - 17:28
  • Membangun Sepakbola dan Ekonomi ala Gubernur Anies Baswedan
    Membangun Sepakbola dan Ekonomi ala Gubernur Anies Baswedan
    17/09/2021 - 16:25
  • Penguatan Karakter Siswa dalam PTMT
    Penguatan Karakter Siswa dalam PTMT
    17/09/2021 - 16:04
  • Wujudkan Generasi Emas Indonesia, Pendidikan Karakter Solusinya?
    Wujudkan Generasi Emas Indonesia, Pendidikan Karakter Solusinya?
    17/09/2021 - 15:00
  • Pro Kontra Santri Tutup Telinga dan Fenomena Matinya Kepakaran
    Pro Kontra Santri Tutup Telinga dan Fenomena Matinya Kepakaran
    17/09/2021 - 12:06

KULINER

  • 154 Tempat Wisata di Jatim Sudah Buka, Perhatikan Hal Ini
    154 Tempat Wisata di Jatim Sudah Buka, Perhatikan Hal Ini
    19/09/2021 - 14:50
  • Kopi Degan, Sensasi Dua Rasa
    Kopi Degan, Sensasi Dua Rasa
    18/09/2021 - 15:11
  • Lezatnya Laksa Khas Cibinong ala Rumah Makan Omah Oong Ciriung
    Lezatnya Laksa Khas Cibinong ala Rumah Makan Omah Oong Ciriung
    15/09/2021 - 15:16
  • Ikan Nilem Telor Sultan, Curi Perhatian Pecinta Pepes Ikan di Tasikmalaya
    Ikan Nilem Telor Sultan, Curi Perhatian Pecinta Pepes Ikan di Tasikmalaya
    15/09/2021 - 00:14
  • Mexchicken Hadirkan Ayam Bercita Rasa Khas Bali
    Mexchicken Hadirkan Ayam Bercita Rasa Khas Bali
    14/09/2021 - 21:16