Kopi TIMES

Kebutuhan Pokok, Pajak dan Pembangunan

Selasa, 22 Juni 2021 - 04:50 | 16.25k
Kebutuhan Pokok, Pajak dan Pembangunan
Sugiyarto.S.E.,M.M, Dosen Fakultas  Ekonomi Universitas Pamulang.
Editor: Ronny Wicaksono

TIMESINDONESIA, PAMULANG – Banyak yang merasa  keberatan  jika pemerintah  mengenakan  pajak terhadap sembako. Namun  sampai saat ini   sembako  apa   yang akan dikenakan pajak oleh pemerintah belum jelas. Salah satu sembako yang dikenal  dan  dibutuhkan oleh masyarakat   adalah beras  sebagai bahan makanan  pokok bagi rakyat Indonesia.

Secara  tidak   langsung  sebenarnya   beras, minyak goreng, telor, tepung terigu dan kebutuhan pokok lainya  sudah dikenakan pajak  pertambahan  nilai  bila  masyarakat belanja di  pasar modern. Hanya tidak semua individu yang berbelanja membaca struk belanja yang diterima dari kasir. Jadi pungutan pajak   sembako  bukan sesuatu yang baru, namun sudah berjalan lama. Bahkan air minum kemasan yang sebagian besar  dikonsumsi oleh masyarakat kota sudah dikenakan  pajak pertambahan nilai dan masih berjalan sampai saat ini.

Penggunaan kalimat sembako  identik  dengan masyarakat bawah padahal yang membutuhkan sembako adalah semua lapisan masyarakat.  Pemerintah perlu lebih aktif memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pemahaman tentang tatakelola keuangan negara dan sumber dana yang digunakan oleh negara  dalam membiayai operasional  bangsa  Indonesia yang besar ini.  

Selain pajak ada  beberapa jenis pendapatan negara yang menjadi  sumber pendapatan negara  seperti dana  hibah, kemudian dana pinjaman dalam dan luar negeri serta dividen dari badan usaha milik negara   yang dikelola oleh pemerintah.

Saat ini  pajak masih menjadi sumber pendapatan terbesar bagi  APBN  bangsa kita bahkan lebih dari 80 persen penerimaan   APBN   diterima dari sektor pajak. Fokus pemerintahan presiden Jokowi  dari periode pertama  dan kedua lebih  pada pembangunan  infrastruktur, khususnya jalan, pelabuhan, bandara dan waduk. Diharapkan dengan adanya  infrastruktur  yang memadai membuat  negara  kita memiliki  daya saing global.

Secara umum   investor   tidak  akan pernah melakukan investasi  pada suatu negara yang tidak memiliki  infrastruktur yang memadai. Sebagai ilustrasi sederhana, kalau kita sebagai pelaku usaha tidak mungkin membuka  usaha  disuatu  daerah  yang  tidak  ada pasar,  jalan, listrik  dan akses lainnya  yang  bisa membuat  usaha kita berkembang. 

Selama pandemi banyak anggaran yang direlokasi untuk  memberikan bantuan  social dalam  menangani covid-19. Subsidi  diberikan kepada  masyarakat terdampak,   biaya  pengobatan  masyarakat  yang terkonfirmasi covid-19 di tanggung  oleh negara melalui  kementerian kesehatan, sehingga banyak  menguras APBN.  

Untuk mewujudkan keadilan sosial  bagi  seluruh rakyat Indonesia  pemerintah sudah melakukan   yang terbaik  untuk rakyatnya  pada situasi dunia  mengalami kesulitan yang sama, walaupun  belum sempurna pemerintah menjalankan fungsinya secara  bertahap sesuai dengan sekala  prioritas. 

Ketika bangsa Indonesia  merdeka prioritas pembangunan  tentu  berbeda  dengan masa order baru dan jaman reformasi  saat ini. Namun secara fundamental arah pembangunan  pada masa order  baru disusun secara  sistematis  dalam program  rencana  pembangunan  lima tahun atau yang lebih dikenal dengan REPELITA.

Indonesia  memiliki ribuan pulau dan  masing – masing memiliki   sumberdaya  alam  melimpah serta memiliki karakteristik yang berbeda – beda. 
Menurut Kementerian Dalam Negeri  jumlah penduduk Indonesia pada bulan Desember 2020  telah mencapai 271.349.889 jiwa   dan  sebagian besar  tinggal di pulau  jawa (56,1 persen). Dengan jumlah penduduk  terbesar yang tinggal dipulau  jawa tentu tuntutan kebutuhan masyarakat di pulau  jawa  juga lebih  besar.

Jumlah penduduk yang besar bisa menjadi peluang  bagi daerah lain  dalam mengembangkan industri dan  produk  daerah yang bisa  di jual dan  di butuhkan oleh masyarakat  dipulau jawa.  Sebagai contoh kebutuhan daging sapi  yang sering mengalami masalah pasokan, sementara   ada  daerah   yang dekat dengan pulau  jawa  memiliki lahan  yang sangat potensial   sebagai  lahan  peternakan sapi.

Atau kebutuhan  pangan lain  yang potensial  bisa   di pasok dari daerah lain. Untuk membangun kerjasama perdagangan  antar daerah  yang saling menguntungkan tentu   dibutuhkan infrastruktur  yang memadai.  Banyak yang bisa di kembangkan oleh pemimpin daerah melalui kerjasama  antar daerah   dalam membangun perdagangan kebutuhan pokok dan  sumberdaya lainya dari daerah yang saling menguntungkan. Pengembangan  daerah tujuan wisata  juga memiliki  potensi   untuk dikembangkan.  Masyarakat perlu mengetahui bahwa seluruh biaya pembangunan  dan pengembangan daerah  yang diuraikan diatas  berasal dari pajak   yang  dibayarkan oleh masyarakat.    

***

*)Oleh : Sugiyarto.S.E.,M.M, Dosen Fakultas  Ekonomi Universitas Pamulang.

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id

***

**) Kopi TIMES atau rubrik opini di TIMES Indonesia terbuka untuk umum. Panjang naskah maksimal 4.000 karakter atau sekitar 600 kata. Sertakan riwayat hidup singkat beserta Foto diri dan nomor telepon yang bisa dihubungi.

**) Naskah dikirim ke alamat e-mail: opini@timesindonesia.co.id

**) Redaksi berhak tidak menayangkan opini yang dikirim apabila tidak sesuai dengan kaidah dan filosofi TIMES Indonesia.



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • Tips Merawat Wajah Tetap Sehat Meski Sering Bermasker ala dr Michael Lawanto
    Tips Merawat Wajah Tetap Sehat Meski Sering Bermasker ala dr Michael Lawanto
    31/07/2021 - 10:00
  • Waktu yang Tak Akan Pernah Kembali 
    Waktu yang Tak Akan Pernah Kembali 
    31/07/2021 - 09:48
  • Wakil Ketua MPR RI: Semua Menteri harus kompak di Bawah Komando Presiden
    Wakil Ketua MPR RI: Semua Menteri harus kompak di Bawah Komando Presiden
    31/07/2021 - 09:32
  • Lebih Dari 60 Juta Orang di AS Hadapi Gelombang Panas
    Lebih Dari 60 Juta Orang di AS Hadapi Gelombang Panas
    31/07/2021 - 09:16
  • Jubir China: Yang Fitnah Kami Harus Bertanya, Apa yang Mereka Lakukan untuk Dunia?
    Jubir China: Yang Fitnah Kami Harus Bertanya, Apa yang Mereka Lakukan untuk Dunia?
    31/07/2021 - 09:07

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Menyebarluaskan Bantuan Hukum Struktural Melalui LPBH NU Tangerang
    Menyebarluaskan Bantuan Hukum Struktural Melalui LPBH NU Tangerang
    31/07/2021 - 08:06
  • KH Syamsul Arifin, Kesederhanaan dan Keistiqomahan
    KH Syamsul Arifin, Kesederhanaan dan Keistiqomahan
    31/07/2021 - 07:42
  • Government Error dan Ekses Krisis Pandemi
    Government Error dan Ekses Krisis Pandemi
    30/07/2021 - 21:46
  • Binasakan Infodemi, Berantas Pandemi
    Binasakan Infodemi, Berantas Pandemi
    30/07/2021 - 20:14
  • Dampak Positif Covid-19
    Dampak Positif Covid-19
    30/07/2021 - 13:48
  • Mengkaji Model Pendidikan Karakter Kemandirian pada Santriwati di Pondok Pesantren
    Mengkaji Model Pendidikan Karakter Kemandirian pada Santriwati di Pondok Pesantren
    30/07/2021 - 10:38
  • Puan dan Citra Politik
    Puan dan Citra Politik
    29/07/2021 - 17:52
  • Gempuran Pandemi dan Ancaman Generasi Blank
    Gempuran Pandemi dan Ancaman Generasi Blank
    29/07/2021 - 03:07

KULINER

  • Hotel di Gresik Sajikan Kudapan Peningkat Imun, Sup Daun Kelor
    Hotel di Gresik Sajikan Kudapan Peningkat Imun, Sup Daun Kelor
    31/07/2021 - 00:22
  • JW Marriott Rayakan Festival Pertengahan Musim Gugur dengan Bingkisan Kue Bulan Mewah
    JW Marriott Rayakan Festival Pertengahan Musim Gugur dengan Bingkisan Kue Bulan Mewah
    29/07/2021 - 10:04
  • Dorong Ekonomi Saat Pandemi, Mahasiswa Untag Banyuwangi Buat Produk Jajanan
    Dorong Ekonomi Saat Pandemi, Mahasiswa Untag Banyuwangi Buat Produk Jajanan
    27/07/2021 - 08:56
  • Nikmatnya Jajan Sambil Donasi di DoubleTree by Hilton Surabaya
    Nikmatnya Jajan Sambil Donasi di DoubleTree by Hilton Surabaya
    24/07/2021 - 12:00
  • 6 Tips Olah Daging Kurban Praktis dan Nikmat Ala Chef Juna
    6 Tips Olah Daging Kurban Praktis dan Nikmat Ala Chef Juna
    20/07/2021 - 11:55