Kopi TIMES

Netnografi Sebagai Alternatif Penelitian di Tengah Keterbatasan Akses Realitas Fisik

Selasa, 22 Juni 2021 - 12:28 | 21.66k
Netnografi Sebagai Alternatif Penelitian di Tengah Keterbatasan Akses Realitas Fisik
Luky Patricia Widianingsih, S.E., M.SA (HumBis)

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Saat ini ruang gerak dan interaksi kita dengan sesama secara fisik masih terbatas oleh karena pandemi covid 19 yang masih belum juga berakhir di Indonesia. Berbagai kebijakan yang diarahkan untuk melakukan pembatasan tatap muka fisik serta interaksi dengan komunitas masyarakat tertentu mungkin akan menyebabkan para akademisi khususnya peneliti yang melakukan penelitian berbasis observasi dan interaksi langsung di lapangan menjadi terbatas. Seolah menjadi peneguhan bahwa realitas sosial masyarakat kini tak hanya dibangun dari realitas atau dunia fisik, tapi juga realitas virtual atau maya yang dibangun dengan kekuatan internet dan tangkapan digital. Dalam hal inilah netnografi dapat menjadi peluang bagi para peneliti untuk mengeksekusi gagasan-gagasan risetnya yang bersumber dari realitas virtual.

Sederhananya, netnografi merupakan etnografi yang dilakukan dari internet. Realitas yang tersaji dari dunia internet mengandung suatu tangkapan budaya yang tersaji secara digital. Jadi netnografi berupaya menangkap budaya dan interaksi yang terjadi dalam komunitas virtual atau online. Pandangan, persepsi, perilaku dari seorang individu maupun sekelompok orang (masyarakat) yang tercermin dari komunikasi didalam berbagai platform media sosial misalnya dapat merepresentasikan makna tertentu. Hal ini tentu menarik untuk diteliti lebih lanjut dalam ruang-ruang investigasi penelitian baik secara kajian interpretif maupun secara kritis atau bahkan bisa hingga beyond netnografi yang menghasilkan suatu konstruksi nilai tertentu.

Media online yang dianggap mampu menopang di tengah keterbatasan jangkauan pertemuan offline menjadi suatu wadah yang semakin diakui kekuatannya bagi terjadinya pertukaran informasi dan nilai. Seperti halnya berbagai sajian yang tertangkap dalam media sosial seperti Facebook, Whatsapp (termasuk berbagai grup didalamnya), Instagram, Twitter, Youtube, bahkan yang saat ini sedang hits yaitu Tiktok. Misalnya saja, berbagai media sosial ini dapat menghantar pada membawa kekuatan dalam membangun religiusitas atau justru sebaliknya terkikisnya religiusitas. Selain itu media sosial juga dapat menjadi alat untuk konstruksi budaya dan konstruksi realitas. Isu-isu seperti ini dapat diteliti lebih lanjut dengan netnografi dimana sumber datanya diperoleh dari tangkapan objek digital.

Peneliti dapat melakukan proses pengumpulan data secara diam-diam atau mengintai (peneliti lebih pasif) maupun dengan melakukan intervensi didalam komunitas online yang ia pilih (peneliti aktif berpartisipasi), ataupun kombinasi dari keduanya. Yang pasti etika penelitian tetap harus dikedepankan dalam melakukan proses pengumpulan data ini dan penyajian publikasi hasilnya nanti. Setiap komentar ataupun mungkin hanya sekedar gambar atau emoticon yang dituliskan seseorang pada kolom komentar sesungguhnya mencerminkan respon, reaksi ataupun ekspresinya atas isu yang terjadi di media sosial tersebut. Pola interaksi ini menarik untuk diamati bagi peneliti.

Jadi, tertarikkah Anda dengan alternatif penelitian ini? Ini dapat menjadi alternatif di tengah keterbatasan akses kita sebagai peneliti untuk turun ke realitas lapangan dalam pertemuan fisik agar tetap produktif dalam riset. Selamat berselancar di dunia maya internet untuk menemukan NILAI dari tangkapan digital tersebut.



Publisher : Rochmat Shobirin

EKORAN

TERBARU

  • Sambangi Pasar Rakyat Moodu, Wali Kota Gorontalo Tinjau Penerapan Prokes
    Sambangi Pasar Rakyat Moodu, Wali Kota Gorontalo Tinjau Penerapan Prokes
    02/08/2021 - 13:22
  • BST Tak Tepat Sasaran, Perangkat Desa Ramai-Ramai Kembalikan ke Negara
    BST Tak Tepat Sasaran, Perangkat Desa Ramai-Ramai Kembalikan ke Negara
    02/08/2021 - 13:14
  • Senar Sempat Putus, Greysia/Apriyani Sumbangkan Medali Emas Olimpiade Tokyo 2020
    Senar Sempat Putus, Greysia/Apriyani Sumbangkan Medali Emas Olimpiade Tokyo 2020
    02/08/2021 - 13:07
  • Pemkab Purbalingga Salurkan Bantuan Beras PPKM Kepada 114 Ribu KK
    Pemkab Purbalingga Salurkan Bantuan Beras PPKM Kepada 114 Ribu KK
    02/08/2021 - 13:01
  • 60 persen ODGJ Dinsos Jatim Sudah Divaksin
    60 persen ODGJ Dinsos Jatim Sudah Divaksin
    02/08/2021 - 12:57

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Spiritualisme Kemanusiaan di Tengah Covid-19
    Spiritualisme Kemanusiaan di Tengah Covid-19
    02/08/2021 - 11:22
  • Melegalkan Korban Massal dengan Gerakan Menolak Berita Pandemi
    Melegalkan Korban Massal dengan Gerakan Menolak Berita Pandemi
    02/08/2021 - 10:46
  • Catatan Ketua MPR RI: Antisipasi Bencana di Tengah Pandemi
    Catatan Ketua MPR RI: Antisipasi Bencana di Tengah Pandemi
    02/08/2021 - 09:45
  • Kembangkan Teknologi Ikan Rucah Pantura Lamongan sebagai Bahan Makanan
    Kembangkan Teknologi Ikan Rucah Pantura Lamongan sebagai Bahan Makanan
    02/08/2021 - 06:57
  • Respon IHSG Terhadap Penurunan Indonesia Menjadi Negara Menengah Bawah
    Respon IHSG Terhadap Penurunan Indonesia Menjadi Negara Menengah Bawah
    31/07/2021 - 16:38
  • Menghidupkan Nalar Beragama Di Indonesia
    Menghidupkan Nalar Beragama Di Indonesia
    31/07/2021 - 14:55
  • Literasi  Kesehatan Tentang Pencegahan Penularan Covid 19 Pada Pemuda Milenial
    Literasi Kesehatan Tentang Pencegahan Penularan Covid 19 Pada Pemuda Milenial
    31/07/2021 - 12:26
  • Menyebarluaskan Bantuan Hukum Struktural Melalui LPBH NU Tangerang
    Menyebarluaskan Bantuan Hukum Struktural Melalui LPBH NU Tangerang
    31/07/2021 - 08:06

KULINER

  • Baru Tahu, Ternyata Makanan Ini Bisa Bantu Redakan Gejala Anemia
    Baru Tahu, Ternyata Makanan Ini Bisa Bantu Redakan Gejala Anemia
    01/08/2021 - 13:26
  • Bumbu Wijen Tabur Saus Pedas Ayam Jeletot Bikin Mata Melotot
    Bumbu Wijen Tabur Saus Pedas Ayam Jeletot Bikin Mata Melotot
    01/08/2021 - 01:34
  • Hotel di Gresik Sajikan Kudapan Peningkat Imun, Sup Daun Kelor
    Hotel di Gresik Sajikan Kudapan Peningkat Imun, Sup Daun Kelor
    31/07/2021 - 00:22
  • JW Marriott Rayakan Festival Pertengahan Musim Gugur dengan Bingkisan Kue Bulan Mewah
    JW Marriott Rayakan Festival Pertengahan Musim Gugur dengan Bingkisan Kue Bulan Mewah
    29/07/2021 - 10:04
  • Dorong Ekonomi Saat Pandemi, Mahasiswa Untag Banyuwangi Buat Produk Jajanan
    Dorong Ekonomi Saat Pandemi, Mahasiswa Untag Banyuwangi Buat Produk Jajanan
    27/07/2021 - 08:56