Peristiwa Nasional

Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota BPK, Jangan Memilih Kucing dalam Karung

Jumat, 23 Juli 2021 - 19:56 | 37.51k
Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota BPK, Jangan Memilih Kucing dalam Karung
Ketua Umum PP Hikmahbudhi Wiryawan (FOTO: dokumentasi Hikmahbudhi)
Pewarta: | Editor: Imadudin Muhammad

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Ketua Umum Presidium Pusat Hikmahbudhi Wiryawan mengkritisi proses seleksi Calon Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yang akan memasuki tahapan uji kelayakan dan kepatutan (Fit and Proper Test) di Komisi XI DPR RI, September 2021 mendatang. 

Kata dia, Komisi XI DPR RI harus cermat dan teliti dalam menentukan satu calon anggota BPK RI yang akan menggantikan Prof Dr Bahrullah Akbar yang yang memasuki masa pensiun pada 27 Oktober 2021. 

"Di saat masyarakat dilanda pandemi saat ini, bisa dibilang informasi mengenai seleksi calon anggota BPK terbilang sangat minim. Padahal, BPK memegang peranan yang sangat penting dalam mengaudit keuangan negara, keuangan semua instansi pemerintah," tegas Wiryawan dalam keterangannya, Jumat 23 Juli 2021. 

Menurutnya, BPK merupakan lembaga khusus yang menangani pengelolaan keuangan negara. Sepatutnya, setiap informasi apapun mengenai uji kepatutan dan kelayakan calon anggota BPK disampaikan ke publik. Dengan begitu publik bisa bersama-sama mencermati dan memberikan masukan setiap nama yang menjadi calon anggota BPK. 

"Ini kan sangat penting, untuk menghindari adanya kecurigaan publik terhadap kinerja DPR. Dalam waktu yang sangat singkat, awal September mendatang, calon-calon yang ada harus benar-benar ditracking rekam jejaknya, jangan sampai kejadian memilih kucing dalam karung," kata dia.

Wiryawan lantas merujuk keputusan rapat internal Komisi XI DPR pada akhir Juni lalu, dimana Komisi XI telah menyampaikan ada 16 calon anggota BPK yang lolos dan akan mengikuti tes fit and proper test. 

Mereka adalah Dadang Suwarna, Dori Santosa, Encang Hermawan, Kristiawanto, Shohibul Imam, Nyoman Adhi Suryadnyana, R. Hari Pramudiono, dan Muhammad Komarudin. Selanjutnya Nelson Humiras Halomoan, Widiarto, Muhammad Syarkawi Rauf, Teuku Surya Darma, Harry Zacharias Soeratin, Blucer Welington Rajagukguk, Laode Nusriadi, dan Mulyadi.

"Publik tahu bahwa DPR lembaga politik, proses uji kelayakan dan kepatutan calon anggota BPK tidak lepas dari lobi-lobi politik. Disitu pertaruhannya, apakah bisa menjadi jaminan jika BPK ke depan bisa independen dalam melakukan audit keuangan," ucap Wiryawan.

Sementara Sekjen PP Hikmahbudhi Ravindra menambahkan jika BPK RI harus dijaga marwahnya sebagai Lembaga Tinggi Negara yang terhormat. Apalagi ditengah iklim otak-atik aturan yang sedang marak terjadi belakangan ini, kita harus terus mengawasi kinerja wakil rakyat ini agar tidak terjadi penyalahgunaan wewenang dalam menyeleksi Calon Anggota BPK-RI.

"Kami tentu khawatir ketika melihat 16 nama Calon Anggota BPK-RI tersebut. Bagaimana tidak, hampir setengah dari 16 nama tersebut adalah Politisi Partai Politik dan sangat minim track record dalam bidang keuangan, bagaimana kemudian BPK-RI dapat menjaga independensi, integritas dan profesionalismenya jika dipimpin oleh amatir?," kata Ravindra.

"Dalam rapat internal Komisi XI DPR pada 24 Juni 2021 kemarin kan mereka telah mensahkan sebanyak 16 nama Calon Anggota BPK RI yang akan mengikuti pelaksanaan fit and proper test. Namun dari 16 nama calon tersebut, ada 2 nama yang justru seharusnya tidak lolos secara administratif namun tetap diloloskan. Ini kan tentu cacat formil dan sangat mencurigakan," sambungnya.

Persyaratan formil calon anggota BPK yang dimaksud telah digariskan oleh Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2006 tentang Badan Pemeriksa Keuangan Pasal 13 huruf j. Untuk dapat dipilih sebagai anggota BPK, calon harus memenuhi 11 syarat. Tentu, apabila calon yang mendaftar tidak memenuhi salah satu syarat saja seharusnya Komisi XI dapat menganulir atau menggugurkan pencalonannya.

"Oleh karena itu, sebagaimana ketentuan Pasal 13 huruf j UU Nomor 15 Tahun 2006 seharusnya Komisi XI DPR RI tidak mengikutsertakan kedua nama tersebut dalam proses fit and proper test. Sebab, kedua calon telah gugur demi hukum karena tidak memenuhi salah satu syarat dari 11 syarat yang ditetapkan undang-undang. Apabila tetap memaksakan, maka Komisi XI terindikasi melanggar UU," pungkas Ravindra. (*)



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Konstruksi Jembatan Wai Kaka Selesai, Kementerian PUPR RI Lakukan Uji Beban
    Konstruksi Jembatan Wai Kaka Selesai, Kementerian PUPR RI Lakukan Uji Beban
    16/09/2021 - 21:28
  • Ariston Umumkan Kemitraan dengan Official Regional Partner Juventus
    Ariston Umumkan Kemitraan dengan Official Regional Partner Juventus
    16/09/2021 - 21:14
  • Pemkab Majalengka Minta Setiap Kantor untuk Memanfaatkan Produk Lokal
    Pemkab Majalengka Minta Setiap Kantor untuk Memanfaatkan Produk Lokal
    16/09/2021 - 21:00
  • Melalui Ruang Pintar Pelangi Mekaar, PNM Madiun Fasilitasi Siswa Belajar Daring
    Melalui Ruang Pintar Pelangi Mekaar, PNM Madiun Fasilitasi Siswa Belajar Daring
    16/09/2021 - 20:53
  • Menag Intensifkan Gerakan Maskerisasi Pada Acara Keagamaan
    Menag Intensifkan Gerakan Maskerisasi Pada Acara Keagamaan
    16/09/2021 - 20:46

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Virus Anakronik di Pendidikan Tinggi
    Virus Anakronik di Pendidikan Tinggi
    16/09/2021 - 19:51
  • Vonis dan ”Vonis”
    Vonis dan ”Vonis”
    16/09/2021 - 13:15
  • Bang Zul dan Facebook
    Bang Zul dan Facebook
    16/09/2021 - 11:41
  • Politik Kehadiran
    Politik Kehadiran
    16/09/2021 - 08:45
  • Universitas Hindu Negeri: Toleransi dan Keberanian Menag
    Universitas Hindu Negeri: Toleransi dan Keberanian Menag
    16/09/2021 - 07:04
  • Gaya Kepemimpinan Anies Baswedan dan Peluangnya di Pilpres 2024
    Gaya Kepemimpinan Anies Baswedan dan Peluangnya di Pilpres 2024
    15/09/2021 - 17:18
  • JABAR (Juara) di Korupsi?
    JABAR (Juara) di Korupsi?
    15/09/2021 - 16:44
  • Membangun SMA Rasa SMK
    Membangun SMA Rasa SMK
    15/09/2021 - 15:22

KULINER

  • Lezatnya Laksa Khas Cibinong ala Rumah Makan Omah Oong Ciriung
    Lezatnya Laksa Khas Cibinong ala Rumah Makan Omah Oong Ciriung
    15/09/2021 - 15:16
  • Ikan Nilem Telor Sultan, Curi Perhatian Pecinta Pepes Ikan di Tasikmalaya
    Ikan Nilem Telor Sultan, Curi Perhatian Pecinta Pepes Ikan di Tasikmalaya
    15/09/2021 - 00:14
  • Mexchicken Hadirkan Ayam Bercita Rasa Khas Bali
    Mexchicken Hadirkan Ayam Bercita Rasa Khas Bali
    14/09/2021 - 21:16
  • Roti Ganjel Rel, Riwayatmu Dulu dan Kini
    Roti Ganjel Rel, Riwayatmu Dulu dan Kini
    14/09/2021 - 08:10
  • Seru! Ngopi di Manis Ae Coffee and Space Bisa Buat Kopi Sendiri
    Seru! Ngopi di Manis Ae Coffee and Space Bisa Buat Kopi Sendiri
    13/09/2021 - 01:12