Pemerintahan

Peneliti LSAK: Putusan MK dan MA Akhiri Polemik TWK Pegawai KPK RI

Jumat, 10 September 2021 - 15:17 | 15.33k
Peneliti LSAK: Putusan MK dan MA Akhiri Polemik TWK Pegawai KPK RI
FOTO A: Ilustrasi KPK. (FOTO: Dok. TIMES Indonesia).FOTO B: [Kiri] Peneliti LSAK Ahmad Aron Hariri. (FOTO: Hasbullah/TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Peneliti LSAK (Lembaga Studi Anti Korupsi), Ahmad Aron Hariri menilai, putusan Mahkamah Agung (MA) atas perkara nomor 26/HUM/2021 menambah titik terang yang menjelaskan persoalan assesment alih status pegawai KPK RI melalui tes wawasan kebangsaan (TWK) secara utuh dan detail.

Selain MA, putusan Mahamakah Konstitusi juga menolak permohonan uji materi atau judicial review Undang-Undang Nomor 19 tahun 2019 tentang KPK terkait TWK. Putusan ini dibacakan Ketua Majelis MK Anwar Usman disiarkan secara live dalam Youtube MK, Selasa, 31 Agustus 2021.

"Putusan MK dan ditambah putusan MA ini menjadi putusan final dan binding (mengikat) bahwa persoalan TWK sudah selesai," ucap Hariri kepada TIMES Indonesia di Jakarta, Jumat (10/9/2021).

Menurutnya, polemik panjang  TWK KPK telah berakhir dengan jelas, sah dan konstitusional baik secara norma aturan perundang-undangan dan perkomnya.

LSAK-Ahmad-Aron-Hariri.jpg

Selain terpenuhinya asas legalitas, asas perlindungan HAM dan asas umum pemerintahan yang baik (AUPB) menjadi bagian yang telah terpenuhi dalam perumusan perkom Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pengalihan pegawai KPK menjadi ASN.

"Oleh karena itu, dalam perkara ini, tak sepatutnya menarik-narik Presiden dengan meminta mengangkat 57 orang TMS langsung jadi ASN yang berpotensi pada kesalahan konstitusional. Sebab, gagalnya 57 orang pegawai jadi ASN KPK, karena gagal di TWK sebagai syarat sahnya menjadi ASN. Bukan gagal karena dijegal dengan TWK," ujarnya.

Ditegaskan, TWK KPK menjadi polemik dan berkepanjangan karena penggiringan opini yang tidak subtantif pada pokok perkara. Seperti term tentang 'pengalihan' yang hanya sebuah interpretasi, bukan norma, tapi terus-menerus digelindingkan.

"Maka munculah logika keliru, kalau tidak pengalihan disebut penyingkiran. Hal ini sebenarnya pemicu polemik itu," imbuh dia.

Menurut Hariri, sebagai norma yang bersifat umum, TWK diberlakukan untuk seluruh pegawai KPK (1.351 pegawai KPK). Hasilnya pelaksanaan TWK 94,5 persen memenuhi syarat dan hanya 4,5 persen tidak memenuhi syarat. 

Hal ini disebutnya sebagai gambaran bahwa tata cara, syarat, materi, substansi pertanyaan, dan teknis pelaksanaan, dilakukan secara adil dan berlaku untuk semua pegawai. "Lalu, tiba-tiba minta TWK diulang, itu dasarnya apa? Bukankah di ORI maupun Komnas HAM juga tidak menyebut TWK harus diulang?" kata Hariri pempertanyakan.

LSAK sendiri meiliki catatan khusus, bahwa polemik panjang TWK KPK merupakan bagian dari dinamika KPK yang hampir terjadi di setiap periode. Namun, semua bisa diselesaikan secara elegan dan selalu menjadikan KPK jadi lebih baik, tanpa harus melakukan degradasi, dan menghancurkan KPK secara kelembagaan.

"Sebab kita butuh lembaga KPK untuk pemberantasan korupsi agar tercapai optimalisasi pembangunan, keadilan, dan kemaslahatan." tutup Hariri, Peneliti LSAK menegaskan putusan MA atas polemik TWK di KPK RI. (*)



Publisher : Sofyan Saqi Futaki

EKORAN

TERBARU

  • DPRD Jatim: Dana Abadi Pesantren Jangan Jadi Kepentingan Politik
    DPRD Jatim: Dana Abadi Pesantren Jangan Jadi Kepentingan Politik
    24/09/2021 - 22:00
  • Mengaku Jalani Isoman, KPK RI Tetap Jemput Azis Syamsuddin
    Mengaku Jalani Isoman, KPK RI Tetap Jemput Azis Syamsuddin
    24/09/2021 - 21:51
  • Alumni Akabri 96 Luncurkan Aplikasi UMKM Presisi
    Alumni Akabri 96 Luncurkan Aplikasi UMKM Presisi
    24/09/2021 - 21:46
  • Wali Kota Kediri Berharap Program Kotaku Berkembang di Kediri
    Wali Kota Kediri Berharap Program Kotaku Berkembang di Kediri
    24/09/2021 - 21:39
  • Ikan Asin Jambal Roti Jadi Cenderamata Favorit Wisatawan di Pangandaran
    Ikan Asin Jambal Roti Jadi Cenderamata Favorit Wisatawan di Pangandaran
    24/09/2021 - 21:33

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Program Kotaku di Indramayu: Apa dan Bagaimana?
    Program Kotaku di Indramayu: Apa dan Bagaimana?
    24/09/2021 - 19:12
  • Upaya Sederhana Basmi Dosa Besar Dalam Dunia Pendidikan
    Upaya Sederhana Basmi Dosa Besar Dalam Dunia Pendidikan
    24/09/2021 - 11:01
  • ”Bahasa” Orang Miskin
    ”Bahasa” Orang Miskin
    21/09/2021 - 15:55
  • Vaksin Dipacu, Wsbk Melaju
    Vaksin Dipacu, Wsbk Melaju
    21/09/2021 - 13:14
  • Menuju Pendidikan yang Berkualitas
    Menuju Pendidikan yang Berkualitas
    21/09/2021 - 12:55
  • Agama Cinta Gus Dudung Abdurrachman, Sang Jenderal Bernasab Sunan Gunung Jati
    Agama Cinta Gus Dudung Abdurrachman, Sang Jenderal Bernasab Sunan Gunung Jati
    21/09/2021 - 09:58
  • Mengenang Isa Hasanda Pendiri SBT, 12 Tahun Dari Bui ke Bui
    Mengenang Isa Hasanda Pendiri SBT, 12 Tahun Dari Bui ke Bui
    20/09/2021 - 17:51
  • Pengakaran Kembali Pancasila di Masyarakat
    Pengakaran Kembali Pancasila di Masyarakat
    20/09/2021 - 13:25

KULINER

  • Steamboat Jumbo Luminor Hotel Jakarta Kota Sukses Curi Perhatian Penikmat Kuliner
    Steamboat Jumbo Luminor Hotel Jakarta Kota Sukses Curi Perhatian Penikmat Kuliner
    23/09/2021 - 16:30
  • Asyiknya Nikmati Senja di ASTON Sidoarjo City Hotel & Conference Center
    Asyiknya Nikmati Senja di ASTON Sidoarjo City Hotel & Conference Center
    23/09/2021 - 01:33
  • Berburu Lezat Gurih Es Kopi Susu Tetangga di Toko Kopi Tuku Surabaya
    Berburu Lezat Gurih Es Kopi Susu Tetangga di Toko Kopi Tuku Surabaya
    20/09/2021 - 05:30
  • Unik, Ada Bakso Berbentuk Rantai di Sidoarjo
    Unik, Ada Bakso Berbentuk Rantai di Sidoarjo
    20/09/2021 - 01:25
  • 154 Tempat Wisata di Jatim Sudah Buka, Perhatikan Hal Ini
    154 Tempat Wisata di Jatim Sudah Buka, Perhatikan Hal Ini
    19/09/2021 - 14:50