Politik

Festival Pahlawan Desa, PDI Perjuangan Tampilkan Praktik Pancasila di Desa

Sabtu, 10 Juli 2021 - 20:37 | 15.99k
Festival Pahlawan Desa, PDI Perjuangan Tampilkan Praktik Pancasila di Desa
Launching Festival Pahlawan Desa PDI Perjuangan secara virtual dari Jakarta. (FOTO: PDI Perjuangan)
Pewarta: | Editor: Imadudin Muhammad

TIMESINDONESIA, JAKARTA – DPP PDI Perjuangan mendukung inisiatif Badan Kebudayaan Nasional Pusat (BKNP) yang melaksanakan Festival Pahlawan Desa dengan memperebutkan Piala Megawati Kawal Pancasila dari Desa. 

Menurut Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, kegiatan ini membuktikan betapa pentingnya politik yang membangun kebudayaan bagi partai berlambang kepala banteng moncong putih tersebut. 

"Kegiatan Piala Megawati Kawal Pancasila dari Desa ini berakar dari politik kebudayaan kita, politik kebudayaan nasional kita yang bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan memajukan kesejahteraan umum," kata Hasto. 

Hasto Kristiyanto mengatakan itu saat launching acara Festival Pahlawan Desa yang dilaksanakan secara virtual di Jakarta, Sabtu (10/7/2021). 

Hadir Ketua Umum Megawati Soekarnoputri bersama jajaran Ketua DPP PDI Perjuajgan, seperti Puan Maharani, Tri Rismaharini, Yasonna Laoly, Ahmad Basarah, Rokhmin Dahuri, Sri Rahayu, dan Yanti Sukamdani. 

Acara diorganisasikan oleh Badan Kebudayaan Nasional Pusat (BKNP) PDI Perjuajgan. Hadir Ketua Aria Bima, Sekretaris Rano Karno, Bendahara Vita Ervina, Abidin Fikri, dan Kirana Larasati. 

Ketua DPP PDI Perjuangan bidang kebudayaan, Tri Rismaharini, mengatakan saat ini memang sedang pandemi covid-19. Namun dirinya meyakini bahwa rakyat masih bisa terus menggali nilai-nilai Pancasila yang sebenarnya dihidupi masyarakat. Khususnya masyarakat yang hidup di desa. 

Sebagai mantan Walikota Surabaya, Risma mengatakan dirinya masih ingat bagaimana para ketua RW di kota itu yang dulu membangun sendiri ruang isolasi mandiri di awal-awal pandemi Covid-19. 

"Saya ingat, ada yang di balai RT, ada di rumah-rumah kosong, lalu kemudian mereka secara tanggung renteng menyisipkan satu sendok beras dikumpulkan untuk diberikan kepada saudara-saudara di kampung mereka yang saat itu terkena Covid," kata Risma. 

"Jadi sebetulnya budaya ini adalah budaya yang luar biasa. Maka dengan apa yang dilakukan lewat Festival Pahlawan Desa ini akan bisa kita lihat banyak sekali yang sudah dilakukan oleh tokoh masyarakat ataupun anak-anak muda yang menginspirasi lingkungannya," imbuh dia. 

Ketua BKNP PDI Perjuangan Aria Bima mengatakan pihaknya ingin ada tampilan desa di ruang publik, khususnya di media sosial. Sebab saat ini pihaknya melihat betapa dominannya ruang individualisme, apatisme, dan hedonisme, yang sudah masuk ke desa. 

"Dengan ini, kita ingin mengajak kembali bagaimana nilai-nilai keragaman berbudaya, bahwa Pancasila dalam praktik sebenarnya terus hidup di masyarakat, khususnya di pedesaan," kata Aria Bima. 

Abidin Fikri menjelaskan bahwa sebenarnya lomba ini merupakan rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno yang dimulai sejak 1 Juni lalu. Awalnya, lomba berakhir pada akhir bulan lalu. Namun diperpanjang hingga 31 Juli. 

Masyarakat diajak untuk ikut serta mengirimkan karyanya kepada pihaknya. Sehingga bisa terlibat dalam memperebutkan hadiah total Rp 325 juta serta Piala Megawati Kawal Pancasila dari Desa. 

"Kami ingin agar media sosial tak hanya diisi dengan hoax dan informasi palsu. Kita ingin mengisi media sosial kita dengan kehidupan penuh kebudayaan di desa," kata Abidin Fikri. 

Sekretaris BKNP PDI Perjuangan, Rano Karno, menambahkan bahwa ada berbagai tujuan lomba itu. Salah satunya adalah bentuk penghargaan terhadap para pahlawan desa yang telah berperan besar membawa kemajuan di wilayahnya. 

"Untuk saat ini orang selalu berpikir desa adalah kampung. Bukan, desa itu pusat peradaban. Di sana ada kreativitas. Karena itu, untuk menunjangnya, program ini kita gulirkan," ucap Rano Karno di acara launching Festival Pahlawan Desa PDI Perjuangan.(*)



Publisher : Sofyan Saqi Futaki

EKORAN

TERBARU

  • Gempuran Pandemi dan Ancaman Generasi Blank
    Gempuran Pandemi dan Ancaman Generasi Blank
    29/07/2021 - 03:07
  • Royal Singosari Hospitality of Gili Trawangan Joining the Business
    Royal Singosari Hospitality of Gili Trawangan Joining the Business
    29/07/2021 - 02:17
  • Semua Bisa Jadi Wartawan
    Semua Bisa Jadi Wartawan
    29/07/2021 - 01:22
  • Agar Baterai Ponsel Tetap Awet, Lakukan Trik Ini
    Agar Baterai Ponsel Tetap Awet, Lakukan Trik Ini
    29/07/2021 - 00:48
  • Begini Cara Berbagi Pesantren Luhur Baitul Hikmah Saat PPKM Darurat
    Begini Cara Berbagi Pesantren Luhur Baitul Hikmah Saat PPKM Darurat
    28/07/2021 - 23:47

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Gempuran Pandemi dan Ancaman Generasi Blank
    Gempuran Pandemi dan Ancaman Generasi Blank
    29/07/2021 - 03:07
  • Semua Bisa Jadi Wartawan
    Semua Bisa Jadi Wartawan
    29/07/2021 - 01:22
  • Pertukaran Sosial Antara Calon Kepala Desa dan Pemilih
    Pertukaran Sosial Antara Calon Kepala Desa dan Pemilih
    28/07/2021 - 20:50
  • Tradisi Pendidikan Agama Keluarga Kiai
    Tradisi Pendidikan Agama Keluarga Kiai
    28/07/2021 - 20:43
  • Pulih dari Covid-19 dengan Meningkatkan Imunitas Melalui Aspek Psikologis
    Pulih dari Covid-19 dengan Meningkatkan Imunitas Melalui Aspek Psikologis
    28/07/2021 - 20:35
  • Membingkai Pendidikan Melalui Keteladanan
    Membingkai Pendidikan Melalui Keteladanan
    28/07/2021 - 19:00
  • Catatan Harian KKN Mahasiswa IAI Ibrahimy Genteng Banyuwangi
    Catatan Harian KKN Mahasiswa IAI Ibrahimy Genteng Banyuwangi
    28/07/2021 - 18:23
  • Mahasiswa, BEM UI, dan Jokowi
    Mahasiswa, BEM UI, dan Jokowi
    28/07/2021 - 17:39

KULINER

  • Dorong Ekonomi Saat Pandemi, Mahasiswa Untag Banyuwangi Buat Produk Jajanan
    Dorong Ekonomi Saat Pandemi, Mahasiswa Untag Banyuwangi Buat Produk Jajanan
    27/07/2021 - 08:56
  • Nikmatnya Jajan Sambil Donasi di DoubleTree by Hilton Surabaya
    Nikmatnya Jajan Sambil Donasi di DoubleTree by Hilton Surabaya
    24/07/2021 - 12:00
  • 6 Tips Olah Daging Kurban Praktis dan Nikmat Ala Chef Juna
    6 Tips Olah Daging Kurban Praktis dan Nikmat Ala Chef Juna
    20/07/2021 - 11:55
  • 4 Tips Olah Daging Kambing Agar Tidak Bau dan Empuk
    4 Tips Olah Daging Kambing Agar Tidak Bau dan Empuk
    20/07/2021 - 03:27
  • Pakar Kuliner: Indonesia Memiliki 104 Jenis Nasi Goreng
    Pakar Kuliner: Indonesia Memiliki 104 Jenis Nasi Goreng
    17/07/2021 - 09:22