Advertisement
Peristiwa Daerah

Kajati Jabar Perintahkan 25 Kajari Antisipasi Penyelewengan Bansos

Mengantisipasi penyelewengan dan mendukung kelancaran  dalam penyaluran bantuan sosial, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kajati Jabar) Asep N. Mulyana memerintahkan seluruh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di Jawa Barat untuk melakukan pendampingan dan

TIMES Indonesia,
Kajati Jabar Perintahkan 25 Kajari Antisipasi Penyelewengan Bansos
Kajati Jabar menyampaikan saat video conference dengan seluruh Kajari di Jabar, di Kantor Kejati Jabar, Rabu (11/8/21).(FOTO: Arief/TIMES Indonesia)
A-AA+

BANDUNG Mengantisipasi penyelewengan dan mendukung kelancaran  dalam penyaluran bantuan sosial, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kajati Jabar) Asep N. Mulyana memerintahkan seluruh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di Jawa Barat untuk melakukan pendampingan dan memonitor penyaluran, serta mewaspadai modus-modus penyelewengan dana bansos oleh oknum-oknum tertentu.

Kajati Jabar menyampaikan hal tersebut dalam video conference dengan seluruh Kajari di Jabar, di Kantor Kejati Jabar di Jl. Naripan No. 25 Bandung Rabu (11/8/21).

Advertisement

Kajati Jabar didampingi oleh Aspidsus Kejati Jabar Riyono, SH. M.Hum, sedangkan para Kajari didampingi oleh Kasi Intel, Kasi Pidsus dan Kasi Datun. 

Aspidsus Riyono menambahkan agar para Kajari bersama jajaran harus meyakinkan tidak akan ada kriminalisasi dalam penyaluran bansos sepanjang memenuhi aturan yang berlaku.

"Pantau Bansos yang belum tersalurkan, tanyakan apa yang menjadi kendala dan dampingi pemerintah daerah, sehingga dapat merealisasikan anggarannya untuk kesejahteraan masyarakat, " papar Kajati.

Selain itu Asep Mulyana berharap bansos disalurkan dengan tepat sasaran, tepat aturan dan tidak menimbulkan kegaduhan baru. "Kajari harus terus memantau proses ini," tandas Kajati Jabar. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu!
Klik 👉 Channel TIMES Indonesia
Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp TIMES Indonesia