Ekonomi

Jagoan Tani Banyuwangi Manfaatkan Pandemi Covid-19 untuk Merintis Bisnis

Jumat, 16 Juli 2021 - 15:38 | 17.01k
Jagoan Tani Banyuwangi Manfaatkan Pandemi Covid-19 untuk Merintis Bisnis
Para peserta Jagoan Tani mengikuti mentoring secara virtual. (FOTO: Tangkapan layar Zoom meeting)
Pewarta: | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, BANYUWANGI – Mentoring para peserta kompetisi 'Jagoan Tani' yang diselenggarakan Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi memasuki sesi narasumber keempat. Pada sesi ini, seluruhnya dipaksa untuk melek digital dengan melihat peluang bisnis ditengah pandemi Covid-19.

Sebagaimana diketahui, nyaris seluruh wirausaha dan bisnis di Banyuwangi lesu sejak awal pandemi Covid-19 menginvasi di Indonesia. Banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan dan bangkrut dari usahanya.

Segala upaya dan inovasi sudah dilakukan pemerintah untuk percepatan kebangkitan ekonomi nasional. Salah satu sektor bisnis yang tidak hancur sepenuhnya di masa Covid-19 ini adalah agribisnis. Bahkan, karena pandemi Covid-19 saat ini ada beberapa jenis usaha yang sangat moncer.

"100 tim Jagoan Tani Banyuwangi ini harus bisa memanfaatkan pandemi untuk kebangkitan bisnis. Harus peka, lihat situasi, rencanakan dan eksekusi," kata Ervina Wahyu S, Akademisi Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Banyuwangi sebagai mentor para Jagoan Tani, Jumat (16/7/2021).

Ervina mencontohkan, salah satu peluang agribisnis di masa pandemi ini adalah dengan menjual produk yang mengandung manfaat kesehatan. Terutama terhadap produk yang terindikasi dapat meningkatkan daya tahan tubuh. Misalnya saja berjualan jamu dalam kemasan bubuk.

Sebelum terjun, Ervina meminta para peserta agar melakukan riset singkat terhadap permintaan konsumen. Menurutnya, kebutuhan dan keinginan dari para konsumen yang tumbuh dari perubahan tren di segi kultural, ekonomi, teknologi yang menjadi sinyal kesempatan memulai pasar baru.

"Bertindaklah dengan cepat, berhenti membuat alasan-alasan. Waktu paling tepat adalah ketika sudah melihat peluang dan rencana sudah matang. Jangan biarkan bakal calon kompetitor mencuri start dari bisnis yang sebenarnya bisa dimulai dulu," kata Ervina memotivasi peserta Jagoan Tani Banyuwangi.

Dia menekankan, sebagaimana generasi muda harus peka terhadap situasi sekitar. Dia menilai, kesuksesan bermula dari keberhasilan peserta dalam melihat peluang sekitar.

"Minimal penuhi kebutuhan sekitar, apa permasalahannya lalu buatkan produk sebagai solusi. Setelah itu mulai memanfaatkan internet untuk menyelesaikan problematika konsumen global," katanya.

Untuk mencapai pasar global, para peserta Jagoan Tani Banyuwangi harus secara detail mencantumkan manfaat dari produk yang dihadirkan. Melalui promosi yang tepat dan konsisten, Ia yakin jika produk-produk lokal Banyuwangi akan segera memenuhi bursa pasar global.

"Konsisten. Terus lakukan, dan berusaha memanfaatkan peluang sesuai keadaan. Membaca situasi. Selain laku tentunya produk juga harus memiliki manfaat bagi konsumen," katanya.

Memang, dalam setiap usaha yang dirintis kerap sekali menemui titik statis. Pada titik ini, menurut Ervina adalah fase dimana pebisnis menjadi sukses atau berhenti karena rugi. Agar fase tersebut dapat dilalui dengan mudah, maka perencanaan yang matang harus dilakukan sebelumnya.

"Tidak ada bisnis yang berjalan lancar tanpa adanya perencanaan yang matang. Apapun bentuknya, Pertanian perikanan aatau budidaya lakukan saja dan jadilah anak muda yang berpengaruh di Banyuwangi," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, kompetisi ‘Jagoan Tani’ yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, melalui Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, dibagi dalam 2 katergori. Yakni kategori Ide Bisnis dan Rintisan Bisnis.

Inovasi 'Jagoan Tani' yang mendorong terciptanya Agropreneur di Banyuwangi ini sangat diminati kalangan generasi muda. Terbukti sampai dengan pendaftaran ditutup pada 30 Juni 2021, terdapat 443 tim mendaftar dengan total 1.528 anak muda terlibat. Setelah dilakukan seleksi, hanya 100 tim yang kemudian terpilih untuk mengikuti tahap selanjutnya. (*)



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Gempuran Pandemi dan Ancaman Generasi Blank
    Gempuran Pandemi dan Ancaman Generasi Blank
    29/07/2021 - 03:07
  • Royal Singosari Hospitality of Gili Trawangan Joining the Business
    Royal Singosari Hospitality of Gili Trawangan Joining the Business
    29/07/2021 - 02:17
  • Semua Bisa Jadi Wartawan
    Semua Bisa Jadi Wartawan
    29/07/2021 - 01:22
  • Agar Baterai Ponsel Tetap Awet, Lakukan Trik Ini
    Agar Baterai Ponsel Tetap Awet, Lakukan Trik Ini
    29/07/2021 - 00:48
  • Begini Cara Berbagi Pesantren Luhur Baitul Hikmah Saat PPKM Darurat
    Begini Cara Berbagi Pesantren Luhur Baitul Hikmah Saat PPKM Darurat
    28/07/2021 - 23:47

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Gempuran Pandemi dan Ancaman Generasi Blank
    Gempuran Pandemi dan Ancaman Generasi Blank
    29/07/2021 - 03:07
  • Semua Bisa Jadi Wartawan
    Semua Bisa Jadi Wartawan
    29/07/2021 - 01:22
  • Pertukaran Sosial Antara Calon Kepala Desa dan Pemilih
    Pertukaran Sosial Antara Calon Kepala Desa dan Pemilih
    28/07/2021 - 20:50
  • Tradisi Pendidikan Agama Keluarga Kiai
    Tradisi Pendidikan Agama Keluarga Kiai
    28/07/2021 - 20:43
  • Pulih dari Covid-19 dengan Meningkatkan Imunitas Melalui Aspek Psikologis
    Pulih dari Covid-19 dengan Meningkatkan Imunitas Melalui Aspek Psikologis
    28/07/2021 - 20:35
  • Membingkai Pendidikan Melalui Keteladanan
    Membingkai Pendidikan Melalui Keteladanan
    28/07/2021 - 19:00
  • Catatan Harian KKN Mahasiswa IAI Ibrahimy Genteng Banyuwangi
    Catatan Harian KKN Mahasiswa IAI Ibrahimy Genteng Banyuwangi
    28/07/2021 - 18:23
  • Mahasiswa, BEM UI, dan Jokowi
    Mahasiswa, BEM UI, dan Jokowi
    28/07/2021 - 17:39

KULINER

  • Dorong Ekonomi Saat Pandemi, Mahasiswa Untag Banyuwangi Buat Produk Jajanan
    Dorong Ekonomi Saat Pandemi, Mahasiswa Untag Banyuwangi Buat Produk Jajanan
    27/07/2021 - 08:56
  • Nikmatnya Jajan Sambil Donasi di DoubleTree by Hilton Surabaya
    Nikmatnya Jajan Sambil Donasi di DoubleTree by Hilton Surabaya
    24/07/2021 - 12:00
  • 6 Tips Olah Daging Kurban Praktis dan Nikmat Ala Chef Juna
    6 Tips Olah Daging Kurban Praktis dan Nikmat Ala Chef Juna
    20/07/2021 - 11:55
  • 4 Tips Olah Daging Kambing Agar Tidak Bau dan Empuk
    4 Tips Olah Daging Kambing Agar Tidak Bau dan Empuk
    20/07/2021 - 03:27
  • Pakar Kuliner: Indonesia Memiliki 104 Jenis Nasi Goreng
    Pakar Kuliner: Indonesia Memiliki 104 Jenis Nasi Goreng
    17/07/2021 - 09:22