Kuliner

Dorong Ekonomi Saat Pandemi, Mahasiswa Untag Banyuwangi Buat Produk Jajanan

Selasa, 27 Juli 2021 - 08:56 | 79.16k
Dorong Ekonomi Saat Pandemi, Mahasiswa Untag Banyuwangi Buat Produk Jajanan
Produk olahan jajanan makanan kering Rofuyu, karya mahasiswa Untag 1945 Banyuwangi yang dikemas dengan modern (FOTO: Rizki Alfian/ TIMES Indonesia)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Apa yang dilakukan oleh para mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi (Untag Banyuwangi) ini patut mendapat apresiasi. Di tengah pandemi Covid-19, mereka membuat sebuah produk jajanan makanan kering untuk membantu perekonomian masyarakat.

Produk olahan itu berupa Stick Pepaya California dan Carang Ubi Jalar. Mahasiswa yang tergabung dalam Kuliah Kerja Nyata atau KKN kelompok 44 Desa Parijatah Kulon, Kecamatan Srono itu menamakan produknya dengan sebutan 'Rofuyu'.

Sebagai agent of change, mahasiswa memang dituntut untuk kreatif dan inovatif. Hal itu terbukti, potensi hasil alam warga lokal yang ada di dusun setempat disulap menjadi sebuah produk yang punya nilai jual.

Ketua KKN Kelompok 44 Desa Parijatah Kulon, Nindha Rayi Perwita Sari mengatakan, dirinya bersama tim sengaja membuat produk Rofuyu karena bahan bakunya melimpah dan mudah didapatkan.

jajanan-makanan-kering-Rofuyu-2.jpg

"Pemberdayaan ekonomi masyarakat di masa pandemi berbasis potensi lokal harus kita genjot, karena ini yang akan menjadi penopang ekonomi saat masa sulit," kata Nindha kepada TIMESIndonesia, Selasa (27/7/2021).

Mahasiswi Fakultas Ekonomi itu mengungkapkan, bahan-bahan yang didapat seluruhnya berasal dari kebun warga lokal di Desa Parijatah Kulon. Sehingga benar-benar memanfaatkan potensi yang ada untuk kesejahteraan masyarakat.

"Ini bagian daripada pengabdian kami kepada masyarakat, setidaknya bisa membantu menambah pendapatan ekonomi warga khususnya yang berada di Dusun Rayud, Desa Parijatah Kulon saat masa pandemi Covid-19 ini," ujar Nindha.

"Kami membantu agar potensi hasil alam warga sini meningkat dan menambah nilai jual. Produk ini nantinya dapat menjadi pemasukan tambahan warga. Lebih-lebih bisa jadi produk unggulan masyarakat setempat," imbuh Nindha.

Divisi Media Publikasi KKN Kelompok 44, Novan Dwi Prasetyo, menambahkan, produk Rofuyu dibungkus dengan desain kemasan modern. Selain untuk menjaga kualitas produk, juga untuk mendukung branding dan menarik daya minat konsumen untuk membeli.

"Packaging kita gunakan plastik siplock, selain simpel, produk sudah pasti terjaga kebersihannya dan tentu dapat bersaing dipasaran," ucap Mahasiswa Fakultas Teknik itu.

jajanan-makanan-kering-Rofuyu-3.jpg

Berbekal keahlian desain grafis dan ilmu digital marketing yang dimiliki, Novan dan tim KKN Kelompok 44 juga sudah memikirkan bagaimana cara memasarkan produknya agar bisa laku di pasaran.

"Selama ini kendala produk yang dihadapi masyarakat hampir sama, yakni terkait dengan pemasaran. Kita sudah siapkan skema penjualan secara ofline dan online. Diantaranya koordinasi melalui pasar terdekat dan pusat oleh-oleh daerah. Bahkan platform market place seperti shoppe, tokopedia, bukalapak, atau go food sudah kita persiapkan untuk pemasarannya," ungkap Novan.

Novan lantas menjelaskan proses cara pembuatan salah satu produk Rofuyu, yakni Carang Ubi Jalar.

Mula-mula ubi jalar dikupas dari kulitnya, lalu cuci hingga bersih kemudian tiriskan. Selanjutnya serut ubi dan goreng dengan minyak panas setengah matang.

Sembari menunggu, didihkan gula merah, gula pasir dan garam hingga menjadi gulai. Setelah sudah tercampur, masukkan serutan ubi ke dalam gulai tersebut. Lalu, angkat dan langsung cetak ke alat pencetaknya.

"Diamkan beberapa saat menunggu adonan mengering, kemudian lepaskan dari alat pencetaknya. Carang Ubi Jalar pun siap untuk dikemas," tandas Novan mengenai proses pembuatan jajanan oleh mahasiswa Untag Banyuwangi. (*)



Publisher : Sofyan Saqi Futaki

EKORAN

TERBARU

  • Cegah Covid-19, FORTASI Ingatkan Kembali Prokes Melalui Program Sargab
    Cegah Covid-19, FORTASI Ingatkan Kembali Prokes Melalui Program Sargab
    19/09/2021 - 15:14
  • Wisata Luar Angkasa Terwujud, SpaceX Inspiration4 Membuktikannya
    Wisata Luar Angkasa Terwujud, SpaceX Inspiration4 Membuktikannya
    19/09/2021 - 15:08
  • Hima Edsa Unusa Lakukan Pendampingan Pembelajaran Langsung Bahasa Inggris di Madura
    Hima Edsa Unusa Lakukan Pendampingan Pembelajaran Langsung Bahasa Inggris di Madura
    19/09/2021 - 15:02
  • Hasil Perikanan Pulau Bawean Gresik Berpeluang Ekspor
    Hasil Perikanan Pulau Bawean Gresik Berpeluang Ekspor
    19/09/2021 - 14:58
  • 154 Tempat Wisata di Jatim Sudah Buka, Perhatikan Hal Ini
    154 Tempat Wisata di Jatim Sudah Buka, Perhatikan Hal Ini
    19/09/2021 - 14:50

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Mengenal Gagal Jantung, Sebuah Kondisi Akhir dari Penyakit Jantung
    Mengenal Gagal Jantung, Sebuah Kondisi Akhir dari Penyakit Jantung
    18/09/2021 - 15:35
  • Perpres Pendanaan Pesantren dan Alat Intelijen
    Perpres Pendanaan Pesantren dan Alat Intelijen
    18/09/2021 - 14:05
  • Iklan Ketua Partai Politik Di Tengah Pandemi
    Iklan Ketua Partai Politik Di Tengah Pandemi
    18/09/2021 - 12:22
  • Nasib Ilmu Pengetahuan: Dijual Penerbit Komersial, Diselamatkan Sci-Hub
    Nasib Ilmu Pengetahuan: Dijual Penerbit Komersial, Diselamatkan Sci-Hub
    17/09/2021 - 17:28
  • Membangun Sepakbola dan Ekonomi ala Gubernur Anies Baswedan
    Membangun Sepakbola dan Ekonomi ala Gubernur Anies Baswedan
    17/09/2021 - 16:25
  • Penguatan Karakter Siswa dalam PTMT
    Penguatan Karakter Siswa dalam PTMT
    17/09/2021 - 16:04
  • Wujudkan Generasi Emas Indonesia, Pendidikan Karakter Solusinya?
    Wujudkan Generasi Emas Indonesia, Pendidikan Karakter Solusinya?
    17/09/2021 - 15:00
  • Pro Kontra Santri Tutup Telinga dan Fenomena Matinya Kepakaran
    Pro Kontra Santri Tutup Telinga dan Fenomena Matinya Kepakaran
    17/09/2021 - 12:06

KULINER

  • 154 Tempat Wisata di Jatim Sudah Buka, Perhatikan Hal Ini
    154 Tempat Wisata di Jatim Sudah Buka, Perhatikan Hal Ini
    19/09/2021 - 14:50
  • Kopi Degan, Sensasi Dua Rasa
    Kopi Degan, Sensasi Dua Rasa
    18/09/2021 - 15:11
  • Lezatnya Laksa Khas Cibinong ala Rumah Makan Omah Oong Ciriung
    Lezatnya Laksa Khas Cibinong ala Rumah Makan Omah Oong Ciriung
    15/09/2021 - 15:16
  • Ikan Nilem Telor Sultan, Curi Perhatian Pecinta Pepes Ikan di Tasikmalaya
    Ikan Nilem Telor Sultan, Curi Perhatian Pecinta Pepes Ikan di Tasikmalaya
    15/09/2021 - 00:14
  • Mexchicken Hadirkan Ayam Bercita Rasa Khas Bali
    Mexchicken Hadirkan Ayam Bercita Rasa Khas Bali
    14/09/2021 - 21:16