Politik

Fraksi PKB Sebut RUU Perubahan KUP Bisa Ganggu Stabilitas Politik

Rabu, 16 Juni 2021 - 21:11 | 13.88k
Fraksi PKB Sebut RUU Perubahan KUP Bisa Ganggu Stabilitas Politik
Ketua Fraksi PKB DPR RI Cucun A Syamsurijal SAg MAP tengah menyampaikan sambutannya dalam FGD. (FOTO: DPR RI)
Pewarta: | Editor: Irfan Anshori

TIMESINDONESIA, JAKARTAFraksi PKB DPR RI mendorong Pemerintah untuk lebih terbuka kepada masyarakat perihal konsep Revisi Undang-Undang Tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1993 Tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP). 

Pasalnya, masyarakat menerima informasi seputar Revisi UU KUP secara parsial. Hal itu sejalan dengan bocornya wacana pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN), khususnya untuk sembilan bahan pokok (sembako) yang merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Begitu juga PPN dibidang jasa pendidikan.

Dengan menekankan soal keterbukaan mengenai konsep RUU KUP sebagaimana diusulkan Kementerian Keuangan RI, Fraksi PKB berharap masyarakat mendapatkan informasi yang utuh dan meredam polemik yang belakangan terus berkembang di masyarakat. 

Terlebih, selain menimbulkan polemik, usulan revisi UU KUP juga berpotensi mengganggu stabilitas politik meski RUU tersebut baru diajukan untuk dibahas di DPR.

Demikian disampaikan Ketua Fraksi PKB DPR RI Cucun A Syamsurijal SAg MAP dalam Focus Discussion Group (FGD) mengenai "Perluasan Basis Pajak Di Era Pandemi, Solusi atau Frustasi" di Ruang Rapat Fraksi PKB, Gedung Nusantara 1, Senayan, Rabu 16 Juni 2021.

"Apa sih poin-poin yang menjadi diskursus itu terkait pajak sembako kemudian juga pajak pendidikan. Toh ini kan masih simpang siur, makanya berita kaya pengecualian dan segala macam itu segera disampaikan kepada publik," kata dia.

"Jangan sampai terus menjadi diskursus bahkan menjadi kegaduhan yang tidak ada hentinya, bahkan bisa mengganggu stabilitas politik," sambungnya.

Dalam FGD yang menghadirkan Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Suryo Utomo SE Ak MBT itu, Cucun juga menyampaikan RUU Tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1993 Tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP) sudah masuk ke Program Legislasi Nasional (Prolegnas) DPR RI 2021. 

Meski sudah masuk Prolegnas 2022, namun RUU Perubahan KUP belum dibahas dan perlu diproses pada badan musyawarah (Banmus) DPR terlebih dahulu mengenai komisi mana yang akan membahasnya bersama Pemerintah. Bisa jadi nanti dibahas di Komisi XI atau di Alat Kelengkapan Dewan (AKD) lainnya.

"RUU untuk KUP sudah masuk, yang sekarang jadi wacana. Tinggal Bamus siapa yang akan membahasnya, komisi XI atau AKD lain," jelasnya.

Fraksi PKB sendiri ditegaskan Cucun akan menolak RUU Perubahan KUP jika tetap memasukkan 'pungutan' terhadap rakyat kecil. Karena pengenaan PPN terhadap sejumlah komoditi dan sektor seperti sembako dan penyelenggaraan pendidikan akan berdampak langsung terhadap masyarakat.

"Sesuai dengan arahan Ketum kami Gus AMI, (Abdul Muhaimin Iskandar) sudah menginstruksikan Fraksi PKB untuk menyampaikan kepada Pemerintah, sikap untuk menolak kalau akan ada PPN terhadap sembako dan penyelenggaraan pendidikan," kata dia.

Ia juga mengakui wacana yang berkembang dalam RUU Perubahan KUP, yang akan dikenakan pajak pada sektor penyelenggaraan pendidikan diatur dengan klasterisasi. Namun tetap saja, hal itu akan berdampak terhadap para siswa, orang tua siswa, dan mahasiswa untuk dapat menempuh pendidikan yang diinginkan.

Fraksi PKB menyarankan kepada pemerintah bahwa masih banyak solusi peningkatan penerimaan negara selain mengenakan pajak terhadap hak-hak mendasar warga negara. Misalnya dengan belanja produktif, biar keseimbangan antara pengeluaran belanja berimbas pada pendapatan penerimaan negara. (*)



Publisher : Sofyan Saqi Futaki

EKORAN

TERBARU

  • 5 Foods That Don't Seem as Healthy as Its Ads
    5 Foods That Don't Seem as Healthy as Its Ads
    02/08/2021 - 02:16
  • Tetap Sehat di Masa Pandemi, Ini Tips Bupati Ngawi
    Tetap Sehat di Masa Pandemi, Ini Tips Bupati Ngawi
    02/08/2021 - 01:46
  • Mudahnya Merawat Kecantikan Kulit dengan Sayuran
    Mudahnya Merawat Kecantikan Kulit dengan Sayuran
    02/08/2021 - 00:36
  • Ridwan Kamil Targetkan Semua Desa Ada Penghafal Al Quran
    Ridwan Kamil Targetkan Semua Desa Ada Penghafal Al Quran
    01/08/2021 - 23:37
  • Ridwan Kamil Minta Arsitek Adaptasi Perubahan Budaya Pascapandemi
    Ridwan Kamil Minta Arsitek Adaptasi Perubahan Budaya Pascapandemi
    01/08/2021 - 23:00

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Respon IHSG Terhadap Penurunan Indonesia Menjadi Negara Menengah Bawah
    Respon IHSG Terhadap Penurunan Indonesia Menjadi Negara Menengah Bawah
    31/07/2021 - 16:38
  • Menghidupkan Nalar Beragama Di Indonesia
    Menghidupkan Nalar Beragama Di Indonesia
    31/07/2021 - 14:55
  • Literasi  Kesehatan Tentang Pencegahan Penularan Covid 19 Pada Pemuda Milenial
    Literasi Kesehatan Tentang Pencegahan Penularan Covid 19 Pada Pemuda Milenial
    31/07/2021 - 12:26
  • Menyebarluaskan Bantuan Hukum Struktural Melalui LPBH NU Tangerang
    Menyebarluaskan Bantuan Hukum Struktural Melalui LPBH NU Tangerang
    31/07/2021 - 08:06
  • KH Syamsul Arifin, Kesederhanaan dan Keistiqomahan
    KH Syamsul Arifin, Kesederhanaan dan Keistiqomahan
    31/07/2021 - 07:42
  • Government Error dan Ekses Krisis Pandemi
    Government Error dan Ekses Krisis Pandemi
    30/07/2021 - 21:46
  • Binasakan Infodemi, Berantas Pandemi
    Binasakan Infodemi, Berantas Pandemi
    30/07/2021 - 20:14
  • Dampak Positif Covid-19
    Dampak Positif Covid-19
    30/07/2021 - 13:48

KULINER

  • Baru Tahu, Ternyata Makanan Ini Bisa Bantu Redakan Gejala Anemia
    Baru Tahu, Ternyata Makanan Ini Bisa Bantu Redakan Gejala Anemia
    01/08/2021 - 13:26
  • Bumbu Wijen Tabur Saus Pedas Ayam Jeletot Bikin Mata Melotot
    Bumbu Wijen Tabur Saus Pedas Ayam Jeletot Bikin Mata Melotot
    01/08/2021 - 01:34
  • Hotel di Gresik Sajikan Kudapan Peningkat Imun, Sup Daun Kelor
    Hotel di Gresik Sajikan Kudapan Peningkat Imun, Sup Daun Kelor
    31/07/2021 - 00:22
  • JW Marriott Rayakan Festival Pertengahan Musim Gugur dengan Bingkisan Kue Bulan Mewah
    JW Marriott Rayakan Festival Pertengahan Musim Gugur dengan Bingkisan Kue Bulan Mewah
    29/07/2021 - 10:04
  • Dorong Ekonomi Saat Pandemi, Mahasiswa Untag Banyuwangi Buat Produk Jajanan
    Dorong Ekonomi Saat Pandemi, Mahasiswa Untag Banyuwangi Buat Produk Jajanan
    27/07/2021 - 08:56