Ekonomi

Ridwan Kamil Ingin Jadikan Metropolitan Rebana Destinasi Investasi Terbaik Asia Tenggara

Jumat, 18 Juni 2021 - 23:42 | 24.67k
Gubernur Jabar Ridwan Kamil bertemu Tim Penyusun Peraturan Presiden percepatan pembangunan kawasan rebana dan Jabar selatan di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (18/6/21). (Foto: Adpim Jabar for TIMES Indonesia)
Gubernur Jabar Ridwan Kamil bertemu Tim Penyusun Peraturan Presiden percepatan pembangunan kawasan rebana dan Jabar selatan di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (18/6/21). (Foto: Adpim Jabar for TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil tidak main-main untuk membangun Kawasan Metropolitan Rebana. Bahkan Gubernur Jabar berkeinginan menjadikan kawasan tersebut sebagai destinasi investasi terbaik di Asia Tenggara. 

Hal ini dikatakan gubernur dalam telekonferensi dengan Tim Penyusun Peraturan Presiden terkait Penyampaian Rincian Proyek Percepatan Pembangunan Kawasan Rebana dan Kawasan Jawa Barat Bagian Selatan, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (18/6/21).

"Target saya, Rebana itu kawasan destinasi terbaik Asean.  Mimpi saya ingin sekelas Asean, saya bermimpi kawasan rebana  didesain sebagai the best destinasi investasi di Asean," ucap Ridwan Kamil. 

Ridwan menjelaskan, Pemda Provinsi Jabar bersama stakeholders tidak hanya akan membangun kawasan industri saja, melainkan membangun peradaban yang berbentuk kota. Direncanakan akan ada sekitar 13 kota yang ada di dalamnya.

"Kami menciptakan peradaban. Maka bentuknya kota yang jumlahnya kurang lebih sekitar 13 kota. Kalau kota berarti ada alun-alun, ada jalan utama seperti Sudirman Thamrin, ada CBD, dan di luar itu ada zona-zona industri," urai Kang Emil.

Selain itu, Kang Emil juga menyebut akan mengkoneksikan satu tempat dengan yang lainnya. Sehingga masyarakat bisa dekat antara tempat kerja dengan tempat tinggalnya.

RIdwan Kamil b

"Itulah Rebana kalau berhasil kita kawal dengan Perpres ini, maka akan menjadi futuristik region di Indonesia. Asal dengan rumus-rumus yang membentuk klaster kota masa depan di mana tempat kerjanya dekat dengan tempat tinggal, dan kalau mau rekreasi juga ada di situ," jelasnya.

Menurut Kang Emil, dengan adanya kawasan rebana akan berdampak besar bagi perekonomian. Apalagi, kawasan metroploitan rebana ini juga menciptakan 3-5 juta lapangan pekerjaan. 

"Kalau rebana berhasil, maka 3-5 juta lapangan pekerjaan bisa hadir.  Oleh karena itu pada konsep rebana kami tidak mau mendesain pabrik-pabrik saja seperti di Bekasi Karawang," kata dia.

Selain membangun kawasan Rebana yang mencakup Sumedang, Majalengka, Subang, Indramayu, dan Kuningan, serta Cirebon, Kang Emil juga ingin membangun kawasan Jawa Barat bagian selatan. Menurut dia, Jabar selatan memiliki potensi pariwisata yang sangat luar biasa. Namun sayangnya, selama ini wilayah selatan masih belum tersentuh infrastruktur.

"Jabar selatan potensinya besar tapi infrastrukturnya untuk ekonomi pariwisata," ucapnya.

Ia menyebut pembangunan infrastruktur di Jabar selatan akan mengusung tiga konsep. Pertama adalah harus berorientasi pada pariwisata, pertanian dan aquaculture. 

"Kalau ada rencana pembangunan infrastruktur di Jawa Barat bagian selatan saya titip dicek lagi agar orientasinya pada pariwisata, pertanian dan aqua culture. Mudah-mudahan dalam list of project itu ada tiga spirit tadi dan jangan bikin macem-macem yang tidak connect dengan pariwisata, pertanian dan maritim ekonomi," jelas Ridwan Kamil.(*)

**) Ikuti berita terbaru TIMES Indonesia di Google News klik link ini dan jangan lupa di follow.

Advertisement



Publisher : Sholihin Nur

TERBARU

Togamas - togamas.com

INDONESIA POSITIF

KOPI TIMES