Kopi TIMES

Wakaf, Peran Milenial, dan Blockchain

Jumat, 10 September 2021 - 01:01 | 35.39k
Wakaf, Peran Milenial, dan Blockchain
Fathur Roziqin, Akademisi Prodi Manajemen Zakat dan Wakaf (Mazawa). Kader Intellectual Movement Community (IMC) UIN Khas Jember.
Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, JEMBER – Semarak perwakafan di Indonesia dapat mempercepat pembangunan dan pemulihan ekonomi, sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat. Badan Wakaf Indonesia (BWI) meluncurkan program gerakan nasional wakaf tunai pada 25 Januari 2021 sebagai langkah awal pengenalan. Bahwa wakaf tidak hanya benda tidak bergerak, seperti halnya tanah, namun wakaf juga bisa berupa benda bergerak, seperti wakaf uang.

Langkah awal tugas BWI saat ini adalah peningkatan literasi masyarakat terhadap pemahaman apa itu wakaf uang dan bagaimana memanfaatkan teknologi dalam pelaksanaan penggalangan dana wakaf agar lebih efisien sehingga memudahkan masyarakat menyalurkan sebagian hartanya untuk berwakaf.

Pemberdayaan wakaf secara produktif dengan memanfaatkan teknologi digital diyakini sebagai peluang kemajuan wakaf yang ada di Indonesia. Peluang ini jika disambut dengan antusias oleh lapisan masyarakat dan sinergitas lembaga yang berwenang dalam peningkatan mutu pengelolaan, akan tercipta tujuan wakaf yaitu mempercepat pembangunan dan pemulihan ekonomi, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Namun, pemahaman masyarakat perihal wakaf selama ini masih hanya berkutat pada 3 M: Masjid, Madrasah dan Makam. Berkaitan dengan masalah tersebut, Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNKES) menyebutkan bahwa sebanyak 20 persen generasi milenial memiliki kemampuan untuk berwakaf, maka peran milenial yang mengerti dunia teknologi memungkinkan untuk bergerak sebagai peranan utama dalam kemajuan wakaf secara masif. Adapun peran milenial adalah dengan menerapkan teknologi pada perekonomian di masa mendatang. Dengan hadirnya milenial sebagai tonggak utama akan mempercepat pembangunan dan pemulihan ekonomi dan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat agar segera terwujud.

Semarak pewakafan ke depan diyakini akan didorong oleh teknologi blockchain. Blockchain merupakan teknologi yang dapat menyimpan data transaksi melalui suatu sistem “buku besar” yang terkoneksi pada ratusan hingga ribuan komputer di seluruh dunia. Kehadiran blockchain memungkinkan dana transparansi wakaf dapat meringankan beban nazhir sebagai orang yang melakukan pencatatan besar dengan system digital dan dengan begitu kepercayaan masyakat untuk mewakafkan harta bendanya berupa uang lebih fleksibel. Dan besar kemungkinan penduduk seluruh dunia dapat mewakafkan hartanya dengan begitu mudah dan cepat.

Implikasi yang didapatkan dengan kehadiran blockchain ini selain memudahkan masyakat berwakaf (uang) juga dapat dilakukan tanpa perlu kedua belah pihak mengetahui satu sama lain untuk bertransaksi langsung secara digital. 

Menurut Prof. Dr. Raditya Sukmana SE., MA. terdapat tiga kelebihan jika pengelolaan wakaf dengan menggunakan blockchain memungkinkan meningkatan efisiensi dan efektivitas pengelolaan wakaf dari tiga sisi. Pertama, jika wakif dan nadzir terhubung pada suatu sistem blockchain, maka transaksi donasi wakaf dapat dilakukan dengan tingkat transparansi yang tinggi. Kedua, apabila wakaf berbasis blockchain dapat menjangkau nadzir wakaf secara global, maka berkemungkinan wakif dari suatu negara untuk berwakaf di negara lain. Dan tentu ini menjadi peluang bagi negara yang membutuhkan pendanaan pembangunan dan pemulihan ekonomi. 

Ketiga, sistem blockchain sebagai alat perekam bersama pada suatu komunitas yang menghubungkan anggota satu dengan anggota lainnya—yaitu wakif (selaku donatur)—dan nazir (petugas wakaf) hingga mauquf alaih, maka antar pihat terkait saling mengawasi bersama dan transparasi dana akan jauh lebih efektif. Dengan begitu lambat laun kesejahteraan masyarakat seiring dengan sendirinya dapat berjalan secara maksimal (Sukmana, 2019).

Sebagai kesimpulan, peran milenial sebagai generasi yang mengerti dunia teknologi, maka wakaf sebagai jalan mempercepat pembangunan dan pemulihan ekonomi sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat perlu digalakkan oleh generasi milenial dengan mempelajari teknologi blockchain dan menerapkannya di masa depan.  

***

*) Oleh : Fathur Roziqin, Akademisi Prodi Manajemen Zakat dan Wakaf (Mazawa). Kader Intellectual Movement Community (IMC) UIN Khas Jember.

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

***

**) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.



Publisher : Rizal Dani

EKORAN

TERBARU

  • Dukung Karya Roemah Difabel, PT Patra Jasa Serahkan Bantuan dan Dukungan
    Dukung Karya Roemah Difabel, PT Patra Jasa Serahkan Bantuan dan Dukungan
    28/09/2021 - 20:58
  • Takmir Masjid Ceng-Ho Surabaya Antusias Ikuti Pelatihan Dakwah Digital Demi Kenyamanan Jemaah
    Takmir Masjid Ceng-Ho Surabaya Antusias Ikuti Pelatihan Dakwah Digital Demi Kenyamanan Jemaah
    28/09/2021 - 20:47
  • Duta Pancasila Kabupaten Malang Jadi Pemateri Webinar PIK Remaja, Ini Materi yang Diberikan
    Duta Pancasila Kabupaten Malang Jadi Pemateri Webinar PIK Remaja, Ini Materi yang Diberikan
    28/09/2021 - 20:41
  • Antisipasi Alih Fungsi Lahan, Warga Kedunggaleng Maksimalkan LP2B
    Antisipasi Alih Fungsi Lahan, Warga Kedunggaleng Maksimalkan LP2B
    28/09/2021 - 20:35
  • Pindah Target, KPK RI Geledah Rumah Plt Bupati Probolinggo
    Pindah Target, KPK RI Geledah Rumah Plt Bupati Probolinggo
    28/09/2021 - 20:30

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Program Kotaku di Indramayu: Apa dan Bagaimana?
    Program Kotaku di Indramayu: Apa dan Bagaimana?
    24/09/2021 - 19:12
  • Upaya Sederhana Basmi Dosa Besar Dalam Dunia Pendidikan
    Upaya Sederhana Basmi Dosa Besar Dalam Dunia Pendidikan
    24/09/2021 - 11:01
  • ”Bahasa” Orang Miskin
    ”Bahasa” Orang Miskin
    21/09/2021 - 15:55
  • Vaksin Dipacu, Wsbk Melaju
    Vaksin Dipacu, Wsbk Melaju
    21/09/2021 - 13:14
  • Menuju Pendidikan yang Berkualitas
    Menuju Pendidikan yang Berkualitas
    21/09/2021 - 12:55
  • Agama Cinta Gus Dudung Abdurrachman, Sang Jenderal Bernasab Sunan Gunung Jati
    Agama Cinta Gus Dudung Abdurrachman, Sang Jenderal Bernasab Sunan Gunung Jati
    21/09/2021 - 09:58
  • Mengenang Isa Hasanda Pendiri SBT, 12 Tahun Dari Bui ke Bui
    Mengenang Isa Hasanda Pendiri SBT, 12 Tahun Dari Bui ke Bui
    20/09/2021 - 17:51
  • Pengakaran Kembali Pancasila di Masyarakat
    Pengakaran Kembali Pancasila di Masyarakat
    20/09/2021 - 13:25

KULINER

  • Cerita Dua Mahasiswa Tekuni Bisnis Kuliner di Era Pandemi
    Cerita Dua Mahasiswa Tekuni Bisnis Kuliner di Era Pandemi
    28/09/2021 - 18:51
  • Maknyus dan Ramah Kantong, Soto Bening Mbah Kromo Jember Tak Pernah Sepi
    Maknyus dan Ramah Kantong, Soto Bening Mbah Kromo Jember Tak Pernah Sepi
    28/09/2021 - 18:18
  • Merasakan Nikmatnya Ubi Cilembu di Pamongkoran Kota Banjar
    Merasakan Nikmatnya Ubi Cilembu di Pamongkoran Kota Banjar
    27/09/2021 - 05:49
  • Kujipang Tuse, Cemilan Gurih dan Nikmat Oleh-oleh Khas Indramayu
    Kujipang Tuse, Cemilan Gurih dan Nikmat Oleh-oleh Khas Indramayu
    27/09/2021 - 01:27
  • Jerome Polin Membuat Menantea Matos Banjir Pengunjung
    Jerome Polin Membuat Menantea Matos Banjir Pengunjung
    26/09/2021 - 10:05