Peristiwa Nasional

Istana Berikan Penjelasan Soal Pesawat Kepresidenan Dicat Ulang

Selasa, 03 Agustus 2021 - 20:27 | 26.21k
Istana Berikan Penjelasan Soal Pesawat Kepresidenan Dicat Ulang
Ilustrasi - Pesawat Kepresidenan dicat ulang. (FOTO: Twitter/Alvin Lie)
Pewarta: | Editor: Deasy Mayasari

TIMESINDONESIA, JAKARTAPesawat Kepresidenan dicat ulang dengan warna Merah Putih. Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono mengatakan, pengecatan ini sudah direncanakan dari tahun 2019 lalu.

"Diharapkan dapat memberikan kebanggaan bagi bangsa dan negara. Perlu kami jelaskan bahwa alokasi untuk perawatan dan pengecatan sudah dialokasikan dalam APBN," katanya, dalam keterangannya, Selasa (3/8/2021)

Ia menyampaikan, sebagai upaya untuk pendanaan penanganan Covid-19, Kementerian Sekretariat Negara juga telah melakukan refocusing anggaran pada APBN 2020 dan APBN 2021. Dimana, ini sesuai dengan alokasi yang ditetapkan Menteri Keuangan.

Selain itu kata dia, proses perawatan dan pengecatan dilakukan di dalam negeri. Sehingga, secara tidak langsung mendukung industri penerbangan dalam negeri yang terdampak pandemi Covid-19.

Peswat Kepresidenan lamaPesawat Kepresidenan sebelum dicat ulang. (FOTO: Setkab RI)

Kita dia, sebenarnya rencana pengecatan ini sejak 2019 dan terkait dengan perayaan HUT ke 75 Kemerdekaan RI. Satu paket dengan pengecatan Heli Super Puma dan Pesawat RJ.

Karena pada 2019 BBJ 2 belum masuk dalam jadwal perawatan rutin. Maka yang dicat adalah Heli Super Puma dan Pesawat RJ. Perawatan rutin pesawat memiliki interval waktu yang telah ditetapkan dan harus dipatuhi. Sehingga, jadwal perawatan harus dilaksanakan tepat waktu.

Untuk perawatan rutin Pesawat BBJ 2 jatuh pada tahun 2021 merupakan perawatan Check C sesuai rekomendasi pabrik. Maka tahun ini dilaksanakan perawatan sekaligus pengecatan yang bernuansa Merah Putih sebagaimana telah direncanakan sebelumnya.

"Waktunya pun lebih efisien karena dilakukan bersamaan dengan proses perawatan," ujarnya.

Respon Partai

Cat ulang Pesawat dengan warna Merah Putih itu pun menuai pro-kontra partai. Salah satunya datang dari Partai Demokrat, yang melayangkan protes.

"Sekarang pesawat kepresidenan berwarna merah. Entah maksudnya apa, bisa warna bendera, bisa juga Corona. Dulu biru. Desain dan warna karya seorang mayor desainer di TNI AU," ujar Ketua Bappilu Partai Demokrat Andi Arief.

Sementara itu, PKB berkomitmen ada yang lebih penting ketimbang meributkan cat Pesawat kepresidenan tersebut. Sekjen PKB, Hasanuddin Wahid mengatakan, saat ini Indonesia dalam menangani pandemi Covid-19

"Lebih baik kita mengurusi cat diri kita sendiri di mata rakyat dan dunia, apa itu? Cat peringkat pandemi di Indonesia agar berwarna hijau tak lagi kuning, merah, atau bahkan hitam," katanya kepada awak media.

Ia mengatakan, cat pesawat kepresidenan diganti tak perlu diributkan. Ketimbang meributkan cat pesawat kepresidenan, ia mengajak seluruh pihak fokus pada persoalan Covid-19.

"Jika semua stakeholder di negeri ini semua bersatu padu mengatasi cat (warna peringkat pandemi) kita agar menjadi hijau, maka itu adalah kado terbaik 76 tahun Indonesia merdeka. Memperbaiki cat peringkat pandemi kita itu lebih baik daripada meributkan cat pesawat kepresidenan," ujarnya soal Pesawat Kepresidenan dicat ulang. (*)



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Peringati Hantaru, Wali Kota Kediri: Layanan BPN Semakin Baik dan Profesional
    Peringati Hantaru, Wali Kota Kediri: Layanan BPN Semakin Baik dan Profesional
    24/09/2021 - 15:56
  • Taliban Ingin Afganistan Jalin Hubungan Multilateral dengan Negara Sahabat
    Taliban Ingin Afganistan Jalin Hubungan Multilateral dengan Negara Sahabat
    24/09/2021 - 15:51
  • Kantor Pertanahan Kota Batu Bantu Percepat Pemulihan Ekonomi
    Kantor Pertanahan Kota Batu Bantu Percepat Pemulihan Ekonomi
    24/09/2021 - 15:48
  • Selama PTM Terbatas, Lamongan Tidak Ada Klaster Sekolah
    Selama PTM Terbatas, Lamongan Tidak Ada Klaster Sekolah
    24/09/2021 - 15:45
  • Hari Tani Nasional, Wagub Jatim Emil Dardak Kunjungi Magetan
    Hari Tani Nasional, Wagub Jatim Emil Dardak Kunjungi Magetan
    24/09/2021 - 15:42

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Upaya Sederhana Basmi Dosa Besar Dalam Dunia Pendidikan
    Upaya Sederhana Basmi Dosa Besar Dalam Dunia Pendidikan
    24/09/2021 - 11:01
  • ”Bahasa” Orang Miskin
    ”Bahasa” Orang Miskin
    21/09/2021 - 15:55
  • Vaksin Dipacu, Wsbk Melaju
    Vaksin Dipacu, Wsbk Melaju
    21/09/2021 - 13:14
  • Menuju Pendidikan yang Berkualitas
    Menuju Pendidikan yang Berkualitas
    21/09/2021 - 12:55
  • Agama Cinta Gus Dudung Abdurrachman, Sang Jenderal Bernasab Sunan Gunung Jati
    Agama Cinta Gus Dudung Abdurrachman, Sang Jenderal Bernasab Sunan Gunung Jati
    21/09/2021 - 09:58
  • Mengenang Isa Hasanda Pendiri SBT, 12 Tahun Dari Bui ke Bui
    Mengenang Isa Hasanda Pendiri SBT, 12 Tahun Dari Bui ke Bui
    20/09/2021 - 17:51
  • Pengakaran Kembali Pancasila di Masyarakat
    Pengakaran Kembali Pancasila di Masyarakat
    20/09/2021 - 13:25
  • Sinergi Pelaku Pengadaan Publik Berkelanjutan Pasca Covid-19
    Sinergi Pelaku Pengadaan Publik Berkelanjutan Pasca Covid-19
    19/09/2021 - 16:30

KULINER

  • Steamboat Jumbo Luminor Hotel Jakarta Kota Sukses Curi Perhatian Penikmat Kuliner
    Steamboat Jumbo Luminor Hotel Jakarta Kota Sukses Curi Perhatian Penikmat Kuliner
    23/09/2021 - 16:30
  • Asyiknya Nikmati Senja di ASTON Sidoarjo City Hotel & Conference Center
    Asyiknya Nikmati Senja di ASTON Sidoarjo City Hotel & Conference Center
    23/09/2021 - 01:33
  • Berburu Lezat Gurih Es Kopi Susu Tetangga di Toko Kopi Tuku Surabaya
    Berburu Lezat Gurih Es Kopi Susu Tetangga di Toko Kopi Tuku Surabaya
    20/09/2021 - 05:30
  • Unik, Ada Bakso Berbentuk Rantai di Sidoarjo
    Unik, Ada Bakso Berbentuk Rantai di Sidoarjo
    20/09/2021 - 01:25
  • 154 Tempat Wisata di Jatim Sudah Buka, Perhatikan Hal Ini
    154 Tempat Wisata di Jatim Sudah Buka, Perhatikan Hal Ini
    19/09/2021 - 14:50