Gaya Hidup

William Kevin Yudianto: Kreativitas Jadi Asa di Tengah Pandemi

Sabtu, 24 Juli 2021 - 17:35 | 39.33k
William Kevin Yudianto: Kreativitas Jadi Asa di Tengah Pandemi
William Kevin Yudianto. (Foto: Dok. Pribadi)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Sejak mewabah pada awal tahun 2020 lalu, hingga kini Indonesia masih terus berjibaku melawan pandemi Covid 19. Bukan hanya soal kesehatan, dampak sosial yang ditimbulkan akibat serangan virus tersebut begitu mengakar sampai saat ini. Salah satunya adalah terhentinya sebagian aktifitas perekonomian.

Jika pun tak berhenti, para pelaku usaha konvensional nampak terseok untuk bisa bertahan mengikuti kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh pemerintah. Melihat kondisi itu, seorang pengusaha muda, William Kevin Yudianto merasa prihatin.

Menurutnya, gelombang besar kenaikan kasus Covid akhir-akhir ini, dampak buruknya lebih terasa dibanding awal pandemi, terutama bagi masyarakat menengah ke bawah.

"Pandemi ini, faktanya memang membuat sebagian besar orang dalam ketakutan dan keresahan. Selain menyangkut kesehatan, di sisi lain masalah perekonomian juga muncul terutama bagi kaum menengah ke bawah," kata Kevin, Sabtu (24/7/2021).

Meski melihat dampak Covid-19 itu memiliki sisi buruk, Kevin justru mengingatkan bahwa selalu ada hikmah di balik peristiwa.

Soal kesehatan, selama tetap menjaga protokol kesehatan dan tetap patuh kebijakan pemerintah, masyarakat tetap bisa produktif meski di rumah saja.

William Kevin Yudianto a

"Ini soal prespektif. Kalau kita melihat sisi buruknya saja, maka lambat laun pasti akan terpuruk. Sementara kita dikaruniai akal, pikiran, intuisi dari Tuhan untuk bisa kita manfaatkan menjadi sebuah kreatifitas yang menghasilkan," terangnya.

Ya, bagi pemuda 27 tahun yang kini sukses berbisnis liquid vape itu, kreativitas adalah kunci untuk keluar dari belenggu pandemi.

"Terutama buat milenial ya. Saat ini mungkin sektor konvensional sedang mengalami krisis. Namun jangan salah, era digital saat ini begitu banyak peluang. Semua tetap bisa dilakukan meski di rumah saja," imbuh Kevin.

Kevin menyebut, peluang itu hampir setiap saat bisa kita temui asal telaten dan jeli melihatnya.

Ia yang dilahirkan dari keluarga sederhana, bisa membangun sebuah bisnis dengan mempekerjakan puluhan karyawan di industri vape dan industri kreatif miliknya saat ini.

"Keluarga saya bukan keluarga yang kaya raya. Itulah yang membuat saya semangat untuk survive," imbuhnya.

Sebelum menggeluti dunia vape, pemuda asal Surabaya itu pernah mencoba berbagai usaha sejak masih bersekolah menengah pertama.

Berjualan binder, bulpoin, obat pelangsing hingga beternak anjing pernah ia geluti meski akhirnya tak semua berhasil. Pada tahun 2012, penggunaan vape di Indonesia dilihatnya sebagai peluang.

Mulanya ia menjual device vape dan beralih membuat industri liquid hingga saat ini.

"Semua ini proses kreatif. Bagaimana kemudian menggunakan desain, mempromosikan melalui platform digital selain itu di Youtube juga bisa jadi ajang promosi sekaligus mendapat pundi dari adsense. Saya rasa di era saat ini, kreatifitas tidak akan pernah habis jika orang tidak bermalas-malasan," terangnya.

Kevin adalah seorang pemuda yang tak lalai pada asalnya. Setidaknya,puluhan karyawan itu berada di lingkar pertemanannya sejak ia kecil.

Bahkan, perusahaan bernama Riot yang diinisiasi olehnya itu merupakan perusahaan bersama dengan sebagian sahamnya dimiliki oleh teman-temannya.

"Bagi saya keluarga dan teman adalah ruh. Saya berpikir kalau saya bisa maju sekeliling saya juga harus terima manfaat. Maju bersama. Berkembang bersama. Karena proses kreatif itu lebih mudah dilakukan ketika kita ada sparing partnernya," kata William Kevin Yudianto.(*)



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Operasi Patuh Lodaya, Pengendara dan Abang Becak di Majalengka Senang Dapat Sembako
    Operasi Patuh Lodaya, Pengendara dan Abang Becak di Majalengka Senang Dapat Sembako
    25/09/2021 - 20:22
  • Diskusi dengan Mendes PDTT, Bupati Lamongan Targetkan 0 Persen Kemiskinan Ekstrem di Lamongan
    Diskusi dengan Mendes PDTT, Bupati Lamongan Targetkan 0 Persen Kemiskinan Ekstrem di Lamongan
    25/09/2021 - 20:14
  • Nelayan Cirebon Lestarikan Tradisi Nadran
    Nelayan Cirebon Lestarikan Tradisi Nadran
    25/09/2021 - 20:02
  • Capaian Vaksinasi Covid di Desa Jajawar Tertinggi di Kota Banjar
    Capaian Vaksinasi Covid di Desa Jajawar Tertinggi di Kota Banjar
    25/09/2021 - 19:56
  • Bupati Benny Laos Dampingi Kadikbud Malut Melantik MKKS dan MGMP Pulau Morotai
    Bupati Benny Laos Dampingi Kadikbud Malut Melantik MKKS dan MGMP Pulau Morotai
    25/09/2021 - 19:50

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Program Kotaku di Indramayu: Apa dan Bagaimana?
    Program Kotaku di Indramayu: Apa dan Bagaimana?
    24/09/2021 - 19:12
  • Upaya Sederhana Basmi Dosa Besar Dalam Dunia Pendidikan
    Upaya Sederhana Basmi Dosa Besar Dalam Dunia Pendidikan
    24/09/2021 - 11:01
  • ”Bahasa” Orang Miskin
    ”Bahasa” Orang Miskin
    21/09/2021 - 15:55
  • Vaksin Dipacu, Wsbk Melaju
    Vaksin Dipacu, Wsbk Melaju
    21/09/2021 - 13:14
  • Menuju Pendidikan yang Berkualitas
    Menuju Pendidikan yang Berkualitas
    21/09/2021 - 12:55
  • Agama Cinta Gus Dudung Abdurrachman, Sang Jenderal Bernasab Sunan Gunung Jati
    Agama Cinta Gus Dudung Abdurrachman, Sang Jenderal Bernasab Sunan Gunung Jati
    21/09/2021 - 09:58
  • Mengenang Isa Hasanda Pendiri SBT, 12 Tahun Dari Bui ke Bui
    Mengenang Isa Hasanda Pendiri SBT, 12 Tahun Dari Bui ke Bui
    20/09/2021 - 17:51
  • Pengakaran Kembali Pancasila di Masyarakat
    Pengakaran Kembali Pancasila di Masyarakat
    20/09/2021 - 13:25

KULINER

  • Steamboat Jumbo Luminor Hotel Jakarta Kota Sukses Curi Perhatian Penikmat Kuliner
    Steamboat Jumbo Luminor Hotel Jakarta Kota Sukses Curi Perhatian Penikmat Kuliner
    23/09/2021 - 16:30
  • Asyiknya Nikmati Senja di ASTON Sidoarjo City Hotel & Conference Center
    Asyiknya Nikmati Senja di ASTON Sidoarjo City Hotel & Conference Center
    23/09/2021 - 01:33
  • Berburu Lezat Gurih Es Kopi Susu Tetangga di Toko Kopi Tuku Surabaya
    Berburu Lezat Gurih Es Kopi Susu Tetangga di Toko Kopi Tuku Surabaya
    20/09/2021 - 05:30
  • Unik, Ada Bakso Berbentuk Rantai di Sidoarjo
    Unik, Ada Bakso Berbentuk Rantai di Sidoarjo
    20/09/2021 - 01:25
  • 154 Tempat Wisata di Jatim Sudah Buka, Perhatikan Hal Ini
    154 Tempat Wisata di Jatim Sudah Buka, Perhatikan Hal Ini
    19/09/2021 - 14:50