Wisata

Lebih 5500 Pelaku Wisata Tak Bekerja, Pokdarwis Ingin Wisata Banyuwangi Segera Dibuka

Rabu, 28 Juli 2021 - 14:20 | 19.99k
Lebih 5500 Pelaku Wisata Tak Bekerja, Pokdarwis Ingin Wisata Banyuwangi Segera Dibuka
Wisata Banyuwangi, Pantai Pulau Merah. (FOTO: Agung Sedana/ TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Sejumlah pengelola wisata yang tergabung kendalam Asosiasi Pokdarwis (kelompok sadar wisata) di Kabupaten Banyuwangi mengeluhkan nasib 5.500 karyawan wisata dan 500 UMKM yang kehilangan pekerjaan dampak perpanjangan kebijakan PPKM.

Sebagaimana diketahui, sejak pemberlakuan PPKM Darurat 3 Juli 2021 lalu, pemerintah setempat telah mengambil kebijakan untuk menutup seluruh destinasi wisata di Banyuwangi, Jawa Timur.

Sejak saat itu, geliat ekonomi wisata dan UMKM sekitarnya mati seketika. Masyarakat sekitar wisata tidak lagi bisa berjualan dan beberapa pelaku wisata terpaksa membanting setir karena tidak ada satupun wisatawan.

"Di Banyuwangi ada 170 destinasi wisata. Di dalamnya ada sekitar 5.500 pelaku dan 560 UMKM. Saat ini kami kebingungan karena wisata ditutup dan butuh solusi agar perekonomian masyarakat di dalamnya bisa terus berjalan," kata Abdul Azis, Ketua Pokdarwis Banyuwangi, Rabu (28/7/2021).

Menurut Azis, penutupan wisata yang berkepanjangan ini menyebabkan pengelola wisata mengalami kesulitan biaya operasional perawatan yang rutin harus dikeluarkan. Agar tidak terjadi kematian wisata dan kerusakan fasilitas karena tidak terawat, pihaknya terpaksa meminta DPRD Banyuwangi untuk menggelar audiensi.

Secara resmi mereka telah bersurat agar rapat dengar segera diagendakan. "Kami mewakili teman-teman Pokdarwis lainnya ingin destinasi wisata dibuka. Kami siap menerapkan protokol kesehatan secara ketat," katanya.

Selain berharap kegiatan pariwisata dipulihkan kembali, para Pokdarwis ini juga mengeluhkan soal bantuan pemerintah yang tak jua mereka dapatkan. "Kalau bantuan (tunai) tidak pernah ada, namun kalau bantuan sarana prasarana terkait standar protokol kesehatan itu sudah kami terima," jelasnya.

Selain itu, pihaknya ingin ada relaxasi dalam pembayaran tagihan listrik yang tetap dibebankan meskipun wisata tutup.

"Mohon ini juga diperhatikan. Kami ingin solusi karena pelaku wisata saat ini posisinya terjepit agar kami bisa bertahan. Karena rata-rata kami mengelola wisata alam dan dikelola secara mandiri," pintanya.

Dalam kesempatan yang sama, anggota Asosiasi Pokdarwis lainnya, Bagus Joko menekankan ada empat poin yang ingin dikabulkan oleh pemerintah setempat. Poin pertama, adanya kelonggaran pajak porporasi dalam satu tahun. Pon kedua, kelonggaran terhadap biaya penggunaan listrik atau relaxasi pembayaran listrik.

Poin ketiga, adanya bantuan sosial bagi UMKM yang ada di destinasi wisata. Poin keempat, Pokdarwis menginginkan wisata dibuka kembali. Meskipun dengan terbatas dan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

"Dan kami ingin destinasi wista dibuka tentunya dengan protokol kesehatan yang ketat. Kami siap kok menerapkan protokol kesehatan dengan ketat," tegasnya.

Sementara itu, anggota DPRD Banyuwangi dari PDI Perjuangan, Patemo menyambut aspirasi para Pokdarwis tersebut. Dia juga menyadari, jika dampak pandemi Covid-19 saat ini sangat membebani seluruh masyarakat.

"Kita belum bisa menyimpulkan apa yang menjadi keinginan Asosiasi Pokdarwis ini. Kami harus koordinasikan dengan Dinas yang lain agar berjalan seirama sesuai dengan keinginan teman-teman pelaku wisata," kata Patemo usai menemui perwakilan Pokdarwis Kabupaten Banyuwangi. (*)



Publisher : Rizal Dani

EKORAN

TERBARU

  • Jazilul Fawaid: Santri Punya Trah Menjadi Pemimpin
    Jazilul Fawaid: Santri Punya Trah Menjadi Pemimpin
    18/09/2021 - 23:08
  • DKC Garda Bangsa Bondowoso Gelar Vaksinasi Covid-19, Peserta Dapat Voucher Umroh 
    DKC Garda Bangsa Bondowoso Gelar Vaksinasi Covid-19, Peserta Dapat Voucher Umroh 
    18/09/2021 - 23:02
  • Uji Coba Pramusim Kontra APM Ponorogo, Persemag Magetan Raih Hasil Imbang
    Uji Coba Pramusim Kontra APM Ponorogo, Persemag Magetan Raih Hasil Imbang
    18/09/2021 - 22:59
  • Jelang Muswil lll, GMPI DKI Jakarta Gelar Baksos di Ibukota 
    Jelang Muswil lll, GMPI DKI Jakarta Gelar Baksos di Ibukota 
    18/09/2021 - 22:51
  • Persik Kendal Bantai Persip Pekalongan 3-0 Saat Pertandingan Uji Coba
    Persik Kendal Bantai Persip Pekalongan 3-0 Saat Pertandingan Uji Coba
    18/09/2021 - 22:44

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Mengenal Gagal Jantung, Sebuah Kondisi Akhir dari Penyakit Jantung
    Mengenal Gagal Jantung, Sebuah Kondisi Akhir dari Penyakit Jantung
    18/09/2021 - 15:35
  • Perpres Pendanaan Pesantren dan Alat Intelijen
    Perpres Pendanaan Pesantren dan Alat Intelijen
    18/09/2021 - 14:05
  • Iklan Ketua Partai Politik Di Tengah Pandemi
    Iklan Ketua Partai Politik Di Tengah Pandemi
    18/09/2021 - 12:22
  • Nasib Ilmu Pengetahuan: Dijual Penerbit Komersial, Diselamatkan Sci-Hub
    Nasib Ilmu Pengetahuan: Dijual Penerbit Komersial, Diselamatkan Sci-Hub
    17/09/2021 - 17:28
  • Membangun Sepakbola dan Ekonomi ala Gubernur Anies Baswedan
    Membangun Sepakbola dan Ekonomi ala Gubernur Anies Baswedan
    17/09/2021 - 16:25
  • Penguatan Karakter Siswa dalam PTMT
    Penguatan Karakter Siswa dalam PTMT
    17/09/2021 - 16:04
  • Wujudkan Generasi Emas Indonesia, Pendidikan Karakter Solusinya?
    Wujudkan Generasi Emas Indonesia, Pendidikan Karakter Solusinya?
    17/09/2021 - 15:00
  • Pro Kontra Santri Tutup Telinga dan Fenomena Matinya Kepakaran
    Pro Kontra Santri Tutup Telinga dan Fenomena Matinya Kepakaran
    17/09/2021 - 12:06

KULINER

  • Kopi Degan, Sensasi Dua Rasa
    Kopi Degan, Sensasi Dua Rasa
    18/09/2021 - 15:11
  • Lezatnya Laksa Khas Cibinong ala Rumah Makan Omah Oong Ciriung
    Lezatnya Laksa Khas Cibinong ala Rumah Makan Omah Oong Ciriung
    15/09/2021 - 15:16
  • Ikan Nilem Telor Sultan, Curi Perhatian Pecinta Pepes Ikan di Tasikmalaya
    Ikan Nilem Telor Sultan, Curi Perhatian Pecinta Pepes Ikan di Tasikmalaya
    15/09/2021 - 00:14
  • Mexchicken Hadirkan Ayam Bercita Rasa Khas Bali
    Mexchicken Hadirkan Ayam Bercita Rasa Khas Bali
    14/09/2021 - 21:16
  • Roti Ganjel Rel, Riwayatmu Dulu dan Kini
    Roti Ganjel Rel, Riwayatmu Dulu dan Kini
    14/09/2021 - 08:10