Olahraga

Finalis AS Terbuka 2021, dari Non Unggulan Hingga Masih Remaja

Jumat, 10 September 2021 - 20:26 | 32.47k
Finalis AS Terbuka 2021, dari Non Unggulan Hingga Masih Remaja
Petenis asal Inggris, Emma Raducanu yang masih berumur 18 tahun (FOTO: BBC/Getty Image)
Pewarta: | Editor: Irfan Anshori

TIMESINDONESIA, JAKARTAAS Terbuka 2021 membuat kejutan setelah di final hari Sabtu besok akan saling berhadapan petenis remaja, Emma Raducanu (18) dan Leylah Fernandez (19).

Emma Raducanu, remaja asal Inggris yang sedang meroket ini mencapai final AS Terbuka setelah mengalahkan petenis Yunani, Maria Sakkari di New York dengan straitght-set 6-1 dan 6-4.

Sedangkan Leylah Fernandez, remaja asal Kanada ini  mengamankan dirinya di final setelah di semi final mengalahkan petenis Belarusia, Aryna Sabalenka dengan 7-6 (7-3), 4-6 dan 6-4.

Emma Raducanu adalah pemain kualifikasi pertama yang mencapai final Grand Slam.

Ia juga menjadi wanita Inggris pertama yang mencapai final AS Terbuka tunggal utama setelah 44 tahun.

"Waktu di New York telah berlalu begitu cepat, saya telah mengurusnya setiap hari dan tiga minggu kemudian saya berada di final. Saya benar-benar tidak percaya," kata Raducanu.

Leylah FernandezLeylah Fernandez, 19, yang akan menghadapi Emma Raducanu di final AS Terbuka. (FOTO: BBC)

Setelah melalui tiga pertandingan kualifikasi untuk mencapai babak utama, dia belum kehilangan satu set pun dalam sembilan pertandingannya di Flushing Meadows.

Ini merupakan turnamen Grand Slam kedua bagi Raducanu dan acara tingkat tur keempat dalam karirnya.

Raducanu juga finalis Grand Slam Inggris termuda dalam 62 tahun terakhir, sejak Christine Truman mencapai final Prancis Terbuka pada usia 18 tahun pada 1959

Ia juga wanita Inggris pertama yang mencapai final di AS Terbuka dalam 53 tahun terakhir, mengikuti jejak Virginia Wade pada tahun 1968 Raducanu juga wanita Inggris keempat yang mencapai final Grand Slam di era Terbuka

Sebelum dia melaju ke babak 16 besar Wimbledon awal musim panas ini, Raducanu berada di peringkat 336 dunia.

Sementara itu Leylah Fernandez sebenarnya tidak diunggulkan. Tetapi peringkat 73 ini telah mengalahkan juara bertahan, Naomi Osaka dan unggulan kelima Elina Svitolina.

Ketangguhan mental saya datang dari bertahun-tahun kerja keras dan darah. Pengorbanan di dalam dan di luar lapangan," kata Fernandez.

"Saya hanya benar-benar ingin berada di final. Saya berjuang untuk setiap poin," katanya lagi

Leylah Fernandez menunjukkan ketahanan yang luar biasa setelah mengalami break di awal set pertama dan melihat Sabalenka langsung menghapus break di set terakhir.

Kedua petenis dunia yang masih berumur remaja itu, Emma Raducanu dan Leylah Fernandez, Sabtu (11/9/2021) besok akan berhadapan di final AS Terbuka. (*)



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Bawaslu Cilacap Gencarkan Program Pengembangan Desa Pengawasan
    Bawaslu Cilacap Gencarkan Program Pengembangan Desa Pengawasan
    28/09/2021 - 21:15
  • Patuh Bayar PNBP, PT Bumi Suksesindo Raih Penghargaan dari Kementerian ESDM
    Patuh Bayar PNBP, PT Bumi Suksesindo Raih Penghargaan dari Kementerian ESDM
    28/09/2021 - 21:11
  • Fraksi Golkar DPR RI: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,2 Persen Sangat Realistis
    Fraksi Golkar DPR RI: Target Pertumbuhan Ekonomi 5,2 Persen Sangat Realistis
    28/09/2021 - 21:07
  • Bulog Banyuwangi Serap 17 Ribu Ton Beras dari Petani Lokal
    Bulog Banyuwangi Serap 17 Ribu Ton Beras dari Petani Lokal
    28/09/2021 - 21:05
  • Megawati Bicara Alasan Baguna Selalu Bangun Dapur Umum Pasca Operasi Bencana
    Megawati Bicara Alasan Baguna Selalu Bangun Dapur Umum Pasca Operasi Bencana
    28/09/2021 - 21:01

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Program Kotaku di Indramayu: Apa dan Bagaimana?
    Program Kotaku di Indramayu: Apa dan Bagaimana?
    24/09/2021 - 19:12
  • Upaya Sederhana Basmi Dosa Besar Dalam Dunia Pendidikan
    Upaya Sederhana Basmi Dosa Besar Dalam Dunia Pendidikan
    24/09/2021 - 11:01
  • ”Bahasa” Orang Miskin
    ”Bahasa” Orang Miskin
    21/09/2021 - 15:55
  • Vaksin Dipacu, Wsbk Melaju
    Vaksin Dipacu, Wsbk Melaju
    21/09/2021 - 13:14
  • Menuju Pendidikan yang Berkualitas
    Menuju Pendidikan yang Berkualitas
    21/09/2021 - 12:55
  • Agama Cinta Gus Dudung Abdurrachman, Sang Jenderal Bernasab Sunan Gunung Jati
    Agama Cinta Gus Dudung Abdurrachman, Sang Jenderal Bernasab Sunan Gunung Jati
    21/09/2021 - 09:58
  • Mengenang Isa Hasanda Pendiri SBT, 12 Tahun Dari Bui ke Bui
    Mengenang Isa Hasanda Pendiri SBT, 12 Tahun Dari Bui ke Bui
    20/09/2021 - 17:51
  • Pengakaran Kembali Pancasila di Masyarakat
    Pengakaran Kembali Pancasila di Masyarakat
    20/09/2021 - 13:25

KULINER

  • Cerita Dua Mahasiswa Tekuni Bisnis Kuliner di Era Pandemi
    Cerita Dua Mahasiswa Tekuni Bisnis Kuliner di Era Pandemi
    28/09/2021 - 18:51
  • Maknyus dan Ramah Kantong, Soto Bening Mbah Kromo Jember Tak Pernah Sepi
    Maknyus dan Ramah Kantong, Soto Bening Mbah Kromo Jember Tak Pernah Sepi
    28/09/2021 - 18:18
  • Merasakan Nikmatnya Ubi Cilembu di Pamongkoran Kota Banjar
    Merasakan Nikmatnya Ubi Cilembu di Pamongkoran Kota Banjar
    27/09/2021 - 05:49
  • Kujipang Tuse, Cemilan Gurih dan Nikmat Oleh-oleh Khas Indramayu
    Kujipang Tuse, Cemilan Gurih dan Nikmat Oleh-oleh Khas Indramayu
    27/09/2021 - 01:27
  • Jerome Polin Membuat Menantea Matos Banjir Pengunjung
    Jerome Polin Membuat Menantea Matos Banjir Pengunjung
    26/09/2021 - 10:05