Hukum dan Kriminal

Kasus Kaburnya Calon TKW Hingga Dugaan Pelanggaran, PT CKS Angkat Bicara

Selasa, 15 Juni 2021 - 17:07 | 13.38k
Kasus Kaburnya Calon TKW Hingga Dugaan Pelanggaran, PT CKS Angkat Bicara
Suasana konferensi pers yang digelar BLK LN PT CKS yang didampingi oleh kuasa hukumnya, Selasa (15/6/2021). (Foto: Rizky Kurniawan Pratama/TIMES Indonesia)

TIMESINDONESIA, MALANG – Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLK LN) PT Central Karya Semesta (PT CKS) Kota Malang angkat bicara soal temuan pelanggaran yang diungkapkan Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Benny Rhamdani saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) beberapa waktu lalu.

Sebelumnya Benny yang menemukan dugaan pelecehan seksual, pemotongan gaji selama 8 bulan hingga penyitaan alat komunikasi (handphone) yang dirasa terlalu berlebihan, PT CKS pun membantah.

Kepala Cabang PT CKS, Maria Imelda mengatakan, balai pelatihannya dirasa sudah mengikuti proses dan aturan yang telah berlaku. Seperti halnya soal rekruitmen para calon TKW pun dilakukan oleh para calon sendiri yang mendaftar di PT CKS. Bukan dilakukan secara door to door, atau rumah ke rumah.

"Kami tidak pernah mengancam, menipu, memaksa, mendorong (kekerasan fisik) dan apapun itu yang melanggar tindakan hukum. Itu tidak betul," ujar Maria saat melakukan konferensi pers di BLK LN PT CKS, Selasa (15/6/2021).

Terlebih lagi saat kepala BP2MI mengungkap adanya pelecehan seksual di mana salah satu calon TKW diperlakukan tidak pantas, yakni melorotkan celana sebagai bentuk hukuman karena memang tidak diperbolehkan menggunakan celana pendek, PT CKS pun mengklarifikasi hal tersebut.

"Kejadian sesungguhnya adalah anak tersebut memakai celana yang sangat pendek. Hingga pakaian dalamnya terlihat. Jadi itu inisiatif dari salah satu staf kami, itu menurunkan sedikit supya menutupi pakaian dalamnya. Bukan dipelorotkan sampai dengkul atau mata kaki," ungkapnya.

Selanjutnya, untuk masalah temuan penyitaan handphone oleh BP2MI di mana memang aturan tersebut ternyata tak sesuai dengan pelaksanaannya, PT CKS pun menjelaskan bahwa ada jam dan hari tertentu untuk penggunaan handphone bagi para calon TKW di sana.

Seperti halnya peraturan yang sudah terjadwal, untuk penggunaan handphone sendiri dari Senin hingga Jumat memang dijadwalkan boleh menggunakan handphone pada pukul 17.00-22.00 WIB. Selanjutnya pada Sabtu dan Minggu diperbolehkan menggunakan handphone pada pukul 14.00-22.00 WIB.

"Kita training center, ada jam-jam tertentu anak-anak bisa memakai handphone. Bukan berarti selama 24 jam selama 7 hari itu tidak memakai (handphone). Itu tidak betul. Anak-anak kami bebaskan untuk memakai handphone itu sesuai jamnya," katanya.

Sementara itu, kuasa hukum PT CKS, Gunadi Handoko yang ikut hadi dalam konferensi pers tersebut menyebutkan bahwa untuk izin operasional oleh PT CKS yang berpusat di Palembang tersebut dirasa memang telah berizin disemua cabang hingga pusat.

"Saya kira kalau tidak ada (izin), ini sudah ditutup dari dulu. Tidak menunggu kejadian seperti ini. Clear lah kalau itu, karena mereka ini sudah melakukan pengiriman tenaga kerja sudah cukup lama. Kalau tidak terpenuhi ya sudah ditutup sejak dulu," tuturnya.

Menurut Gunadi, balai pelatihan tersebut sama seperti sekolah. Bagaimana adanya peraturan-peraturan dan pembelajaran bagi para calon TKW memang bertujuan untuk menghasilkan TKW yang berkualitas.

"Tujuannya itu bukan merenggur kebebasan. Tapi untuk mereka betul-betul fokus bisa menerima pengetahuan, keterampilan dan skill itu dengan baik. Saya kita di manapun pendidikan tidak boleh menggunakan handphone. Saya kira bukan hanya disini saja," paparnya.

Kemudian untuk kelima calon TKW yang sempat kabur tersebut, menurut sepengetahuan Gunadi memang kelima calon TKW sebelum melarikan diri, ada pihak-pihak yang mengajak dan memprovokasi. 

"Dan itu kami sudah punya bukti dan bukti ini sudah kami serahkan penyidik. Jadi inilah yang kami sayangkan, mereka melakukan tindakan ini bukan inisiatif sendiri. Tapi ada pihak-pihak tertentu yang nanti tentunya akan digali oleh pihak kepolisian," ujarnya.

Terlebih dalam konferensi pers tersebut PT CKS juga melibatkan kedua calon TKW yang masih menjalani pelatihan untuk memberi kesaksian. Ternyata memang berbanding terbalik dengan temuan-temuan BP2MI saat melakukan sidak beberapa waktu lalu.

Pertama, wanita berinisial R asal Sukun, Kota Malang mengungkapkan bahwa untuk dugaan tak diberikannya salinan kontrak kerja, dirinya memang tak menerima karena dititipkan kepada bagian marketing.

"Untuk pembatasan kontrak kerja, tidak. Saya sudah tahu (perjanjian kerja), tapi tidak saya pegang. Takutnya nanti kan namanya orang bawa dokumen takut keselip, jadinya saya titipkan ke marketing," tandas salah satu calon TKW di BLK LN PT CKS di Kota Malang ini. (*)



Publisher : Ahmad Rizki Mubarok

EKORAN

TERBARU

  • India dan Filipina Dilanda Banjir Karena Hujan Monsun
    India dan Filipina Dilanda Banjir Karena Hujan Monsun
    24/07/2021 - 23:35
  • Penerima Bansos di Banyuwangi Bertambah Lebih dari 3000 Warga
    Penerima Bansos di Banyuwangi Bertambah Lebih dari 3000 Warga
    24/07/2021 - 23:08
  • Penggunaan Lampu Buah Naga Banyuwangi Masuk Top 99 Sinovik Kemenpan RB
    Penggunaan Lampu Buah Naga Banyuwangi Masuk Top 99 Sinovik Kemenpan RB
    24/07/2021 - 22:47
  • DKPKP Pangandaran Catat Ikan Nila Tempati Produksi Tertinggi
    DKPKP Pangandaran Catat Ikan Nila Tempati Produksi Tertinggi
    24/07/2021 - 22:38
  • Patroli Simpatik Ciamis, Bagikan Sembako saat PPKM Level 4
    Patroli Simpatik Ciamis, Bagikan Sembako saat PPKM Level 4
    24/07/2021 - 22:30

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Demokrasi Ilusif Menghantui Indonesia
    Demokrasi Ilusif Menghantui Indonesia
    24/07/2021 - 17:07
  • Memberantas Kecerdasan
    Memberantas Kecerdasan
    24/07/2021 - 16:31
  • Energi Positif Lawan Corona
    Energi Positif Lawan Corona
    24/07/2021 - 15:43
  • Mengenal Sejarah dan Polemik Rokok
    Mengenal Sejarah dan Polemik Rokok
    24/07/2021 - 14:26
  • Rajin Melawan Pemanasan Global
    Rajin Melawan Pemanasan Global
    24/07/2021 - 13:40
  • Perlukah Pemerintah Menggandeng Primary Healthcare Swasta Dalam Penanganan Covid-19?
    Perlukah Pemerintah Menggandeng Primary Healthcare Swasta Dalam Penanganan Covid-19?
    24/07/2021 - 13:20
  • Nasionalisme Masyarakat Perbatasan Kalimantan Utara
    Nasionalisme Masyarakat Perbatasan Kalimantan Utara
    24/07/2021 - 12:48
  • Penanganan Pandemi, Literasi Data dan Pendidikan Kita
    Penanganan Pandemi, Literasi Data dan Pendidikan Kita
    24/07/2021 - 09:00

KULINER

  • Nikmatnya Jajan Sambil Donasi di DoubleTree by Hilton Surabaya
    Nikmatnya Jajan Sambil Donasi di DoubleTree by Hilton Surabaya
    24/07/2021 - 12:00
  • 6 Tips Olah Daging Kurban Praktis dan Nikmat Ala Chef Juna
    6 Tips Olah Daging Kurban Praktis dan Nikmat Ala Chef Juna
    20/07/2021 - 11:55
  • 4 Tips Olah Daging Kambing Agar Tidak Bau dan Empuk
    4 Tips Olah Daging Kambing Agar Tidak Bau dan Empuk
    20/07/2021 - 03:27
  • Pakar Kuliner: Indonesia Memiliki 104 Jenis Nasi Goreng
    Pakar Kuliner: Indonesia Memiliki 104 Jenis Nasi Goreng
    17/07/2021 - 09:22
  • Ini Resep Olahan Sehat Kambing Ala Quest Hotel Darmo Surabaya
    Ini Resep Olahan Sehat Kambing Ala Quest Hotel Darmo Surabaya
    16/07/2021 - 12:43