Glutera News

10 Penyakit Mematikan di Dunia Versi WHO 

Sabtu, 21 Agustus 2021 - 12:45 | 19.10k
10 Penyakit Mematikan di Dunia Versi WHO 
Editor: Dhina Chahyanti

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Ada beberapa penyakit yang secara diam-diam bisa membunuh. Penyakit bisa membunuh siapa saja dan kapan saja. 

Penyakit tidak melihat usia dan jenis kelamin, baik anak-anak atau orang tua dan bahkan laki-laki atau perempuan. 

Oleh karena itu, harus waspada dan menjaga kesehatan agar dapat terhindar dari berbagai penyakit berbahaya ini.

Menurut WHO, dari 56,9 juta kematian di seluruh dunia pada tahun 2016 lebih dari setengah (54 persen) disebabkan oleh 10 penyebab mematikan teratas di dunia.

Penyakit jantung iskemik dan stroke adalah pembunuh terbesar di dunia, dengan gabungan 15,2 juta kematian pada tahun 2016.

Penyakit paling mematikan ini umumnya disebabkan karena buruknya pola makan dan beberapa penyebab lainnya. Beberapa diantaranya merupakan penyakit yang perkembangannya lambat.

1. Penyakit arteri koroner

Penyakit arteri koroner disebut juga sebagai penyakit jantung iskemik. Ini menjadi penyakit yang diakibatkan karena terjadinya penyempitan pembuluh darah di jantung dan berisiko terkena serangan jantung.

Penyakit arteri koroner atau penyakit jantung iskemik masih menjadi penyakit mematikan dan pembunuh nomor satu di dunia.

Penyakit ini dapat muncul tanpa gejala, nyeri dada hingga gagal jantung.

2. Stroke

Urutan penyakit mematikan selanjutnya adalah stroke. Stroke adalah penyakit yang terjadi ketika arteri di otak tersumbat atau bocor.

Jika hal ini terjadi otak akan mengalami kekurangan oksigen setelah itu sel-sel otak akan mati dalam beberapa menit.

Jika stroke ditangani dengan cepat dan tepat, kemungkinan dapat pulih kembali. Namun jika terlambat dapat menyebabkan kecacatan dalam jangka waktu panjang.

Gejala yang dialami penderita stroke umumnya merasa mati rasa di seluruh atau sebagian tubuh, sulit berjalan dan kebingungan.

3. Alzheimer dan demensia

Alzheimer dan demensia memang jarang dikaitkan dengan risiko kematian. Namun kedua penyakit ini bisa menyebabkan kehilangan ingatan yang lambat laun akan menyebabkan kerusakan mental dan memori.

Penyakit ini disebabkan oleh masalah memori ringan seperti tidak mampu mengingat sesuatu. Sampai akhirnya fungsi otak akan menurun hingga mengakibatkan kematian.

4. Kanker pernapasan

Kanker pernapasan yang meliputi kanker bronkus, trakea, paru-paru dan laring di tahun 2015 dilaporkan menjadi penyakit yang menyebabkan sekitar empat juga kematian setiap tahunnya.

Ada beberapa faktor yang menyebabkan penyakit ini terjadi yaitu asap rokok, partikel beracun hingga kualitas udara yang buruk.

5. Infeksi saluran pernapasan

Infeksi saluran pernapasan menjadi salah satu penyakit yang mematikan menurut WHO. Penyakit ini meliputi bronkitis, tuberkulosis (TBC) dan pneumonia.

Penyakit ini disebabkan oleh virus atau bakteri yang masuk ke dalam saluran pernapasan.
Gejala yang muncul saat terjadi infeksi pernapasan diantaranya batuk, sesak napas, nyeri dada hingga mengi.

Jika tidak segera diobati secara benar, infeksi ini bisa menyebabkan kematian dan menular ke banyak orang.

6. Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK)

Kondisi ini bisa membuat pengidapnya sulit bernapas dalam jangka panjang. Pada 2004, diperkirakan sudah ada 64 juta orang yang menderita penyakit tersebut.

Beberapa orang yang berisiko terkena penyakit PPOK adalah orang yang sering merokok, punya riwayat infeksi pernapasan sejak kecil ataupun keturunan.

7. Kanker usus besar

Kanker kolorektal atau usus besar adalah kanker yang bermula di usus atau rektum, merupakan penyebab kematian akibat kanker kedua tertinggi di Indonesia dan ketiga tertinggi di dunia, menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Tanda-tanda bahaya untuk kanker usus adalah ada darah di feses, feses berwarna hitam dan menumpuk, sakit saat buang air besar dan perubahan kebiasaan BAB.

8. Diabetes mellitus

Diabetes merupakan salah satu kondisi saat tubuh tidak bisa memproses makanan dan gula yang masuk ke aliran darah. Hal ini menyebabkan penumpukan racun di dalam darah karena jumlah hormon insulin yang tidak mencukupi.

Ada dua jenis diabetes, yaitu tipe 1 dan 2. 

Diabetes tipe satu bisa dialami pada usia muda, yaitu saat pankreas tidak mampu memproduksi insulin. Sementara tipe 2, biasa terjadi pada orang lanjut usia karena insulin yang diproduksi dalam tubuh tidak cukup dan terjadi resisten.

9. Penyakit ginjal

Penyakit ginjal terjadi ketika ginjal mengalami gangguan seperti penumpukan limbah dan racun, anemia serta gangguan elektrolit.

Gejala penyakit ginjal adalah muntah, kencing lebih sering dari biasanya, tidak nafsu makan hingga kram otot.

Jika terjadi gagal ginjal, organ ini tidak lagi dapat membersihkan darah dengan baik. Seseorang dengan penyakit ginjal juga harus rutin mencuci darahnya.

10. Kanker payudara

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mengeluarkan laporan yang menyatakan angka kanker 'melonjak' nyaris 10 juta kematian di tahun 2018.

Sejumlah 18,1 juta kasus baru ditemukan dan diperkirakan kanker akan menjadi penyebab pertama kematian dalam kurun waktu seabad terakhir.

Penelitian yang dilakukan oleh International Agency for Research on Cancer (IARC), kanker paru, payudara dan usus besar merupakan tiga teratas tipe kanker yang paling sering diidap dan menjadi salah satu penyakit yang mematikan. (*)

Be Everlasting with Glutera 



Publisher : Rochmat Shobirin

EKORAN

TERBARU

  • Pantai Nanggelan, Surga Tersembunyi di Selatan Jember
    Pantai Nanggelan, Surga Tersembunyi di Selatan Jember
    23/09/2021 - 03:12
  • Kementerian PUPR RI: Lebih dari 300 Ribu Orang Peroleh Kerja lewat Program PKT Permukiman
    Kementerian PUPR RI: Lebih dari 300 Ribu Orang Peroleh Kerja lewat Program PKT Permukiman
    23/09/2021 - 02:31
  • Asyiknya Nikmati Senja di ASTON Sidoarjo City Hotel & Conference Center
    Asyiknya Nikmati Senja di ASTON Sidoarjo City Hotel & Conference Center
    23/09/2021 - 01:33
  • Masuki Musim Penghujan, Wisata Rafting di Banyuwangi Tambah Fasilitas Keamanan
    Masuki Musim Penghujan, Wisata Rafting di Banyuwangi Tambah Fasilitas Keamanan
    23/09/2021 - 00:31
  • Bank Jatim Sukseskan Program Vaksinasi hingga Pulau Bawean
    Bank Jatim Sukseskan Program Vaksinasi hingga Pulau Bawean
    22/09/2021 - 23:54

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • ”Bahasa” Orang Miskin
    ”Bahasa” Orang Miskin
    21/09/2021 - 15:55
  • Vaksin Dipacu, Wsbk Melaju
    Vaksin Dipacu, Wsbk Melaju
    21/09/2021 - 13:14
  • Menuju Pendidikan yang Berkualitas
    Menuju Pendidikan yang Berkualitas
    21/09/2021 - 12:55
  • Agama Cinta Gus Dudung Abdurrachman, Sang Jenderal Bernasab Sunan Gunung Jati
    Agama Cinta Gus Dudung Abdurrachman, Sang Jenderal Bernasab Sunan Gunung Jati
    21/09/2021 - 09:58
  • Mengenang Isa Hasanda Pendiri SBT, 12 Tahun Dari Bui ke Bui
    Mengenang Isa Hasanda Pendiri SBT, 12 Tahun Dari Bui ke Bui
    20/09/2021 - 17:51
  • Pengakaran Kembali Pancasila di Masyarakat
    Pengakaran Kembali Pancasila di Masyarakat
    20/09/2021 - 13:25
  • Sinergi Pelaku Pengadaan Publik Berkelanjutan Pasca Covid-19
    Sinergi Pelaku Pengadaan Publik Berkelanjutan Pasca Covid-19
    19/09/2021 - 16:30
  • Mengenal Gagal Jantung, Sebuah Kondisi Akhir dari Penyakit Jantung
    Mengenal Gagal Jantung, Sebuah Kondisi Akhir dari Penyakit Jantung
    18/09/2021 - 15:35

KULINER

  • Asyiknya Nikmati Senja di ASTON Sidoarjo City Hotel & Conference Center
    Asyiknya Nikmati Senja di ASTON Sidoarjo City Hotel & Conference Center
    23/09/2021 - 01:33
  • Berburu Lezat Gurih Es Kopi Susu Tetangga di Toko Kopi Tuku Surabaya
    Berburu Lezat Gurih Es Kopi Susu Tetangga di Toko Kopi Tuku Surabaya
    20/09/2021 - 05:30
  • Unik, Ada Bakso Berbentuk Rantai di Sidoarjo
    Unik, Ada Bakso Berbentuk Rantai di Sidoarjo
    20/09/2021 - 01:25
  • 154 Tempat Wisata di Jatim Sudah Buka, Perhatikan Hal Ini
    154 Tempat Wisata di Jatim Sudah Buka, Perhatikan Hal Ini
    19/09/2021 - 14:50
  • Kopi Degan, Sensasi Dua Rasa
    Kopi Degan, Sensasi Dua Rasa
    18/09/2021 - 15:11