Peristiwa Internasional

Waduh, Sehari 18 Orang Meninggal Dunia di India Gegara Disambar Petir

Senin, 12 Juli 2021 - 14:50 | 10.49k
Waduh, Sehari 18 Orang Meninggal Dunia di India Gegara Disambar Petir
Lidah petir saat menjilat langit bisa menghantarkan jutaan volt arus listrik.(FOTO: BBCL/Getty Image)
Pewarta: | Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Berselfie di atas menara pengawas Benteng Amer abad ke 12, di wilayah Rajasthan, utara Jaipur, India, 11 orang meninggal dunia sekaligus, Minggu (11/7/2021) malam karena disambar petir dan tujuh lainnya di tempat berbeda tapi di wilayah itu, sementara beberapa lainnya terluka.

Tim bantuan bencana negara segera beraksi dan membawa korban luka ke rumah sakit. "Korban meninggal dunia termasuk dua turis," kata polisi.

Para korban waktu itu, seperti dilansir di BBC, sedang narsis di tengah hujan di tempat wisata yang populer itu. Mengutip kantor berita AP, Perwira senior polisi, Anand Srivastava juga membenarkannya.

Ada sekitar 27 orang berada di menara dan dinding benteng ketika insiden itu terjadi, dan beberapa diantaranya dilaporkan melompat ke tanah. Sambaran petir telah membunuh rata-rata 2.000 orang di India sejak tahun 2004.

Seorang perwira polisi senior mengatakan kepada media, bahwa menara itu adalah tempat yang populer di benteng. Ia menambahkan sebagian besar orang di antara korban yang meninggal dunia itu masih muda.

Hari itu, sembilan kematian lagi akibat sambaran petir dilaporkan terjadi di seluruh Rajasthan, negara bagian tempat Jaipur berada, menurut laporan media setempat.

Kepala menteri negara bagian, Ashok Gehlot telah mengumumkan 500.000 rupee ($ 6.700; £ 4.800) sebagai kompensasi bagi keluarga mereka yang telah meninggal. 

Musim muson India, yang disertai hujan lebat, biasanya berlangsung dari Juni hingga September. Departemen Meteorologi India (IMD) mengatakan, kematian akibat sambaran petir telah berlipat ganda di negara itu sejak 1960-an, salah satu alasan yang mereka kutip adalah krisis iklim.

Data menyebutkan bahwa insiden petir juga meningkat 30%-40% sejak awal hingga pertengahan 1990-an. Pada tahun 2018 negara bagian Andhra Pradesh di India selatan mencatat 36.749 sambaran petir hanya dalam 13 jam.

Para pejabat mengatakan peristiwa sambaran petir sering terjadi di daerah dengan tutupan pohon yang lebih tipis, membuat orang rentan untuk disambar. Sementara itu Hindustan Times melansir, dari 18 orang yang meninggal dunia larena disambar itu, tujuh diantaranya anak-anak.

Di tempat lain, empat anak meninggal di Kota dan tiga lainnya di distrik negara bagian Dholpur juga akibat disambar petir. Inspektur Polisi, Kota pedesaan, Sharad Chowdhary mengatakan empat anak yang meninggal karena eisambar petir itu terjadi di desa Garda di daerah Kanwas.

Anak-anak itu semula hendak mengambil kambing  untuk digembalakan di hutan dan berlindung dari hujan di bawah pohon yang disambar petir. "Empat lainnya, termasuk tiga anak, terluka dan diberi perawatan medis," katanya.

Di desa Kudina di distrik Dholpur, tiga anak juga meninggal dunia  karena disambar petir saat mereka keluar bersama ternak mereka.

Ketua Menteri India, Ashok Gehlot telah menyampaikan belasungkawa atas kematian 18 remaja yang disambar petir tersebut dan mengumumkan ex gratia sebesar 5 lakh kepada keluarga almarhum. (*)



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • Ketahuan Berwisata, Atlet Georgia Dikeluarkan dari Olimpiade Tokyo 2020
    Ketahuan Berwisata, Atlet Georgia Dikeluarkan dari Olimpiade Tokyo 2020
    01/08/2021 - 06:26
  • China Kokoh di Puncak Klasemen Olimpiade Tokyo 2020
    China Kokoh di Puncak Klasemen Olimpiade Tokyo 2020
    01/08/2021 - 05:16
  • Sukses Orbitkan Taurus, Oneng Sugiarta Entertainment Rilis Lagu Keras Kepala
    Sukses Orbitkan Taurus, Oneng Sugiarta Entertainment Rilis Lagu Keras Kepala
    01/08/2021 - 03:22
  • Bumbu Wijen Tabur Saus Pedas Ayam Jeletot Bikin Mata Melotot
    Bumbu Wijen Tabur Saus Pedas Ayam Jeletot Bikin Mata Melotot
    01/08/2021 - 01:34
  • Kunjungi Posko MBLC, Kepala BNPB Bantu 2.000 Paket Masker dan 100 Sabun Cuci Tangan
    Kunjungi Posko MBLC, Kepala BNPB Bantu 2.000 Paket Masker dan 100 Sabun Cuci Tangan
    31/07/2021 - 23:11

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Respon IHSG Terhadap Penurunan Indonesia Menjadi Negara Menengah Bawah
    Respon IHSG Terhadap Penurunan Indonesia Menjadi Negara Menengah Bawah
    31/07/2021 - 16:38
  • Menghidupkan Nalar Beragama Di Indonesia
    Menghidupkan Nalar Beragama Di Indonesia
    31/07/2021 - 14:55
  • Literasi  Kesehatan Tentang Pencegahan Penularan Covid 19 Pada Pemuda Milenial
    Literasi Kesehatan Tentang Pencegahan Penularan Covid 19 Pada Pemuda Milenial
    31/07/2021 - 12:26
  • Menyebarluaskan Bantuan Hukum Struktural Melalui LPBH NU Tangerang
    Menyebarluaskan Bantuan Hukum Struktural Melalui LPBH NU Tangerang
    31/07/2021 - 08:06
  • KH Syamsul Arifin, Kesederhanaan dan Keistiqomahan
    KH Syamsul Arifin, Kesederhanaan dan Keistiqomahan
    31/07/2021 - 07:42
  • Government Error dan Ekses Krisis Pandemi
    Government Error dan Ekses Krisis Pandemi
    30/07/2021 - 21:46
  • Binasakan Infodemi, Berantas Pandemi
    Binasakan Infodemi, Berantas Pandemi
    30/07/2021 - 20:14
  • Dampak Positif Covid-19
    Dampak Positif Covid-19
    30/07/2021 - 13:48

KULINER

  • Bumbu Wijen Tabur Saus Pedas Ayam Jeletot Bikin Mata Melotot
    Bumbu Wijen Tabur Saus Pedas Ayam Jeletot Bikin Mata Melotot
    01/08/2021 - 01:34
  • Hotel di Gresik Sajikan Kudapan Peningkat Imun, Sup Daun Kelor
    Hotel di Gresik Sajikan Kudapan Peningkat Imun, Sup Daun Kelor
    31/07/2021 - 00:22
  • JW Marriott Rayakan Festival Pertengahan Musim Gugur dengan Bingkisan Kue Bulan Mewah
    JW Marriott Rayakan Festival Pertengahan Musim Gugur dengan Bingkisan Kue Bulan Mewah
    29/07/2021 - 10:04
  • Dorong Ekonomi Saat Pandemi, Mahasiswa Untag Banyuwangi Buat Produk Jajanan
    Dorong Ekonomi Saat Pandemi, Mahasiswa Untag Banyuwangi Buat Produk Jajanan
    27/07/2021 - 08:56
  • Nikmatnya Jajan Sambil Donasi di DoubleTree by Hilton Surabaya
    Nikmatnya Jajan Sambil Donasi di DoubleTree by Hilton Surabaya
    24/07/2021 - 12:00