Pemerintahan

Komite II DPD RI Dukung Kementan RI Substitusi Tepung Terigu dengan Ubi Kayu

Rabu, 14 Juli 2021 - 15:54 | 7.45k
Komite II DPD RI Dukung Kementan RI Substitusi Tepung Terigu dengan Ubi Kayu
Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo. (FOTO: Dok. Kementan RI).
Pewarta: | Editor: Faizal R Arief

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Anggota Komite II DPD RI utusan Sumatera Barat, Emma Yohanna mendukung upaya Kementerian Pertanian (Kementan RI) dalam mengembangkan makanan lokal, terutama produk olahan yang berbahan dasar ubi kayu sebagai makanan lokal sehat dan berkualitas.

Menurut Emma, sejauh ini ubi kayu memiliki potensi besar dalam industri produk makanan nasional. Selain sehat, makanan ini juga memiliki cita rasa tinggi yang bisa diolah menjadi berbagai macam produk siap saji.

"Sekarang Konsorsium Bisnis di Minangkabau (Sumatera Barat) memulai membuat Mie Minangkabau yang semua bahan bakunya terdiri dari Mocaf (Singkong)," ujar Emma dalam keterangan tertulis, Rabu (14/7/2021).

Meski demikian, kata Emma, produsen makanan olahan lokal di Sumbar masih  dikerjasamakan dengan perusahan di Jawa Tengah. Namun, ke depan, bukan tidak mungkin akan lahir unit-unit usaha dari pelosok desa.

"Industri atau pabrik Mocaf itu belum ada di Sumbar, baru akan ada tahun depan direncankan keperluan awal itu 500 hektare. Kalau saat ini masih kerjasama dengan Jawa Tengah," katanya.

Sebagai informasi saja, produk olahan makanan Minangkabau saat ini berupa Mie Instan yang memiliki varian rasa gulai tunjang dan gula cingcang. Sisanya juga ada varian rasa rendang.

Sebelumnya anggota komite II lainya Stefanus Liow juga mengapresiasi upaya dan kerja keras jajaran Kementan terhadap peningkatan produksi pangan, baik lokal maupun nasional. 

Menurut Stefanus, kinerja tersebut sangat luar biasa kareana memiliki kontribusi besar terhadap perbaikan ekonomi nasional.

"Selain makanan lokal. Yang juga menjadi perhatian saya saat ini adalah banyaknya usulan dari rakyat untuk mengembangkan bunga Krisan sebagai bunga yang berpotensi ekspor. Terutama ke Jepang," tutupnya.

Senada, Guru Besar Universitas Jember, Prof. Achmad Subagio mendukung gerakan diversifikasi pangan lokal sebagai kekuatan dalam membangun sektor pertanian masa depan dan bisa dimulai melalui olahan ubi kayu karbohidrat seperti singkong.

"Kita tau ada mocaf dari bahan dasar songkong. Kemudian ada gaplek dan tapioka yang juga sama-sama dari singkong. Belum lagi akar dan daun yang bisa digunakan untuk olahan kimia dan maknan lainya," katanya.

Subagio mengatakan, komoditas singkong memiliki potensi bisnis yang sangat luar biasa, terutama dalam memenuhi kebutuhan pasar ekspor untuk prodak olahan mocaf. Bahkan Menurut Subagio, singkong adalah kekuatan sekaligus karakter produk makanan bangsa Indonesia.

"Singkong itu sangat luar biasa sekali karena dari singkong kita bisa memiliki kekuatan sebagai sebuah bangsa. Bahkan produk kimia saja bahan bakunya dari akar singkong," katanya.

Disisi lain, lanjut Subagio, komoditas singkong merupakan komoditas yang paling kuat terjangkit hama, sehingga setiap kandungan nutrisinya tetap terjaga dengan baik. Apalagi jika diperkuat dengan pupuk sebagai penyubur tanah.

"Sebenarnya kalau kita lihat resiko kehilangan nutrisi singkong itu paling rendah jika dibandingkan dengan tanaman laian," katanya.

Ketua Masyarakat Singkong Indonesia, Arif Lambaga mengatakan bahwa produk olahan singkong adalah jati diri bangsa yang memiliki potensi ekonomi cukup besar. Terutama dalam menghidupkan ekonomi keluarga.

"Sebab singkong bisa ditanam di lahan-lahan sempit seperti pekarangan rumah. Saya kira ini sudah seusia dengan program pemerintah yang telah mensinergikannya melalui gerakan diversifikasi pangan lokal," tutupnya.

Kini, Komite II DPD RI mendukung upaya Kementerian Pertanian (Kementan RI) dalam mengembangkan makanan lokal, terutama produk olahan yang berbahan dasar ubi kayu sebagai makanan lokal sehat dan berkualitas. (*)



Publisher : Rizal Dani

EKORAN

TERBARU

  • Beri Dukungan Relawan, Duo Kapolres di Malang Kunjungi Posko MBLC
    Beri Dukungan Relawan, Duo Kapolres di Malang Kunjungi Posko MBLC
    30/07/2021 - 12:43
  • Seorang Penumpang Kapal Dharma Ferry asal Tasikmalaya Jatuh di Selat Bali
    Seorang Penumpang Kapal Dharma Ferry asal Tasikmalaya Jatuh di Selat Bali
    30/07/2021 - 12:31
  • Capaian Vaksin Tahap Dua untuk Pelajar di Bondowoso Masih Nol Persen
    Capaian Vaksin Tahap Dua untuk Pelajar di Bondowoso Masih Nol Persen
    30/07/2021 - 12:26
  • Finish Posisi 8, Alvin Tehupeiory Gagal Tembus Babak Final
    Finish Posisi 8, Alvin Tehupeiory Gagal Tembus Babak Final
    30/07/2021 - 12:19
  • Pemkab Probolinggo Salurkan Bansos Sembako kepada 20 Ribu Keluarga
    Pemkab Probolinggo Salurkan Bansos Sembako kepada 20 Ribu Keluarga
    30/07/2021 - 12:11

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Mengkaji Model Pendidikan Karakter Kemandirian pada Santriwati di Pondok Pesantren
    Mengkaji Model Pendidikan Karakter Kemandirian pada Santriwati di Pondok Pesantren
    30/07/2021 - 10:38
  • Puan dan Citra Politik
    Puan dan Citra Politik
    29/07/2021 - 17:52
  • Gempuran Pandemi dan Ancaman Generasi Blank
    Gempuran Pandemi dan Ancaman Generasi Blank
    29/07/2021 - 03:07
  • Semua Bisa Jadi Wartawan
    Semua Bisa Jadi Wartawan
    29/07/2021 - 01:22
  • Pertukaran Sosial Antara Calon Kepala Desa dan Pemilih
    Pertukaran Sosial Antara Calon Kepala Desa dan Pemilih
    28/07/2021 - 20:50
  • Tradisi Pendidikan Agama Keluarga Kiai
    Tradisi Pendidikan Agama Keluarga Kiai
    28/07/2021 - 20:43
  • Pulih dari Covid-19 dengan Meningkatkan Imunitas Melalui Aspek Psikologis
    Pulih dari Covid-19 dengan Meningkatkan Imunitas Melalui Aspek Psikologis
    28/07/2021 - 20:35
  • Membingkai Pendidikan Melalui Keteladanan
    Membingkai Pendidikan Melalui Keteladanan
    28/07/2021 - 19:00

KULINER

  • JW Marriott Rayakan Festival Pertengahan Musim Gugur dengan Bingkisan Kue Bulan Mewah
    JW Marriott Rayakan Festival Pertengahan Musim Gugur dengan Bingkisan Kue Bulan Mewah
    29/07/2021 - 10:04
  • Dorong Ekonomi Saat Pandemi, Mahasiswa Untag Banyuwangi Buat Produk Jajanan
    Dorong Ekonomi Saat Pandemi, Mahasiswa Untag Banyuwangi Buat Produk Jajanan
    27/07/2021 - 08:56
  • Nikmatnya Jajan Sambil Donasi di DoubleTree by Hilton Surabaya
    Nikmatnya Jajan Sambil Donasi di DoubleTree by Hilton Surabaya
    24/07/2021 - 12:00
  • 6 Tips Olah Daging Kurban Praktis dan Nikmat Ala Chef Juna
    6 Tips Olah Daging Kurban Praktis dan Nikmat Ala Chef Juna
    20/07/2021 - 11:55
  • 4 Tips Olah Daging Kambing Agar Tidak Bau dan Empuk
    4 Tips Olah Daging Kambing Agar Tidak Bau dan Empuk
    20/07/2021 - 03:27