Pendidikan

Wow Tim Ubaya Lolos tahap awal Pfizer Biotech Fellowship 2021

Rabu, 08 September 2021 - 00:22 | 20.78k
Wow Tim Ubaya Lolos tahap awal Pfizer Biotech Fellowship 2021
Fakultas Teknobiologi Universitas Surabaya. (FOTO: Ubaya)

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Kabar gembira datang dari Universitas Surabaya (Ubaya) karena tim Ubaya lolos tahap awal Pfizer Biotech Fellowship 2021. Empat tim mahasiswa S1 Fakultas Teknobiologi Ubaya berhasil masuk 20 tim terbaik dalam kompetisi Pfizer Biotech Fellowship 2021.

Pfizer Biotech Fellowship 2021 adalah program yang membuka peluang bagi mahasiswa S1, S2 serta dosen atau peneliti di bidang bioteknologi kesehatan.

Program ini untuk beradu gagasan menciptakan inovasi dan berbagi pemikiran pada penyusunan roadmap perkembangan bioteknologi kesehatan di Indonesia. Saat ini 4 tim Ubaya yang berhasil lolos dalam 20 tim terbaik sedang mengembangkan kerangka tulisan esai masing-masing untuk memperebutkan posisi menjadi 10 tim terbaik, Selasa (7/9/2021).

Program Pfizer Biotech Fellowship merupakan kompetisi berskala nasional yang diselenggarakan oleh Pfizer Indonesia dan Tenggara Strategics. Dosen Fakultas Teknobiologi Ubaya, apt. Tjie Kok, S.Si., M.Si., Ph.D. menyampaikan jika program Pfizer Biotech Fellowship sangat bermanfaat bagi mahasiswa maupun dosen atau peneliti yang mengikuti. Program tersebut dirancang untuk mempersiapkan peneliti masa depan dan pemimpin industri dalam memajukan kapasitas penelitian Indonesia di bidang bioteknologi kesehatan.

“Ada tiga kategori jenis kompetisi yang dapat diikuti mahasiswa S1, S2 dan dosen atau peneliti program studi bioteknologi kesehatan Indonesia, yaitu Undergraduates Competition, Graduate Education Grants, dan Training of Trainers. Kami di Fakultas Bioteknologi Ubaya mengikuti semua tiga skema itu,” jelas Tjie Kok.

Sebelumnya terdapat 11 fakultas bioteknologi dari universitas di Indonesia yang diundang untuk mengikuti program Pfizer Biotech Fellowship 2021. Setelah itu terpilihlah 20 tim terbaik yang berasal dari 8 perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi swasta (PTS) ternama di Indonesia, termasuk UBAYA. Sedangkan pengumuman untuk kompetisi kategori dana penelitian mahasiswa S2 serta pelatihan dosen dan peneliti masih dalam proses seleksi.

Empat tim mahasiswa S1 Fakultas Teknobiologi UBAYA yang masuk dalam 20 tim terbaik telah melewati seleksi administrasi dan penilaian yang ketat oleh dewan juri profesional. Satu tim terdiri dari tiga orang mahasiswa. Bentuk kompetisi kategori mahasiswa S1 adalah lomba menulis esai dengan pilihan tiga topik kajian utama terkait perkembangan bioteknologi kesehatan di Indonesia.

Tiga topik tersebut yaitu membangun kemampuan Indonesia dalam bioteknologi kesehatan: strategi-strategi kunci, membangun ekosistem kebijakan untuk meningkatkan penerapan dan penerimaan masyarakat terhadap produk-produk bioteknologi, dan memahami rantai pasok global inovasi bioteknologi kesehatan: implikasinya untuk Indonesia.  

Nantinya sepuluh tim dengan esai terbaik akan mendapat pelatihan serta kesempatan bertukar pikiran dengan pelaku industri dan komunitas riset nasional dan global untuk beradu lagi ke babak selanjutnya. Hingga akhirnya akan dipilih tiga pemenang di bulan November mendatang.

Ketua Program Studi Magister Bioteknologi Ubaya mengatakan berbeda dengan kompetisi mahasiswa S1, kompetisi mahasiswa S2 adalah penelitian tesis. Topik yang diangkat merupakan topik-topik relevan dan terbaru mengenai bidang bioteknologi kesehatan. Misalnya, berkaitan dengan Covid-19, biosensor untuk mikroorganisme patogen, desain vaksin dan masih banyak yang lain.

Disamping itu, Tjie kok mengungkapkan bahwa dirinya juga dosen pembimbing penelitian tesis mahasiswa S2 untuk kompetisi ini sekaligus menjadi salah satu perwakilan dosen Fakultas Bioteknologi Ubaya dalam Training of Trainers.

Mengutip dari laman resmi https://www.Pfizer.co.id, peserta kategori Undergraduates Competition akan memperebutkan hadiah juara pertama sebesar Rp 75 juta, juara kedua Rp 60 juta dan juara ketiga Rp 50 juta. Sedangkan kompetisi kategori Graduate Education Grants akan dipilih 5 tesis terbaik untuk mendapatkan dana penelitian senilai Rp 50 juta per orang.

Menurut Tjie Kok, manfaat yang bisa didapat dari program Pfizer Biotech Fellowship sangat banyak terutama dari segi pendanaan maupun keilmuan. Peserta akan menerima mentorship dari peneliti-peneliti profesional dari dalam negeri maupun luar negeri serta dana pendidikan untuk melanjutkan riset. Bagi dosen atau peneliti juga mendapat manfaat yang sama dan diharapkan program ini bisa menjadi ruang diskusi agar dapat bersama-sama menyusun rekomendasi untuk memajukan bioteknologi kesehatan di Indonesia.

“Program ini sangat bagus untuk memajukan aktivitas-aktivitas di bidang bioteknologi kesehatan. Pendanaan yang diberikan bisa dipakai untuk keperluan projek yang ada di tim kita. Penelitian bidang bioteknologi kesehatan ini sifatnya costly, lumayan mahal. Oleh karena itu, pendanaan ini diperlukan agar penelitiian bisa berjalan lancar. Hasilnya diharapkan bisa terkespos, dikenal dan menjadi bentuk kontribusi dalam memajukan bioteknologi kesehatan di Indonesia,” pungkas Dosen Ubaya ini tentang Pfizer Biotech Fellowship 2021. (*)



Publisher : Sofyan Saqi Futaki

EKORAN

TERBARU

  • Tips Membuat Salad Lebih Sehat
    Tips Membuat Salad Lebih Sehat
    19/09/2021 - 05:48
  • Catat! Makanan Ini Bermanfaat untuk Detoksifikasi Tubuh
    Catat! Makanan Ini Bermanfaat untuk Detoksifikasi Tubuh
    19/09/2021 - 04:34
  • Wah, Enam Tanaman Hias Ini Bisa Kurangi Polusi Udara
    Wah, Enam Tanaman Hias Ini Bisa Kurangi Polusi Udara
    19/09/2021 - 03:04
  • Yuk, Intip Manfaat Jamur Kuping untuk Kesehatan!
    Yuk, Intip Manfaat Jamur Kuping untuk Kesehatan!
    19/09/2021 - 02:24
  • 4 Zodiak yang Dianggap Paling Setia
    4 Zodiak yang Dianggap Paling Setia
    19/09/2021 - 01:22

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Mengenal Gagal Jantung, Sebuah Kondisi Akhir dari Penyakit Jantung
    Mengenal Gagal Jantung, Sebuah Kondisi Akhir dari Penyakit Jantung
    18/09/2021 - 15:35
  • Perpres Pendanaan Pesantren dan Alat Intelijen
    Perpres Pendanaan Pesantren dan Alat Intelijen
    18/09/2021 - 14:05
  • Iklan Ketua Partai Politik Di Tengah Pandemi
    Iklan Ketua Partai Politik Di Tengah Pandemi
    18/09/2021 - 12:22
  • Nasib Ilmu Pengetahuan: Dijual Penerbit Komersial, Diselamatkan Sci-Hub
    Nasib Ilmu Pengetahuan: Dijual Penerbit Komersial, Diselamatkan Sci-Hub
    17/09/2021 - 17:28
  • Membangun Sepakbola dan Ekonomi ala Gubernur Anies Baswedan
    Membangun Sepakbola dan Ekonomi ala Gubernur Anies Baswedan
    17/09/2021 - 16:25
  • Penguatan Karakter Siswa dalam PTMT
    Penguatan Karakter Siswa dalam PTMT
    17/09/2021 - 16:04
  • Wujudkan Generasi Emas Indonesia, Pendidikan Karakter Solusinya?
    Wujudkan Generasi Emas Indonesia, Pendidikan Karakter Solusinya?
    17/09/2021 - 15:00
  • Pro Kontra Santri Tutup Telinga dan Fenomena Matinya Kepakaran
    Pro Kontra Santri Tutup Telinga dan Fenomena Matinya Kepakaran
    17/09/2021 - 12:06

KULINER

  • Kopi Degan, Sensasi Dua Rasa
    Kopi Degan, Sensasi Dua Rasa
    18/09/2021 - 15:11
  • Lezatnya Laksa Khas Cibinong ala Rumah Makan Omah Oong Ciriung
    Lezatnya Laksa Khas Cibinong ala Rumah Makan Omah Oong Ciriung
    15/09/2021 - 15:16
  • Ikan Nilem Telor Sultan, Curi Perhatian Pecinta Pepes Ikan di Tasikmalaya
    Ikan Nilem Telor Sultan, Curi Perhatian Pecinta Pepes Ikan di Tasikmalaya
    15/09/2021 - 00:14
  • Mexchicken Hadirkan Ayam Bercita Rasa Khas Bali
    Mexchicken Hadirkan Ayam Bercita Rasa Khas Bali
    14/09/2021 - 21:16
  • Roti Ganjel Rel, Riwayatmu Dulu dan Kini
    Roti Ganjel Rel, Riwayatmu Dulu dan Kini
    14/09/2021 - 08:10