Peristiwa Daerah

Laboratorium ITS Kenalkan Serat Optik Pendeteksi Produk Babi

Rabu, 16 Juni 2021 - 18:23 | 11.38k
Laboratorium ITS Kenalkan Serat Optik Pendeteksi Produk Babi
Bentuk-bentuk modifikasi struktur serat optik sehingga jadi sensor (FOTO: Humas ITS)

TIMESINDONESIA, SURABAYA – Produk makanan halal bebas kandungan babi adalah salah satu kebutuhan dasar bagi umat muslim. Guna memfasilitasi hal tersebut, beragam sensor terus dikembangkan guna mendeteksi adanya kandungan babi dalam sebuah produk makanan.

Salah satunya adalah sensor dengan serat optik yang dikenalkan dan dikembangkan oleh Laboratorium Rekayasa Fotonika Departemen Teknik Fisika, Fakultas Teknologi Industri dan Rekayasa Sistem (FTIRS)  Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS Surabaya).

Dituangkan dalam disertasinya, Ika Puspita ST MSc, mahasiswa asisten peneilitian yang mengembangkan sensor serat optik pendeteksi kandungan babi ini mengklaim bahwa serat optik bekerja lebih cepat dan akurat dibandingkan sensor lain.

Bentuk-bentuk-modifikasi-struktur-serat-optik-sehingga-jadi-sensor-2.jpg

“Yang paling utama, sensor jenis ini dapat mendeteksi kandungan minyak babi dalam minyak nabati yang belum mampu dilakukan sensor sebelumnya,” terang Ika.

Bahkan, Ika menyebut beberapa keunggulan lain dari sensor ini, seperti tidak butuh perlakuan khusus terhadap sampel, biaya produksi murah, kompatibel, dan tahan terhadap interferensi elektromagnetik.

Sifat serat optik yang mudah difabrikasi juga memudahkan perkembangan penelitian yang masih digali hingga saat ini.

Ika menjelaskan, serat optik merupakan perangkat yang bekerja dengan hukum pembiasan cahaya. Wajarnya, struktur serat optik yang banyak digunakan untuk keperluan telekomunikasi tersebut dibentuk dengan sangat rapat.

“Namun, untuk mengubahnya sebagai sensor, struktur serat optik direkayasa agar cahaya dapat berinteraksi dengan sampel makanan,” paparnya.

Dengan kata lain, lanjut mahasiswa strata-3 (S-3) ITS tersebut, ada bagian serat optik yang sengaja dimodifikasi sehingga cahaya yang lewat akan tereksitasi atau mengalami kebocoran untuk berinteraksi dengan sampel.

Bentuk-bentuk-modifikasi-struktur-serat-optik-sehingga-jadi-sensor-3.jpg

“Ketika cahaya terganggu oleh sampel, sifat cahaya mengalami perubahan,” tambah Ika.

Lebih lanjut, Ika merincikan modifikasi struktur serat optik bisa dilakukan dengan memberi lekukan, mereduksi ukuran, atau menggabung serat optik satu mode dengan serat optik dua mode. Diakui olehnya, Laboratorium Rekayasa Fotonika ITS masih menganalisis dan mengkarakterisasi berbagai bentuk modifikasi serat optik yang memungkinkan, seperti U-bend, taper dan MSM.

Sebagai hasil uji dari sensor serat optik ini, Laboratorium Rekayasa Fotonika ITS pernah menguji sampel berupa minyak zaitun yang ditetesi minyak babi. Hasilnya, semakin banyak minyak babi yang diteteskan, semakin berkurang pula intensitas dan spektrum cahaya yang dihasilkan pada titik akhir.

Namun, Ika menyadari ada banyak hal yang mempengaruhi proses pengidentifikasian sampel, di antaranya adalah temperatur dari sampel dan kompleksitas dari jenis sampel yang diidentifikasi.

“Sejauh ini masih belum dapat dikatakan apa yang menjadi tolak ukur penilaian sampel positif dan sampel negatif karena masih perlu dikaji lebih dalam terkait hal ini,” ungkapnya.

Guna pemanfaatan yang lebih besar, Ika menuturkan bahwa pengembangan teknologi sensor serat optik ini masih terus dilakukan di Laboratorium Rekayasa Fotonika ITS Surabaya.

“Kami (tim peneliti sensor serat optik, red) mengupayakan untuk memaksimalkan pemanfaatan teknologi sensor optik ini agar mendatangkan manfaat dalam berbagai bidang,” tandasnya optimistis. (*)





Publisher : Sofyan Saqi Futaki

EKORAN

TERBARU

  • Istana Berikan Penjelasan Soal Pesawat Kepresidenan Dicat Ulang
    Istana Berikan Penjelasan Soal Pesawat Kepresidenan Dicat Ulang
    03/08/2021 - 20:27
  • BPBD Banjarnegara Minta Tak Ada Jenazah Covid-19 yang Terlantar
    BPBD Banjarnegara Minta Tak Ada Jenazah Covid-19 yang Terlantar
    03/08/2021 - 20:22
  • Jersey Legenda Persebaya Mat Halil Ditawar 110 Juta untuk Penanganan Covid-19
    Jersey Legenda Persebaya Mat Halil Ditawar 110 Juta untuk Penanganan Covid-19
    03/08/2021 - 20:18
  • Wali Kota Banjar Beri Motivasi Warga Bojongkantong yang Isoman
    Wali Kota Banjar Beri Motivasi Warga Bojongkantong yang Isoman
    03/08/2021 - 20:11
  • Wakil Wali Kota Banjar Imbau ASN Berdayakan Pelaku UMKM
    Wakil Wali Kota Banjar Imbau ASN Berdayakan Pelaku UMKM
    03/08/2021 - 20:07

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Spiritualisme Kemanusiaan di Tengah Covid-19
    Spiritualisme Kemanusiaan di Tengah Covid-19
    02/08/2021 - 11:22
  • Melegalkan Korban Massal dengan Gerakan Menolak Berita Pandemi
    Melegalkan Korban Massal dengan Gerakan Menolak Berita Pandemi
    02/08/2021 - 10:46
  • Catatan Ketua MPR RI: Antisipasi Bencana di Tengah Pandemi
    Catatan Ketua MPR RI: Antisipasi Bencana di Tengah Pandemi
    02/08/2021 - 09:45
  • Kembangkan Teknologi Ikan Rucah Pantura Lamongan sebagai Bahan Makanan
    Kembangkan Teknologi Ikan Rucah Pantura Lamongan sebagai Bahan Makanan
    02/08/2021 - 06:57
  • Respon IHSG Terhadap Penurunan Indonesia Menjadi Negara Menengah Bawah
    Respon IHSG Terhadap Penurunan Indonesia Menjadi Negara Menengah Bawah
    31/07/2021 - 16:38
  • Menghidupkan Nalar Beragama Di Indonesia
    Menghidupkan Nalar Beragama Di Indonesia
    31/07/2021 - 14:55
  • Literasi  Kesehatan Tentang Pencegahan Penularan Covid 19 Pada Pemuda Milenial
    Literasi Kesehatan Tentang Pencegahan Penularan Covid 19 Pada Pemuda Milenial
    31/07/2021 - 12:26
  • Menyebarluaskan Bantuan Hukum Struktural Melalui LPBH NU Tangerang
    Menyebarluaskan Bantuan Hukum Struktural Melalui LPBH NU Tangerang
    31/07/2021 - 08:06

KULINER

  • Bolu Kijing Bang Opan Padaherang Bikin Susi Pudjiastuti Ketagihan
    Bolu Kijing Bang Opan Padaherang Bikin Susi Pudjiastuti Ketagihan
    03/08/2021 - 13:33
  • Baru Tahu, Ternyata Makanan Ini Bisa Bantu Redakan Gejala Anemia
    Baru Tahu, Ternyata Makanan Ini Bisa Bantu Redakan Gejala Anemia
    01/08/2021 - 13:26
  • Bumbu Wijen Tabur Saus Pedas Ayam Jeletot Bikin Mata Melotot
    Bumbu Wijen Tabur Saus Pedas Ayam Jeletot Bikin Mata Melotot
    01/08/2021 - 01:34
  • Hotel di Gresik Sajikan Kudapan Peningkat Imun, Sup Daun Kelor
    Hotel di Gresik Sajikan Kudapan Peningkat Imun, Sup Daun Kelor
    31/07/2021 - 00:22
  • JW Marriott Rayakan Festival Pertengahan Musim Gugur dengan Bingkisan Kue Bulan Mewah
    JW Marriott Rayakan Festival Pertengahan Musim Gugur dengan Bingkisan Kue Bulan Mewah
    29/07/2021 - 10:04