Kopi TIMES

Perkuatlah Keselamatan Kapal Nasional

Rabu, 30 Juni 2021 - 12:01 | 58.41k
Perkuatlah Keselamatan Kapal Nasional
M.Badrus Zaman, Dosen Teknik Sistem Perkapalan FTK ITS, Surabaya.
Editor: Deasy Mayasari

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Indonesia kembali berduka atas tenggelamnya kapal feri KMP Yunice di penyeberangan Ketapang-Gilimanuk. Tenggelamnya kapal feri yang beroperasi di selat Bali tersebut tentu menambah duka masyarakat di negeri ini. Kapal yang tenggelam sekitar pukul 19.20 WITA tersebut membawa sekitar 41 penumpang, 15 ABK (anak buah kapal) dan beberapa unit kendaraan.

Rentetan tregedi kecelakaan kapal telah terjadi di negeri ini. Ingatan kita belum hilang  atas kecelakaan kapal selam KRI Nanggala 402 yang terjadi pada 24 april 2021 lalu. Kemudian ada lagi, tepatnya pada 03 April 2021 telah terjadi kecelakaan kapal di perairan Indramayu, antara MV Barokah dengan MV Habco Pioneer. Pada insiden ini, 2 ABK dinyatakan meninggal dunia dan 15 lainnya hilang. Selain itu, banyak lagi kecelakaan kapal yang terjadi sepanjang 2021 ini.

Kita akan tercengang jika melihat data yang diterbitkan oleh Direktorat KPLP (Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai) pada kurun waktu 2015-2019. Berdasarkan data tersebut, telah tercatat sebanyak 570 kecelakaan pelayaran pada periode tersebut. Jumlah yang sangat besar dan memprihatinkan bagi Indonesia yang merupakan negera maritim.

Secara umum, kecelakaan kapal disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu: kondisi kapal, kondisi lingkungan dan cuaca, kondisi permesinan dan kelistrikan, faktor kesalahan manusia, dan faktor manajemen. Jika di lakukan investigasi, maka akan ditemukan penyebab terjadinya kecelakaan kapal dari salah satu atau beberapa faktor penyebab tersebut.

Bagi Indonesia, insiden tenggelamnya kapal tersebut menambah deret jumlah kecelakaan kapal tanah air untuk berbagai tipe kapal. Sering terjadinya kecelakaan kapal di Indonesia seakan menjadi noda hitam negeri ini yang merupakan negara maritim. Bahkan, program proros maritim yang digaungkan di negeri ini seakan ternoda dengan adanya kecelakaan kapal yang selalu ada setiap tahunnya.

Kapal merupakan moda transportasi laut yang sangat vital untuk keperluan berbagai hal, baik untuk angkutan barang, manusia maupun untuk keperluan pertahanan dan keamanan. Kapal di desain berdasarkan fungsi yang digunakan sehingga dapat membawa manfaat yang dirasakan. Disinilah pentingnya “keselamatan kapal” agar kapal dapat berjalan sesuai fungsinya dan kemanfaatan bisa dirasakan bersama.

Indonesia memiliki program “tol laut nasional” dan “poros maritim” yang dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo sejak tahun 2014. Tentu hal itu tidak bisa dilepaskan dengan kapal sebagai moda transportasi laut yang sangat vital. Kapal sebagai pembawa muatan harus berfungsi dengan baik, harus handal, dan harus selamat sampai tujuan dan kembali lagi dari asal keberangkatan. Jika kapal ini tidak dapat berfungsi dan dioperasikan dengan baik sesuai regulasi, maka yang terjadi adalah kecelakaan kapal yang membawa dampak yang merugikan, baik kehilangan nyawa, kerugian material, pencemaran lingkungan danj sebagainya.

Perlu diketahui bahwa berdasarkan penelitian IMO (International Maritime Organization), telah disimpulkan bahwa mayoritas kecelakaan kapal yang terjadi di dunia disebabkan oleh "kultur negatif" manusia. Seperempat dari jumlah kecelakaan maritim disebabkan kegagalan atau kerusakan mesin/peralatan mesin dan beberapa kerusakan komponen lain di kapal, serta cuaca. Kemudian, sesuai dengan hasil penelitian para peneliti maritim di dunia, human error telah mendominasi sekitar lebih dari 80% diantara penyebab kecelakaan kapal lainnya seperti faktor alam, kerusakan sistem permesinan/elektrical, kondisi kapal dan lainnya.

Evaluasi Total

Rentetan musibah kecelakaan kapal sudah menjadi fakta di negeri ini. Hal ini tentu sangat bertentangan dengan negara maritim yang melekat di negeri kita. Sejarah kekuatan maritim pada era Majapahit dan Sriwijaya sangat memperhatikan “keselamatan kapal” dalam operasinya, baik untuk pertahanan maupun untuk perdagangan.

Maka, Indonesia harus melakukan evaluasi total agar kecelakaan kapal di negeri ini bisa dikurangi serta keselamatan kapal bisa ditingkatkan. Proses evaluasi total ini harus dilakukan seluruh komponen baik pemerintah, kru kapal, perusahaan pelayaran, pelaku maritim, pemilik kapal, penyewa kapal, industri maritim, penumpang kapal dan sebagainya. Pada konteks ini ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

Pertama, kondisi kapal. Kondisi kapal harus diperhatikan sebelum dioperasikan. Tentunya hal ini meliputi kondisi kapal keseluruhan, termasuk sistem yang ada di kapal harus dalam keadaan baik dan siap dioperasikan. Pada kondisi kapal ini, tentunya juga berhubungan dengan umur kapal, kondisi muatan kapal dan lainnya. Reparasi dan peremajaan komponen kapal sangat diperlukan untuk menjaga agar sistem bisa beroperasi baik dan maksimal.

Kedua. Ketaatan regulasi. International Maritime Organization (IMO) menerbitkan regulasi-regulasi yang harus ditatai, baik pada saat kapal di desain sampai kapal dioperasikan. Jika regulasi ini ditaati dan tidak dilanggar, hal ini akan menjamin keselamatan kapal itu sendiri. Bagaimana regulasi ini diterapkan, maka perlu dilakukan evaluasi pada tahap ini. Ketiga. Kecakapan operator. Pada konteks ini, skill dan pengalaman seorang operator kapal sangat diperlukan. Selain untuk menghindari human error, juga untuk proses kelancaran operasi kapal. Seringnya kecelakaan kapal juga diakibatkan oleh persoalan human error dari operator kapal. Maka kecakapan operator kapal harus diperhatikan dalam melakukan proses evaluasi untuk meningkatkan keselamatan kapal. 

Keempat. Perawatan kapal (ship maintenance). Hal penting yang perlu diperhatikan adalah perawatan kapal. Jadwal pemeliharaan rutin harus dilakukan secara serius. Proses condition monitoring dan perawatan kapal harus menjadi item yang harus di evaluasi agar keselamatan kapal bisa ditingkatkan. Kelima. Kondisi lingkungan. Nah, kondisi lingkungan merupakan salah satu faktor penting ketika kapal berlayar atau beroperasi. Hal-hal yang berkaitan dengan kondisi lingkungan harus dievaluasi sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh untuk operasi kapal.

Langkah-langkah tersebut merupakan langkah sebagai upaya untuk meningkatkan keselamatan kapal di negeri ini. Tanggung jawab keselamatan kapal bukanlah tanggungjawab kru kapal saja, sehingga evaluasi total perlu dilakukan. Jika keselamatan kapal diperhatikan secara serius, maka manfaatnya bisa dirasakan bersama sesuai dengan tujuan yang direncanakan.

 

*) Penulis: M.Badrus Zaman, Dosen Teknik Sistem Perkapalan FTK ITS, Surabaya.

*)Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggungjawab penulis, tidak menjadi bagian tanggungjawab redaksi timesindonesia.co.id

 

____________
**) Kopi TIMES atau rubik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menanyangkan opini yang dikirim.



Publisher : Lucky Setyo Hendrawan

EKORAN

TERBARU

  • Psikiater Unair Ungkap Generasi Milenial Rentan Alami Gangguan Mental
    Psikiater Unair Ungkap Generasi Milenial Rentan Alami Gangguan Mental
    30/07/2021 - 14:44
  • Bertahan dalam Penutupan Mal, Toko HP di Malang Terpaksa Gelar Lapak Pinggir Jalan
    Bertahan dalam Penutupan Mal, Toko HP di Malang Terpaksa Gelar Lapak Pinggir Jalan
    30/07/2021 - 14:38
  • Permudah Pendaftaran Vaksinasi Covid-19, Pemkab Cilacap Luncurkan Viva Cilacap
    Permudah Pendaftaran Vaksinasi Covid-19, Pemkab Cilacap Luncurkan Viva Cilacap
    30/07/2021 - 14:34
  • Kapolresta Malang Kota Sumbang Logistik Pangan dan Medis untuk Posko MBLC
    Kapolresta Malang Kota Sumbang Logistik Pangan dan Medis untuk Posko MBLC
    30/07/2021 - 14:24
  • Presiden RI Jokowi Optimis Vaksinasi Covid-19 Selain Akhir Tahun Ini
    Presiden RI Jokowi Optimis Vaksinasi Covid-19 Selain Akhir Tahun Ini
    30/07/2021 - 14:18

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Dampak Positif Covid-19
    Dampak Positif Covid-19
    30/07/2021 - 13:48
  • Mengkaji Model Pendidikan Karakter Kemandirian pada Santriwati di Pondok Pesantren
    Mengkaji Model Pendidikan Karakter Kemandirian pada Santriwati di Pondok Pesantren
    30/07/2021 - 10:38
  • Puan dan Citra Politik
    Puan dan Citra Politik
    29/07/2021 - 17:52
  • Gempuran Pandemi dan Ancaman Generasi Blank
    Gempuran Pandemi dan Ancaman Generasi Blank
    29/07/2021 - 03:07
  • Semua Bisa Jadi Wartawan
    Semua Bisa Jadi Wartawan
    29/07/2021 - 01:22
  • Pertukaran Sosial Antara Calon Kepala Desa dan Pemilih
    Pertukaran Sosial Antara Calon Kepala Desa dan Pemilih
    28/07/2021 - 20:50
  • Tradisi Pendidikan Agama Keluarga Kiai
    Tradisi Pendidikan Agama Keluarga Kiai
    28/07/2021 - 20:43
  • Pulih dari Covid-19 dengan Meningkatkan Imunitas Melalui Aspek Psikologis
    Pulih dari Covid-19 dengan Meningkatkan Imunitas Melalui Aspek Psikologis
    28/07/2021 - 20:35

KULINER

  • JW Marriott Rayakan Festival Pertengahan Musim Gugur dengan Bingkisan Kue Bulan Mewah
    JW Marriott Rayakan Festival Pertengahan Musim Gugur dengan Bingkisan Kue Bulan Mewah
    29/07/2021 - 10:04
  • Dorong Ekonomi Saat Pandemi, Mahasiswa Untag Banyuwangi Buat Produk Jajanan
    Dorong Ekonomi Saat Pandemi, Mahasiswa Untag Banyuwangi Buat Produk Jajanan
    27/07/2021 - 08:56
  • Nikmatnya Jajan Sambil Donasi di DoubleTree by Hilton Surabaya
    Nikmatnya Jajan Sambil Donasi di DoubleTree by Hilton Surabaya
    24/07/2021 - 12:00
  • 6 Tips Olah Daging Kurban Praktis dan Nikmat Ala Chef Juna
    6 Tips Olah Daging Kurban Praktis dan Nikmat Ala Chef Juna
    20/07/2021 - 11:55
  • 4 Tips Olah Daging Kambing Agar Tidak Bau dan Empuk
    4 Tips Olah Daging Kambing Agar Tidak Bau dan Empuk
    20/07/2021 - 03:27