Peristiwa Internasional

Ada Ancaman Teroris, AS dan Sekutunya Larang Warganya ke Bandara Kabul

Kamis, 26 Agustus 2021 - 10:33 | 18.88k
Ada Ancaman Teroris, AS dan Sekutunya Larang Warganya ke Bandara Kabul
Suasana evakuasi warga di bandara Kabul, Afghanistan dan kini ada ancaman teroris.(FOTO A: France24)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Amerika Serikat, Inggris dan sekutunya memperingatkan warganya agar tidak bepergian ke Bandara Kabul, Afghanistan menyusul adanya ancaman tinggi serangan teroris dekat bandara. Peringatan ini disampaikan tatkala warga Afghanistan, Kamis hari ini bergegas melarikan diri dari pemerintahan Taliban.

Para pejabat Barat, seperti dilansir France24 mengatakan, kelompok itu telah membuat jaminan bahwa beberapa evakuasi akan diizinkan setelah batas waktu penarikan AS minggu depan.

Hingga kini sudah Lebih dari 80.000 orang telah dievakuasi sejak 14 Agustus. Sebagian besar tetap berada di luar bandara Kabul dan mereka berharap bisa kabur dari ancaman pembalasan dan penindasan oleh Taliban.

Washington dan sekutunya telah menerbangkan ribuan warga Afghanistan setiap hari dengan transportasi militer besar-besaran dan itu kini menjadi tugas yang semakin sulit dan putus asa.

Antony-Blinken.jpgMenteri Luar Negeri Amerika Serikat, Antony Blinken saat mengumumkan evakuasi warga keluar Afghanistan.(FOTO B:Screenshot France24).

Taliban juga dituduh memblokir atau memperlambat akses bagi banyak orang yang mencoba mencapai bandara, meskipun mereka telah membantah tuduhan itu.

Australia telah mengevakuasi warga dan pemegang visanya selama lebih dari seminggu dari bandara Kabul, di mana Canberra telah mendesak orang untuk bepergian agar siap untuk transportasi.

Rabu malam, Australia mengubah sarannya kepada orang-orang di daerah itu, yang menurut Payne didasarkan pada kekhawatiran yang meningkat akan serangan.

"Ada ancaman serangan teroris yang sedang berlangsung dan sangat tinggi," kata Menteri Luar Negeri Australia, Marise Payne kepada wartawan di Canberra.

Kedutaan Amerika Serikat di Kabul menyarankan agar warga Amerika Serikat untuk tidak melakukan perjalanan ke Bandara Internasional Hamid Karzai saat ini, menurut peringatan keamanan kedutaan yang dikeluarkan pada hari Rabu.

Warga yang sudah berada di Gerbang Biara, Gerbang Timur, dan Gerbang Utara bandara oleh pihak keamanan juga disarankan untuk segera pergi.

Peringatan itu, yang diposting di situs web kedutaan, tidak memberikan alasan mengapa dikeluarkan.

Rabu malam, Inggris juga memperingatkan warganya menjauh dari bandara Kabul.

"Jangan bepergian ke Bandara Internasional Kabul Hamid Karzai," tulis Kantor Luar Negeri dan Persemakmuran dalam pembaruan saran perjalanan yang diposting ke situs webnya. "Ada ancaman serangan teroris yang berkelanjutan dan tinggi."

"Jika Anda berada di area bandara, menjauhlah ke lokasi yang aman dan tunggu saran lebih lanjut," desaknya, menambahkan bahwa "jika Anda dapat meninggalkan Afghanistan dengan aman dengan cara lain, anda harus segera melakukannya".

Sementara itu Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken, Rabu mengatakan, bahwa Taliban telah membuat komitmen untuk mengizinkan keberangkatan orang Amerika, warga Afghanistan yang "berisiko" dan orang-orang dari negara lain bahkan setelah pemutusan hubungan Selasa. 

"Mereka memiliki tanggung jawab untuk memegang komitmen itu dan memberikan jalan yang aman bagi siapa saja yang ingin meninggalkan negara itu," kata Blinken kepada wartawan.

Rencana Evakuasi

Blinken berbicara beberapa jam setelah utusan Jerman untuk Kabul mengatakan seorang perunding Taliban telah meyakinkannya bahwa warga Afghanistan yang membawa dokumen yang tepat dapat pergi setelah batas waktu.

Kini masih sekitar 1.500 warga Amerika yang mungkin masih perlu dievakuasi dari Afghanistan.

Blinken mengatakan kepada wartawan, bahwa setidaknya 4.500 warga Amerika dari 6.000 orang Amerika yang ingin meninggalkan Afghanistan telah pergi.

Dia mengatakan para pejabat telah melakukan "kontak langsung" dengan 500 orang Amerika lainnya yang ingin pergi dan telah memberi mereka "instruksi khusus tentang cara menuju bandara dengan aman."

Para pejabat "secara agresif telah menjangkau" 1.000 orang Amerika yang tersisa untuk "menentukan apakah mereka masih ingin pergi," katanya.

"Beberapa mungkin sudah tidak ada lagi di negara ini," kata Blinken. "Beberapa orang mungkin mengaku sebagai orang Amerika tetapi ternyata tidak. Beberapa mungkin memilih untuk tetap tinggal."

"Dari sekitar 1.000 orang, kami yakin jumlah orang Amerika yang secara aktif mencari bantuan untuk meninggalkan Afghanistan jauh lebih rendah," katanya.

Turki menempatkan lebih dari 500 personil tentara non-tempur di Afghanistan juga mulai menarik pasukannya itu. Pasukan Turki itu adalah bagian dari misi NATO.

Penarikan itu menandakan pengabaian rencana yang telah dinegosiasikan untuk membantu mengamankan bandara strategis Kabul setelah keberangkatan Amerika.

Turki Putusakan Tarik Pasukan

Kementerian pertahanan Turki mengatakan Rabu,  bahwa pihaknya telah mulai menarik pasukan dari Afghanistan, dan  mengesampingkan rencananya untuk membantu mengamankan bandara strategis Kabul.

"Angkatan Bersenjata Turki kembali ke tanah air kami dengan bangga telah berhasil memenuhi tugas yang dipercayakan kepadanya," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

Turki telah bernegosiasi dengan Taliban dan Washington tentang memainkan peran dalam melindungi bandara setelah penarikan pasukan AS, yang dijadwalkan akan selesai pada Selasa, 31 Agustus 2021.

Namun perebutan cepat ibu kota Afghanistan oleh Taliban membuat rencana itu berantakan.

"Penting bagi Afghanistan untuk menstabilkan," kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan saat penarikan pasukan diumumkan. "Turki akan terus berdialog dengan semua pihak di Afghanistan sejalan dengan tujuan ini," tambahnya.

Kini Amerika Serikat, Inggris dan sekutunya memperingatkan warganya agar tidak bepergian ke Bandara Kabul, Afghanistan menyusul adanya ancaman tinggi serangan teroris dekat bandara. (*)



Publisher : Sofyan Saqi Futaki

EKORAN

TERBARU

  • Malang Raya Bermasker, MBLC Salurkan 3 Ribu Masker BNPB untuk Majelis Agung GKJW Malang Raya
    Malang Raya Bermasker, MBLC Salurkan 3 Ribu Masker BNPB untuk Majelis Agung GKJW Malang Raya
    19/09/2021 - 08:47
  • Persipura Jayapura vs Persija Jakarta: Bangkit atau Makin Babak Belur?
    Persipura Jayapura vs Persija Jakarta: Bangkit atau Makin Babak Belur?
    19/09/2021 - 08:31
  • Bantu Penanganan Covid-19,  ASTana Distribusikan Oksigen Konsentrator ke Ponpes
    Bantu Penanganan Covid-19,  ASTana Distribusikan Oksigen Konsentrator ke Ponpes
    19/09/2021 - 08:19
  • Aksi Dumfries dan Dzeko Warnai Pesta Gol Inter Milan
    Aksi Dumfries dan Dzeko Warnai Pesta Gol Inter Milan
    19/09/2021 - 08:12
  • Mario Suryo Aji Finish di Posisi 8 FIM CEV Moto3 Misano Circuit Italia
    Mario Suryo Aji Finish di Posisi 8 FIM CEV Moto3 Misano Circuit Italia
    19/09/2021 - 08:01

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Mengenal Gagal Jantung, Sebuah Kondisi Akhir dari Penyakit Jantung
    Mengenal Gagal Jantung, Sebuah Kondisi Akhir dari Penyakit Jantung
    18/09/2021 - 15:35
  • Perpres Pendanaan Pesantren dan Alat Intelijen
    Perpres Pendanaan Pesantren dan Alat Intelijen
    18/09/2021 - 14:05
  • Iklan Ketua Partai Politik Di Tengah Pandemi
    Iklan Ketua Partai Politik Di Tengah Pandemi
    18/09/2021 - 12:22
  • Nasib Ilmu Pengetahuan: Dijual Penerbit Komersial, Diselamatkan Sci-Hub
    Nasib Ilmu Pengetahuan: Dijual Penerbit Komersial, Diselamatkan Sci-Hub
    17/09/2021 - 17:28
  • Membangun Sepakbola dan Ekonomi ala Gubernur Anies Baswedan
    Membangun Sepakbola dan Ekonomi ala Gubernur Anies Baswedan
    17/09/2021 - 16:25
  • Penguatan Karakter Siswa dalam PTMT
    Penguatan Karakter Siswa dalam PTMT
    17/09/2021 - 16:04
  • Wujudkan Generasi Emas Indonesia, Pendidikan Karakter Solusinya?
    Wujudkan Generasi Emas Indonesia, Pendidikan Karakter Solusinya?
    17/09/2021 - 15:00
  • Pro Kontra Santri Tutup Telinga dan Fenomena Matinya Kepakaran
    Pro Kontra Santri Tutup Telinga dan Fenomena Matinya Kepakaran
    17/09/2021 - 12:06

KULINER

  • Kopi Degan, Sensasi Dua Rasa
    Kopi Degan, Sensasi Dua Rasa
    18/09/2021 - 15:11
  • Lezatnya Laksa Khas Cibinong ala Rumah Makan Omah Oong Ciriung
    Lezatnya Laksa Khas Cibinong ala Rumah Makan Omah Oong Ciriung
    15/09/2021 - 15:16
  • Ikan Nilem Telor Sultan, Curi Perhatian Pecinta Pepes Ikan di Tasikmalaya
    Ikan Nilem Telor Sultan, Curi Perhatian Pecinta Pepes Ikan di Tasikmalaya
    15/09/2021 - 00:14
  • Mexchicken Hadirkan Ayam Bercita Rasa Khas Bali
    Mexchicken Hadirkan Ayam Bercita Rasa Khas Bali
    14/09/2021 - 21:16
  • Roti Ganjel Rel, Riwayatmu Dulu dan Kini
    Roti Ganjel Rel, Riwayatmu Dulu dan Kini
    14/09/2021 - 08:10