Hukum dan Kriminal

Hukuman Rizieq Shihab dan Jaksa Pinangki Sama, Refly Harun: Ente Sehat?

Jumat, 25 Juni 2021 - 09:14 | 23.25k
Hukuman Rizieq Shihab dan Jaksa Pinangki Sama, Refly Harun: Ente Sehat?
Pinangki Sirna Malasari atau jaksa Pinangki. (FOTO: Indonesiapos)
Pewarta: | Editor: Wahyu Nurdiyanto

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Ahli hukum tata negara, Refly Harun menyoroti vonis empat tahun yang diberikan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur kepada Rizieq Shihab. Ia pun lantas membandingkan vonis tersebut dengan yang diterima oleh Pinangki Sirna Malasari atau jaksa Pinangki dari Majelis Hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang juga empat tahun itu.

Refly menilai dua hal tersebut sangatlah kontras. Dan bagaimana ketidakadilan hukum begitu tidak malunya dipertontonkan kepada masyarakat Indonesia.

"Coba kita bayangkan, kalau kita Apple to Apple, Jaksa Pinangki yang melakukan permufakatan jahat, kemudian tindak pidana suap dan pencucian uang. Hanya dihukum empat tahun penjara. Memang, di pengadilan negeri ia 10 tahun. Tapi di pengadilan tinggi, jadi empat tahun," katanya dilihat dari YouTube Refly Harun, Jumat (25/6/2021).

Habib-Rizieq-Shihab.jpgHabib Rizieq Shihab. (FOTO: Liputan6.com)

"Posisinya sama dengan Habib Rizieq sekarang ini. Bandingkan jika kita Apple to Apple ya, antara Jaksa Pinangki dengan Habib Rizieq. Mungkin yang membedakan, Jaksa Pinangki bukan orang politik, tapi penegak hukum dan cantik," katanya lagi.

Mantan Ketua Tim Anti Mafia Mahkamah Konstitusi (MK) itu menyampaikan, jika Rizieq Shihab divonis empat tahun penjara karena menyebabkan berita bohong, harusnya itu juga dilakukan kepada pejabat publik, yang setiap hari melakukan kebohongan kepada rakyatnya.

Selain itu, lanjut dia, Rizieq Shihab bukanlah pejabat publik yang digaji dan dibiayai oleh negara sehingga seharusnya, kata dia, tidak layak dihukum lebih berat.

"Separuhnya Jaksa Pinangki saja tidak layak. Kalau jaksa Pinangki empat tahun, Habib Rizieq ya beberapa bulan saja seharusnya. Lebih kepada pelanggaran. Bukan kejatahan sebagaimana yang dilakukan oleh Jaksa Pinangki," jelasnya.

"Makanya saya bilang, hukuman HRS (Habib Rizieq Shihab) sama dengan Jaksa Pinangki, ente sehat ya? Kadang-kadang kita tidak bisa lagi berkata apa-apa ya. Melihat ketidakadilan yang luar biasa ini dan dipertontonkan di mata kita," ujarnya.

Diketahui, hukuman Jaksa Pinangki sebelumnya sudah menjadi sorotan banyak pihak. Hal itu karena proses hukumnya yang dinilai mencederai akal sehat.

Pasalnya, ia sudah jelas melakukan tindak pidana korupsi, tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan pemufakatan jahat terkait sengkarut penanganan perkara terpidana korupsi hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra. Namun Majelis Hakim Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memotong masa hukuman Pinangki menjadi empat tahun dari semula 10 tahun penjara.

Diketahui sebelumnya, ia adalah tersangka dalam kasus penyuapan uang 500 ribu dolar AS atau sekitar Rp7,3 miliar (kurs Rp14.633) dari buronan Bank Bali Djoko Tjandra. Ia dijerat Pasal 5 huruf b Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa tersebut oleh karena itu dengan pidana penjara selama 4 tahun dan denda sebesar Rp600 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan," bunyi dari amar putusan yang dilansir dari situs Pengadilan Tinggi Jakarta.

Ada beberapa alasan mengapa majelis hakim memotong hukumannya itu. Antara karena sudah mengaku bersalah atas perbuatannya. Kedua, karena ia adalah seorang perempuan yang kini masih memiliki anak yang harus dibesarkannya.

Sementara itu, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur juga menjatuhkan vonis empat tahun kepada Rizieq Shihab. Ia dinyatakan bersalah karena menyebarkan berita bohong terkait hasil tes swab dalam kasus RS Ummi. Vonis itu lebih ringan dari tuntutan Jaksa. Dimana sebelumnya Jaksa menuntut Rizieq dengan hukuman 6 tahun penjara.

"Mengadili, menyatakan Terdakwa Muhammad Rizieq Shihab terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana, turut serta menyebarkan berita bohong dengan sengaja mengakibatkan keonaran," kata hakim ketua Khadwanto saat membacakan surat putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (24/6/2021) kemarin.

Kata Hakim, ia bersalah melanggar Pasal 14 ayat (1) UU RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Oleh karena itu, Rizieq Shihab dijatuhkan pidana selama 4 tahun penjara.

Hakim menjelaskan, Rizieq terbukti menyiarkan berita bohong. Rizieq dalam video yang diunggah YouTube RS Ummi menyatakan dirinya sehat. Padahal, kata hakim, saat itu dia statusnya reaktif Covid-19 berdasarkan hasil tes swab antigen.

"Menimbang bahwa majelis hakim berpendapat Terdakwa memang belum di-PCR, dan baru diantigen. Namun, berdasarkan Kepmenkes tentang pedoman pencegahan pengendalian Covid-19, kondisi seperti ini disebut probable Covid-19 sehingga menurut majelis hakim, walaupun belum dilakukan swab PCR, tetap saja Terdakwa tidak bisa dikatakan sehat, karena Terdakwa probable Covid-19," kata Hakim soal vonis Habib Rizieq Shihab. (*)



Publisher : Sofyan Saqi Futaki

EKORAN

TERBARU

  • LPAI Sebut Angka Perkawinan Anak di Majalengka Cukup Tinggi di Masa Pandemi
    LPAI Sebut Angka Perkawinan Anak di Majalengka Cukup Tinggi di Masa Pandemi
    30/07/2021 - 15:06
  • Makan Korban, Kebakaran Hutan di Turki Ditetapkan Sebagai Bencana Nasional
    Makan Korban, Kebakaran Hutan di Turki Ditetapkan Sebagai Bencana Nasional
    30/07/2021 - 15:02
  • PCNU Indramayu Ajak Masyarakat Ikuti Vaksinasi Covid-19
    PCNU Indramayu Ajak Masyarakat Ikuti Vaksinasi Covid-19
    30/07/2021 - 14:54
  • Sejarah Hari Ini: 30 Juli, Kelahiran Tokoh PKI DN Aidit hingga Inggris Juara Dunia
    Sejarah Hari Ini: 30 Juli, Kelahiran Tokoh PKI DN Aidit hingga Inggris Juara Dunia
    30/07/2021 - 14:50
  • Psikiater Unair Ungkap Generasi Milenial Rentan Alami Gangguan Mental
    Psikiater Unair Ungkap Generasi Milenial Rentan Alami Gangguan Mental
    30/07/2021 - 14:44

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Dampak Positif Covid-19
    Dampak Positif Covid-19
    30/07/2021 - 13:48
  • Mengkaji Model Pendidikan Karakter Kemandirian pada Santriwati di Pondok Pesantren
    Mengkaji Model Pendidikan Karakter Kemandirian pada Santriwati di Pondok Pesantren
    30/07/2021 - 10:38
  • Puan dan Citra Politik
    Puan dan Citra Politik
    29/07/2021 - 17:52
  • Gempuran Pandemi dan Ancaman Generasi Blank
    Gempuran Pandemi dan Ancaman Generasi Blank
    29/07/2021 - 03:07
  • Semua Bisa Jadi Wartawan
    Semua Bisa Jadi Wartawan
    29/07/2021 - 01:22
  • Pertukaran Sosial Antara Calon Kepala Desa dan Pemilih
    Pertukaran Sosial Antara Calon Kepala Desa dan Pemilih
    28/07/2021 - 20:50
  • Tradisi Pendidikan Agama Keluarga Kiai
    Tradisi Pendidikan Agama Keluarga Kiai
    28/07/2021 - 20:43
  • Pulih dari Covid-19 dengan Meningkatkan Imunitas Melalui Aspek Psikologis
    Pulih dari Covid-19 dengan Meningkatkan Imunitas Melalui Aspek Psikologis
    28/07/2021 - 20:35

KULINER

  • JW Marriott Rayakan Festival Pertengahan Musim Gugur dengan Bingkisan Kue Bulan Mewah
    JW Marriott Rayakan Festival Pertengahan Musim Gugur dengan Bingkisan Kue Bulan Mewah
    29/07/2021 - 10:04
  • Dorong Ekonomi Saat Pandemi, Mahasiswa Untag Banyuwangi Buat Produk Jajanan
    Dorong Ekonomi Saat Pandemi, Mahasiswa Untag Banyuwangi Buat Produk Jajanan
    27/07/2021 - 08:56
  • Nikmatnya Jajan Sambil Donasi di DoubleTree by Hilton Surabaya
    Nikmatnya Jajan Sambil Donasi di DoubleTree by Hilton Surabaya
    24/07/2021 - 12:00
  • 6 Tips Olah Daging Kurban Praktis dan Nikmat Ala Chef Juna
    6 Tips Olah Daging Kurban Praktis dan Nikmat Ala Chef Juna
    20/07/2021 - 11:55
  • 4 Tips Olah Daging Kambing Agar Tidak Bau dan Empuk
    4 Tips Olah Daging Kambing Agar Tidak Bau dan Empuk
    20/07/2021 - 03:27