Kesehatan

Efek Pestisida Picu Kelahiran Anak Bibir Sumbing di Jember

Rabu, 01 September 2021 - 10:00 | 27.42k
Efek Pestisida Picu Kelahiran Anak Bibir Sumbing di Jember
dr Ulfa Elfiah.(Dok.Instagram Ulfa Elfiah)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Dokter spesialis bedah plastik rekonstruksi dan estetik, dr Ulfa Elfiah menyebutkan jika jumlah anak penderita bibir sumbing di Indonesia masih tinggi.

Angka di setiap daerah berbeda. Bahkan untuk Kabupaten Jember, rasio angka kelahiran anak bibir sumbing sekitar 1:1.000 pada tahun 2019.

Angka ini mencerminkan bahwa butuh perhatian khusus dan serius agar tercipta kemudahan akses untuk mendapatkan penanganan bibir sumbing secara komprehensif, baik dari sebelum, saat, hingga sesudah operasi.

"Dari sekian banyak kehamilan ada yang terlahir dengan bibir sumbing," ujarnya, Rabu (1/9/2021). 

Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Jember ini melanjutkan, dalam seminggu minimal ia bisa mengoperasi 5 orang penderita bibir sumbing. Mereka datang dari berbagai daerah mulai Bondowoso hingga Banyuwangi. 

"Bahkan kadang angkanya lebih dari itu," ucap Ulfa. 

Ulfa menjabarkan ada beberapa faktor penyebab bibir sumbing. Mulai dari faktor genetik (30 persen) dan 70 persen sisanya meliputi faktor gizi dan faktor lingkungan. 

Berdasarkan penelitian dr Ulfa, faktor penyebab tingginya angka penderita bibir sumbing di Jember antara lain karena lingkungan pertanian dan perkebunan. 

"Angka pemakaian pestisida tinggi," katanya. 

Pestisida disebut mengganggu kualitas sperma yang menjadi faktor pembentukan janin. Penyebab kedua, air di Jember terkontaminasi oleh logam berat cukup tinggi seperti timbal. 

Karena, setiap hendak melakukan operasi bibir sumbing, dr Ulfa selalu menanyakan latar belakang pekerjaan orang tua anak. 

"Itu yang sedang kami teliti untuk melakukan prevalensi," ungkap dr Ulfa. 

Ia berharap temuan ini bisa melahirkan sebuah kebijakan pada bidang-bidang terkait agar bisa melakukan pencegahan multi sektoral. 

"Petani Indonesia harus benar-benar dalam keadaan aman," ucapnya lagi. 

Dokter Ulfa juga meminta agar masyarakat Indonesia, khususnya di Jawa Timur hendaknya kini makin aware untuk berperan aktif.

Salah satunya bisa mengakses fasilitas operasi gratis dari organisasi nirlaba Smile Train Indonesia yang kini sudah bermitra dengan banyak pihak untuk menyediakan operasi dan perawatan gratis.

"Sehingga akses pun menjadi lebih luas dan terbuka,” jelas dr Ulfa Elfiah.

Screening pada penderita bibir sumbing harus dilakukan lebih cepat agar segera tertangani. Sebab, operasi bibir sumbing membangkitkan kepercayaan anak-anak kembali. Dengan demikian, perawatan komprehensif juga menjadi tantangan tersendiri. 

Karena jika tidak segera ditangani, bibir sumbing dapat menyebabkan komplikasi masalah seperti kesulitan makan, bernapas, mendengar, berbicara, serta meningkatnya resiko malnutrisi, dan bahkan gangguan psikologis.

Ketua Yayasan Dewi Kasih dan Kepala UNEJ Medical Center tersebut juga menyarankan operasi bibir sumbing dilakukan saat anak minimal berusia tiga bulan dan minimal usia 10 bulan untuk operasi celah langit-langit.(*) 



Publisher : Rizal Dani

EKORAN

TERBARU

  • Sejarah Hari Ini: 19 September, Rapat Besar Ikada dan Insiden Hotel Yamato
    Sejarah Hari Ini: 19 September, Rapat Besar Ikada dan Insiden Hotel Yamato
    19/09/2021 - 14:44
  • Trending Twitter: Squid Game, Drama Garapan Netflix dari Korea Selatan
    Trending Twitter: Squid Game, Drama Garapan Netflix dari Korea Selatan
    19/09/2021 - 14:38
  • Penyandang Disabilitas Berdikari dengan Digitalisasi
    Penyandang Disabilitas Berdikari dengan Digitalisasi
    19/09/2021 - 14:32
  • Kementerian PUPR RI: PLBN Jagoi Babang akan Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi di Kalbar
    Kementerian PUPR RI: PLBN Jagoi Babang akan Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi di Kalbar
    19/09/2021 - 14:26
  • World Cleanup Day 2021, Senggigi Had Beach Cleaning
    World Cleanup Day 2021, Senggigi Had Beach Cleaning
    19/09/2021 - 14:19

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Mengenal Gagal Jantung, Sebuah Kondisi Akhir dari Penyakit Jantung
    Mengenal Gagal Jantung, Sebuah Kondisi Akhir dari Penyakit Jantung
    18/09/2021 - 15:35
  • Perpres Pendanaan Pesantren dan Alat Intelijen
    Perpres Pendanaan Pesantren dan Alat Intelijen
    18/09/2021 - 14:05
  • Iklan Ketua Partai Politik Di Tengah Pandemi
    Iklan Ketua Partai Politik Di Tengah Pandemi
    18/09/2021 - 12:22
  • Nasib Ilmu Pengetahuan: Dijual Penerbit Komersial, Diselamatkan Sci-Hub
    Nasib Ilmu Pengetahuan: Dijual Penerbit Komersial, Diselamatkan Sci-Hub
    17/09/2021 - 17:28
  • Membangun Sepakbola dan Ekonomi ala Gubernur Anies Baswedan
    Membangun Sepakbola dan Ekonomi ala Gubernur Anies Baswedan
    17/09/2021 - 16:25
  • Penguatan Karakter Siswa dalam PTMT
    Penguatan Karakter Siswa dalam PTMT
    17/09/2021 - 16:04
  • Wujudkan Generasi Emas Indonesia, Pendidikan Karakter Solusinya?
    Wujudkan Generasi Emas Indonesia, Pendidikan Karakter Solusinya?
    17/09/2021 - 15:00
  • Pro Kontra Santri Tutup Telinga dan Fenomena Matinya Kepakaran
    Pro Kontra Santri Tutup Telinga dan Fenomena Matinya Kepakaran
    17/09/2021 - 12:06

KULINER

  • Kopi Degan, Sensasi Dua Rasa
    Kopi Degan, Sensasi Dua Rasa
    18/09/2021 - 15:11
  • Lezatnya Laksa Khas Cibinong ala Rumah Makan Omah Oong Ciriung
    Lezatnya Laksa Khas Cibinong ala Rumah Makan Omah Oong Ciriung
    15/09/2021 - 15:16
  • Ikan Nilem Telor Sultan, Curi Perhatian Pecinta Pepes Ikan di Tasikmalaya
    Ikan Nilem Telor Sultan, Curi Perhatian Pecinta Pepes Ikan di Tasikmalaya
    15/09/2021 - 00:14
  • Mexchicken Hadirkan Ayam Bercita Rasa Khas Bali
    Mexchicken Hadirkan Ayam Bercita Rasa Khas Bali
    14/09/2021 - 21:16
  • Roti Ganjel Rel, Riwayatmu Dulu dan Kini
    Roti Ganjel Rel, Riwayatmu Dulu dan Kini
    14/09/2021 - 08:10