Politik

Inggris Bentuk Myanmar Witness untuk Selidiki Pelanggaran HAM

Selasa, 06 Juli 2021 - 14:35 | 19.44k
Inggris Bentuk Myanmar Witness untuk Selidiki Pelanggaran HAM
Negara-negara Barat dan kelompok hak asasi manusia telah mengutuk apa yang mereka sebut sebagai kekejaman oleh pasukan keamanan di Myanmar.(FOTO: Al Jazeera/Reuters)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Gugus tugas baru yang didanai Inggris, Myanmar Witness, diluncurkan hari Senin (5/7/2021)  untuk menyelidiki bukti pelanggaran HAM (hak asasi manusia) di negara yang sedang kacau sejak militer mengkudeta pemerintahan sah dan demokratis itu.

Seperti dilansir Al Jazeera, Myanmar Witness akan berbagi informasi dengan Mekanisme Investigasi Independen PBB untuk Myanmar, yang menyelidiki dugaan kejahatan di Myanmar.

Proyek, Myanmar Witness, muncul saat negara-negara Barat berusaha meningkatkan tekanan pada penguasa militer negara itu atas tuduhan pelanggaran hak asasi manusia (HAM).

PBB mengatakan lebih dari 880 orang telah dibunuh oleh pasukan keamanan sejak kudeta, angka yang menurut pihak militer dibesar-besarkan.

mereka-mengambil-bagian-dalam-demonstrasi-flash-mob-menentang-kudeta-di-Yangon.jpgPara pengunjuk rasa membakar seragam militer saat mereka mengambil bagian dalam demonstrasi flash mob menentang kudeta di Yangon pada 1 Juli (FOTO:Al Jazeera/AFP)

"Myanmar Witness akan secara independen mengumpulkan, melestarikan, memproses, menyelidiki, memverifikasi, dan meninjau insiden kemungkinan gangguan terhadap hak asasi manusia,” kata kelompok itu.

Dikatakan akan mendorong pengajuan dari warga sipil dan juga secara independen memverifikasi insiden di media sosial, dimana warga Myanmar telah memposting gambar dan video yang tampaknya menunjukkan pembunuhan, penyerangan dan pelanggaran lainnya.

Saksi Myanmar mengatakan telah menemukan dan memverifikasi bukti pembalasan tentara Myanmar, penembakan terhadap daerah sipil dan bangunan keagamaan, serta indikasi niat untuk melukai, jika tidak membunuh, para demonstran.

Negara-negara Barat dan kelompok hak asasi manusia telah mengutuk apa yang mereka sebut sebagai kekejaman oleh pasukan keamanan di Myanmar.

Pihak berwenang militer mengatakan mereka hanya menggunakan kekuatan jika diperlukan untuk melawan ancaman terhadap keamanan nasional.

Kekerasan sejak kudeta telah membuat lebih dari 230.000 orang terusir dari rumah mereka, menurut PBB.

Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik, yang telah melacak tindakan keras pasca-kudeta, mengatakan setidaknya 888 orang telah dibunuh oleh pasukan keamanan sejak Februari dan hampir 5.200 orang ditahan.

Militer telah membantah angka tersebut, tetapi belum memberikan perkiraannya sendiri.

Militer mengklaim kudeta itu dilakukan karena dugaan kecurangan dalam pemilihan November lalu, yang dimenangkan oleh partai Liga Nasional untuk Demokrasi pimpinan Aung San Suu Kyi dengan telak.

Namun klaimnya itu telah ditolak oleh Komisi Pemilihan Myanmar. Pihak Militer hingga saat ini juga  tidak pernah memberikan data dan keterangan tentang dugaan kecurangan itu. (*)



Publisher : Sofyan Saqi Futaki

EKORAN

TERBARU

  • Komunitas Drone Majalengka Gencar Promosikan Pariwisata dari Udara
    Komunitas Drone Majalengka Gencar Promosikan Pariwisata dari Udara
    06/08/2021 - 01:13
  • Brian Ferreira Resmi Pamit, Pelatih Persela Ungkap Dampaknya Bagi Tim
    Brian Ferreira Resmi Pamit, Pelatih Persela Ungkap Dampaknya Bagi Tim
    05/08/2021 - 23:39
  • Pekan Depan, Nakes di Kota Batu Terima Vaksin Dosis Ketiga
    Pekan Depan, Nakes di Kota Batu Terima Vaksin Dosis Ketiga
    05/08/2021 - 23:30
  • Hujan Deras di Pangandaran Sebabkan TPT Ambrol
    Hujan Deras di Pangandaran Sebabkan TPT Ambrol
    05/08/2021 - 23:22
  • Satpol PP Kota Batu Tutup Proyek Penjualan Tanah Kavling
    Satpol PP Kota Batu Tutup Proyek Penjualan Tanah Kavling
    05/08/2021 - 23:13

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Medali Olimpiade dan Nasionalisme kita di Ruang Virtual
    Medali Olimpiade dan Nasionalisme kita di Ruang Virtual
    05/08/2021 - 16:16
  • Resistensi Media Mainstream dalam Semarak Media Sosial
    Resistensi Media Mainstream dalam Semarak Media Sosial
    05/08/2021 - 15:33
  • Educational Data Mining dan Evaluasi Kinerja Institusi Pendidikan
    Educational Data Mining dan Evaluasi Kinerja Institusi Pendidikan
    05/08/2021 - 14:24
  • Peran Pendidikan Agama Islam dalam Menyempurnakan Akhlak
    Peran Pendidikan Agama Islam dalam Menyempurnakan Akhlak
    05/08/2021 - 13:14
  • Pandemi, Isu Korupsi dan Aktivisme Digital
    Pandemi, Isu Korupsi dan Aktivisme Digital
    05/08/2021 - 12:31
  • Akses Hiburan: TV Digital vs TV Berlangganan?
    Akses Hiburan: TV Digital vs TV Berlangganan?
    05/08/2021 - 11:37
  • Pembentukan Karakter Melalui Pendidikan Islam
    Pembentukan Karakter Melalui Pendidikan Islam
    05/08/2021 - 11:08
  • Menyalakan Literasi Kala BDR
    Menyalakan Literasi Kala BDR
    05/08/2021 - 10:40

KULINER

  • 5 Makanan Berikut Kenyataannya tak Sesehat Iklannya
    5 Makanan Berikut Kenyataannya tak Sesehat Iklannya
    04/08/2021 - 04:30
  • Bolu Kijing Bang Opan Padaherang Bikin Susi Pudjiastuti Ketagihan
    Bolu Kijing Bang Opan Padaherang Bikin Susi Pudjiastuti Ketagihan
    03/08/2021 - 13:33
  • Baru Tahu, Ternyata Makanan Ini Bisa Bantu Redakan Gejala Anemia
    Baru Tahu, Ternyata Makanan Ini Bisa Bantu Redakan Gejala Anemia
    01/08/2021 - 13:26
  • Bumbu Wijen Tabur Saus Pedas Ayam Jeletot Bikin Mata Melotot
    Bumbu Wijen Tabur Saus Pedas Ayam Jeletot Bikin Mata Melotot
    01/08/2021 - 01:34
  • Hotel di Gresik Sajikan Kudapan Peningkat Imun, Sup Daun Kelor
    Hotel di Gresik Sajikan Kudapan Peningkat Imun, Sup Daun Kelor
    31/07/2021 - 00:22