Kopi TIMES

Distrosi di Balik Sebuah Inovasi Pendidikan

Senin, 14 Juni 2021 - 11:33 | 27.76k
Distrosi di Balik Sebuah Inovasi Pendidikan
Pramujiono Cahyadi, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang.

TIMESINDONESIA, MALANG – Perkembangan startup dibidang pendidikan atau istilah lainnya Educational Technology (EdTech) yang begitu pesat, telah menyediakan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan siswa dalam proses pembelajaran mereka. Akan tetapi, bagaimana dengan nasib para guru yang memiliki keterbatasan untuk merasakan manfaat dari kesempatan tersebut? Tentunya mereka harus melakukan usaha dengan beban yang lebih banyak untuk memenuhi kebutuhan siswanya. Jika tidak, maka perlu kita pertanyakan, sudahkah pendidikan kita menyediakan apa yang dibutuhkan oleh generasi penerus bangsa ini?

Oleh karena itu, penggiat startup di bidang pendidikan di Indonesia seharusnya mulai mempertimbangkan hal-hal lain yang menyokong pembangunan kualitas pendidikan di Indonesia. Seperti memperhatikan kemampuan para guru melalui penyediaan fasilitas yang dapat meningkatkan kualitas mendidik di dalam kelas, bukan hanya terfokus dalam menciptakan sebuah aplikasi belajar bagi siswa.

Sekolah dan Aplikasi belajar

Sistem pendidikan di sekolah yang kian waktu berubah telah menciptakan kebingungan yang tidak hanya dirasakan oleh kalangan guru yang berpengalaman, tetapi juga kepada para calon guru yang akan terjun di dunia belajar-mengajar. Hal tersebut juga semakin diperparah oleh munculnya wabah COVID-19 yang memaksa guru untuk beradaptasi pada model-model pembejalaran daring maupun campuran, tanpa memperdulikan apakah guru tersebut memiliki wawasan tentang hal-hal yang dapat dikatakan asing bagi sebagian individu.

Rasa asing yang muncul karena kurangnya wawasan pada ilmu-ilmu pendidikan yang baru tersebut, mempengaruhi performa guru dalam mendidik para siswanya. Ini juga berkontribusi dalam mengurangi hasil dari tujuan pendidikan yang ingin dicapai.

Berbanding terbalik dengan beban yang dialami oleh guru, kemunculan startup di bidang pendidikan saat ini memiliki peran yang krusial dalam memfasilitasi siswa untuk mencapai tujuan belajar mereka. Namun, memberikan kesan yang tidak enak kepada para guru di sekolah.

Kondisi ini memberikan kilas balik disaat menjamurnya kursus-kursus yang memberikan fasilitas yang lebih baik daripada apa yang didapatkan di sekolah sebelum adanya pandemi.

Startup EdTech yang saat ini mulai berdampingan dengan masyarakat hanyalah memperbarui prinsip kursus yang telah ada. Melalui aplikasi yang lebih praktis dan dapat digunakan dalam keadaan apapun oleh penggunanya, keberadaan startup ini hanya menonjolkan sisi kecanggihan teknologinya. Namun tidak memiliki perbedaan yang signifikan dengan kursus biasa yang memfokuskan titik pusat perhatian kepada pelajar dan sebagai tujuan bisnis untuk mencari keuntungan semata.

Memperbaiki persoalan dalam dunia pendidikan memanglah bukan hal yang mudah. Akan tetapi, menaruh semua titik fokus kepada pelajar juga bukanlah strategi yang tepat dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Kita seharusnya merenungkan hasil dari data survey PISA dan OECD di tahun 2019 yang memaparkan bahwa angka guru yang tidak memiliki sertifikasi dan berada di bawah jenjang S1 masih berada di angka yang tinggi.

Dari hal tersebut kita harus mulai mempertimbangkan bahwa persoalan pendidikan di negara ini sudah rumit bahkan sebelum prinsip kelas daring ke seluruh wilayah Indonesia di masa pandemi.

Permasalahan tersebut memaparkan bahwa kualitas pendidikan tidak hanya difokuskan pada siswa namun juga bergantung kepada kemampuan guru ketika mereka mendidik di dalam kelas.

Menjadi seorang guru juga memerlukan keterampilan dalam berinteraksi dengan para siswa. Karena seorang guru tidak hanya menghadapi persoalan administratif seperti menyusun silabus, membuat soal-soal ujian, ataupun mendata nilai siswa, tetapi juga memberikan pengarahan dan menginspirasi para murid dalam membangun pribadi yang beradab dan juga mampu untuk bersaing dan berkolaborasi dengan dunia secara lokal ataupun global.

Industri yang juga terlibat di dalam dunia pendidikan sudah seharusnya menanamkan pola pemikiran yang tidak hanya menfokuskan market mereka kepada murid, namun juga sudah sepatutnya menyediakan wadah bagi para guru untuk belajar untuk meningkatkan kualitas mendidik mereka.

Hal tersebut dapat berbentuk aplikasi yang menyediakan beragam info mengenai pendekatan dalam pengajaran berbasis digital dan konvensional, atau aplikasi yang menyediakan simulasi praktek mengajar. Sehingga kemunculan startup di masa yang akan datang tidak menjadi sebuah distorsi yang menggantikan peran kursus konvensional untuk mencari keuntungan secara masif dan menyaingi sekolah. Akan tetapi, sebagai fasilitator yang menyokong pembangunan kualitas pendidikan yang lebih baik.

***

*) Oleh : Pramujiono Cahyadi, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang.

*) Tulisan Opini ini sepenuhnya adalah tanggung jawab penulis, tidak menjadi bagian tanggung jawab redaksi timesindonesia.co.id



Publisher : Rochmat Shobirin

EKORAN

TERBARU

  • Meski Tinggi Lemak, Makanan Ini Baik untuk Kesehatan
    Meski Tinggi Lemak, Makanan Ini Baik untuk Kesehatan
    29/07/2021 - 04:40
  • Gempuran Pandemi dan Ancaman Generasi Blank
    Gempuran Pandemi dan Ancaman Generasi Blank
    29/07/2021 - 03:07
  • Royal Singosari Hospitality of Gili Trawangan Joining the Business
    Royal Singosari Hospitality of Gili Trawangan Joining the Business
    29/07/2021 - 02:17
  • Semua Bisa Jadi Wartawan
    Semua Bisa Jadi Wartawan
    29/07/2021 - 01:22
  • Agar Baterai Ponsel Tetap Awet, Lakukan Trik Ini
    Agar Baterai Ponsel Tetap Awet, Lakukan Trik Ini
    29/07/2021 - 00:48

TIMES TV

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

Rektor UIN Maliki: Genjot Kualitas SDM menuju Smart Islamic University

01/04/2021 - 15:58

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi

Rektor UNU: Merdeka Belajar di Tengah Pandemi
Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo

Tangis Haru Warnai Penganugerahan Doktor Kehormatan Doni Monardo
Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan

Peresmian SPAM Umbulan di Kabupaten Pasuruan
The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

The Voice of Peace Official Video by Maria Stefanie

iGuides

  • De Potrek Bromo, Cafe Viral Terekomendasi 5 Star iGuides
    19/07/2020 - 16:35
  • Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    Hadir Bernuansa Modern, Bendega Restaurant Bali Terekomendasi 5 Star iGuides
    12/10/2019 - 11:05
  • Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    Ambience Unik, The Junction House Seminyak Terekomendasi 5 Star dari iGuides
    02/09/2019 - 18:24
  • Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    Pelayanan Prima Platinum Adisucipto Hotel & Conference, iGuides Berikan Recommended 5 Star
    26/07/2019 - 20:00
  • Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    Hotel Savana Malang Got Five Stars from iGuides
    25/05/2019 - 23:20

KOPI TIMES

  • Gempuran Pandemi dan Ancaman Generasi Blank
    Gempuran Pandemi dan Ancaman Generasi Blank
    29/07/2021 - 03:07
  • Semua Bisa Jadi Wartawan
    Semua Bisa Jadi Wartawan
    29/07/2021 - 01:22
  • Pertukaran Sosial Antara Calon Kepala Desa dan Pemilih
    Pertukaran Sosial Antara Calon Kepala Desa dan Pemilih
    28/07/2021 - 20:50
  • Tradisi Pendidikan Agama Keluarga Kiai
    Tradisi Pendidikan Agama Keluarga Kiai
    28/07/2021 - 20:43
  • Pulih dari Covid-19 dengan Meningkatkan Imunitas Melalui Aspek Psikologis
    Pulih dari Covid-19 dengan Meningkatkan Imunitas Melalui Aspek Psikologis
    28/07/2021 - 20:35
  • Membingkai Pendidikan Melalui Keteladanan
    Membingkai Pendidikan Melalui Keteladanan
    28/07/2021 - 19:00
  • Catatan Harian KKN Mahasiswa IAI Ibrahimy Genteng Banyuwangi
    Catatan Harian KKN Mahasiswa IAI Ibrahimy Genteng Banyuwangi
    28/07/2021 - 18:23
  • Mahasiswa, BEM UI, dan Jokowi
    Mahasiswa, BEM UI, dan Jokowi
    28/07/2021 - 17:39

KULINER

  • Dorong Ekonomi Saat Pandemi, Mahasiswa Untag Banyuwangi Buat Produk Jajanan
    Dorong Ekonomi Saat Pandemi, Mahasiswa Untag Banyuwangi Buat Produk Jajanan
    27/07/2021 - 08:56
  • Nikmatnya Jajan Sambil Donasi di DoubleTree by Hilton Surabaya
    Nikmatnya Jajan Sambil Donasi di DoubleTree by Hilton Surabaya
    24/07/2021 - 12:00
  • 6 Tips Olah Daging Kurban Praktis dan Nikmat Ala Chef Juna
    6 Tips Olah Daging Kurban Praktis dan Nikmat Ala Chef Juna
    20/07/2021 - 11:55
  • 4 Tips Olah Daging Kambing Agar Tidak Bau dan Empuk
    4 Tips Olah Daging Kambing Agar Tidak Bau dan Empuk
    20/07/2021 - 03:27
  • Pakar Kuliner: Indonesia Memiliki 104 Jenis Nasi Goreng
    Pakar Kuliner: Indonesia Memiliki 104 Jenis Nasi Goreng
    17/07/2021 - 09:22