Kopi TIMES

Dismacth Output Pendidikan Indonesia

Senin, 21 Juni 2021 - 20:08 | 23.26k
Dismacth Output Pendidikan Indonesia
Betty Agustina Amanu, Mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

TIMESINDONESIA, MALANG – Pendidikan adalah hak setiap individu. Pendidikan penting untuk mengembangkan keterampilan fisik dan intelektual. Pembukaan UUD 1945 adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Kemudian SDA Indonesia merupakan suatu keuntungan sekaligus tantangan. Karenanya, pendidikan sangat penting bagi setiap warga Indonsia sebagai wujud menjaga eksistensi SDA dan membawa pada kesejahteraan.

Namun, kebijakan pendidikan belum mampu mencapai target. Banyak kabar terkait tindak kekerasan, penjarahan, penyalahgunaan narkotika, bahkan korupsi. Mulai dari tindakan yang dilakukan oleh masyarakat dalam keluarga, pelajar sekolah, hingga pejabat dalam pemerintah. Keadaan tersebut menjadi bukti bahwa hasil pendidikan Indonesia belum memenuhi harapan, banyak orang cerdas namun tidak mengimbanginya dengan karakter yang baik. Seharusnya pendidikan mampu membawa pada arah baik, contoh kecilnya adalah sikap saling menghargai.

Pendidikan belum sepenuhnya berhasil dikarenakan banyak faktor. Termasuk kemajuan teknologi yang tidak dapat dihindari. Batas antar individu bahkan negara seperti samar, kita bisa dengan mudah mencari informasi melalui penguasaan teknologi yang kita punya dan membuka peluang pasar bebas sebagai bentuk upaya mengembangkan sektor ekonomi. Maka dari itu, untuk menghindari hal yang merugikan, kita harus mengasah kemampuan dengan perkembangan teknologi yang terjadi. Selain memudahkan dalam mencari informasi, juga untuk menjaga privasi dan memanfaatkan peluang yang ada.

Namun, masih sedikit masyarakat Indonesia yang siap untuk mewujudkan kuadran pendidikan masyarakat yang unggul. Permasalahan yang terjadi adalah rendahnya minat literasi di Indonesia. Penelitian mengenai minat baca orang Indonesia, PISA pada 2015 menunjukkan Indonesia ranking 62 dari 72 negara dan CCSU pada 2016 ranking 60 dari 61 negara. Minat baca Indonesia tertinggal dari lebih 80% negara dunia.

Membaca merupakan jendela dunia. Melalui membaca cermat, selain menambah wawasan, seseorang akan terhindar dari kesalahpahaman dan terdorong untuk berpikir kritis sebagai bentuk menjadi orang yang berilmu. Jika tidak, hal itu akan menimbulkan masalah lain seperti turunnya moral dan terdominasinya Indonesia oleh negara lain di pasar global.

Rendahnya minat literasi, juga berdampak terhadap kurang memahami bagaimana sejarah bangsanya sendiri dan warisan budaya leluhur mereka. Gaya hidup hingga budaya asing akan mudah masuk dan mempengaruhi Indonesia. Terlebih jika terdapat teknologi siap pakai, mereka yang kurang dalam literasi cenderung hanya menjadi pengguna dari teknologi yang berkembang, lebih tepatnya tidak memiliki dorongan untuk berpikir bagaimana teknologi itu diciptakan dan apa yang dapat dikembangkan dari teknologi tersebut.

Dismatch output pendidikan yang dipengaruhi oleh faktor dari dalam masyarakat Indonesia sendiri maupun dari luar seiring globalisasi, mestinya dapat ditanggulangi dengan berbagai cara. Contohnya saat ini adalah program POP Kemendikbud dalam meningkatkan kualitas tenaga kependidikan. Dari pendidikan melalui sekolah, selain ilmu umum, siswa juga dibekali ilmu agama, pendidikan moral dan pancasila, terdapat juga madrasah maupun pondok pesantren yang turut membantu dalam hal tersebut.

Penting bagi siswa untuk memiliki pondasi pemahaman agama dan moral untuk mendukung penguasaan ilmu agar bermanfaat. Bukan sekedar teori belaka, diharapkan juga jika pendidikan turut mendorong siswanya melakukan pengabdian secara nyata kepada masyarakat. Karena pada dasarnya, setelah lulus, mereka akan menjalani bagaimana hidup berbaur dengan berbagai sifat masyarakat yang berbeda. 

Dari yang pernah saya jalani, beberapa lembaga pendidikan berupaya meningkatkan moral, minat literasi, dan pengabdian masyarakat. Seperti, program literasi 15 menit sebelum jam pelajaran dimulai dan mereview yang dilaksanakan berselingan dengan membaca kitab suci danbuku umum setiap harinya. Siswa juga melakukan sholat dhuha sebelum literasi dimulai. Lalu, pengabdian masyarakat dilakukan melalui penugasan yang mengharuskan siswa berinteraksi dengan masyarakat, misalnya membuat video atau laporan kegiatan yang diadakan di daerah mereka berkaitan dengan materi pelajaran.

Keberhasilan pendidikan akan membawa Indonesia menjadi bangsa bertanggung jawab atas SDA serta memanfaatkan teknologi dengan baik sebagai penunjang kesejahteraan. Juga harus diperhatikan adalah setiap kebijakan pendidikan hendaknya disesuaikan dengan keadaan siswa pada masing-masing daerah. Karena keadaan geografis daerah juga mempengaruhi optimalnya kebijakan dijalankan.

***

*) Oleh: Betty Agustina Amanu, Mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

***

**) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.



Publisher : Rizal Dani

EKORAN

TERBARU

  • Senar Sempat Putus, Gresya/Apriyani Sumbangkan Medali Emas Olimpiade Tokyo 2020
    Senar Sempat Putus, Gresya/Apriyani Sumbangkan Medali Emas Olimpiade Tokyo 2020
    02/08/2021 - 13:07
  • Pemkab Purbalingga Salurkan Bantuan Beras PPKM Kepada 114 Ribu KK
    Pemkab Purbalingga Salurkan Bantuan Beras PPKM Kepada 114 Ribu KK
    02/08/2021 - 13:01
  • 60 persen ODGJ Dinsos Jatim Sudah Divaksin
    60 persen ODGJ Dinsos Jatim Sudah Divaksin
    02/08/2021 - 12:57
  • Cabor Dituntut Tidak Hanya Kuasai Teknik Olahraga saat Pandemi
    Cabor Dituntut Tidak Hanya Kuasai Teknik Olahraga saat Pandemi
    02/08/2021 - 12:50
  • Per Agustus 2021, Kasus Aktif Covid-19 Turun 10.312
    Per Agustus 2021, Kasus Aktif Covid-19 Turun 10.312
    02/08/2021 - 12:43

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Spiritualisme Kemanusiaan di Tengah Covid-19
    Spiritualisme Kemanusiaan di Tengah Covid-19
    02/08/2021 - 11:22
  • Melegalkan Korban Massal dengan Gerakan Menolak Berita Pandemi
    Melegalkan Korban Massal dengan Gerakan Menolak Berita Pandemi
    02/08/2021 - 10:46
  • Catatan Ketua MPR RI: Antisipasi Bencana di Tengah Pandemi
    Catatan Ketua MPR RI: Antisipasi Bencana di Tengah Pandemi
    02/08/2021 - 09:45
  • Kembangkan Teknologi Ikan Rucah Pantura Lamongan sebagai Bahan Makanan
    Kembangkan Teknologi Ikan Rucah Pantura Lamongan sebagai Bahan Makanan
    02/08/2021 - 06:57
  • Respon IHSG Terhadap Penurunan Indonesia Menjadi Negara Menengah Bawah
    Respon IHSG Terhadap Penurunan Indonesia Menjadi Negara Menengah Bawah
    31/07/2021 - 16:38
  • Menghidupkan Nalar Beragama Di Indonesia
    Menghidupkan Nalar Beragama Di Indonesia
    31/07/2021 - 14:55
  • Literasi  Kesehatan Tentang Pencegahan Penularan Covid 19 Pada Pemuda Milenial
    Literasi Kesehatan Tentang Pencegahan Penularan Covid 19 Pada Pemuda Milenial
    31/07/2021 - 12:26
  • Menyebarluaskan Bantuan Hukum Struktural Melalui LPBH NU Tangerang
    Menyebarluaskan Bantuan Hukum Struktural Melalui LPBH NU Tangerang
    31/07/2021 - 08:06

KULINER

  • Baru Tahu, Ternyata Makanan Ini Bisa Bantu Redakan Gejala Anemia
    Baru Tahu, Ternyata Makanan Ini Bisa Bantu Redakan Gejala Anemia
    01/08/2021 - 13:26
  • Bumbu Wijen Tabur Saus Pedas Ayam Jeletot Bikin Mata Melotot
    Bumbu Wijen Tabur Saus Pedas Ayam Jeletot Bikin Mata Melotot
    01/08/2021 - 01:34
  • Hotel di Gresik Sajikan Kudapan Peningkat Imun, Sup Daun Kelor
    Hotel di Gresik Sajikan Kudapan Peningkat Imun, Sup Daun Kelor
    31/07/2021 - 00:22
  • JW Marriott Rayakan Festival Pertengahan Musim Gugur dengan Bingkisan Kue Bulan Mewah
    JW Marriott Rayakan Festival Pertengahan Musim Gugur dengan Bingkisan Kue Bulan Mewah
    29/07/2021 - 10:04
  • Dorong Ekonomi Saat Pandemi, Mahasiswa Untag Banyuwangi Buat Produk Jajanan
    Dorong Ekonomi Saat Pandemi, Mahasiswa Untag Banyuwangi Buat Produk Jajanan
    27/07/2021 - 08:56