Peristiwa Nasional

Din Syamsuddin Usul Penanggulangan Covid-19 Kembali ke UU

Rabu, 28 Juli 2021 - 20:47 | 13.94k
Din Syamsuddin Usul Penanggulangan Covid-19 Kembali ke UU
Din Syamsuddin. (FOTO: Rmol/aristama)
Pewarta: | Editor: Imadudin Muhammad

TIMESINDONESIA, JAKARTADin Syamsuddin menyampaikan, pandemi Covid-19 di Indonesia telah dan semakin menimbulkan korban baik sakit maupun meninggal dalam jumlah yang sangat tinggi.

Bahkan kata Presedium KAMI itu, Indonesia termasuk negara dengan korban meninggal  yang tertinggi di dunia.

Menurutnya, salah satu faktor dari kegagalan tersebut adalah kebijakan dan managemen yang tidak meletakkan penanggulangan masalah kesehatan sebagai pusat kepedulian. Tapi merancukannya dengan perhatian terhadap hal-hal lain seperti stimulus ekonomi dan parawisata.

Mantan Ketum PP Muhammadiyah itu berpendapat, perhatian pertama dan prima terhadap masalah kesehatan seyogyanya menjelma dalam usaha seperti seperti beberapa hal.

Pertama, mendorong Perguruan Tinggi dan Lembaga-Farmasi Nasional untuk menemukan/mengembangkan obat dan vaksin dari Dalam Negeri. Kedua, mengadakan secara gratis test kesehatan, dan obat-obatan sehingga terjangkau oleh rakyat kecil.

"Dan ketiga menyadari pentingnya pendekatan spritual-keagamaan yang menjadi modal besar Bangsa Indonesia dalam rangka menjaga dan meningkatkan kesehatan diri," katanya kepada TIMES Indonesia, Rabu (28/7/2021).

Kembali ke UU

Din Syamsuddin berpendapat, cara penanganan Pemerintah selama ini terkesan kurang melindungi seluruh rakyat Indonesia sesuai amanat UUD 1945.

Dan dapat dinilai telah melanggar hukum dan produk perundang-undangan yang ada yaitu Undang-Undang No. 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

"Undang-Undang tersebut sangat jelas dan rinci memerintahkan langkah-langkah-langkah nyata penyelamatan rakyat dalam keadaan darurat kesehatan," jelasnya.

Maka karena itu, lanjut dia, demi penyelamatan rakyat dan menghindari jatuhnya korban yang lebih banyak mendesak Pemerintah untuk menerapkan Undang-Undang No. 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan.

Bagaimana caranya?

Pertama kata Din, mengawasi dan membatasi kedatangan orang dari luar wilayah Indonesia melalui berbagai

moda transportasi dengan menegakkan kekarantinaan kesehatan. "Selama ini Tenaga Kerja Asing terlalu dimudahkan masuk," katanya.

Kedua, menegakkan karantina rumah dan wilayah dengan tanggung jawab Pemerintah menyediakan makanan/sumber bahan pokok, baik bagi rakyat maupun hewan ternak. "Dalam hal ini Pemerintah harus mengalokasikan anggaran yang sesuai dengan kebutuhan," jelasnya Din.

Ketiga, tidak menjalankan kebijakan yang berubah-ubah dan apalagi bersifat sentralistik yaitu Pemerintah Pusat mendominasi sementara prakarsa Pemerintah Daerah dibatasi.

"Dalam hal ini agar ditempuhkan pendekatan kolaboratif dari berbagai kementerian/instansi Pemerintah sesuai tupoksinya, bukan menyerahkan urusan kepada pejabat yang tidak tepat," ucapnya.

"Untuk itu semua, walau sudah terlambat, Pemerintah menggalang potensi dan partisipasi masyarakat, dan menghentikan sikap merasa bisa mengatasi keadaan sendiri, serta ingin mendesakkan sanksi atas rakyat dengan berkacak pinggang," ujar Din Syamsuddin.(*)



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Munas-Konbes NU 2021, Said Aqil Minta Pemerintah Batasi Masuknya TKA
    Munas-Konbes NU 2021, Said Aqil Minta Pemerintah Batasi Masuknya TKA
    25/09/2021 - 19:08
  • Di Munas-Konbes NU 2021, Said Aqil: Waspada Potensi Covid-19 Gelombang Ketiga
    Di Munas-Konbes NU 2021, Said Aqil: Waspada Potensi Covid-19 Gelombang Ketiga
    25/09/2021 - 19:05
  • Phonska Plus Banyuwangi, Kampungnya Para Petani Muda Buah Naga
    Phonska Plus Banyuwangi, Kampungnya Para Petani Muda Buah Naga
    25/09/2021 - 19:02
  • Tagana Ciamis Salurkan Ilmu Penanggulangan Bencana untuk Pelajar SD dan SMP
    Tagana Ciamis Salurkan Ilmu Penanggulangan Bencana untuk Pelajar SD dan SMP
    25/09/2021 - 18:56
  • Rapimnas Selesai, Malam Ini Bara JP Gelar KLB di Surabaya
    Rapimnas Selesai, Malam Ini Bara JP Gelar KLB di Surabaya
    25/09/2021 - 18:50

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Program Kotaku di Indramayu: Apa dan Bagaimana?
    Program Kotaku di Indramayu: Apa dan Bagaimana?
    24/09/2021 - 19:12
  • Upaya Sederhana Basmi Dosa Besar Dalam Dunia Pendidikan
    Upaya Sederhana Basmi Dosa Besar Dalam Dunia Pendidikan
    24/09/2021 - 11:01
  • ”Bahasa” Orang Miskin
    ”Bahasa” Orang Miskin
    21/09/2021 - 15:55
  • Vaksin Dipacu, Wsbk Melaju
    Vaksin Dipacu, Wsbk Melaju
    21/09/2021 - 13:14
  • Menuju Pendidikan yang Berkualitas
    Menuju Pendidikan yang Berkualitas
    21/09/2021 - 12:55
  • Agama Cinta Gus Dudung Abdurrachman, Sang Jenderal Bernasab Sunan Gunung Jati
    Agama Cinta Gus Dudung Abdurrachman, Sang Jenderal Bernasab Sunan Gunung Jati
    21/09/2021 - 09:58
  • Mengenang Isa Hasanda Pendiri SBT, 12 Tahun Dari Bui ke Bui
    Mengenang Isa Hasanda Pendiri SBT, 12 Tahun Dari Bui ke Bui
    20/09/2021 - 17:51
  • Pengakaran Kembali Pancasila di Masyarakat
    Pengakaran Kembali Pancasila di Masyarakat
    20/09/2021 - 13:25

KULINER

  • Steamboat Jumbo Luminor Hotel Jakarta Kota Sukses Curi Perhatian Penikmat Kuliner
    Steamboat Jumbo Luminor Hotel Jakarta Kota Sukses Curi Perhatian Penikmat Kuliner
    23/09/2021 - 16:30
  • Asyiknya Nikmati Senja di ASTON Sidoarjo City Hotel & Conference Center
    Asyiknya Nikmati Senja di ASTON Sidoarjo City Hotel & Conference Center
    23/09/2021 - 01:33
  • Berburu Lezat Gurih Es Kopi Susu Tetangga di Toko Kopi Tuku Surabaya
    Berburu Lezat Gurih Es Kopi Susu Tetangga di Toko Kopi Tuku Surabaya
    20/09/2021 - 05:30
  • Unik, Ada Bakso Berbentuk Rantai di Sidoarjo
    Unik, Ada Bakso Berbentuk Rantai di Sidoarjo
    20/09/2021 - 01:25
  • 154 Tempat Wisata di Jatim Sudah Buka, Perhatikan Hal Ini
    154 Tempat Wisata di Jatim Sudah Buka, Perhatikan Hal Ini
    19/09/2021 - 14:50