Politik

Indostrategic Undang Arum Sabil Bicara Potensi Pilpres 2024

Kamis, 24 Juni 2021 - 20:20 | 18.67k
Indostrategic Undang Arum Sabil Bicara Potensi Pilpres 2024
Arum Sabil (pakaian serba putih) berbicara dalam FGD Pilpres 2024 yang diadakan Indostrategic. (FOTO: Shinta Miranda/Times Indonesia)
Pewarta: | Editor: Irfan Anshori

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Tiga tahun lagi, Indonesia akan kembali mengadakan pesta demokrasi terbesar untuk memilih pemimpin baru bangsa ini dalam Pemilihan Umum Presiden (Pilpres 2024). Guna mengumpulkan informasi terkait preferensi pemimpin masa depan, Institute for Democracy and Strategic Affairs (Indostrategic) mengundang Arum Sabil, Ketua Umum Dewan Pembina Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) dalam focus group discussion (FGD).

"FGD ini adalah metode pendekatan kualitatif. Jadi kami sendiri sudah hampir setiap hari mendapatkan hasil survei yang sifatnya kuantitatif (angka). Tanpa penjelasan kualitatif di belakangnya," jelas Ahmad Khoirul Umam, Ph.D, Direktur Eksekutif Indostrategic kepada Times Indonesia, Kamis (24/6/2021).

"Nah dengan acara ini kami mencoba untuk memverifikasi dan juga validasi tren angka yang sering kali muncul di berbagai survei tersebut," imbuhnya.

Sementara isu terseksi yang muncul hari ini adalah tiga periode untuk presiden Jokowi. Menurut Khoirul Umam secara politik hal tersebut memungkinkan dengan melakukan perubahan amandemen Undang-Undang Dasar.

"Tetapi kita harus lihat masyarakat sepertinya menghendaki adanya perubahan kepemimpinan baru yang lebih clear dan juga fresh, lebih muda gitu," katanya.

"Presiden Jokowi sendiri sudah menyatakan enggak tapi kemudian isu itu masih terus bergulir. Sumbernya beberapa pihak juga masih mencoba untuk bermanuver," tambahnya.

Arum Sabil 1

Oleh karena itu menurut Khoirul Umam, aspirasi dari berbagai elemen masyarakat perlu dipertegas lagi. "Bahwa masyarakat tidak menghendaki keberlanjutan periode ketiga pemerintahan presiden Joko Widodo," ucapnya.

Mengapa Jokowi terpilih dua periode?

Sementara itu Arum Sabil yang juga merupakan tokoh di Jawa Timur memberi gambaran untuk kontestan Pilpres yang akan datang.

"Kalau ingin (berhasil) di Jawa Timur, jangan salah menempatkan diri. Misalnya ke NU tapi salah menentukan tempat, datang ke pondok pesantren besar, santrinya banyak tapi tempat yang lain tidak didatangi," ujarnya.

"Maka lebih baik kumpulkan saja di kantornya atau di masjid besar, seperti begitu juga ketika datang ke orang Madura," imbuh pria yang akrab disapa Abah Arum itu.

Sebagai praktisi pertanian dan perkebunan Arum Sabil juga ditanya, kenapa petani Indonesia sebagian besar saat itu memilih Jokowi? Alasannya menurut Arum karena petani melihat Jokowi dari sosok kepribadiannya.

"Pak Jokowi jadi presiden bukan karena partai yang mengusungnya. Tapi karena performanya orang melihat. Beliau yang kita kenal bersama, cepat bertindak dalam melaksanakan rencana kerja dan tegas dalam penegakan hukum," paparnya.

Namun demikian dibalik segala kelebihannya, Jokowi memiliki sejumlah kelemahan. Salah satunya adalah ketergantungan yang tinggi terhadap politik.

"Ini yang terus menyandra beliau. Walaupun pak Jokowi punya hak prerogatif untuk mengangkat menterinya tapi pada akhirnya para menteri itu tidak berkiblat kepada pak Presiden. Tapi dilihat dari partai yang mengusungnya," rincinya.

Akibatnya banyak pihak-pihak yang merasa kehilangan potensi dan kelebihan Presiden Jokowi. "Misalnya kebetulan kami bergerak di bidang agribisnis. Pemerintah dengan semangatnya mempersiapkan pupuk bersubsidi bagi petani di seluruh Indonesia hampir 90 juta ton," katanya.

"Tapi karena keterbatasan anggaran pemerintah akhirnya diturunkan atas kesepakatan para Bupati dan Kepala Daerah menjadi 40 juta ton sampai di bawah 20 juta ton akhirnya kemarin itu kurang lebih antara 14 dan 16 juta ton," jelas Arum.

Imbasnya, masyarakat harus berbagi pupuk yang hanya 14 juta ton itu. Di sisi lain petani yang memiliki lahan di atas dua hektare tidak boleh menggunakan pupuk bersubsidi. "Satu sisi pemerintah menetapkan biaya hasil produksi pertanian dengan memasukkan komponen pupuk bersubsidi. Berarti disitu dilihat petani tidak boleh kaya," ungkapnya.

Dalam FGD Pilpres 2024 yang diadakan Indostrategic ini Arum Sabil juga mengaku telah menyampaikan suara hati para petani tersebut kepada pemerintah. "Dengan suara-suara yang lebih kuat kami masukkan ke sana. Apakah masih sama ada kekuatan politik atau kepentingan," tutupnya. (*)



Publisher : Sholihin Nur

EKORAN

TERBARU

  • Penerima Bansos di Banyuwangi Bertambah Lebih dari 3000 Warga
    Penerima Bansos di Banyuwangi Bertambah Lebih dari 3000 Warga
    24/07/2021 - 23:00
  • Penggunaan Lampu Buah Naga Banyuwangi Masuk Top 99 Sinovik Kemenpan RB
    Penggunaan Lampu Buah Naga Banyuwangi Masuk Top 99 Sinovik Kemenpan RB
    24/07/2021 - 22:47
  • DKPKP Pangandaran Catat Ikan Nila Tempati Produksi Tertinggi
    DKPKP Pangandaran Catat Ikan Nila Tempati Produksi Tertinggi
    24/07/2021 - 22:38
  • Patroli Simpatik Ciamis, Bagikan Sembako saat PPKM Level 4
    Patroli Simpatik Ciamis, Bagikan Sembako saat PPKM Level 4
    24/07/2021 - 22:30
  • Kecam Unggahan Medsos Wamendes, Demokrat: Jangan Fitnah Kami
    Kecam Unggahan Medsos Wamendes, Demokrat: Jangan Fitnah Kami
    24/07/2021 - 22:22

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Demokrasi Ilusif Menghantui Indonesia
    Demokrasi Ilusif Menghantui Indonesia
    24/07/2021 - 17:07
  • Memberantas Kecerdasan
    Memberantas Kecerdasan
    24/07/2021 - 16:31
  • Energi Positif Lawan Corona
    Energi Positif Lawan Corona
    24/07/2021 - 15:43
  • Mengenal Sejarah dan Polemik Rokok
    Mengenal Sejarah dan Polemik Rokok
    24/07/2021 - 14:26
  • Rajin Melawan Pemanasan Global
    Rajin Melawan Pemanasan Global
    24/07/2021 - 13:40
  • Perlukah Pemerintah Menggandeng Primary Healthcare Swasta Dalam Penanganan Covid-19?
    Perlukah Pemerintah Menggandeng Primary Healthcare Swasta Dalam Penanganan Covid-19?
    24/07/2021 - 13:20
  • Nasionalisme Masyarakat Perbatasan Kalimantan Utara
    Nasionalisme Masyarakat Perbatasan Kalimantan Utara
    24/07/2021 - 12:48
  • Penanganan Pandemi, Literasi Data dan Pendidikan Kita
    Penanganan Pandemi, Literasi Data dan Pendidikan Kita
    24/07/2021 - 09:00

KULINER

  • Nikmatnya Jajan Sambil Donasi di DoubleTree by Hilton Surabaya
    Nikmatnya Jajan Sambil Donasi di DoubleTree by Hilton Surabaya
    24/07/2021 - 12:00
  • 6 Tips Olah Daging Kurban Praktis dan Nikmat Ala Chef Juna
    6 Tips Olah Daging Kurban Praktis dan Nikmat Ala Chef Juna
    20/07/2021 - 11:55
  • 4 Tips Olah Daging Kambing Agar Tidak Bau dan Empuk
    4 Tips Olah Daging Kambing Agar Tidak Bau dan Empuk
    20/07/2021 - 03:27
  • Pakar Kuliner: Indonesia Memiliki 104 Jenis Nasi Goreng
    Pakar Kuliner: Indonesia Memiliki 104 Jenis Nasi Goreng
    17/07/2021 - 09:22
  • Ini Resep Olahan Sehat Kambing Ala Quest Hotel Darmo Surabaya
    Ini Resep Olahan Sehat Kambing Ala Quest Hotel Darmo Surabaya
    16/07/2021 - 12:43